e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Minggu, 6 September 2026
Bacaan : MAZMUR 96:1-6
Setahun: Yehezkiel 23-24
Nats: Nyanyikanlah bagi Tuhan nyanyian baru, bernyanyilah bagi Tuhan, hai segenap bumi! (Mazmur 96:1)
Renungan:
NYANYIAN BARU
Berkali-kali saya mendengar keluhan dari beberapa jemaat terhadap lagu-lagu baru yang dinyanyikan di dalam kebaktian yang mereka ikuti. Mereka merasa asing dengannya sehingga tidak dapat turut menyanyikannya. Mereka lebih senang jika hanya akan menyanyikan lagu yang sudah terbiasa mereka dengar. Apakah ini adalah bagian dari pengalaman Anda? Bagaimanakah sebaiknya kita menyikapinya?
Ketika pemazmur mendorong kita untuk menyanyikan nyanyian baru, itu tidak selalu merujuk kepada lagu yang baru saja digubah atau diciptakan seseorang. Namun, nyanyian baru juga merupakan ekspresi atau sikap hati dari orang-orang yang mempunyai pengalaman baru dengan Allah atas pribadi-Nya, berkat, serta pemeliharaan-Nya. Jadi, bisa saja kita menyanyikan lagu lama dengan sikap hati yang baru, yang dipenuhi syukur karena telah kembali menyaksikan kebaikan Tuhan.
Nyanyian adalah salah satu media untuk mengungkapkan pujian, syukur, doa, dan harapan kita kepada Tuhan. Namun, nyanyian juga dapat menjadi media pengajaran bagi umat Tuhan. Karenanya, selayaknyalah kita terbuka dengan nyanyian baru, asalkan isinya berlandaskan firman Tuhan. Namun, jika kita diberi tanggung jawab untuk memilih nyanyian yang akan dilagukan dalam ibadah bersama, kita juga perlu memperhitungkan kemampuan bernyanyi seluruh jemaat. Agar seluruh umat Tuhan dapat dituntun mengalami perjumpaan dengan Dia melalui setiap lirik yang diungkapkan dalam lagu tersebut. Dengan demikian, nyanyian itu sendiri akan memberikan kita pengalaman baru untuk mengungkapkan pertobatan, komitmen, atau rasa syukur kita kepada Tuhan. --HT/www.renunganharian.net
KASIH DAN RAHMAT-NYA BARU TIAP HARI MAKA HATI KITA PUN DIPERBARUI UNTUK SENANTIASA MEMUJI DAN MEMULIAKAN NAMA-NYA.
e-RH situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: https://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2026/09/06/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?MAZMUR+96:1-6
MAZMUR 96:1-6
1 Nyanyikanlah nyanyian baru bagi TUHAN, menyanyilah bagi TUHAN, hai segenap bumi!
2 Menyanyilah bagi TUHAN, pujilah nama-Nya, kabarkanlah keselamatan yang dari pada-Nya dari hari ke hari.
3 Ceritakanlah kemuliaan-Nya di antara bangsa-bangsa dan perbuatan-perbuatan yang ajaib di antara segala suku bangsa.
4 Sebab TUHAN maha besar dan terpuji sangat, Ia lebih dahsyat dari pada segala allah.
5 Sebab segala allah bangsa-bangsa adalah hampa, tetapi Tuhanlah yang menjadikan langit.
6 Keagungan dan semarak ada di hadapan-Nya, kekuatan dan kehormatan ada di tempat kudus-Nya.
Bacaan Alkitab Setahun: https://alkitab.sabda.org/?Yehezkiel+23-24
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/Yehezkiel+23-24
e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Dilarang memperbanyak isi Renungan Harian® tanpa izin tertulis dari penerbit.
Renungan Harian® milik Yayasan Pelayanan Gloria -- Copyright © 2026 Yayasan Pelayanan Gloria.
- - -
Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Pelayanan Gloria.
BCA Rekening No. 456 500 8880 a.n. YAYASAN PELAYANAN GLORIA
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Minggu, 6 September 2026
Bacaan : MAZMUR 96:1-6
Setahun: Yehezkiel 23-24
Nats: Nyanyikanlah bagi Tuhan nyanyian baru, bernyanyilah bagi Tuhan, hai segenap bumi! (Mazmur 96:1)
Renungan:
NYANYIAN BARU
Berkali-kali saya mendengar keluhan dari beberapa jemaat terhadap lagu-lagu baru yang dinyanyikan di dalam kebaktian yang mereka ikuti. Mereka merasa asing dengannya sehingga tidak dapat turut menyanyikannya. Mereka lebih senang jika hanya akan menyanyikan lagu yang sudah terbiasa mereka dengar. Apakah ini adalah bagian dari pengalaman Anda? Bagaimanakah sebaiknya kita menyikapinya?
Ketika pemazmur mendorong kita untuk menyanyikan nyanyian baru, itu tidak selalu merujuk kepada lagu yang baru saja digubah atau diciptakan seseorang. Namun, nyanyian baru juga merupakan ekspresi atau sikap hati dari orang-orang yang mempunyai pengalaman baru dengan Allah atas pribadi-Nya, berkat, serta pemeliharaan-Nya. Jadi, bisa saja kita menyanyikan lagu lama dengan sikap hati yang baru, yang dipenuhi syukur karena telah kembali menyaksikan kebaikan Tuhan.
Nyanyian adalah salah satu media untuk mengungkapkan pujian, syukur, doa, dan harapan kita kepada Tuhan. Namun, nyanyian juga dapat menjadi media pengajaran bagi umat Tuhan. Karenanya, selayaknyalah kita terbuka dengan nyanyian baru, asalkan isinya berlandaskan firman Tuhan. Namun, jika kita diberi tanggung jawab untuk memilih nyanyian yang akan dilagukan dalam ibadah bersama, kita juga perlu memperhitungkan kemampuan bernyanyi seluruh jemaat. Agar seluruh umat Tuhan dapat dituntun mengalami perjumpaan dengan Dia melalui setiap lirik yang diungkapkan dalam lagu tersebut. Dengan demikian, nyanyian itu sendiri akan memberikan kita pengalaman baru untuk mengungkapkan pertobatan, komitmen, atau rasa syukur kita kepada Tuhan. --HT/www.renunganharian.net
KASIH DAN RAHMAT-NYA BARU TIAP HARI MAKA HATI KITA PUN DIPERBARUI UNTUK SENANTIASA MEMUJI DAN MEMULIAKAN NAMA-NYA.
e-RH situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: https://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2026/09/06/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?MAZMUR+96:1-6
MAZMUR 96:1-6
1 Nyanyikanlah nyanyian baru bagi TUHAN, menyanyilah bagi TUHAN, hai segenap bumi!
2 Menyanyilah bagi TUHAN, pujilah nama-Nya, kabarkanlah keselamatan yang dari pada-Nya dari hari ke hari.
3 Ceritakanlah kemuliaan-Nya di antara bangsa-bangsa dan perbuatan-perbuatan yang ajaib di antara segala suku bangsa.
4 Sebab TUHAN maha besar dan terpuji sangat, Ia lebih dahsyat dari pada segala allah.
5 Sebab segala allah bangsa-bangsa adalah hampa, tetapi Tuhanlah yang menjadikan langit.
6 Keagungan dan semarak ada di hadapan-Nya, kekuatan dan kehormatan ada di tempat kudus-Nya.
Bacaan Alkitab Setahun: https://alkitab.sabda.org/?Yehezkiel+23-24
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/Yehezkiel+23-24
e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Dilarang memperbanyak isi Renungan Harian® tanpa izin tertulis dari penerbit.
Renungan Harian® milik Yayasan Pelayanan Gloria -- Copyright © 2026 Yayasan Pelayanan Gloria.
- - -
Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Pelayanan Gloria.
BCA Rekening No. 456 500 8880 a.n. YAYASAN PELAYANAN GLORIA
