e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Selasa, 16 Juni 2026
Bacaan : YOHANES 9:1-7
Setahun: Mazmur 17-20
Nats: Jawab Yesus, "Bukan dia dan bukan juga orang tuanya, tetapi supaya pekerjaan-pekerjaan Allah dinyatakan di dalam dia." (Yohanes 9:3)
Renungan:
PANGGUNG PERTUNJUKAN
Mengalami kecelakaan, ditimpa bencana, sakit parah, usaha bangkrut, ditipu rekan bisnis, dan lainnya adalah beberapa contoh hal buruk yang bisa menimpa siapa saja. Sayangnya, banyak orang berkesimpulan bahwa hal-hal itu terjadi sebagai akibat dari dosa. Dipandang sebagai hukuman Allah. Cara pandang itulah yang juga pernah dimiliki murid-murid Yesus saat bertemu seorang yang buta sejak lahirnya. Mereka menyimpulkan bahwa kebutaan itu terjadi karena dosanya sendiri, atau dosa orang tuanya.
Namun, Yesus tidak membenarkan kesimpulan mereka, malahan Dia mengoreksinya. Memang, banyak hal buruk terjadi sebagai akibat dosa. Namun, tidak otomatis demikian. Yesus pun memberi mereka pemahaman baru. Ada kekurangan, kelemahan, penderitaan yang bukan merupakan akibat dosa seseorang. Namun, Allah mengizinkan itu terjadi supaya Dia menggunakan situasi itu untuk menyatakan kuasa-Nya. Orang yang buta sejak lahir itu menjadi panggung di mana Allah menyatakan mukjizat-Nya dengan mencelikkan mata-Nya sehingga ia menjadi saksi atas apa yang diperbuat Yesus baginya.
Ya, berbagai kesukaran dan penderitaan yang kita alami dalam hidup dapat kita maknai sebagai panggung pertunjukan di mana Allah sedang menuliskan kisah untuk kita lakonkan. Kisah itu ditunjukkan kepada dunia agar banyak orang menyaksikan kasih dan kuasa Allah melalui hidup kita. Karenanya, mari menjalankan peran kita dengan baik, penuh syukur, mencerminkan kasih, memberi dorongan, serta tidak sembarangan menghakimi orang lain. Kita pun belajar untuk memandang kisah hidup setiap orang sebagai panggung pertunjukan karya Allah. --HT/www.renunganharian.net
SETIAP LAKON HIDUP KITA DAPAT MENYAKSIKAN KARYA TUHAN. JALANI DENGAN SUKACITA SESUAI KEHENDAK-NYA.
e-RH situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: https://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2026/06/16/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?YOHANES+9:1-7
YOHANES 9:1-7
1 Waktu Yesus sedang lewat, Ia melihat seorang yang buta sejak lahirnya.
2 Murid-murid-Nya bertanya kepada-Nya: "Rabi, siapakah yang berbuat dosa, orang ini sendiri atau orang tuanya, sehingga ia dilahirkan buta?"
3 Jawab Yesus: "Bukan dia dan bukan juga orang tuanya, tetapi karena pekerjaan-pekerjaan Allah harus dinyatakan di dalam dia.
4 Kita harus mengerjakan pekerjaan Dia yang mengutus Aku, selama masih siang; akan datang malam, di mana tidak ada seorangpun yang dapat bekerja.
5 Selama Aku di dalam dunia, Akulah terang dunia."
6 Setelah Ia mengatakan semuanya itu, Ia meludah ke tanah, dan mengaduk ludahnya itu dengan tanah, lalu mengoleskannya pada mata orang buta tadi
7 dan berkata kepadanya: "Pergilah, basuhlah dirimu dalam kolam Siloam." Siloam artinya: "Yang diutus." Maka pergilah orang itu, ia membasuh dirinya lalu kembali dengan matanya sudah melek.
Bacaan Alkitab Setahun: https://alkitab.sabda.org/?Mazmur+17-20
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/Mazmur+17-20
e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Dilarang memperbanyak isi Renungan Harian® tanpa izin tertulis dari penerbit.
Renungan Harian® milik Yayasan Pelayanan Gloria -- Copyright © 2026 Yayasan Pelayanan Gloria.
- - -
Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Pelayanan Gloria.
BCA Rekening No. 456 500 8880 a.n. YAYASAN PELAYANAN GLORIA
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Selasa, 16 Juni 2026
Bacaan : YOHANES 9:1-7
Setahun: Mazmur 17-20
Nats: Jawab Yesus, "Bukan dia dan bukan juga orang tuanya, tetapi supaya pekerjaan-pekerjaan Allah dinyatakan di dalam dia." (Yohanes 9:3)
Renungan:
PANGGUNG PERTUNJUKAN
Mengalami kecelakaan, ditimpa bencana, sakit parah, usaha bangkrut, ditipu rekan bisnis, dan lainnya adalah beberapa contoh hal buruk yang bisa menimpa siapa saja. Sayangnya, banyak orang berkesimpulan bahwa hal-hal itu terjadi sebagai akibat dari dosa. Dipandang sebagai hukuman Allah. Cara pandang itulah yang juga pernah dimiliki murid-murid Yesus saat bertemu seorang yang buta sejak lahirnya. Mereka menyimpulkan bahwa kebutaan itu terjadi karena dosanya sendiri, atau dosa orang tuanya.
Namun, Yesus tidak membenarkan kesimpulan mereka, malahan Dia mengoreksinya. Memang, banyak hal buruk terjadi sebagai akibat dosa. Namun, tidak otomatis demikian. Yesus pun memberi mereka pemahaman baru. Ada kekurangan, kelemahan, penderitaan yang bukan merupakan akibat dosa seseorang. Namun, Allah mengizinkan itu terjadi supaya Dia menggunakan situasi itu untuk menyatakan kuasa-Nya. Orang yang buta sejak lahir itu menjadi panggung di mana Allah menyatakan mukjizat-Nya dengan mencelikkan mata-Nya sehingga ia menjadi saksi atas apa yang diperbuat Yesus baginya.
Ya, berbagai kesukaran dan penderitaan yang kita alami dalam hidup dapat kita maknai sebagai panggung pertunjukan di mana Allah sedang menuliskan kisah untuk kita lakonkan. Kisah itu ditunjukkan kepada dunia agar banyak orang menyaksikan kasih dan kuasa Allah melalui hidup kita. Karenanya, mari menjalankan peran kita dengan baik, penuh syukur, mencerminkan kasih, memberi dorongan, serta tidak sembarangan menghakimi orang lain. Kita pun belajar untuk memandang kisah hidup setiap orang sebagai panggung pertunjukan karya Allah. --HT/www.renunganharian.net
SETIAP LAKON HIDUP KITA DAPAT MENYAKSIKAN KARYA TUHAN. JALANI DENGAN SUKACITA SESUAI KEHENDAK-NYA.
e-RH situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: https://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2026/06/16/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?YOHANES+9:1-7
YOHANES 9:1-7
1 Waktu Yesus sedang lewat, Ia melihat seorang yang buta sejak lahirnya.
2 Murid-murid-Nya bertanya kepada-Nya: "Rabi, siapakah yang berbuat dosa, orang ini sendiri atau orang tuanya, sehingga ia dilahirkan buta?"
3 Jawab Yesus: "Bukan dia dan bukan juga orang tuanya, tetapi karena pekerjaan-pekerjaan Allah harus dinyatakan di dalam dia.
4 Kita harus mengerjakan pekerjaan Dia yang mengutus Aku, selama masih siang; akan datang malam, di mana tidak ada seorangpun yang dapat bekerja.
5 Selama Aku di dalam dunia, Akulah terang dunia."
6 Setelah Ia mengatakan semuanya itu, Ia meludah ke tanah, dan mengaduk ludahnya itu dengan tanah, lalu mengoleskannya pada mata orang buta tadi
7 dan berkata kepadanya: "Pergilah, basuhlah dirimu dalam kolam Siloam." Siloam artinya: "Yang diutus." Maka pergilah orang itu, ia membasuh dirinya lalu kembali dengan matanya sudah melek.
Bacaan Alkitab Setahun: https://alkitab.sabda.org/?Mazmur+17-20
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/Mazmur+17-20
e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Dilarang memperbanyak isi Renungan Harian® tanpa izin tertulis dari penerbit.
Renungan Harian® milik Yayasan Pelayanan Gloria -- Copyright © 2026 Yayasan Pelayanan Gloria.
- - -
Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Pelayanan Gloria.
BCA Rekening No. 456 500 8880 a.n. YAYASAN PELAYANAN GLORIA
