e-SH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Santapan Harian
Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Senin, 22 Juni 2026
Ayat SH: 1 Samuel 2:11-26
Judul: Satu Tempat, Dua Kenyataan
Ketika suatu benda diikat dengan tali dan diputar, ada gaya sentripetal, daya tarikan ke pusat lingkaran, dan gaya sentrifugal, daya dorongan ke luar lingkaran. Jadi, pada saat bersamaan ada dua arah gerakan yang bertolak belakang.
Pada pusat yang sama, di tempat Imam Eli melayani, terlihat dua kenyataan yang bertolak belakang. Di satu sisi ada Samuel. Ia adalah pelayan TUHAN di bawah pengawasan Imam Eli (11), dan juga di hadapan TUHAN (18). Ia mendapat perhatian dan dukungan ibunya untuk melayani (19). Imam Eli pun memberkati orang tuanya sehingga TUHAN menambahkan lima anak lagi (20-21). Dan Samuel bertumbuh besar dan makin disukai TUHAN maupun sesama (26).
Sebaliknya, di sisi lain ada anak-anak lelaki Eli. Mereka adalah orang durjana yang tidak mengindahkan TUHAN (12). Mereka memperlakukan persembahan umat sesukanya, juga mengambil paksa daging dan lemak yang bukan bagian mereka (13-17). Bahkan, mereka tidur dengan para pelayan (22). Eli menegur, tetapi mereka tidak mendengarkannya (23-25).
Sebagai imam, tentunya Eli mengajari anak-anaknya untuk menghormati dan melayani Tuhan. Namun, kenyataannya kedua anaknya menista Tuhan. Mengapa hal ini bisa terjadi? Hofni dan Pinehas memiliki jabatan sebagai imam, tetapi yang mereka lakukan adalah kejahatan. Mereka terus berbuat jahat karena ayah mereka tidak mencegah mereka (1Sam. 3:13). Akibatnya, mereka mencela Tuhan yang seharusnya mereka layani.
Samuel juga melayani di tempat yang sama dengan Hofni dan Pinehas, tetapi ia memperlihatkan sikap yang sangat berbeda. Bagaimana hal ini terjadi? Samuel memiliki hati yang mau mendengarkan ajaran Eli dan menaati perintah Tuhan. Ia tidak hanya menerima jabatan imam, tetapi juga menjalankan tugasnya di hadapan Tuhan sebagaimana mestinya. Hasilnya, ia menerima berkat pemeliharaan dari Tuhan dan kasih dari sesama.
Di dunia di mana banyak orang melayani keinginan mereka sendiri, siapa yang akan kita layani? Lingkungan kita boleh sama, tetapi dengarkanlah dan taatilah Tuhan. [DLT]
e-SH versi web: https://www.sabda.org/publikasi/sh/2026/06/22/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?1+Samuel+2:11-26
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/1+Samuel+2:11-26
1 Samuel 2:11-26
11 Lalu pulanglah Elkana ke Rama tetapi anak itu menjadi pelayan TUHAN di bawah pengawasan imam Eli.
12 Adapun anak-anak lelaki Eli adalah orang-orang dursila; mereka tidak mengindahkan TUHAN,
13 ataupun batas hak para imam terhadap bangsa itu. Setiap kali seseorang mempersembahkan korban sembelihan, sementara daging itu dimasak, datanglah bujang imam membawa garpu bergigi tiga di tangannya
14 dan dicucukkannya ke dalam bejana atau ke dalam kuali atau ke dalam belanga atau ke dalam periuk. Segala yang ditarik dengan garpu itu ke atas, diambil imam itu untuk dirinya sendiri. Demikianlah mereka memperlakukan semua orang Israel yang datang ke sana, ke Silo.
15 Bahkan sebelum lemaknya dibakar, bujang imam itu datang, lalu berkata kepada orang yang mempersembahkan korban itu: "Berikanlah daging kepada imam untuk dipanggang, sebab ia tidak mau menerima dari padamu daging yang dimasak, hanya yang mentah saja."
16 Apabila orang itu menjawabnya: "Bukankah lemak itu harus dibakar dahulu, kemudian barulah ambil bagimu sesuka hatimu," maka berkatalah ia kepada orang itu: "Sekarang juga harus kauberikan, kalau tidak, aku akan mengambilnya dengan kekerasan."
17 Dengan demikian sangat besarlah dosa kedua orang muda itu di hadapan TUHAN, sebab mereka memandang rendah korban untuk TUHAN.
18 Adapun Samuel menjadi pelayan di hadapan TUHAN; ia masih anak-anak, yang tubuhnya berlilitkan baju efod dari kain lenan.
19 Setiap tahun ibunya membuatkan dia jubah kecil dan membawa jubah itu kepadanya, apabila ia bersama-sama suaminya pergi mempersembahkan korban sembelihan tahunan.
20 Lalu Eli memberkati Elkana dan isterinya, katanya: "TUHAN kiranya memberikan keturunan kepadamu dari perempuan ini pengganti yang telah diserahkannya kepada TUHAN." Sesudah itu pulanglah mereka ke tempat kediamannya.
21 Dan TUHAN mengindahkan Hana, sehingga dia mengandung dan melahirkan tiga anak laki-laki dan dua anak perempuan lagi. Sementara itu makin besarlah Samuel yang muda itu di hadapan TUHAN.
22 Eli telah sangat tua. Apabila didengarnya segala sesuatu yang dilakukan anak-anaknya terhadap semua orang Israel dan bahwa mereka itu tidur dengan perempuan-perempuan yang melayani di depan pintu Kemah Pertemuan,
23 berkatalah ia kepada mereka: "Mengapa kamu melakukan hal-hal yang begitu, sehingga kudengar dari segenap bangsa ini tentang perbuatan-perbuatanmu yang jahat itu?
24 Janganlah begitu, anak-anakku. Bukan kabar baik yang kudengar itu bahwa kamu menyebabkan umat TUHAN melakukan pelanggaran.
25 Jika seseorang berdosa terhadap seorang yang lain, maka Allah yang akan mengadili; tetapi jika seseorang berdosa terhadap TUHAN, siapakah yang menjadi perantara baginya?" Tetapi tidaklah didengarkan mereka perkataan ayahnya itu, sebab TUHAN hendak mematikan mereka.
26 Tetapi Samuel yang muda itu, semakin besar dan semakin disukai, baik di hadapan TUHAN maupun di hadapan manusia.
e-SH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Scripture Union Indonesia
e-SH Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
(e-SH) owner-i-kan-akar-Santapan-Harian@hub.xc.org
- - -
Anda diberkati melalui Santapan Harian?
Mari mendukung pelayanan Yayasan Pancar Pijar Alkitab (PPA)
Rekening BCA cab Pintu Air no. 106.30066.22 an. Yay Pancar Pijar Alkitab
e-Santapan Harian
Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Senin, 22 Juni 2026
Ayat SH: 1 Samuel 2:11-26
Judul: Satu Tempat, Dua Kenyataan
Ketika suatu benda diikat dengan tali dan diputar, ada gaya sentripetal, daya tarikan ke pusat lingkaran, dan gaya sentrifugal, daya dorongan ke luar lingkaran. Jadi, pada saat bersamaan ada dua arah gerakan yang bertolak belakang.
Pada pusat yang sama, di tempat Imam Eli melayani, terlihat dua kenyataan yang bertolak belakang. Di satu sisi ada Samuel. Ia adalah pelayan TUHAN di bawah pengawasan Imam Eli (11), dan juga di hadapan TUHAN (18). Ia mendapat perhatian dan dukungan ibunya untuk melayani (19). Imam Eli pun memberkati orang tuanya sehingga TUHAN menambahkan lima anak lagi (20-21). Dan Samuel bertumbuh besar dan makin disukai TUHAN maupun sesama (26).
Sebaliknya, di sisi lain ada anak-anak lelaki Eli. Mereka adalah orang durjana yang tidak mengindahkan TUHAN (12). Mereka memperlakukan persembahan umat sesukanya, juga mengambil paksa daging dan lemak yang bukan bagian mereka (13-17). Bahkan, mereka tidur dengan para pelayan (22). Eli menegur, tetapi mereka tidak mendengarkannya (23-25).
Sebagai imam, tentunya Eli mengajari anak-anaknya untuk menghormati dan melayani Tuhan. Namun, kenyataannya kedua anaknya menista Tuhan. Mengapa hal ini bisa terjadi? Hofni dan Pinehas memiliki jabatan sebagai imam, tetapi yang mereka lakukan adalah kejahatan. Mereka terus berbuat jahat karena ayah mereka tidak mencegah mereka (1Sam. 3:13). Akibatnya, mereka mencela Tuhan yang seharusnya mereka layani.
Samuel juga melayani di tempat yang sama dengan Hofni dan Pinehas, tetapi ia memperlihatkan sikap yang sangat berbeda. Bagaimana hal ini terjadi? Samuel memiliki hati yang mau mendengarkan ajaran Eli dan menaati perintah Tuhan. Ia tidak hanya menerima jabatan imam, tetapi juga menjalankan tugasnya di hadapan Tuhan sebagaimana mestinya. Hasilnya, ia menerima berkat pemeliharaan dari Tuhan dan kasih dari sesama.
Di dunia di mana banyak orang melayani keinginan mereka sendiri, siapa yang akan kita layani? Lingkungan kita boleh sama, tetapi dengarkanlah dan taatilah Tuhan. [DLT]
e-SH versi web: https://www.sabda.org/publikasi/sh/2026/06/22/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?1+Samuel+2:11-26
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/1+Samuel+2:11-26
1 Samuel 2:11-26
11 Lalu pulanglah Elkana ke Rama tetapi anak itu menjadi pelayan TUHAN di bawah pengawasan imam Eli.
12 Adapun anak-anak lelaki Eli adalah orang-orang dursila; mereka tidak mengindahkan TUHAN,
13 ataupun batas hak para imam terhadap bangsa itu. Setiap kali seseorang mempersembahkan korban sembelihan, sementara daging itu dimasak, datanglah bujang imam membawa garpu bergigi tiga di tangannya
14 dan dicucukkannya ke dalam bejana atau ke dalam kuali atau ke dalam belanga atau ke dalam periuk. Segala yang ditarik dengan garpu itu ke atas, diambil imam itu untuk dirinya sendiri. Demikianlah mereka memperlakukan semua orang Israel yang datang ke sana, ke Silo.
15 Bahkan sebelum lemaknya dibakar, bujang imam itu datang, lalu berkata kepada orang yang mempersembahkan korban itu: "Berikanlah daging kepada imam untuk dipanggang, sebab ia tidak mau menerima dari padamu daging yang dimasak, hanya yang mentah saja."
16 Apabila orang itu menjawabnya: "Bukankah lemak itu harus dibakar dahulu, kemudian barulah ambil bagimu sesuka hatimu," maka berkatalah ia kepada orang itu: "Sekarang juga harus kauberikan, kalau tidak, aku akan mengambilnya dengan kekerasan."
17 Dengan demikian sangat besarlah dosa kedua orang muda itu di hadapan TUHAN, sebab mereka memandang rendah korban untuk TUHAN.
18 Adapun Samuel menjadi pelayan di hadapan TUHAN; ia masih anak-anak, yang tubuhnya berlilitkan baju efod dari kain lenan.
19 Setiap tahun ibunya membuatkan dia jubah kecil dan membawa jubah itu kepadanya, apabila ia bersama-sama suaminya pergi mempersembahkan korban sembelihan tahunan.
20 Lalu Eli memberkati Elkana dan isterinya, katanya: "TUHAN kiranya memberikan keturunan kepadamu dari perempuan ini pengganti yang telah diserahkannya kepada TUHAN." Sesudah itu pulanglah mereka ke tempat kediamannya.
21 Dan TUHAN mengindahkan Hana, sehingga dia mengandung dan melahirkan tiga anak laki-laki dan dua anak perempuan lagi. Sementara itu makin besarlah Samuel yang muda itu di hadapan TUHAN.
22 Eli telah sangat tua. Apabila didengarnya segala sesuatu yang dilakukan anak-anaknya terhadap semua orang Israel dan bahwa mereka itu tidur dengan perempuan-perempuan yang melayani di depan pintu Kemah Pertemuan,
23 berkatalah ia kepada mereka: "Mengapa kamu melakukan hal-hal yang begitu, sehingga kudengar dari segenap bangsa ini tentang perbuatan-perbuatanmu yang jahat itu?
24 Janganlah begitu, anak-anakku. Bukan kabar baik yang kudengar itu bahwa kamu menyebabkan umat TUHAN melakukan pelanggaran.
25 Jika seseorang berdosa terhadap seorang yang lain, maka Allah yang akan mengadili; tetapi jika seseorang berdosa terhadap TUHAN, siapakah yang menjadi perantara baginya?" Tetapi tidaklah didengarkan mereka perkataan ayahnya itu, sebab TUHAN hendak mematikan mereka.
26 Tetapi Samuel yang muda itu, semakin besar dan semakin disukai, baik di hadapan TUHAN maupun di hadapan manusia.
e-SH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Scripture Union Indonesia
e-SH Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
(e-SH) owner-i-kan-akar-Santapan-Harian@hub.xc.org
- - -
Anda diberkati melalui Santapan Harian?
Mari mendukung pelayanan Yayasan Pancar Pijar Alkitab (PPA)
Rekening BCA cab Pintu Air no. 106.30066.22 an. Yay Pancar Pijar Alkitab
