e-SH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Santapan Harian
Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Selasa, 18 Agustus 2026
Ayat SH: 2 Samuel 2:8-3:1
Judul: Harga Melawan Kerajaan Allah
Kerajaan Allah tidak dinyatakan tanpa perlawanan. Namun, mereka yang melawan Kerajaan Allah pasti akan membayar harga yang mahal.
Abner, panglima Saul, membawa Isboset, anak Saul, ke Mahanaim dan menjadikannya raja (2:8-9). Itulah mengapa Isboset menjadi raja atas kaum Israel selama 2 tahun, sedangkan Daud memerintah di Hebron atas kaum Yehuda selama 7, 5 tahun (2:10-11).
Setelah itu Abner membawa orang-orangnya untuk bertempur dengan Yoab dan hamba-hamba Daud. Dalam pertempuran di telaga Gibeon sebanyak 24 orang muda dari kedua belah pihak saling menikam dan semuanya mati (2:12-16).
Tetapi kemudian, Abner dan anak buahnya terpukul kalah oleh anak buah Daud. Dan akhirnya, dalam pertempuran sengit, 19 anak buah Daud, termasuk Asael adik Yoab mati, tetapi anak buah Daud berhasil menewaskan 360 orang dari orang-orang Abner (2:30-31).
Walau Daud sudah menjadi raja atas Yehuda, tetapi suku-suku yang lain belum mengakui Daud sebagai raja. Kita tidak tahu mengapa Daud memerintah di Hebron selama 7, 5 tahun, tetapi Isboset memerintah hanya selama 2 tahun. Mungkin dibutuhkan waktu lebih lama bagi Abner untuk membuat Isboset diakui sebagai raja, atau setelah Isboset mati, suku-suku lain tidak langsung mengakui Daud sebagai raja. Seharusnya, Abner dan Isboset tahu bahwa TUHAN telah mengurapi Daud menjadi raja menggantikan Saul (lih. 5:2). Ini berarti, mereka mendirikan kerajaan yang memberontak terhadap Allah. Tidak mengherankan, kita melihat bahwa kekuatan kerajaan Daud jauh lebih unggul dan kerajaan pembangkang itu membayar harga yang mahal atas pemberontakan mereka.
Kerajaan Allah di bumi memang tidak selalu berjalan dengan mulus. Tetapi, mereka yang berani melawan Kerajaan ini pasti akan membayar harga yang mahal. Kita harus beriman bahwa Allah tidak akan membiarkan begitu saja orang-orang yang melawan Kerajaan-Nya karena pada akhirnya mereka akan hancur kalaupun sementara ini mereka masih dapat bertahan. [INT]
e-SH versi web: https://www.sabda.org/publikasi/sh/2026/08/18/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?2+Samuel+2:8-3:1
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/2+Samuel+2:8-3:1
2 Samuel 2:8-3:1
8 Abner bin Ner, panglima Saul, telah mengambil Isyboset, anak Saul, dan membawanya ke Mahanaim
9 serta menjadikannya raja atas Gilead, atas orang Asyuri, atas Yizreel, atas Efraim dan atas Benyamin, bahkan atas seluruh Israel.
10 Isyboset bin Saul berumur empat puluh tahun pada waktu ia menjadi raja atas Israel dan ia memerintah dua tahun lamanya. Hanyalah kaum Yehuda yang mengikuti Daud.
11 Dan lamanya Daud memerintah di Hebron atas kaum Yehuda adalah tujuh tahun dan enam bulan.
12 Lalu Abner bin Ner dengan anak buah Isyboset bin Saul bergerak maju dari Mahanaim ke Gibeon.
13 Juga Yoab, anak Zeruya, dan anak buah Daud bergerak maju. Mereka saling bertemu di telaga Gibeon, lalu tinggal di sana, pihak yang satu di tepi telaga sebelah sini, dan pihak yang lain di tepi telaga sebelah sana.
14 Berkatalah Abner kepada Yoab: "Biarlah orang-orang muda tampil dan mengadakan pertandingan di depan kita." Jawab Yoab: "Baik."
15 Lalu tampillah mereka dan berjalan lewat dengan dihitung: dua belas orang dari suku Benyamin, dari Isyboset, anak Saul, dan dua belas orang dari anak buah Daud.
16 Kemudian mereka masing-masing menangkap kepala lawannya, dan menikamkan pedangnya ke lambung lawannya, sehingga rebahlah mereka bersama-sama. Sebab itu tempat itu disebutkan orang Helkat-Hazurim; letaknya dekat Gibeon.
17 Pada hari itu pertempuran sangat hebat, dan Abner serta orang-orang Israel terpukul kalah oleh anak buah Daud.
18 Ketiga anak laki-laki Zeruya, yakni Yoab, Abisai dan Asael ada di sana; Asael cepat larinya seperti kijang di padang.
19 Asael mengejar Abner dan tidak menyimpang ke kanan atau ke kiri dalam membuntutinya.
20 Lalu Abner berpaling ke belakang dan bertanya: "Engkaukah itu Asael?" Jawabnya: "Ya, aku."
21 Kemudian berkatalah Abner kepadanya: "Menyimpanglah ke kiri atau ke kanan, tangkaplah salah seorang dari orang-orang muda itu dan ambillah senjatanya." Tetapi Asael tidak mau berhenti membuntuti Abner.
22 Berkatalah sekali lagi Abner kepada Asael: "Berhentilah membuntuti aku. Apa aku harus memukul engkau sampai jatuh? Bagaimana aku dapat memandang muka Yoab, abangmu itu?"
23 Tetapi Asael menolak berhenti. Lalu Abner menusuk ke belakang ke perut Asael dengan tombaknya, sehingga tombak itu menembus belakangnya; dan rebahlah ia di sana dan mati di tempat itu juga. Semua orang yang datang ke tempat Asael rebah dan mati itu, berhenti di sana.
24 Tetapi Yoab dan Abisai mengejar Abner. Ketika matahari masuk dan mereka sampai ke dekat bukit Ama, yang ada di sebelah timur Giah, ke arah padang gurun Gibeon,
25 berhimpunlah bani Benyamin di belakang Abner menjadi satu gabungan dan bersiap-siap di puncak sebuah bukit.
26 Berserulah Abner kepada Yoab: "Haruskah pedang makan terus-menerus? Tidak tahukah engkau, bahwa kepahitan datang pada akhirnya? Berapa lama lagi engkau tidak mau mengatakan kepada rakyat itu, supaya mereka berhenti memburu saudara-saudaranya?"
27 Jawab Yoab: "Demi Allah yang hidup, sekiranya engkau berbicara tadi, maka tentulah sudah dari tadi pagi rakyat menarik diri dari memburu saudara-saudaranya."
28 Lalu Yoab meniup sangkakala dan seluruh rakyat berhenti; mereka tidak lagi mengejar orang Israel dan tidak berperang lagi.
29 Semalam-malaman Abner dan orang-orangnya berjalan melalui Araba-Yordan, menyeberangi sungai Yordan, berjalan terus hampir sepanjang siang, lalu sampai ke Mahanaim.
30 Ketika Yoab berhenti memburu Abner dan menghimpunkan seluruh rakyat, ternyata sembilan belas orang dari anak buah Daud hilang termasuk Asael.
31 Tetapi anak buah Daud menewaskan dari suku Benyamin, dari orang-orang Abner, tiga ratus enam puluh orang.
32 Mereka mengangkat mayat Asael dan menguburkannya di dalam kubur ayahnya yang di Betlehem. Kemudian berjalanlah Yoab dan orang-orangnya semalam-malaman itu dan sampai ke Hebron, ketika hari sudah terang.
1 Peperangan antara keluarga Saul dan keluarga Daud berlarut-larut; Daud kian lama kian kuat, sedang keluarga Saul kian lama kian lemah.
e-SH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Scripture Union Indonesia
e-SH Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
(e-SH) owner-i-kan-akar-Santapan-Harian@hub.xc.org
- - -
Anda diberkati melalui Santapan Harian?
Mari mendukung pelayanan Yayasan Pancar Pijar Alkitab (PPA)
Rekening BCA cab Pintu Air no. 106.30066.22 an. Yay Pancar Pijar Alkitab
e-Santapan Harian
Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Selasa, 18 Agustus 2026
Ayat SH: 2 Samuel 2:8-3:1
Judul: Harga Melawan Kerajaan Allah
Kerajaan Allah tidak dinyatakan tanpa perlawanan. Namun, mereka yang melawan Kerajaan Allah pasti akan membayar harga yang mahal.
Abner, panglima Saul, membawa Isboset, anak Saul, ke Mahanaim dan menjadikannya raja (2:8-9). Itulah mengapa Isboset menjadi raja atas kaum Israel selama 2 tahun, sedangkan Daud memerintah di Hebron atas kaum Yehuda selama 7, 5 tahun (2:10-11).
Setelah itu Abner membawa orang-orangnya untuk bertempur dengan Yoab dan hamba-hamba Daud. Dalam pertempuran di telaga Gibeon sebanyak 24 orang muda dari kedua belah pihak saling menikam dan semuanya mati (2:12-16).
Tetapi kemudian, Abner dan anak buahnya terpukul kalah oleh anak buah Daud. Dan akhirnya, dalam pertempuran sengit, 19 anak buah Daud, termasuk Asael adik Yoab mati, tetapi anak buah Daud berhasil menewaskan 360 orang dari orang-orang Abner (2:30-31).
Walau Daud sudah menjadi raja atas Yehuda, tetapi suku-suku yang lain belum mengakui Daud sebagai raja. Kita tidak tahu mengapa Daud memerintah di Hebron selama 7, 5 tahun, tetapi Isboset memerintah hanya selama 2 tahun. Mungkin dibutuhkan waktu lebih lama bagi Abner untuk membuat Isboset diakui sebagai raja, atau setelah Isboset mati, suku-suku lain tidak langsung mengakui Daud sebagai raja. Seharusnya, Abner dan Isboset tahu bahwa TUHAN telah mengurapi Daud menjadi raja menggantikan Saul (lih. 5:2). Ini berarti, mereka mendirikan kerajaan yang memberontak terhadap Allah. Tidak mengherankan, kita melihat bahwa kekuatan kerajaan Daud jauh lebih unggul dan kerajaan pembangkang itu membayar harga yang mahal atas pemberontakan mereka.
Kerajaan Allah di bumi memang tidak selalu berjalan dengan mulus. Tetapi, mereka yang berani melawan Kerajaan ini pasti akan membayar harga yang mahal. Kita harus beriman bahwa Allah tidak akan membiarkan begitu saja orang-orang yang melawan Kerajaan-Nya karena pada akhirnya mereka akan hancur kalaupun sementara ini mereka masih dapat bertahan. [INT]
e-SH versi web: https://www.sabda.org/publikasi/sh/2026/08/18/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?2+Samuel+2:8-3:1
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/2+Samuel+2:8-3:1
2 Samuel 2:8-3:1
8 Abner bin Ner, panglima Saul, telah mengambil Isyboset, anak Saul, dan membawanya ke Mahanaim
9 serta menjadikannya raja atas Gilead, atas orang Asyuri, atas Yizreel, atas Efraim dan atas Benyamin, bahkan atas seluruh Israel.
10 Isyboset bin Saul berumur empat puluh tahun pada waktu ia menjadi raja atas Israel dan ia memerintah dua tahun lamanya. Hanyalah kaum Yehuda yang mengikuti Daud.
11 Dan lamanya Daud memerintah di Hebron atas kaum Yehuda adalah tujuh tahun dan enam bulan.
12 Lalu Abner bin Ner dengan anak buah Isyboset bin Saul bergerak maju dari Mahanaim ke Gibeon.
13 Juga Yoab, anak Zeruya, dan anak buah Daud bergerak maju. Mereka saling bertemu di telaga Gibeon, lalu tinggal di sana, pihak yang satu di tepi telaga sebelah sini, dan pihak yang lain di tepi telaga sebelah sana.
14 Berkatalah Abner kepada Yoab: "Biarlah orang-orang muda tampil dan mengadakan pertandingan di depan kita." Jawab Yoab: "Baik."
15 Lalu tampillah mereka dan berjalan lewat dengan dihitung: dua belas orang dari suku Benyamin, dari Isyboset, anak Saul, dan dua belas orang dari anak buah Daud.
16 Kemudian mereka masing-masing menangkap kepala lawannya, dan menikamkan pedangnya ke lambung lawannya, sehingga rebahlah mereka bersama-sama. Sebab itu tempat itu disebutkan orang Helkat-Hazurim; letaknya dekat Gibeon.
17 Pada hari itu pertempuran sangat hebat, dan Abner serta orang-orang Israel terpukul kalah oleh anak buah Daud.
18 Ketiga anak laki-laki Zeruya, yakni Yoab, Abisai dan Asael ada di sana; Asael cepat larinya seperti kijang di padang.
19 Asael mengejar Abner dan tidak menyimpang ke kanan atau ke kiri dalam membuntutinya.
20 Lalu Abner berpaling ke belakang dan bertanya: "Engkaukah itu Asael?" Jawabnya: "Ya, aku."
21 Kemudian berkatalah Abner kepadanya: "Menyimpanglah ke kiri atau ke kanan, tangkaplah salah seorang dari orang-orang muda itu dan ambillah senjatanya." Tetapi Asael tidak mau berhenti membuntuti Abner.
22 Berkatalah sekali lagi Abner kepada Asael: "Berhentilah membuntuti aku. Apa aku harus memukul engkau sampai jatuh? Bagaimana aku dapat memandang muka Yoab, abangmu itu?"
23 Tetapi Asael menolak berhenti. Lalu Abner menusuk ke belakang ke perut Asael dengan tombaknya, sehingga tombak itu menembus belakangnya; dan rebahlah ia di sana dan mati di tempat itu juga. Semua orang yang datang ke tempat Asael rebah dan mati itu, berhenti di sana.
24 Tetapi Yoab dan Abisai mengejar Abner. Ketika matahari masuk dan mereka sampai ke dekat bukit Ama, yang ada di sebelah timur Giah, ke arah padang gurun Gibeon,
25 berhimpunlah bani Benyamin di belakang Abner menjadi satu gabungan dan bersiap-siap di puncak sebuah bukit.
26 Berserulah Abner kepada Yoab: "Haruskah pedang makan terus-menerus? Tidak tahukah engkau, bahwa kepahitan datang pada akhirnya? Berapa lama lagi engkau tidak mau mengatakan kepada rakyat itu, supaya mereka berhenti memburu saudara-saudaranya?"
27 Jawab Yoab: "Demi Allah yang hidup, sekiranya engkau berbicara tadi, maka tentulah sudah dari tadi pagi rakyat menarik diri dari memburu saudara-saudaranya."
28 Lalu Yoab meniup sangkakala dan seluruh rakyat berhenti; mereka tidak lagi mengejar orang Israel dan tidak berperang lagi.
29 Semalam-malaman Abner dan orang-orangnya berjalan melalui Araba-Yordan, menyeberangi sungai Yordan, berjalan terus hampir sepanjang siang, lalu sampai ke Mahanaim.
30 Ketika Yoab berhenti memburu Abner dan menghimpunkan seluruh rakyat, ternyata sembilan belas orang dari anak buah Daud hilang termasuk Asael.
31 Tetapi anak buah Daud menewaskan dari suku Benyamin, dari orang-orang Abner, tiga ratus enam puluh orang.
32 Mereka mengangkat mayat Asael dan menguburkannya di dalam kubur ayahnya yang di Betlehem. Kemudian berjalanlah Yoab dan orang-orangnya semalam-malaman itu dan sampai ke Hebron, ketika hari sudah terang.
1 Peperangan antara keluarga Saul dan keluarga Daud berlarut-larut; Daud kian lama kian kuat, sedang keluarga Saul kian lama kian lemah.
e-SH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Scripture Union Indonesia
e-SH Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
(e-SH) owner-i-kan-akar-Santapan-Harian@hub.xc.org
- - -
Anda diberkati melalui Santapan Harian?
Mari mendukung pelayanan Yayasan Pancar Pijar Alkitab (PPA)
Rekening BCA cab Pintu Air no. 106.30066.22 an. Yay Pancar Pijar Alkitab
