e-SH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Santapan Harian
Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Senin, 19 Oktober 2026
Ayat SH: 1 Raja-raja 8:54-66
Judul: Berkat Mendahului Kesetiaan
Manusia cenderung tak pernah puas atas miliknya. Makin banyak yang dimiliki, makin banyak pula yang diinginkan. Jadi, makin banyak kebaikan Tuhan yang didapat, makin banyak lagi yang diminta. Bagaimana dengan Salomo, apakah demikian juga?
Setelah sukses mendirikan Bait Suci, Salomo tidak meminta untuk diberi lebih banyak keberhasilan. Sebaliknya, dia memohon supaya TUHAN selalu menyertai bahkan mencondongkan hati umat kepada TUHAN sendiri (57-58). Hal itu ditegaskan lagi dalam ajakannya kepada umat, supaya tetap senantiasa setia kepada TUHAN (61).
Tampak Salomo sangat menyadari keberadaan dirinya dan seluruh umat Israel. Keberhasilan mereka memiliki Bait Suci bukan karena daya upaya mereka sendiri, melainkan karena anugerah TUHAN. Oleh karena itu, sudah selayaknya, dalam sukacita pesta penahbisan Bait Suci itu, mereka merendahkan hati untuk mengakui kemahakuasaan TUHAN (62-66).
Salomo sadar bahwa dalam kelemahan sebagai manusia, sesudah mendapat kesenangan, mereka bisa saja menjadi sombong dan melupakan Tuhan. Itulah sebabnya, dia memohon supaya seluruh umat diberi hati yang selalu condong kepada TUHAN dan setia sepenuhnya kepada-Nya. Kesadaran ini menolong Salomo untuk melanjutkan perjalanan hidupnya dengan rendah hati.
Sikap seperti itu kiranya juga ada dalam diri kita. Tak layak kalau kita menjadi serakah, ingin lebih dan lebih lagi. Sebaliknya, mestinya kesadaran akan berkat Tuhan membuat kita makin merendahkan hati di hadapan-Nya dan menjadikan segala pencapaian sebagai alasan untuk tunduk kepada Tuhan.
Dengan demikian, kita setia kepada Tuhan bukan demi mendapatkan berkat. Sebaliknya, justru karena kita sudah diberkati, kita tunduk dan setia kepada-Nya sebagai bentuk syukur dan bakti kita. Hari ini kita hidup bukan untuk menggapai lebih banyak berkat. Kita hidup untuk mensyukuri berkat Tuhan dan memeliharanya dengan kesetiaan kepada-Nya. [KRS]
e-SH versi web: https://www.sabda.org/publikasi/sh/2026/10/19/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?1+Raja-raja+8:54-66
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/1+Raja-raja+8:54-66
1 Raja-raja 8:54-66
54 Ketika Salomo selesai memanjatkan segala doa dan permohonan itu kepada TUHAN, bangkitlah ia dari depan mezbah TUHAN setelah berlutut dengan menadahkan tangannya ke langit.
55 Maka berdirilah ia dan memberkati segenap jemaah Israel dengan suara nyaring, katanya:
56 "Terpujilah TUHAN yang memberikan tempat perhentian kepada umat-Nya Israel tepat seperti yang difirmankan-Nya; dari segala yang baik, yang telah dijanjikan-Nya dengan perantaraan Musa, hamba-Nya, tidak ada satupun yang tidak dipenuhi.
57 Kiranya TUHAN, Allah kita, menyertai kita sebagaimana Ia telah menyertai nenek moyang kita, janganlah Ia meninggalkan kita dan janganlah Ia membuangkan kita,
58 tetapi hendaklah dicondongkan-Nya hati kita kepada-Nya untuk hidup menurut segala jalan yang ditunjukkan-Nya, dan untuk tetap mengikuti segala perintah-Nya dan ketetapan-Nya dan peraturan-Nya yang telah diperintahkan-Nya kepada nenek moyang kita.
59 Hendaklah perkataan yang telah kupohonkan tadi di hadapan TUHAN, dekat pada TUHAN, Allah kita, siang dan malam, supaya Ia memberikan keadilan kepada hamba-Nya dan kepada umat-Nya Israel menurut yang perlu pada setiap hari,
60 supaya segala bangsa di bumi tahu, bahwa Tuhanlah Allah, dan tidak ada yang lain,
61 dan hendaklah kamu berpaut kepada TUHAN, Allah kita, dengan sepenuh hatimu dan dengan hidup menurut segala ketetapan-Nya dan dengan tetap mengikuti segala perintah-Nya seperti pada hari ini."
62 Lalu raja bersama-sama segenap Israel mempersembahkan korban sembelihan di hadapan TUHAN.
63 Sebagai korban keselamatannya kepada TUHAN Salomo mempersembahkan dua puluh dua ribu ekor lembu sapi dan seratus dua puluh ribu ekor kambing domba. Demikianlah raja dan segenap Israel mentahbiskan rumah TUHAN itu.
64 Pada hari itu juga raja menguduskan pertengahan pelataran yang di depan rumah TUHAN, sebab di situlah ia mempersembahkan korban bakaran, korban sajian dan segala lemak korban keselamatan, sebab mezbah tembaga yang di hadapan TUHAN itu terlalu kecil untuk memuat korban bakaran dan korban sajian dan segala lemak korban keselamatan itu.
65 Lalu Salomo mengadakan perayaan pada waktu itu juga, di hadapan TUHAN, Allah kita, selama tujuh hari, bersama-sama dengan seluruh Israel, suatu jemaah yang besar, dari jalan masuk ke Hamat sampai sungai Mesir.
66 Pada hari yang kedelapan disuruhnya bangsa itu pergi, maka mereka memohon berkat untuk raja, lalu pulang ke kemah mereka sambil bersukacita dan bergembira atas segala kebaikan yang telah dilakukan TUHAN kepada Daud, hamba-Nya, dan kepada orang Israel, umat-Nya.
e-SH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Scripture Union Indonesia
e-SH Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
(e-SH) owner-i-kan-akar-Santapan-Harian@hub.xc.org
- - -
Anda diberkati melalui Santapan Harian?
Mari mendukung pelayanan Yayasan Pancar Pijar Alkitab (PPA)
Rekening BCA cab Pintu Air no. 106.30066.22 an. Yay Pancar Pijar Alkitab
e-Santapan Harian
Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Senin, 19 Oktober 2026
Ayat SH: 1 Raja-raja 8:54-66
Judul: Berkat Mendahului Kesetiaan
Manusia cenderung tak pernah puas atas miliknya. Makin banyak yang dimiliki, makin banyak pula yang diinginkan. Jadi, makin banyak kebaikan Tuhan yang didapat, makin banyak lagi yang diminta. Bagaimana dengan Salomo, apakah demikian juga?
Setelah sukses mendirikan Bait Suci, Salomo tidak meminta untuk diberi lebih banyak keberhasilan. Sebaliknya, dia memohon supaya TUHAN selalu menyertai bahkan mencondongkan hati umat kepada TUHAN sendiri (57-58). Hal itu ditegaskan lagi dalam ajakannya kepada umat, supaya tetap senantiasa setia kepada TUHAN (61).
Tampak Salomo sangat menyadari keberadaan dirinya dan seluruh umat Israel. Keberhasilan mereka memiliki Bait Suci bukan karena daya upaya mereka sendiri, melainkan karena anugerah TUHAN. Oleh karena itu, sudah selayaknya, dalam sukacita pesta penahbisan Bait Suci itu, mereka merendahkan hati untuk mengakui kemahakuasaan TUHAN (62-66).
Salomo sadar bahwa dalam kelemahan sebagai manusia, sesudah mendapat kesenangan, mereka bisa saja menjadi sombong dan melupakan Tuhan. Itulah sebabnya, dia memohon supaya seluruh umat diberi hati yang selalu condong kepada TUHAN dan setia sepenuhnya kepada-Nya. Kesadaran ini menolong Salomo untuk melanjutkan perjalanan hidupnya dengan rendah hati.
Sikap seperti itu kiranya juga ada dalam diri kita. Tak layak kalau kita menjadi serakah, ingin lebih dan lebih lagi. Sebaliknya, mestinya kesadaran akan berkat Tuhan membuat kita makin merendahkan hati di hadapan-Nya dan menjadikan segala pencapaian sebagai alasan untuk tunduk kepada Tuhan.
Dengan demikian, kita setia kepada Tuhan bukan demi mendapatkan berkat. Sebaliknya, justru karena kita sudah diberkati, kita tunduk dan setia kepada-Nya sebagai bentuk syukur dan bakti kita. Hari ini kita hidup bukan untuk menggapai lebih banyak berkat. Kita hidup untuk mensyukuri berkat Tuhan dan memeliharanya dengan kesetiaan kepada-Nya. [KRS]
e-SH versi web: https://www.sabda.org/publikasi/sh/2026/10/19/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?1+Raja-raja+8:54-66
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/1+Raja-raja+8:54-66
1 Raja-raja 8:54-66
54 Ketika Salomo selesai memanjatkan segala doa dan permohonan itu kepada TUHAN, bangkitlah ia dari depan mezbah TUHAN setelah berlutut dengan menadahkan tangannya ke langit.
55 Maka berdirilah ia dan memberkati segenap jemaah Israel dengan suara nyaring, katanya:
56 "Terpujilah TUHAN yang memberikan tempat perhentian kepada umat-Nya Israel tepat seperti yang difirmankan-Nya; dari segala yang baik, yang telah dijanjikan-Nya dengan perantaraan Musa, hamba-Nya, tidak ada satupun yang tidak dipenuhi.
57 Kiranya TUHAN, Allah kita, menyertai kita sebagaimana Ia telah menyertai nenek moyang kita, janganlah Ia meninggalkan kita dan janganlah Ia membuangkan kita,
58 tetapi hendaklah dicondongkan-Nya hati kita kepada-Nya untuk hidup menurut segala jalan yang ditunjukkan-Nya, dan untuk tetap mengikuti segala perintah-Nya dan ketetapan-Nya dan peraturan-Nya yang telah diperintahkan-Nya kepada nenek moyang kita.
59 Hendaklah perkataan yang telah kupohonkan tadi di hadapan TUHAN, dekat pada TUHAN, Allah kita, siang dan malam, supaya Ia memberikan keadilan kepada hamba-Nya dan kepada umat-Nya Israel menurut yang perlu pada setiap hari,
60 supaya segala bangsa di bumi tahu, bahwa Tuhanlah Allah, dan tidak ada yang lain,
61 dan hendaklah kamu berpaut kepada TUHAN, Allah kita, dengan sepenuh hatimu dan dengan hidup menurut segala ketetapan-Nya dan dengan tetap mengikuti segala perintah-Nya seperti pada hari ini."
62 Lalu raja bersama-sama segenap Israel mempersembahkan korban sembelihan di hadapan TUHAN.
63 Sebagai korban keselamatannya kepada TUHAN Salomo mempersembahkan dua puluh dua ribu ekor lembu sapi dan seratus dua puluh ribu ekor kambing domba. Demikianlah raja dan segenap Israel mentahbiskan rumah TUHAN itu.
64 Pada hari itu juga raja menguduskan pertengahan pelataran yang di depan rumah TUHAN, sebab di situlah ia mempersembahkan korban bakaran, korban sajian dan segala lemak korban keselamatan, sebab mezbah tembaga yang di hadapan TUHAN itu terlalu kecil untuk memuat korban bakaran dan korban sajian dan segala lemak korban keselamatan itu.
65 Lalu Salomo mengadakan perayaan pada waktu itu juga, di hadapan TUHAN, Allah kita, selama tujuh hari, bersama-sama dengan seluruh Israel, suatu jemaah yang besar, dari jalan masuk ke Hamat sampai sungai Mesir.
66 Pada hari yang kedelapan disuruhnya bangsa itu pergi, maka mereka memohon berkat untuk raja, lalu pulang ke kemah mereka sambil bersukacita dan bergembira atas segala kebaikan yang telah dilakukan TUHAN kepada Daud, hamba-Nya, dan kepada orang Israel, umat-Nya.
e-SH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Scripture Union Indonesia
e-SH Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
(e-SH) owner-i-kan-akar-Santapan-Harian@hub.xc.org
- - -
Anda diberkati melalui Santapan Harian?
Mari mendukung pelayanan Yayasan Pancar Pijar Alkitab (PPA)
Rekening BCA cab Pintu Air no. 106.30066.22 an. Yay Pancar Pijar Alkitab
