Holyland Prophetic Miracle Journey Holyland Prophetic Miracle Journey

Notifikasi keamanan

Login baru di Windows
pakettourkeisrael@gmail.com
Kami menemukan adanya login baru ke Akun Google Anda di perangkat Windows. Jika ini memang Anda, Anda tidak perlu melakukan apa-apa. Jika bukan, kami akan membantu Anda mengamankan akun Anda.
Anda juga dapat melihat aktivitas keamanan di
https://myaccount.google.com/notifications
Anda menerima email ini sebagai pemberitahuan tentang perubahan penting pada layanan dan Akun Google Anda.

Halaman tidak dapat diindeks di situs http://pakettourholyland.blogspot.com/ karena alasan baru

Search Console telah mengidentifikasi bahwa beberapa halaman di situs Anda tidak diindeks karena sejumlah alasan baru berikut:

Jika alasan ini tidak disengaja, sebaiknya perbaiki masalahnya agar halaman yang terpengaruh dapat diindeks dan ditampilkan di Google.

Message type: [WNC-20237597]

Anda menerima email transaksional ini karena situs Anda tercantum dalam Google Search Console. Anda dapat berhenti berlangganan jenis pesan semacam ini atau menambahkan partner yang akan menerima pesan untuk akun Search Console ini

Google LLC, 1600 Amphitheatre Parkway Mountain View, CA 94043

Halaman tidak dapat diindeks di situs pakettourholyland.blogspot.com karena alasan baru

Search Console telah mengidentifikasi bahwa beberapa halaman di situs Anda tidak diindeks karena sejumlah alasan baru berikut:

Jika alasan ini tidak disengaja, sebaiknya perbaiki masalahnya agar halaman yang terpengaruh dapat diindeks dan ditampilkan di Google.

Message type: [WNC-20237597]

Anda menerima email transaksional ini karena situs Anda tercantum dalam Google Search Console. Anda dapat berhenti berlangganan jenis pesan semacam ini atau menambahkan partner yang akan menerima pesan untuk akun Search Console ini

Google LLC, 1600 Amphitheatre Parkway Mountain View, CA 94043

(e-RH) 7 September -- ZAKHARIA 1:1-6 - KEMBALILAH KEPADA-KU

e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                           e-Renungan Harian
      Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Senin, 7 September 2026
Bacaan : ZAKHARIA 1:1-6
Setahun: Yehezkiel 25-27
Nats: "Sebab itu, katakanlah kepada mereka: Beginilah firman Tuhan Semesta Alam: Kembalilah kepada-Ku, demikianlah firman Tuhan Semesta Alam, maka Aku pun akan kembali kepadamu, firman Tuhan Semesta Alam." (Zakharia 1:3)

Renungan:

KEMBALILAH KEPADA-KU

Bangsa Israel baru saja kembali dari pembuangan di Babel. Secara fisik mereka sudah pulang ke tanah perjanjian, tetapi hati mereka belum sepenuhnya kembali kepada Tuhan. Mereka mulai sibuk dengan kehidupan sendiri dan melupakan hubungan dengan Tuhan. Dalam situasi inilah Tuhan berbicara melalui Nabi Zakharia dan memanggil umat-Nya untuk kembali kepada-Nya.

Tuhan berkata, "Kembalilah kepada-Ku ..., maka Aku pun akan kembali kepadamu." Pesan ini menunjukkan bahwa Tuhan tidak menutup pintu bagi umat-Nya. Namun, ada tanggung jawab dari pihak mereka untuk merespons. Generasi sebelumnya telah mengabaikan peringatan Tuhan dan akhirnya mengalami kehancuran. Dan, Tuhan tidak ingin kesalahan yang sama terulang.

Acapkali dalam hidup, kita tidak merasa sedang meninggalkan Tuhan. Kita hanya merasa sibuk, lelah, atau terjebak dalam rutinitas. Doa mulai berkurang, firman tidak lagi menjadi prioritas, dan tanpa sadar hati kita menjadi dingin. Kita tetap menjalani rutinitas, tetapi relasi dengan Tuhan semakin jauh. Firman ini mengingatkan bahwa kembali kepada Tuhan bukan soal perasaan, tetapi keputusan. Bukan menunggu keadaan membaik, tetapi memilih untuk mendekat sekarang. Tuhan tidak menuntut langkah besar, Dia merindukan hati yang mau kembali. Saat ini, mungkin kita perlu berhenti sejenak dan jujur memeriksa diri. Apakah kita masih berjalan dekat dengan Tuhan, atau hanya menjalani hidup tanpa arah rohani yang jelas? Kiranya firman-Nya melembutkan hati kita. Ya, selalu ada kesempatan untuk kita kembali dalam pelukan-Nya. --SYS/www.renunganharian.net
   
KEMBALI KEPADA TUHAN TIDAK PERNAH TERLAMBAT, TETAPI MENUNDA UNTUK KEMBALI BISA MEMBUAT HATI SEMAKIN JAUH.

e-RH situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: https://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2026/09/07/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?ZAKHARIA+1:1-6

ZAKHARIA 1:1-6

 1  Dalam bulan yang kedelapan pada tahun kedua zaman Darius datanglah firman TUHAN kepada nabi Zakharia bin Berekhya bin Ido, bunyinya:
 2  "Sangat murka TUHAN atas nenek moyangmu.
 3  Sebab itu katakanlah kepada mereka: Beginilah firman TUHAN semesta alam: Kembalilah kepada-Ku, demikianlah firman TUHAN semesta alam, maka Akupun akan kembali kepadamu, firman TUHAN semesta alam.
 4  Janganlah kamu seperti nenek moyangmu yang kepadanya para nabi yang dahulu telah menyerukan, demikian: Beginilah firman TUHAN semesta alam: Berbaliklah dari tingkah lakumu yang buruk dan dari perbuatanmu yang jahat! Tetapi mereka tidak mau mendengarkan dan tidak mau menghiraukan Aku, demikianlah firman TUHAN.
 5  Nenek moyangmu, di mana mereka? Dan para nabi, apakah mereka hidup untuk selama-lamanya?
 6  Tetapi segala firman dan ketetapan-Ku yang telah Kuperintahkan kepada hamba-hamba-Ku, para nabi, bukankah itu telah sampai kepada nenek moyangmu? Maka bertobatlah mereka serta berkata: Sebagaimana TUHAN semesta alam bermaksud mengambil tindakan terhadap kita sesuai dengan tingkah laku kita dan perbuatan kita, demikianlah Ia mengambil tindakan terhadap kita!"

Bacaan Alkitab Setahun: https://alkitab.sabda.org/?Yehezkiel+25-27
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/Yehezkiel+25-27

e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Dilarang memperbanyak isi Renungan Harian® tanpa izin tertulis dari penerbit.
Renungan Harian® milik Yayasan Pelayanan Gloria -- Copyright © 2026 Yayasan Pelayanan Gloria.
- - -
Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Pelayanan Gloria.
BCA Rekening No. 456 500 8880 a.n. YAYASAN PELAYANAN GLORIA

(e-SH) 7 September -- 2 Samuel 16:1-14 - Jangan Salah Ambil Keputusan!

e-SH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                        e-Santapan Harian
      Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA

Tanggal: Senin, 7 September 2026
Ayat SH: 2 Samuel 16:1-14

Judul: Jangan Salah Ambil Keputusan!

Pemberontakan Absalom membuat Daud harus melarikan diri (2Sam. 15:13-14). Ia berada di titik terendah hidupnya ketika ia mengetahui bahwa anaknya sendiri berusaha membunuh dia dan merebut takhtanya. Rasa kecewa, sedih, takut, kalut, dan berbagai perasaan lainnya mungkin menguasai hati Daud.

Dalam kondisi demikian, datanglah Ziba, hamba Mefiboset, yang membawa keledai dan makanan bagi Daud dan semua orangnya (1-2). Ziba menceritakan bahwa Mefiboset sebagai keturunan Saul ingin merebut kembali posisi raja (3).

Sepintas kita mungkin akan berpikir seperti Daud bahwa Mefiboset mengkhianati Daud. Namun, jika kita menelusuri kisah ini lebih jauh, kita akan menemukan sesungguhnya Ziba berlaku licik. Ia menipu Daud supaya ia mendapat keuntungan (lih. 2Sam. 19:26-27).

Daud yang berada dalam kondisi terpuruk tidak dapat memutuskan dengan bijak. Hati yang kalut membuat Daud lupa bertanya kepada Tuhan dan memeriksa kebenaran perkataan Ziba. Akibatnya, Daud salah mengambil keputusan yang menguntungkan Ziba dan merugikan Mefiboset (4; bdk. 2Sam. 19:29-30).

Ada banyak peristiwa dalam hidup ini yang jauh dari ideal sehingga kita tertekan dalam kekecewaan, kesedihan, ketakutan, dan kemarahan. Namun, kita perlu waspada supaya perasaan itu tidak menguasai kita dan membuat kita salah ambil keputusan. Iblis bisa mengecoh kita dan memakai kondisi hati kita yang rentan untuk menjatuhkan kita ke dalam dosa.

Belajarlah dari kesalahan Daud ketika ia ditipu Ziba, juga dari teladan Daud ketika ia dikutuk Simei. Ia bisa saja membunuh Simei yang terus-menerus mengutukinya seperti perkataan Abisai (5-9), tetapi ia memilih untuk berserah kepada TUHAN, tetap berharap kepada belas kasihan-Nya, dan terus berjalan (10-14).

Karena itu, bawalah segala pergumulan kita kepada Tuhan, termasuk segala perasaan kecewa, sedih, takut, dan marah yang kita rasakan. Mintalah kekuatan dan hikmat dari Tuhan supaya kita tetap melihat setiap masalah dengan pikiran jernih dan mengambil keputusan tepat sesuai kehendak-Nya. [STG]

e-SH versi web: https://www.sabda.org/publikasi/sh/2026/09/07/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?2+Samuel+16:1-14
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/2+Samuel+16:1-14

2 Samuel 16:1-14

 1  Ketika Daud baru saja melewati puncak, datanglah Ziba, hamba Mefiboset, mendapatkan dia membawa sepasang keledai yang berpelana, dengan muatan dua ratus ketul roti, seratus buah kue kismis, seratus buah-buahan musim panas dan sebuyung anggur.
 2  Lalu bertanyalah raja kepada Ziba: "Apakah maksudmu dengan semuanya ini?" Jawab Ziba: "Keledai-keledai ini bagi keluarga raja untuk ditunggangi; roti dan buah-buahan ini bagi orang-orangmu untuk dimakan; dan anggur ini untuk diminum di padang gurun oleh orang-orang yang sudah lelah."
 3  Kemudian bertanyalah raja: "Di manakah anak tuanmu?" Jawab Ziba kepada raja: "Ia ada di Yerusalem, sebab katanya: Pada hari ini kaum Israel akan mengembalikan kepadaku kerajaan ayahku."
 4  Lalu berkatalah raja kepada Ziba: "Kalau begitu, kepunyaanmulah segala kepunyaan Mefiboset." Kata Ziba: "Aku tunduk! Biarlah kiranya aku tetap mendapat kasih di matamu, ya tuanku raja."
 5  Ketika raja Daud telah sampai ke Bahurim, keluarlah dari sana seorang dari kaum keluarga Saul; ia bernama Simei bin Gera. Sambil mendekati raja, ia terus-menerus mengutuk.
 6  Daud dan semua pegawai raja Daud dilemparinya dengan batu, walaupun segenap tentara dan semua pahlawan berjalan di kiri kanannya.
 7  Beginilah perkataan Simei pada waktu ia mengutuk: "Enyahlah, enyahlah, engkau penumpah darah, orang dursila!
 8  TUHAN telah membalas kepadamu segala darah keluarga Saul, yang engkau gantikan menjadi raja, TUHAN telah menyerahkan kedudukan raja kepada anakmu Absalom. Sesungguhnya, engkau sekarang dirundung malang, karena engkau seorang penumpah darah."
 9  Lalu berkatalah Abisai, anak Zeruya, kepada raja: "Mengapa anjing mati ini mengutuki tuanku raja? Izinkanlah aku menyeberang dan memenggal kepalanya."
10  Tetapi kata raja: "Apakah urusanku dengan kamu, hai anak-anak Zeruya? Biarlah ia mengutuk! Sebab apabila TUHAN berfirman kepadanya: Kutukilah Daud, siapakah yang akan bertanya: mengapa engkau berbuat demikian?"
11  Pula kata Daud kepada Abisai dan kepada semua pegawainya: "Sedangkan anak kandungku ingin mencabut nyawaku, terlebih lagi sekarang orang Benyamin ini! Biarkanlah dia dan biarlah ia mengutuk, sebab TUHAN yang telah berfirman kepadanya demikian.
12  Mungkin TUHAN akan memperhatikan kesengsaraanku ini dan TUHAN membalas yang baik kepadaku sebagai ganti kutuk orang itu pada hari ini."
13  Demikianlah Daud melanjutkan perjalanannya dengan orang-orangnya, sedang Simei berjalan terus di lereng gunung bertentangan dengan dia dan sambil berjalan ia mengutuk, melemparinya dengan batu dan menimbulkan debu.
14  Dengan lelah sampailah raja dan seluruh rakyat yang ada bersama-sama dengan dia ke Yordan, lalu mereka beristirahat di sana.


e-SH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Scripture Union Indonesia
e-SH  Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
(e-SH) owner-i-kan-akar-Santapan-Harian@hub.xc.org
- - -
Anda diberkati melalui Santapan Harian?
Mari mendukung pelayanan Yayasan Pancar Pijar Alkitab (PPA)
Rekening BCA cab Pintu Air no. 106.30066.22 an. Yay Pancar Pijar Alkitab

(e-RH) 6 September -- MAZMUR 96:1-6 - NYANYIAN BARU

e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                           e-Renungan Harian
      Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Minggu, 6 September 2026
Bacaan : MAZMUR 96:1-6
Setahun: Yehezkiel 23-24
Nats: Nyanyikanlah bagi Tuhan nyanyian baru, bernyanyilah bagi Tuhan, hai segenap bumi! (Mazmur 96:1)

Renungan:

NYANYIAN BARU

Berkali-kali saya mendengar keluhan dari beberapa jemaat terhadap lagu-lagu baru yang dinyanyikan di dalam kebaktian yang mereka ikuti. Mereka merasa asing dengannya sehingga tidak dapat turut menyanyikannya. Mereka lebih senang jika hanya akan menyanyikan lagu yang sudah terbiasa mereka dengar. Apakah ini adalah bagian dari pengalaman Anda? Bagaimanakah sebaiknya kita menyikapinya?

Ketika pemazmur mendorong kita untuk menyanyikan nyanyian baru, itu tidak selalu merujuk kepada lagu yang baru saja digubah atau diciptakan seseorang. Namun, nyanyian baru juga merupakan ekspresi atau sikap hati dari orang-orang yang mempunyai pengalaman baru dengan Allah atas pribadi-Nya, berkat, serta pemeliharaan-Nya. Jadi, bisa saja kita menyanyikan lagu lama dengan sikap hati yang baru, yang dipenuhi syukur karena telah kembali menyaksikan kebaikan Tuhan.

Nyanyian adalah salah satu media untuk mengungkapkan pujian, syukur, doa, dan harapan kita kepada Tuhan. Namun, nyanyian juga dapat menjadi media pengajaran bagi umat Tuhan. Karenanya, selayaknyalah kita terbuka dengan nyanyian baru, asalkan isinya berlandaskan firman Tuhan. Namun, jika kita diberi tanggung jawab untuk memilih nyanyian yang akan dilagukan dalam ibadah bersama, kita juga perlu memperhitungkan kemampuan bernyanyi seluruh jemaat. Agar seluruh umat Tuhan dapat dituntun mengalami perjumpaan dengan Dia melalui setiap lirik yang diungkapkan dalam lagu tersebut. Dengan demikian, nyanyian itu sendiri akan memberikan kita pengalaman baru untuk mengungkapkan pertobatan, komitmen, atau rasa syukur kita kepada Tuhan. --HT/www.renunganharian.net
   
KASIH DAN RAHMAT-NYA BARU TIAP HARI MAKA HATI KITA PUN DIPERBARUI UNTUK SENANTIASA MEMUJI DAN MEMULIAKAN NAMA-NYA.

e-RH situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: https://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2026/09/06/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?MAZMUR+96:1-6

MAZMUR 96:1-6

 1  Nyanyikanlah nyanyian baru bagi TUHAN, menyanyilah bagi TUHAN, hai segenap bumi!
 2  Menyanyilah bagi TUHAN, pujilah nama-Nya, kabarkanlah keselamatan yang dari pada-Nya dari hari ke hari.
 3  Ceritakanlah kemuliaan-Nya di antara bangsa-bangsa dan perbuatan-perbuatan yang ajaib di antara segala suku bangsa.
 4  Sebab TUHAN maha besar dan terpuji sangat, Ia lebih dahsyat dari pada segala allah.
 5  Sebab segala allah bangsa-bangsa adalah hampa, tetapi Tuhanlah yang menjadikan langit.
 6  Keagungan dan semarak ada di hadapan-Nya, kekuatan dan kehormatan ada di tempat kudus-Nya.

Bacaan Alkitab Setahun: https://alkitab.sabda.org/?Yehezkiel+23-24
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/Yehezkiel+23-24

e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Dilarang memperbanyak isi Renungan Harian® tanpa izin tertulis dari penerbit.
Renungan Harian® milik Yayasan Pelayanan Gloria -- Copyright © 2026 Yayasan Pelayanan Gloria.
- - -
Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Pelayanan Gloria.
BCA Rekening No. 456 500 8880 a.n. YAYASAN PELAYANAN GLORIA

(e-SH) 6 September -- 2 Samuel 15:13-37 - Iman di Tengah Pengkhianatan

e-SH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                        e-Santapan Harian
      Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA

Tanggal: Minggu, 6 September 2026
Ayat SH: 2 Samuel 15:13-37

Judul: Iman di Tengah Pengkhianatan

Pengkhianatan pada hakikatnya hanya dilakukan oleh orang yang dekat. Jika bukan orang dekat, bukan pengkhianatan, melainkan serangan. Pengkhianatan pasti menghilangkan kepercayaan kepada si pengkhianat.

Daud yang memilih untuk tidak mengkhianati Saul, ayah mertuanya, dikhianati oleh Absalom (13). Akhirnya, ia harus melarikan diri agar ia tidak dicelakai oleh anaknya (14).

Daud yang memilih tidak mengkhianati Saul-ayah mertuanya-malahan harus menderita dikhianati anak sendiri. Memang Daud tidak sepenuhnya bersih karena pernah mengkhianati kesetiaan Uria.

Namun, ada sedikit penghiburan bagi Daud di tengah pengkhianatan.

Daud melihat kesetiaan para pengikutnya yang tetap mau mengikutinya meski mereka harus meninggalkan kenyamanan (15-18). Walaupun demikian, ada rasa waswas dalam hati Daud.

Perasaan bersalah, kecewa, sedih, dan tidak berdaya benar-benar dirasakan secara nyata oleh Daud (30). Seorang pahlawan yang gagah perkasa harus menangis dan meratap di hadapan orang-orang yang dipimpinnya. Realitas ini juga menghancurkan hati banyak orang. Peperangan Daud kali ini sungguh berbeda, peperangan dengan anak yang sangat dicintainya. Kita akan melihat di bagian Alkitab selanjutnya, betapa hancur hati Daud ketika dia harus kehilangan Absalom.

Satu hal yang luar biasa, di dalam keadaan terpuruk itu, Daud tetap memercayakan kehidupannya kepada TUHAN. Ayat 26 menyebutkan bahwa seandainya TUHAN tidak lagi berkenan kepada dirinya, ia siap menerima apa yang baik di mata TUHAN untuk dirinya. Di sini kita melihat kerapuhan sekaligus kejujuran Daud, yang tidak melihat dirinya lebih baik daripada orang lain, dan sepenuhnya memercayakan hidupnya di tangan TUHAN.

Sadarlah, kita juga pernah mengkhianati Tuhan. Sekarang, maukah kita sadar akan dosa kita dan terus beriman kepada Tuhan? Maukah kita memercayakan hidup kita kepada kemurahan-Nya dan menyerahkan diri sepenuhnya kepada Tuhan? [JHN]

e-SH versi web: https://www.sabda.org/publikasi/sh/2026/09/06/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?2+Samuel+15:13-37
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/2+Samuel+15:13-37

2 Samuel 15:13-37

13  Lalu datanglah seseorang mengabarkan kepada Daud, katanya: "Hati orang Israel telah condong kepada Absalom."
14  Kemudian berbicaralah Daud kepada semua pegawainya yang ada bersama-sama dengan dia di Yerusalem: "Bersiaplah, marilah kita melarikan diri, sebab jangan-jangan kita tidak akan luput dari pada Absalom. Pergilah dengan segera, supaya ia jangan dapat lekas menyusul kita, dan mendatangkan celaka atas kita dan memukul kota ini dengan mata pedang!"
15  Para pegawai raja berkata kepada raja: "Terserah kepada tuanku raja! Hamba-hambamu ini siap!"
16  Lalu keluarlah raja dan seisi rumahnya mengiringi dia; sepuluh orang gundik ditinggalkan raja untuk menunggui istana.
17  Maka keluarlah raja dan seluruh orang-orangnya mengiringi dia. Dekat rumah yang terakhir mereka berhenti
18  sedang semua pegawainya berjalan melewatinya, juga semua orang Kreti dan semua orang Pleti. Juga semua orang Gat, enam ratus orang banyaknya, yang mengiringi dia sejak dari Gat, berjalan melewati raja.
19  Lalu bertanyalah raja kepada Itai, orang Gat itu: "Mengapa pula engkau berjalan beserta kami? Pulanglah dan tinggallah bersama-sama raja, sebab engkau orang asing, lagipula engkau orang buangan dari tempat asalmu.
20  Baru kemarin engkau datang, masakan pada hari ini aku akan membawa engkau mengembara bersama-sama kami, padahal aku harus pergi entah ke mana. Pulanglah dan bawalah juga saudara-saudaramu pulang; mudah-mudahan TUHAN menunjukkan kasih dan setia kepadamu!"
21  Tetapi Itai menjawab raja: "Demi TUHAN yang hidup, dan demi hidup tuanku raja, di mana tuanku raja ada, baik hidup atau mati, di situ hambamu juga ada."
22  Lalu berkatalah Daud kepada Itai: "Jika demikian, berjalanlah lewat." Kemudian lewatlah Itai, orang Gat itu, bersama-sama dengan semua orangnya dan semua anak yang menyertai dia.
23  Seluruh negeri menangis dengan suara keras, ketika seluruh rakyat berjalan lewat. Raja menyeberangi sungai Kidron dan seluruh rakyat berjalan ke arah padang gurun.
24  Dan lihat, juga Zadok ada di sana beserta semua orang Lewi pengangkat tabut perjanjian Allah. Mereka meletakkan tabut Allah itu--juga Abyatar ikut datang--sampai seluruh rakyat dari kota selesai menyeberang.
25  Lalu berkatalah raja kepada Zadok: "Bawalah tabut Allah itu kembali ke kota; jika aku mendapat kasih karunia di mata TUHAN, maka Ia akan mengizinkan aku kembali, sehingga aku akan melihatnya lagi, juga tempat kediamannya.
26  Tetapi jika Ia berfirman, begini: Aku tidak berkenan kepadamu, maka aku bersedia, biarlah dilakukan-Nya kepadaku apa yang baik di mata-Nya."
27  Lagi berkatalah raja kepada Zadok, imam itu: "Jadi, engkau dan Abyatar, pulanglah ke kota dengan selamat beserta anakmu masing-masing, yakni Ahimaas anakmu dan Yonatan, anak Abyatar.
28  Ketahuilah, aku akan menanti di dekat tempat-tempat penyeberangan ke padang gurun, sampai ada kabar dari kamu untuk memberitahu aku."
29  Lalu Zadok dan Abyatar membawa tabut Allah itu kembali ke Yerusalem dan tinggallah mereka di sana.
30  Daud mendaki bukit Zaitun sambil menangis, kepalanya berselubung dan ia berjalan dengan tidak berkasut. Juga seluruh rakyat yang bersama-sama dengan dia masing-masing berselubung kepalanya, dan mereka mendaki sambil menangis.
31  Ketika kepada Daud dikabarkan, demikian: "Ahitofel ada di antara orang-orang yang bersepakat dengan Absalom," maka berkatalah Daud: "Gagalkanlah kiranya nasihat Ahitofel itu, ya TUHAN."
32  Ketika Daud sampai ke puncak, ke tempat orang sujud menyembah kepada Allah, maka datanglah Husai, orang Arki, mendapatkan dia dengan jubah yang terkoyak dan dengan tanah di atas kepala.
33  Berkatalah Daud kepadanya: "Jika engkau turut dengan aku, maka engkau menjadi beban kepadaku nanti,
34  tetapi jika engkau kembali ke kota dan berkata kepada Absalom: Aku ini hambamu, ya raja, sejak dahulu aku hamba ayahmu, tetapi sekarang aku menjadi hambamu, --dengan demikian engkau dapat membatalkan nasihat Ahitofel demi aku.
35  Bukankah Zadok dan Abyatar, imam-imam itu, ada bersama-sama engkau di sana? Jadi segala yang kaudengar dari dalam istana raja, haruslah kauberitahukan kepada Zadok dan Abyatar, imam-imam itu.
36  Ingatlah, di sana bersama-sama dengan mereka ada kedua anak mereka, Ahimaas anak Zadok dan Yonatan anak Abyatar; dengan perantaraan mereka haruslah kamu kirimkan kepadaku segala hal yang kamu dengar."
37  Dan tibalah Husai, sahabat Daud, di Yerusalem tepat pada waktu Absalom masuk ke kota itu.


e-SH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Scripture Union Indonesia
e-SH  Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
(e-SH) owner-i-kan-akar-Santapan-Harian@hub.xc.org
- - -
Anda diberkati melalui Santapan Harian?
Mari mendukung pelayanan Yayasan Pancar Pijar Alkitab (PPA)
Rekening BCA cab Pintu Air no. 106.30066.22 an. Yay Pancar Pijar Alkitab

(e-RH) 5 September -- MATIUS 5:1-12 - DIPUASKAN OLEH KRISTUS

e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                           e-Renungan Harian
      Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Sabtu, 5 September 2026
Bacaan : MATIUS 5:1-12
Setahun: Yehezkiel 21-22
Nats: "Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan." (Matius 5:6)

Renungan:

DIPUASKAN OLEH KRISTUS

Pernah tidak, setelah melakukan aktivitas seharian, tubuh kita terasa lemas dan pikiran fokus pada satu hal: makan dan minum? Saat lapar, kita tidak puas dengan camilan kecil. Kita mencari makanan yang menguatkan. Begitu juga ketika haus, seteguk air belum cukup sebelum dahaga benar-benar terpuaskan.

Dalam bacaan hari ini, "Khotbah di Bukit", Yesus menyatakan bahwa kebahagiaan sejati bukan lahir dari kenyamanan, melainkan dari kerinduan yang benar. "Lapar dan haus akan kebenaran" bukan sekadar ingin tahu, tetapi hasrat mendalam untuk hidup selaras dengan kehendak Allah. Dunia sering menawarkan "kebenaran" versi sendiri: opini, tren, atau pembenaran dosa. Namun, hati yang sungguh lapar tidak akan tenang sebelum menemukan yang murni, yaitu firman Tuhan dan karakter Kristus.

Kebenaran juga menyentuh cara hidup: jujur, adil, dan berintegritas. Lapar akan kebenaran berarti berani berkata "tidak" pada yang abu-abu, sekalipun menguntungkan, dan berani bertobat saat firman menegur. Orang yang lapar akan kebenaran tidak puas hanya "terlihat rohani"; ia rindu benar di dalam, bukan sekadar benar di luar.

Hari ini, mari periksa selera rohani kita. Apa yang paling kita cari: pengakuan orang, kemenangan argumen, atau kebenaran yang membentuk hati? Kurangi "camilan rohani" yang memberi kekenyangan palsu-gosip, konten yang memuaskan emosi, atau kebiasaan yang mengeraskan hati. Datanglah kepada Tuhan, baca firman, minta Roh Kudus menuntun, lalu taati langkah kecil yang Ia tunjukkan. Saat kita mengejar kebenaran, Tuhan memuaskan kita dengan damai dan arah hidup yang menuntun pada kebahagiaan sejati. --TMN/www.renunganharian.net
   
BAHAGIA SEJATI LAHIR DARI HATI YANG RINDU AKAN KEBENARAN, BUKAN DARI KENYANG SEMU.

e-RH situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: https://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2026/09/05/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?MATIUS+5:1-12

MATIUS 5:1-12

 1  Ketika Yesus melihat orang banyak itu, naiklah Ia ke atas bukit dan setelah Ia duduk, datanglah murid-murid-Nya kepada-Nya.
 2  Maka Yesuspun mulai berbicara dan mengajar mereka, kata-Nya:
 3  "Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga.
 4  Berbahagialah orang yang berdukacita, karena mereka akan dihibur.
 5  Berbahagialah orang yang lemah lembut, karena mereka akan memiliki bumi.
 6  Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan.
 7  Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh kemurahan.
 8  Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah.
 9  Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah.
10  Berbahagialah orang yang dianiaya oleh sebab kebenaran, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga.
11  Berbahagialah kamu, jika karena Aku kamu dicela dan dianiaya dan kepadamu difitnahkan segala yang jahat.
12  Bersukacita dan bergembiralah, karena upahmu besar di sorga, sebab demikian juga telah dianiaya nabi-nabi yang sebelum kamu."

Bacaan Alkitab Setahun: https://alkitab.sabda.org/?Yehezkiel+21-22
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/Yehezkiel+21-22

e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Dilarang memperbanyak isi Renungan Harian® tanpa izin tertulis dari penerbit.
Renungan Harian® milik Yayasan Pelayanan Gloria -- Copyright © 2026 Yayasan Pelayanan Gloria.
- - -
Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Pelayanan Gloria.
BCA Rekening No. 456 500 8880 a.n. YAYASAN PELAYANAN GLORIA

(e-SH) 5 September -- Baca Gali Alkitab

e-SH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                        e-Santapan Harian
      Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA

Baca Gali Alkitab 10

2 Samuel 15:1-12

Absalom yang ambisius berhasil memenangkan hati orang-orang dengan menampilkan diri sebagai pemimpin yang adil, sekaligus secara halus melemahkan otoritas Daud. Ia menipu ayahnya dengan dalih sumpah, mengumpulkan para pendukung setia di Hebron, dan mengumumkan dirinya sebagai raja. Bagian ini menyoroti praktik manipulasi, pengkhianatan, serta bahaya ambisi yang sombong terhadap otoritas yang dipilih Allah, sekaligus mengingatkan kita akan kekuatan merusak dari tipu daya, dan pentingnya kesetiaan kepada kepemimpinan yang ditunjuk Allah.

Apa saja yang Anda baca?
1. Apa yang Absalom sediakan baginya? (1)
2. Apa yang ia lakukan dan katakan di tepi jalan menuju pintu gerbang? (2-4)
3. Bagaimana ia mencuri hati orang Israel? (5-6)
4. Apa permohonan Absalom kepada Daud, dan apa respons Daud? (7-9)
5. Apa pesan yang Absalom kirimkan ke seluruh Israel? (10)
6. Siapa yang ia undang mendukung persekongkolannya? (11-12)

Apa pesan yang Allah sampaikan kepada Anda?
1. Apa yang dapat menyebabkan dan memperparah keretakan relasi dalam keluarga?
2. Apakah perbuatan Absalom dalam mencuri hati orang Israel patut dikagumi? Mengapa, atau mengapa tidak?
3. Bagaimana kita seharusnya menjaga relasi kita dengan orang-orang terdekat kita?

Apa respons Anda?
1. Bagaimana Anda akan mendoakan relasi keluarga Anda agar makin erat, jujur, dan terbuka?
2. Apa yang tidak akan Anda lakukan, dan sebaliknya, yang harus Anda usahakan agar tidak ada kepahitan dalam keluarga Anda?

Pokok Doa:
Mohon kepada Tuhan agar keluarga hidup bersama dengan saling memperhatikan, menjaga, mengasihi, dan memulihkan.

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?2+Samuel+15:1-12
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/2+Samuel+15:1-12

2 Samuel 15:1-12

 1  Sesudah itu Absalom menyediakan baginya sebuah kereta serta kuda dan lima puluh orang yang berlari di depannya.
 2  Maka setiap pagi berdirilah Absalom di tepi jalan yang menuju pintu gerbang. Setiap orang yang mempunyai perkara dan yang mau masuk menghadap raja untuk diadili perkaranya, orang itu dipanggil Absalom dan ditanyai: "Dari kota manakah engkau?" Apabila ia menjawab: "Hambamu ini datang dari suku Israel anu,"
 3  maka berkatalah Absalom kepadanya: "Lihat, perkaramu itu baik dan benar, tetapi dari pihak raja tidak ada seorangpun yang mau mendengarkan engkau."
 4  Lagi kata Absalom: "Sekiranya aku diangkat menjadi hakim di negeri ini! Maka setiap orang yang mempunyai perkara atau pertikaian hukum boleh datang kepadaku, dan aku akan menyelesaikan perkaranya dengan adil."
 5  Apabila seseorang datang mendekat untuk sujud menyembah kepadanya, maka diulurkannyalah tangannya, dipegangnya orang itu dan diciumnya.
 6  Cara yang demikianlah diperbuat Absalom kepada semua orang Israel yang mau masuk menghadap untuk diadili perkaranya oleh raja, dan demikianlah Absalom mencuri hati orang-orang Israel.
 7  Sesudah lewat empat tahun bertanyalah Absalom kepada raja: "Izinkanlah aku pergi, supaya di Hebron aku bayar nazarku, yang telah kuikrarkan kepada TUHAN.
 8  Sebab hambamu ini, ketika masih tinggal di Gesur, di Aram, telah bernazar, demikian: Jika TUHAN sungguh-sungguh memulangkan aku ke Yerusalem, maka aku akan beribadah kepada TUHAN."
 9  Lalu berkatalah raja kepadanya: "Pergilah dengan selamat." Maka berkemaslah Absalom dan pergi ke Hebron.
10  Dalam pada itu Absalom telah mengirim utusan-utusan rahasia kepada segenap suku Israel dengan pesan: "Segera sesudah kamu mendengar bunyi sangkakala, berserulah: Absalom sudah menjadi raja di Hebron!"
11  Beserta Absalom turut pergi dua ratus orang dari Yerusalem, orang-orang undangan yang turut pergi tanpa curiga dan tanpa mengetahui apapun tentang perkara itu.
12  Ketika Absalom hendak mempersembahkan korban, disuruhnya datang Ahitofel, orang Gilo itu, penasihat Daud, dari Gilo, kotanya. Demikianlah persepakatan gelap itu menjadi kuat, dan makin banyaklah rakyat yang memihak Absalom.


e-SH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Scripture Union Indonesia
e-SH  Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
(e-SH) owner-i-kan-akar-Santapan-Harian@hub.xc.org
- - -
Anda diberkati melalui Santapan Harian?
Mari mendukung pelayanan Yayasan Pancar Pijar Alkitab (PPA)
Rekening BCA cab Pintu Air no. 106.30066.22 an. Yay Pancar Pijar Alkitab

(e-SH) 5 September -- 2 Samuel 15:1-12 - Keluarga yang Rapuh dari Dalam

e-SH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                        e-Santapan Harian
      Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA

Tanggal: Sabtu, 5 September 2026
Ayat SH: 2 Samuel 15:1-12

Judul: Keluarga yang Rapuh dari Dalam

Dalam kehancuran sebuah keluarga, sering pihak luar yang disalahkan. Perbuatan orang luar yang mengganggu sebuah keluarga pastilah salah. Namun, apabila komunikasi dan kasih keluarga itu kuat, apakah orang luar dapat mengusiknya? Tidak semudah itu. Demikianlah keluarga Daud, bukan orang asing yang melemahkan kerajaannya, melainkan anaknya sendiri, Absalom.

Usaha kudeta dimulai oleh Absalom setelah Daud menemui dan menciumnya (1; lih. 2Sam. 14:33). Terlihat bahwa tidak ada pemulihan relasi antara Absalom dan Daud. Kepahitan hati membuat Absalom membulatkan tekad mengudeta ayahnya.

Alkitab dengan jelas mencatat besarnya karisma Absalom. Ia dipuji karena ketampanannya (lih. 2Sam. 14:25-26). Ia menggunakan karismanya untuk menerapkan strategi yang cerdik.

Dengan sengaja Absalom menemui setiap rakyat yang ingin bertemu dengan Daud (2). Ia memanfaatkan celah di mana tidak ada orang dari pihak raja yang mau mendengarkan perkara orang Israel (3) untuk menekankan ketidakpedulian Daud sebagai raja dan kepedulian dirinya seandainya ia diangkat menjadi hakim (3-4). Dengan cerdas, ia mempromosikan dirinya sebagai pemimpin yang lebih baik bagi mereka (5-6).

Selama empat tahun Absalom mengumpulkan kepercayaan rakyat. Kemudian, dengan alasan untuk beribadah kepada TUHAN, ia pergi ke Hebron, tempat di mana ia akan menjadikan dirinya sendiri seorang raja (7-10).

Seandainya Daud dan Absalom memiliki relasi yang sehat, mustahil terjadi persekongkolan dan kudeta. Bila mereka menjaga komunikasi yang terbuka dan ikatan kasih yang erat, Daud tidak akan kehilangan kesetiaan rakyat dan penasihatnya, serta Absalom tidak akan merebut dukungan dan simpati rakyat bagi dirinya.

Mari kita belajar untuk berani bersikap jujur atas kerapuhan yang ada dalam relasi keluarga kita. Dengan melihat kembali kondisi diri dan keluarga, kita dapat melihat apa saja yang perlu dibicarakan baik-baik dan dibenahi bersama, agar kerapuhan tidak berujung pada kehancuran. [JHN]

e-SH versi web: https://www.sabda.org/publikasi/sh/2026/09/05/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?2+Samuel+15:1-12
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/2+Samuel+15:1-12

2 Samuel 15:1-12

 1  Sesudah itu Absalom menyediakan baginya sebuah kereta serta kuda dan lima puluh orang yang berlari di depannya.
 2  Maka setiap pagi berdirilah Absalom di tepi jalan yang menuju pintu gerbang. Setiap orang yang mempunyai perkara dan yang mau masuk menghadap raja untuk diadili perkaranya, orang itu dipanggil Absalom dan ditanyai: "Dari kota manakah engkau?" Apabila ia menjawab: "Hambamu ini datang dari suku Israel anu,"
 3  maka berkatalah Absalom kepadanya: "Lihat, perkaramu itu baik dan benar, tetapi dari pihak raja tidak ada seorangpun yang mau mendengarkan engkau."
 4  Lagi kata Absalom: "Sekiranya aku diangkat menjadi hakim di negeri ini! Maka setiap orang yang mempunyai perkara atau pertikaian hukum boleh datang kepadaku, dan aku akan menyelesaikan perkaranya dengan adil."
 5  Apabila seseorang datang mendekat untuk sujud menyembah kepadanya, maka diulurkannyalah tangannya, dipegangnya orang itu dan diciumnya.
 6  Cara yang demikianlah diperbuat Absalom kepada semua orang Israel yang mau masuk menghadap untuk diadili perkaranya oleh raja, dan demikianlah Absalom mencuri hati orang-orang Israel.
 7  Sesudah lewat empat tahun bertanyalah Absalom kepada raja: "Izinkanlah aku pergi, supaya di Hebron aku bayar nazarku, yang telah kuikrarkan kepada TUHAN.
 8  Sebab hambamu ini, ketika masih tinggal di Gesur, di Aram, telah bernazar, demikian: Jika TUHAN sungguh-sungguh memulangkan aku ke Yerusalem, maka aku akan beribadah kepada TUHAN."
 9  Lalu berkatalah raja kepadanya: "Pergilah dengan selamat." Maka berkemaslah Absalom dan pergi ke Hebron.
10  Dalam pada itu Absalom telah mengirim utusan-utusan rahasia kepada segenap suku Israel dengan pesan: "Segera sesudah kamu mendengar bunyi sangkakala, berserulah: Absalom sudah menjadi raja di Hebron!"
11  Beserta Absalom turut pergi dua ratus orang dari Yerusalem, orang-orang undangan yang turut pergi tanpa curiga dan tanpa mengetahui apapun tentang perkara itu.
12  Ketika Absalom hendak mempersembahkan korban, disuruhnya datang Ahitofel, orang Gilo itu, penasihat Daud, dari Gilo, kotanya. Demikianlah persepakatan gelap itu menjadi kuat, dan makin banyaklah rakyat yang memihak Absalom.


e-SH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Scripture Union Indonesia
e-SH  Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
(e-SH) owner-i-kan-akar-Santapan-Harian@hub.xc.org
- - -
Anda diberkati melalui Santapan Harian?
Mari mendukung pelayanan Yayasan Pancar Pijar Alkitab (PPA)
Rekening BCA cab Pintu Air no. 106.30066.22 an. Yay Pancar Pijar Alkitab

(e-RH) 4 September -- YESAYA 28:7-13 - MEREMEHKAN FIRMAN

e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                           e-Renungan Harian
      Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Jumat, 4 September 2026
Bacaan : YESAYA 28:7-13
Setahun: Yehezkiel 18-20
Nats: "Sebab, harus ini harus itu, mesti begini mesti begitu, tambah ini tambah itu!" (Yesaya 28:10)

Renungan:

MEREMEHKAN FIRMAN

Para nabi serta imam di Efraim dan Yerusalem mabuk karena terlalu banyak minum anggur dan arak. Akibatnya, bukan hanya jalan mereka yang terhuyung-huyung dan tersandung-sandung. Lebih dari itu, pikiran mereka menjadi kacau, tak dapat lagi memahami penglihatan-penglihatan yang diberikan Allah. Imam-imam tak dapat lagi memutuskan perkara yang dihadapkan kepada mereka.

Parahnya, dalam kemabukannya, mereka meremehkan pesan Tuhan yang disampaikan Yesaya. Seolah-olah hal itu hanyalah omong kosong yang membosankan dan kekanak-kanakan. Pada akhirnya, oleh karena mereka menolak firman, Tuhan akan berbicara melalui bahasa asing (bangsa penyerbu-Asyur). Firman yang semestinya memberi kelegaan dan istirahat, akan diubah menjadi hukuman dan penghakiman. Mereka akan dipaksa belajar melalui hukuman dari bangsa asing.

Inilah pentingnya sikap rendah hati dalam menerima pemberitaan firman Tuhan. Sekalipun firman Tuhan terasa terlalu sederhana dan berulang-ulang kita terima, bukan berarti kita dapat meremehkannya. Selangkah demi selangkah, pedoman demi pedoman dilanjutkan dengan pedoman lain untuk lebih menguatkan. Aturan kesalehan ditambah dengan aturan keadilan, aturan keadilan ditambah aturan kasih. Dengan demikian, kita tidak terbebani terlalu berat dalam mempelajari firman. Tahapan yang sederhana dan teknik pengulangan juga memudahkan kita untuk memahami dengan sungguh sesuai maksud dan kehendak Allah. Pemahaman yang benar inilah bekal kita menyatakan setiap firman Tuhan dalam laku hidup sehari-hari. --EBL/www.renunganharian.net
   
FIRMAN TUHAN DISAMPAIKAN SECARA SEDERHANA DAN BERULANG SUPAYA KITA SUNGGUH MENGERTI DAN SENANTIASA MELAKUKANNYA SETIAP HARI.

e-RH situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: https://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2026/09/04/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?YESAYA+28:7-13

YESAYA 28:7-13

 7  Tetapi orang-orang di sinipun pening karena anggur dan pusing karena arak. Baik imam maupun nabi pening karena arak, kacau oleh anggur; mereka pusing oleh arak, pening pada waktu melihat penglihatan, goyang pada waktu memberi keputusan.
 8  Sungguh, segala meja penuh dengan muntah, kotoran, sehingga tidak ada tempat yang bersih lagi.
 9  Dan orang berkata: "Kepada siapakah dia ini mau mengajarkan pengetahuannya dan kepada siapakah ia mau menjelaskan nubuat-nubuatnya? Seolah-olah kepada anak yang baru disapih, dan yang baru cerai susu!
10  Sebab harus ini harus itu, mesti begini mesti begitu, tambah ini, tambah itu!"
11  Sungguh, oleh orang-orang yang berlogat ganjil dan oleh orang-orang yang berbahasa asing akan berbicara kepada bangsa ini
12  Dia yang telah berfirman kepada mereka: "Inilah tempat perhentian, berilah perhentian kepada orang yang lelah; inilah tempat peristirahatan!" Tetapi mereka tidak mau mendengarkan.
13  Maka mereka akan mendengarkan firman TUHAN yang begini: "Harus ini harus itu, mesti begini mesti begitu, tambah ini tambah itu!" supaya dalam berjalan mereka jatuh telentang, sehingga luka, tertangkap dan tertawan.

Bacaan Alkitab Setahun: https://alkitab.sabda.org/?Yehezkiel+18-20
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/Yehezkiel+18-20

e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Dilarang memperbanyak isi Renungan Harian® tanpa izin tertulis dari penerbit.
Renungan Harian® milik Yayasan Pelayanan Gloria -- Copyright © 2026 Yayasan Pelayanan Gloria.
- - -
Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Pelayanan Gloria.
BCA Rekening No. 456 500 8880 a.n. YAYASAN PELAYANAN GLORIA

(e-SH) 4 September -- 2 Samuel 14 - Kepahitan Hati

e-SH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                        e-Santapan Harian
      Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA

Tanggal: Jumat, 4 September 2026
Ayat SH: 2 Samuel 14

Judul: Kepahitan Hati

Bagaimana perasaan kita jika kita mengetahui bahwa ayah atau anak yang kita banggakan melakukan tindakan keji? Tentu, perbuatan itu tak dapat diterima. Karena kepahitan hati, seorang ayah dan anak bisa putus kontak, dan enggan bertemu.

Inilah yang sepertinya dirasakan oleh Absalom. Hatinya pahit karena kakaknya memerkosa adiknya, sementara ayahnya tidak melakukan apa-apa. Ia pun mengambil tindakan sendiri, membunuh Amnon, lalu melarikan diri (lih. 2Sam.13:37).

Inilah juga yang barangkali dirasakan oleh Daud. Ketika Absalom pergi selama tiga tahun, ia tidak berusaha mencarinya. Justru Yoablah yang mengupayakan agar Absalom bisa berjumpa dengan Daud (1-20). Lewat seorang perempuan bijak dari Tekoa, Yoab menyampaikan permohonan agar Daud mau menerima kepulangan Absalom. Namun, setelah Absalom pulang ke Yerusalem, selama dua tahun Daud tidak mau menemui anaknya itu (24).

Absalom hanyalah seorang anak yang terluka oleh orang-orang terdekatnya; tidak diceritakan bahwa pada awalnya dia berperangai buruk. Bahkan ia amat dipuji karena ketampanannya di seluruh Israel. Bisa jadi, dendamnya adalah reaksi atas ketidakadilan yang dilihatnya di tengah keluarganya sendiri.

Kepada Yoab, Absalom mengatakan bahwa lebih baik ia dihukum mati daripada tidak diacuhkan oleh Daud karena ia tidak merasa bersalah (32).

Memang, pada akhirnya Daud menemui Absalom dan menciumnya (33). Namun, sepertinya belum terjadi rekonsiliasi. Pertemuan mereka belum membawa perdamaian. Hal itu terbukti kemudian ketika akhirnya Absalom memberontak melawan Daud (lih. 2Sam. 15).

Betapa menyedihkan, relasi ayah dan anak menjadi kepahitan hati. Kepahitan inilah yang menghalangi kasih dan menimbulkan ketidakpedulian. Kepahitan hati seperti ini harus diatasi secara tuntas sebelum menyebabkan kekerasan dan kepahitan yang lebih besar lagi.

Mari kita periksa hati kita masing-masing: adakah kepahitan hati yang lahir dari kekecewaan? Akuilah dengan jujur kepada Tuhan dan mintalah penyembuhan dari-Nya. [JHN]

e-SH versi web: https://www.sabda.org/publikasi/sh/2026/09/04/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?2+Samuel+14
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/2+Samuel+14

2 Samuel 14

 1  Ketika Yoab, anak Zeruya, mengetahui, bahwa hati raja merindukan Absalom,
 2  maka ia menyuruh orang ke Tekoa menjemput dari sana seorang perempuan yang bijaksana, lalu ia berkata kepada perempuan itu: "Berlakulah pura-pura berkabung, dan pakailah pakaian berkabung, janganlah berurap dengan minyak, dan berlakulah seperti seorang perempuan yang telah lama berkabung karena seorang mati.
 3  Kemudian masuklah menghadap raja dan berbicaralah kepadanya seperti ini" --lalu Yoab menaruh perkataannya ke dalam mulut perempuan itu.
 4  Ketika perempuan Tekoa itu masuk menghadap raja, sujudlah ia dengan mukanya ke tanah dan menyembah, sambil berkata: "Tolonglah, ya tuanku raja!"
 5  Raja bertanya kepadanya: "Ada apa?" Jawabnya: "Ah, aku ini seorang janda, sebab suamiku sudah mati.
 6  Hambamu ini mempunyai dua orang anak laki-laki; mereka berkelahi di padang dan karena tidak ada yang memisahkan, maka yang satu memukul yang lain dan membunuh dia.
 7  Dan sekarang seluruh kaum keluarga bangkit melawan hambamu ini, dan mereka berkata: Serahkanlah orang yang membunuh saudaranya itu, supaya kami menghukum dia mati ganti nyawa saudaranya yang telah dibunuhnya itu, dan supaya kami memunahkan juga ahli waris itu. Mereka hendak memunahkan keturunanku yang masih tersisa itu dengan tidak meninggalkan nama atau keturunan bagi suamiku di muka bumi."
 8  Lalu berbicaralah raja kepada perempuan itu: "Pulanglah ke rumahmu, mengenai engkau akan kuberi perintah."
 9  Perempuan Tekoa itu berkata kepada raja: "Aku dan keluargaku akan menanggung kesalahan itu, ya tuanku raja, tetapi raja dan takhtanya tak bersalah."
10  Lalu berkatalah raja: "Jika ada orang yang mengatakan apa-apa lagi terhadap engkau, bawalah orang itu menghadap aku, maka ia tidak akan mengusik engkau lagi."
11  Kata perempuan itu: "Kiranya raja ingat kepada TUHAN, Allahmu, supaya si penuntut tebusan darah jangan terlalu banyak menimbulkan kemusnahan dan supaya mereka jangan memunahkan anakku itu." Lalu berkatalah raja: "Demi TUHAN yang hidup--sehelai rambutpun dari kepala anakmu itu takkan jatuh ke bumi!"
12  Kemudian berkatalah perempuan itu: "Izinkanlah hambamu ini berkata sepatah kata lagi kepada tuanku raja." Jawabnya: "Katakanlah."
13  Berkatalah perempuan itu: "Mengapa raja merancang hal yang demikian terhadap umat Allah? Oleh karena tuanku mengucapkan perkataan ini, maka tuanku sendirilah yang bersalah dengan tidak mengizinkan pulang orang yang telah dibuangnya.
14  Sebab kita pasti mati, kita seperti air yang tercurah ke bumi, yang tidak terkumpulkan. Tetapi Allah tidak mengambil nyawa orang, melainkan Ia merancang supaya seorang yang terbuang jangan tinggal terbuang dari pada-Nya.
15  Maka sekarang, aku datang mengatakan perkataan ini kepada tuanku raja karena orang banyak itu telah menakut-nakuti aku. Sebab itu pikir hambamu ini: baiklah aku berbicara dahulu dengan raja, mungkin raja mengabulkan permohonan hambanya ini;
16  sebab raja akan mendengarkan aku dan akan melepaskan hambanya ini dari tangan orang yang hendak memunahkan aku dan anakku bersama-sama dari milik pusaka Allah.
17  Juga hambamu ini berpikir: perkataan tuanku raja tentulah akan menenangkan hati, sebab seperti malaikat Allah, demikianlah tuanku raja, yang dapat membeda-bedakan apa yang baik dan jahat. Dan TUHAN, Allahmu, kiranya menyertai tuanku."
18  Lalu raja menjawab, katanya kepada perempuan itu: "Baiklah jangan sembunyikan kepadaku apa yang hendak kutanyakan kepadamu." Kata perempuan itu: "Berkatalah kiranya tuanku raja!"
19  Kemudian bertanyalah raja: "Adakah Yoab campur tangan dengan engkau dalam semuanya ini?" Perempuan itu menjawab: "Demi hidupmu, tuanku raja, tidaklah mungkin untuk menyimpang ke kanan atau ke kiri dari segala yang tuanku raja katakan. Sesungguhnya hambamu Yoab yang memerintahkan daku; dialah yang menaruh ke dalam mulut hambamu segala perkataan ini.
20  Dengan maksud untuk mengubah rupa perkara itu maka hambamu Yoab melakukan perkara ini. Tetapi tuanku bijaksana sama seperti malaikat Allah, sehingga mengetahui semua yang terjadi di bumi."
21  Sesudah itu berkatalah raja kepada Yoab: "Baik, kukabulkan permohonan ini. Pergilah, bawalah kembali orang muda Absalom itu."
22  Lalu sujudlah Yoab dengan mukanya ke tanah dan menyembah sambil memohon berkat bagi raja. Dan Yoab berkata: "Pada hari ini hambamu mengetahui bahwa tuanku raja suka kepada hamba, karena tuanku telah mengabulkan permohonan hambamu ini."
23  Lalu bangunlah Yoab, ia pergi ke Gesur dan membawa Absalom ke Yerusalem.
24  Tetapi berkatalah raja: "Ia harus pergi ke rumahnya sendiri, jangan ia datang ke hadapanku." Jadi pergilah Absalom ke rumahnya sendiri dan tidak datang ke hadapan raja.
25  Di seluruh Israel tidak ada yang begitu banyak dipuji kecantikannya seperti Absalom. Dari telapak kakinya sampai ujung kepalanya tidak ada cacat padanya.
26  Apabila ia mencukur rambutnya--pada akhir tiap-tiap tahun ia mencukurnya karena menjadi terlalu berat baginya--maka ditimbangnya rambutnya itu, dua ratus syikal beratnya, menurut batu timbangan raja.
27  Bagi Absalom lahir tiga orang anak laki-laki dan seorang anak perempuan, yang bernama Tamar. Ia seorang perempuan yang cantik.
28  Setelah Absalom diam di Yerusalem genap dua tahun lamanya, dengan tidak datang ke hadapan raja,
29  maka Absalom menyuruh memanggil Yoab untuk diutus kepada raja. Tetapi ia tidak mau datang kepadanya. Kemudian disuruhnya memanggil dia lagi, untuk kedua kalinya, tetapi ia tidak mau datang.
30  Lalu berkatalah ia kepada hamba-hambanya: "Lihat, ladang Yoab ada di sisi ladangku dan di sana ada jelainya. Pergilah, bakarlah itu." Maka hamba-hamba Absalom membakar ladang itu.
31  Lalu Yoab pergi mendapatkan Absalom ke rumahnya, dan bertanya kepadanya: "Mengapa hamba-hambamu membakar ladang kepunyaanku itu?"
32  Jawab Absalom kepada Yoab: "Ya, aku telah menyuruh orang kepadamu mengatakan: datanglah ke mari, supaya aku mengutus engkau kepada raja untuk mengatakan: apa gunanya aku datang dari Gesur? Lebih baik aku masih tinggal di sana. Maka sekarang, aku mau datang ke hadapan raja. Jika aku bersalah, biarlah ia menghukum aku mati."
33  Kemudian masuklah Yoab menghadap raja dan memberitahukan hal itu kepadanya. Raja memanggil Absalom, dan ia masuk menghadap raja, lalu sujud ke hadapan raja dengan mukanya ke tanah; lalu raja mencium Absalom.


e-SH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Scripture Union Indonesia
e-SH  Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
(e-SH) owner-i-kan-akar-Santapan-Harian@hub.xc.org
- - -
Anda diberkati melalui Santapan Harian?
Mari mendukung pelayanan Yayasan Pancar Pijar Alkitab (PPA)
Rekening BCA cab Pintu Air no. 106.30066.22 an. Yay Pancar Pijar Alkitab

[PA21] Edisi 130 -- September 2026

PA21

PA dan Alkitab Abad ke-21

EDISI 130 | SEPTEMBER 2026

Bangsa-Bangsa Berjalan dalam Damai

Shalom, Sahabat PA21!

PA21 130 menutup tema Agustus dengan merenungkan rencana Allah bagi bangsa-bangsa melalui Mikha 4:1-5, yakni bahwa mereka akan datang kepada TUHAN, mempelajari jalan-Nya, dan hidup dalam damai di hadapan-Nya.

 

Bahan PA21 juga menelusuri janji Allah kepada Abraham hingga penggenapannya dalam Kristus. Kiranya kita semakin memahami hati Allah bagi bangsa-bangsa dan mengambil bagian dalam misi-Nya.

 

Salam,

Redaksi PA21

PA Online: Alki-TOP

Bangsa-Bangsa Berjalan dalam Damai
(Mikha 4:1-5)

Bangsa-Bangsa Berjalan dalam Damai

Pembahasan topik "Bangsa-Bangsa Berjalan dalam Damai" dari Mikha 4:1-5 menutup tema Agustus dengan menunjukkan rencana Allah bagi bangsa-bangsa. Melalui nubuat Mikha, kita melihat bangsa-bangsa datang kepada TUHAN untuk belajar jalan-Nya dan hidup menurut pengajaran-Nya (Mikha 4:2). Ketika mereka tunduk kepada pemerintahan TUHAN sebagai Hakim dan Wasit, pertikaian digantikan oleh damai -- pedang ditempa menjadi mata bajak, tombak menjadi pisau pemangkas, dan bangsa tidak lagi belajar perang (Mikha 4:3).

 

Damai yang digambarkan Mikha bukan sekadar berhentinya konflik, tetapi kehidupan yang aman dan tenteram di bawah pemerintahan Allah. Setiap orang dapat menikmati hidup tanpa rasa takut (Mikha 4:4), sementara umat Tuhan berkomitmen untuk tetap berjalan demi nama TUHAN Allah mereka (Mikha 4:5). Dengan demikian, Mikha menunjukkan bahwa damai sejati berawal ketika manusia mau belajar firman Tuhan, tunduk kepada pemerintahan-Nya, dan setia berjalan di jalan-Nya.

 

 

Berikut ini adalah contoh pertanyaan yang didiskusikan dalam PA Online Alki-TOP "Bangsa-Bangsa Berjalan dalam Damai" dalam Mikha 4:1-5.

Selengkapnya

Bahan PA21

Infografis Studi Kata "Bangsa-Bangsa"

Sejak awal, rencana keselamatan Allah tidak pernah terbatas pada satu orang atau satu bangsa. Ketika Allah memanggil Abraham, Dia berjanji bahwa melalui Abraham semua kaum dan bangsa di bumi akan menerima berkat. Janji ini kemudian menjadi salah satu benang merah penting yang terus berkembang sepanjang Alkitab.

Infografis Studi Kata Bangsa-Bangsa

Dalam Perjanjian Baru, Paulus menunjukkan bahwa janji kepada Abraham mencapai penggenapannya dalam Kristus. Melalui Kristus, berkat keselamatan menjangkau bangsa-bangsa. Semua orang yang percaya kepada-Nya dipersatukan sebagai umat Allah dan menjadi ahli waris sesuai dengan janji-Nya.

Tema "bangsa-bangsa" membawa kita dari panggilan Abraham, penggenapan janji dalam Kristus, Amanat Agung, hingga gambaran dalam Wahyu tentang orang-orang dari setiap bangsa, suku, kaum, dan bahasa yang menyembah Anak Domba. Mari telusuri infografis ini untuk melihat bagaimana Allah sejak semula mengerjakan rencana keselamatan-Nya bagi bangsa-bangsa, sekaligus menemukan panggilan kita untuk mengambil bagian dalam misi-Nya.

Sumber Referensi untuk ChatGPT:
Alkitab SABDA : Kejadian 18:18

Anda menerima publikasi ini karena Anda terdaftar sebagai pelanggan publikasi PA21
dengan alamat: : pakettourkeisrael@gmail.com.

Untuk mengirim persembahan: BCA Ps. Legi Solo, No. 0790266579, a.n. Yulia Oeniyati
© 2026 - Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)

Holyland Prophetic Miracle Journey
Pembimbing Rohani: PDM Jusup Ibrahim Sie
(Staff Gembala GBI King & Haris Rayon 2 Bandung)

Cairo – Sharm El Sheikh – ST. Catherine – Mount Sinai – Dead Sea – Sodom Gomora – Qumran – Jericho – Bethlehem – Yerusalem – Kana – Golgota – Haifa – Tiberias – MT. Hermon – Capernaum – Galilea – Sungai Yordan – GN. Tabor – Stella Maris – Gunung Carmel – Tembok Ratapan – GN. Nebo – Amman – Dubai – Museum Dubai – Jumeirah Beach – Hotel Burjal Arab – Mall Of Dubai


Shalom Aleichem,
Alami pengalaman rohani dari tiap tempat bersejarah di Alkitab, dengan berwisata rohani bersama "Holyland Prophetic Miracle Journey". Anda akan mengunjungi tempat-tempat bersejarah di Israel baik Perjanjian lama dan Baru. Dengan penjelasan dari pembimbing rohani: PDM Jusup Ibrahim Sie (Staff Gembala GBI King & Haris Rayon 2 Bandung).

"The Best Pilgrim Program & The Best Price Guarantee!!!"


tour ke israel

Hari 01: Jakarta – Dubai – Cairo
Cairo – Dubai – Cairo

Hari 02: Cairo
Giza – Piramida – Raja Cheops, Chepren – Dan Merkurinus – Sphinx Institute Of Papyrus – Old Cairo – Gereja Gantung – Gereja Abu Serga – Sinagoga Ben Ezra – Gereja ST. Simon The Tanner – Nile Cruise*
*) Nile Cruise FREE sebagai BONUS

Hari 03: Cairo – Sharm El Sheikh
Terusan Suez – Mata Air – Mara – Elim – Sharm El – Sheikh – Laut Merah – Shram El Sheikh

Hari 04: Shram El Sheikh – ST. Catherine
ST. Catherine – Gunung Sinai*
*) Unta ke Gunung Sinai (One Way) FREE sebagai BONUS

Hari 05: ST. Catherine – Taba – Dead Sea (Menginap di Laut Mati Israel)
Sodom Gomora – Tiang Garam dari Istri Lot – Dead Sea Israel

Hari 06: Dead Sea – Qumran – Jericho – Bethlehem
Qumran – Jericho – Bukit Percobaan – Garden Tomb

Hari 07: Bethlehem – Yerusalem – Bethlehem
Gereja Kelahiran Kristus – Padang Gembala – Jerusalem - Bukit Zaitun – Kapel Kenaikan – Gereja Pater Noster – Jalan Minggu Palem – Gereja Dominus Flevit – Taman Getsemani – Gereja Segala Bangsa

Harga 08: Jerusalem (Golgota) – Bethlehem
Via Dolorosa – Gereja Golgota – Tembok Ratapan – Bukit Sion – Ruang Perjamuan Terakhir – Gereja ST. Peter Galacantu

Hari 09: Jerusalem – Haifa – Tiberias
Haifa – Gunung Karmel – Gereja Stella Maris – Nazareth – Gereja Sukacita Kana – Tiberias

Hari 10: Tiberias – MT. Hermon
MT. Hermon – Bukit Sabda Bahagia – Galilea Cruise

Hari 11: Tiberias
Gunung Tabor – Capernaum – Tabgha – Gereja Primat Petrus – Sungai Yordan

Hari 12: Tiberias – Amman – Dubai
Amman – GN. Nebo – Dubai

Hari 13: Dubai – Jakarta
Benteng Al Fahidi – Museum Dubai – Abra Water Taxi – Spice Souk Gold Souk – Jumeirah Beach – Hotel Burj Al Arab – Palm Island – Atlantis Hotel – Mall Of Dubai – Burj Al Khalifa – Jakarta

Hari 14: Tiba di Jakarta
Jakarta – Holyland Journey Consortium

Bonus – FREE (yang tidak Anda temukan di tour lain)
*) FREE menginap 1 malam di Sham El Sheikh
*) FREE Unta (one way) ke Gunung Sinai
*) FREE Hotel 1 Malam + City Tour & Lunch di Dubai
*) FREE Visa Dubai, Visa Mesir + Israel + Jordan + Dubai
*) FREE Asuransi Perjalanan, Feul, Tax Pesawat & Ins
*) Tipping Driver, Guide, Porter, TL Selama 14 Hari
*) FREE 2 Botol air mineral/hari selama tour + Free toilet

tour ke israel

Informasi dan pemesanan silahkan hubungi:


0813 9520 7755
0822 8330 7755

Pendaftaran:
1. Fotocopy passport terbaru yang jelas (min exp 6 bulan sebelum tanggal keberangkatan)
2. Nama di passport minimal 2 kata (wajib untuk visa Dubai), jika hanya 1 kata harus proses tambah nama di imigrasi
3. Foto 4X6 berwarna, latar belakang putih sebanyak 2 (dua) lembar
4. Nama kedua orang tua walaupun sudah Alm
5. Dicantumkan negara terakhir yang dikunjungi sebelum ke Israel
6. DP Rp. 7 Juta/pax, dapat di transfer ke:

BCA Rupiah Cabang Mandala Raya
A/N: PT International Christmasindo
No Rek: 398 3015 138

BCA Rupiah Cabang Suryopranoto
A/N: Clarisa
No Rek: 261 1784 611


*) Bukti setor harap fax ke (021) 569 766 54

tour ke israel

Biaya Tour Belum Termasuk:
Biaya pembuatan dokumen perjalanan, passport. Pengeluaran yang bersifat pribadi seperti: telepon, laundry, mini bar, dll

The Best Pilgrim Program & The Best Price Guarantee