e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Sabtu, 5 September 2026
Bacaan : MATIUS 5:1-12
Setahun: Yehezkiel 21-22
Nats: "Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan." (Matius 5:6)
Renungan:
DIPUASKAN OLEH KRISTUS
Pernah tidak, setelah melakukan aktivitas seharian, tubuh kita terasa lemas dan pikiran fokus pada satu hal: makan dan minum? Saat lapar, kita tidak puas dengan camilan kecil. Kita mencari makanan yang menguatkan. Begitu juga ketika haus, seteguk air belum cukup sebelum dahaga benar-benar terpuaskan.
Dalam bacaan hari ini, "Khotbah di Bukit", Yesus menyatakan bahwa kebahagiaan sejati bukan lahir dari kenyamanan, melainkan dari kerinduan yang benar. "Lapar dan haus akan kebenaran" bukan sekadar ingin tahu, tetapi hasrat mendalam untuk hidup selaras dengan kehendak Allah. Dunia sering menawarkan "kebenaran" versi sendiri: opini, tren, atau pembenaran dosa. Namun, hati yang sungguh lapar tidak akan tenang sebelum menemukan yang murni, yaitu firman Tuhan dan karakter Kristus.
Kebenaran juga menyentuh cara hidup: jujur, adil, dan berintegritas. Lapar akan kebenaran berarti berani berkata "tidak" pada yang abu-abu, sekalipun menguntungkan, dan berani bertobat saat firman menegur. Orang yang lapar akan kebenaran tidak puas hanya "terlihat rohani"; ia rindu benar di dalam, bukan sekadar benar di luar.
Hari ini, mari periksa selera rohani kita. Apa yang paling kita cari: pengakuan orang, kemenangan argumen, atau kebenaran yang membentuk hati? Kurangi "camilan rohani" yang memberi kekenyangan palsu-gosip, konten yang memuaskan emosi, atau kebiasaan yang mengeraskan hati. Datanglah kepada Tuhan, baca firman, minta Roh Kudus menuntun, lalu taati langkah kecil yang Ia tunjukkan. Saat kita mengejar kebenaran, Tuhan memuaskan kita dengan damai dan arah hidup yang menuntun pada kebahagiaan sejati. --TMN/www.renunganharian.net
BAHAGIA SEJATI LAHIR DARI HATI YANG RINDU AKAN KEBENARAN, BUKAN DARI KENYANG SEMU.
e-RH situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: https://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2026/09/05/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?MATIUS+5:1-12
MATIUS 5:1-12
1 Ketika Yesus melihat orang banyak itu, naiklah Ia ke atas bukit dan setelah Ia duduk, datanglah murid-murid-Nya kepada-Nya.
2 Maka Yesuspun mulai berbicara dan mengajar mereka, kata-Nya:
3 "Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga.
4 Berbahagialah orang yang berdukacita, karena mereka akan dihibur.
5 Berbahagialah orang yang lemah lembut, karena mereka akan memiliki bumi.
6 Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan.
7 Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh kemurahan.
8 Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah.
9 Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah.
10 Berbahagialah orang yang dianiaya oleh sebab kebenaran, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga.
11 Berbahagialah kamu, jika karena Aku kamu dicela dan dianiaya dan kepadamu difitnahkan segala yang jahat.
12 Bersukacita dan bergembiralah, karena upahmu besar di sorga, sebab demikian juga telah dianiaya nabi-nabi yang sebelum kamu."
Bacaan Alkitab Setahun: https://alkitab.sabda.org/?Yehezkiel+21-22
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/Yehezkiel+21-22
e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Dilarang memperbanyak isi Renungan Harian® tanpa izin tertulis dari penerbit.
Renungan Harian® milik Yayasan Pelayanan Gloria -- Copyright © 2026 Yayasan Pelayanan Gloria.
- - -
Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Pelayanan Gloria.
BCA Rekening No. 456 500 8880 a.n. YAYASAN PELAYANAN GLORIA
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Sabtu, 5 September 2026
Bacaan : MATIUS 5:1-12
Setahun: Yehezkiel 21-22
Nats: "Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan." (Matius 5:6)
Renungan:
DIPUASKAN OLEH KRISTUS
Pernah tidak, setelah melakukan aktivitas seharian, tubuh kita terasa lemas dan pikiran fokus pada satu hal: makan dan minum? Saat lapar, kita tidak puas dengan camilan kecil. Kita mencari makanan yang menguatkan. Begitu juga ketika haus, seteguk air belum cukup sebelum dahaga benar-benar terpuaskan.
Dalam bacaan hari ini, "Khotbah di Bukit", Yesus menyatakan bahwa kebahagiaan sejati bukan lahir dari kenyamanan, melainkan dari kerinduan yang benar. "Lapar dan haus akan kebenaran" bukan sekadar ingin tahu, tetapi hasrat mendalam untuk hidup selaras dengan kehendak Allah. Dunia sering menawarkan "kebenaran" versi sendiri: opini, tren, atau pembenaran dosa. Namun, hati yang sungguh lapar tidak akan tenang sebelum menemukan yang murni, yaitu firman Tuhan dan karakter Kristus.
Kebenaran juga menyentuh cara hidup: jujur, adil, dan berintegritas. Lapar akan kebenaran berarti berani berkata "tidak" pada yang abu-abu, sekalipun menguntungkan, dan berani bertobat saat firman menegur. Orang yang lapar akan kebenaran tidak puas hanya "terlihat rohani"; ia rindu benar di dalam, bukan sekadar benar di luar.
Hari ini, mari periksa selera rohani kita. Apa yang paling kita cari: pengakuan orang, kemenangan argumen, atau kebenaran yang membentuk hati? Kurangi "camilan rohani" yang memberi kekenyangan palsu-gosip, konten yang memuaskan emosi, atau kebiasaan yang mengeraskan hati. Datanglah kepada Tuhan, baca firman, minta Roh Kudus menuntun, lalu taati langkah kecil yang Ia tunjukkan. Saat kita mengejar kebenaran, Tuhan memuaskan kita dengan damai dan arah hidup yang menuntun pada kebahagiaan sejati. --TMN/www.renunganharian.net
BAHAGIA SEJATI LAHIR DARI HATI YANG RINDU AKAN KEBENARAN, BUKAN DARI KENYANG SEMU.
e-RH situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: https://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2026/09/05/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?MATIUS+5:1-12
MATIUS 5:1-12
1 Ketika Yesus melihat orang banyak itu, naiklah Ia ke atas bukit dan setelah Ia duduk, datanglah murid-murid-Nya kepada-Nya.
2 Maka Yesuspun mulai berbicara dan mengajar mereka, kata-Nya:
3 "Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga.
4 Berbahagialah orang yang berdukacita, karena mereka akan dihibur.
5 Berbahagialah orang yang lemah lembut, karena mereka akan memiliki bumi.
6 Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan.
7 Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh kemurahan.
8 Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah.
9 Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah.
10 Berbahagialah orang yang dianiaya oleh sebab kebenaran, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga.
11 Berbahagialah kamu, jika karena Aku kamu dicela dan dianiaya dan kepadamu difitnahkan segala yang jahat.
12 Bersukacita dan bergembiralah, karena upahmu besar di sorga, sebab demikian juga telah dianiaya nabi-nabi yang sebelum kamu."
Bacaan Alkitab Setahun: https://alkitab.sabda.org/?Yehezkiel+21-22
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/Yehezkiel+21-22
e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Dilarang memperbanyak isi Renungan Harian® tanpa izin tertulis dari penerbit.
Renungan Harian® milik Yayasan Pelayanan Gloria -- Copyright © 2026 Yayasan Pelayanan Gloria.
- - -
Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Pelayanan Gloria.
BCA Rekening No. 456 500 8880 a.n. YAYASAN PELAYANAN GLORIA
