e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Rabu, 8 Juli 2026
Bacaan : KISAH PARA RASUL 16:13-34
Setahun: Mazmur 120-125
Nats: Jawab mereka, "Percayalah kepada Tuhan Yesus dan engkau akan selamat, engkau dan seisi rumahmu." (Kisah Para Rasul 16:31)
Renungan:
INJIL UNTUK SEMUA
Ada catatan yang menarik dalam pelayanan Paulus dan Silas di Filipi, yang menunjukkan bahwa Injil adalah untuk semua orang. Lidia, seorang pengusaha kain ungu, adalah orang pertama yang menerima Injil di Filipi. Ia dan seisi rumahnya percaya dan dibaptis. Tidak lama setelah itu Paulus dan Silas bertemu dengan hamba perempuan yang mempunyai roh tenung yang bisa meramal apa yang akan terjadi. Ia begitu mengganggu pelayanan Paulus dan Silas sehingga Paulus, di dalam nama Yesus, mengusir roh itu keluar dari perempuan tersebut. Setelah kejadian itu, tuan-tuan perempuan itu marah karena tidak bisa lagi mendapat keuntungan dari perempuan itu. Paulus dan Silas pun akhirnya dimasukkan ke dalam penjara. Di penjara, atas pertolongan Tuhan melalui gempa bumi, mereka terbebas, dan kepala penjara beserta keluarganya akhirnya menjadi percaya.
Lukas dengan begitu jelas mengangkat kisah tiga orang di atas yang menjadi percaya di Filipi, dalam pelayanan Paulus dan Silas: Lidia seorang pengusaha, hamba perempuan, dan kepala penjara. Ketiga orang itu memperlihatkan bagaimana Paulus dan Silas tidak membeda-bedakan status orang di dalam pelayanan pemberitaan Injil.
Ada banyak orang di sekitar kita, ada yang rajin, malas, kaya, miskin, pimpinan, bawahan, baik, atau jahat. Dan ada juga orang-orang dengan berbagai profesi yang berbeda-beda. Mereka semua membutuhkan kasih Tuhan. Marilah memberitakan dan memperlihatkan kasih Tuhan tanpa membeda-bedakan status mereka karena Tuhan mengasihi semua orang. --ANT/www.renunganharian.net
PEMBERITAAN INJIL MENEMBUS BATAS-BATAS STATUS SOSIAL YANG ADA.
e-RH situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: https://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2026/07/08/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?KISAH+PARA+RASUL+16:13-34
KISAH PARA RASUL 16:13-34
13 Pada hari Sabat kami ke luar pintu gerbang kota. Kami menyusur tepi sungai dan menemukan tempat sembahyang Yahudi, yang sudah kami duga ada di situ; setelah duduk, kami berbicara kepada perempuan-perempuan yang ada berkumpul di situ.
14 Seorang dari perempuan-perempuan itu yang bernama Lidia turut mendengarkan. Ia seorang penjual kain ungu dari kota Tiatira, yang beribadah kepada Allah. Tuhan membuka hatinya, sehingga ia memperhatikan apa yang dikatakan oleh Paulus.
15 Sesudah ia dibaptis bersama-sama dengan seisi rumahnya, ia mengajak kami, katanya: "Jika kamu berpendapat, bahwa aku sungguh-sungguh percaya kepada Tuhan, marilah menumpang di rumahku." Ia mendesak sampai kami menerimanya.
16 Pada suatu kali ketika kami pergi ke tempat sembahyang itu, kami bertemu dengan seorang hamba perempuan yang mempunyai roh tenung; dengan tenungan-tenungannya tuan-tuannya memperoleh penghasilan besar.
17 Ia mengikuti Paulus dan kami dari belakang sambil berseru, katanya: "Orang-orang ini adalah hamba Allah Yang Mahatinggi. Mereka memberitakan kepadamu jalan kepada keselamatan."
18 Hal itu dilakukannya beberapa hari lamanya. Tetapi ketika Paulus tidak tahan lagi akan gangguan itu, ia berpaling dan berkata kepada roh itu: "Demi nama Yesus Kristus aku menyuruh engkau keluar dari perempuan ini." Seketika itu juga keluarlah roh itu.
19 Ketika tuan-tuan perempuan itu melihat, bahwa harapan mereka akan mendapat penghasilan lenyap, mereka menangkap Paulus dan Silas, lalu menyeret mereka ke pasar untuk menghadap penguasa.
20 Setelah mereka membawa keduanya menghadap pembesar-pembesar kota itu, berkatalah mereka, katanya: "Orang-orang ini mengacau kota kita ini, karena mereka orang Yahudi,
21 dan mereka mengajarkan adat istiadat, yang kita sebagai orang Rum tidak boleh menerimanya atau menurutinya."
22 Juga orang banyak bangkit menentang mereka. Lalu pembesar-pembesar kota itu menyuruh mengoyakkan pakaian dari tubuh mereka dan mendera mereka.
23 Setelah mereka berkali-kali didera, mereka dilemparkan ke dalam penjara. Kepala penjara diperintahkan untuk menjaga mereka dengan sungguh-sungguh.
24 Sesuai dengan perintah itu, kepala penjara memasukkan mereka ke ruang penjara yang paling tengah dan membelenggu kaki mereka dalam pasungan yang kuat.
25 Tetapi kira-kira tengah malam Paulus dan Silas berdoa dan menyanyikan puji-pujian kepada Allah dan orang-orang hukuman lain mendengarkan mereka.
26 Akan tetapi terjadilah gempa bumi yang hebat, sehingga sendi-sendi penjara itu goyah; dan seketika itu juga terbukalah semua pintu dan terlepaslah belenggu mereka semua.
27 Ketika kepala penjara itu terjaga dari tidurnya dan melihat pintu-pintu penjara terbuka, ia menghunus pedangnya hendak membunuh diri, karena ia menyangka, bahwa orang-orang hukuman itu telah melarikan diri.
28 Tetapi Paulus berseru dengan suara nyaring, katanya: "Jangan celakakan dirimu, sebab kami semuanya masih ada di sini!"
29 Kepala penjara itu menyuruh membawa suluh, lalu berlari masuk dan dengan gemetar tersungkurlah ia di depan Paulus dan Silas.
30 Ia mengantar mereka ke luar, sambil berkata: "Tuan-tuan, apakah yang harus aku perbuat, supaya aku selamat?"
31 Jawab mereka: "Percayalah kepada Tuhan Yesus Kristus dan engkau akan selamat, engkau dan seisi rumahmu."
32 Lalu mereka memberitakan firman Tuhan kepadanya dan kepada semua orang yang ada di rumahnya.
33 Pada jam itu juga kepala penjara itu membawa mereka dan membasuh bilur mereka. Seketika itu juga ia dan keluarganya memberi diri dibaptis.
34 Lalu ia membawa mereka ke rumahnya dan menghidangkan makanan kepada mereka. Dan ia sangat bergembira, bahwa ia dan seisi rumahnya telah menjadi percaya kepada Allah.
Bacaan Alkitab Setahun: https://alkitab.sabda.org/?Mazmur+120-125
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/Mazmur+120-125
e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Dilarang memperbanyak isi Renungan Harian® tanpa izin tertulis dari penerbit.
Renungan Harian® milik Yayasan Pelayanan Gloria -- Copyright © 2026 Yayasan Pelayanan Gloria.
- - -
Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Pelayanan Gloria.
BCA Rekening No. 456 500 8880 a.n. YAYASAN PELAYANAN GLORIA
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Rabu, 8 Juli 2026
Bacaan : KISAH PARA RASUL 16:13-34
Setahun: Mazmur 120-125
Nats: Jawab mereka, "Percayalah kepada Tuhan Yesus dan engkau akan selamat, engkau dan seisi rumahmu." (Kisah Para Rasul 16:31)
Renungan:
INJIL UNTUK SEMUA
Ada catatan yang menarik dalam pelayanan Paulus dan Silas di Filipi, yang menunjukkan bahwa Injil adalah untuk semua orang. Lidia, seorang pengusaha kain ungu, adalah orang pertama yang menerima Injil di Filipi. Ia dan seisi rumahnya percaya dan dibaptis. Tidak lama setelah itu Paulus dan Silas bertemu dengan hamba perempuan yang mempunyai roh tenung yang bisa meramal apa yang akan terjadi. Ia begitu mengganggu pelayanan Paulus dan Silas sehingga Paulus, di dalam nama Yesus, mengusir roh itu keluar dari perempuan tersebut. Setelah kejadian itu, tuan-tuan perempuan itu marah karena tidak bisa lagi mendapat keuntungan dari perempuan itu. Paulus dan Silas pun akhirnya dimasukkan ke dalam penjara. Di penjara, atas pertolongan Tuhan melalui gempa bumi, mereka terbebas, dan kepala penjara beserta keluarganya akhirnya menjadi percaya.
Lukas dengan begitu jelas mengangkat kisah tiga orang di atas yang menjadi percaya di Filipi, dalam pelayanan Paulus dan Silas: Lidia seorang pengusaha, hamba perempuan, dan kepala penjara. Ketiga orang itu memperlihatkan bagaimana Paulus dan Silas tidak membeda-bedakan status orang di dalam pelayanan pemberitaan Injil.
Ada banyak orang di sekitar kita, ada yang rajin, malas, kaya, miskin, pimpinan, bawahan, baik, atau jahat. Dan ada juga orang-orang dengan berbagai profesi yang berbeda-beda. Mereka semua membutuhkan kasih Tuhan. Marilah memberitakan dan memperlihatkan kasih Tuhan tanpa membeda-bedakan status mereka karena Tuhan mengasihi semua orang. --ANT/www.renunganharian.net
PEMBERITAAN INJIL MENEMBUS BATAS-BATAS STATUS SOSIAL YANG ADA.
e-RH situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: https://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2026/07/08/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?KISAH+PARA+RASUL+16:13-34
KISAH PARA RASUL 16:13-34
13 Pada hari Sabat kami ke luar pintu gerbang kota. Kami menyusur tepi sungai dan menemukan tempat sembahyang Yahudi, yang sudah kami duga ada di situ; setelah duduk, kami berbicara kepada perempuan-perempuan yang ada berkumpul di situ.
14 Seorang dari perempuan-perempuan itu yang bernama Lidia turut mendengarkan. Ia seorang penjual kain ungu dari kota Tiatira, yang beribadah kepada Allah. Tuhan membuka hatinya, sehingga ia memperhatikan apa yang dikatakan oleh Paulus.
15 Sesudah ia dibaptis bersama-sama dengan seisi rumahnya, ia mengajak kami, katanya: "Jika kamu berpendapat, bahwa aku sungguh-sungguh percaya kepada Tuhan, marilah menumpang di rumahku." Ia mendesak sampai kami menerimanya.
16 Pada suatu kali ketika kami pergi ke tempat sembahyang itu, kami bertemu dengan seorang hamba perempuan yang mempunyai roh tenung; dengan tenungan-tenungannya tuan-tuannya memperoleh penghasilan besar.
17 Ia mengikuti Paulus dan kami dari belakang sambil berseru, katanya: "Orang-orang ini adalah hamba Allah Yang Mahatinggi. Mereka memberitakan kepadamu jalan kepada keselamatan."
18 Hal itu dilakukannya beberapa hari lamanya. Tetapi ketika Paulus tidak tahan lagi akan gangguan itu, ia berpaling dan berkata kepada roh itu: "Demi nama Yesus Kristus aku menyuruh engkau keluar dari perempuan ini." Seketika itu juga keluarlah roh itu.
19 Ketika tuan-tuan perempuan itu melihat, bahwa harapan mereka akan mendapat penghasilan lenyap, mereka menangkap Paulus dan Silas, lalu menyeret mereka ke pasar untuk menghadap penguasa.
20 Setelah mereka membawa keduanya menghadap pembesar-pembesar kota itu, berkatalah mereka, katanya: "Orang-orang ini mengacau kota kita ini, karena mereka orang Yahudi,
21 dan mereka mengajarkan adat istiadat, yang kita sebagai orang Rum tidak boleh menerimanya atau menurutinya."
22 Juga orang banyak bangkit menentang mereka. Lalu pembesar-pembesar kota itu menyuruh mengoyakkan pakaian dari tubuh mereka dan mendera mereka.
23 Setelah mereka berkali-kali didera, mereka dilemparkan ke dalam penjara. Kepala penjara diperintahkan untuk menjaga mereka dengan sungguh-sungguh.
24 Sesuai dengan perintah itu, kepala penjara memasukkan mereka ke ruang penjara yang paling tengah dan membelenggu kaki mereka dalam pasungan yang kuat.
25 Tetapi kira-kira tengah malam Paulus dan Silas berdoa dan menyanyikan puji-pujian kepada Allah dan orang-orang hukuman lain mendengarkan mereka.
26 Akan tetapi terjadilah gempa bumi yang hebat, sehingga sendi-sendi penjara itu goyah; dan seketika itu juga terbukalah semua pintu dan terlepaslah belenggu mereka semua.
27 Ketika kepala penjara itu terjaga dari tidurnya dan melihat pintu-pintu penjara terbuka, ia menghunus pedangnya hendak membunuh diri, karena ia menyangka, bahwa orang-orang hukuman itu telah melarikan diri.
28 Tetapi Paulus berseru dengan suara nyaring, katanya: "Jangan celakakan dirimu, sebab kami semuanya masih ada di sini!"
29 Kepala penjara itu menyuruh membawa suluh, lalu berlari masuk dan dengan gemetar tersungkurlah ia di depan Paulus dan Silas.
30 Ia mengantar mereka ke luar, sambil berkata: "Tuan-tuan, apakah yang harus aku perbuat, supaya aku selamat?"
31 Jawab mereka: "Percayalah kepada Tuhan Yesus Kristus dan engkau akan selamat, engkau dan seisi rumahmu."
32 Lalu mereka memberitakan firman Tuhan kepadanya dan kepada semua orang yang ada di rumahnya.
33 Pada jam itu juga kepala penjara itu membawa mereka dan membasuh bilur mereka. Seketika itu juga ia dan keluarganya memberi diri dibaptis.
34 Lalu ia membawa mereka ke rumahnya dan menghidangkan makanan kepada mereka. Dan ia sangat bergembira, bahwa ia dan seisi rumahnya telah menjadi percaya kepada Allah.
Bacaan Alkitab Setahun: https://alkitab.sabda.org/?Mazmur+120-125
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/Mazmur+120-125
e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Dilarang memperbanyak isi Renungan Harian® tanpa izin tertulis dari penerbit.
Renungan Harian® milik Yayasan Pelayanan Gloria -- Copyright © 2026 Yayasan Pelayanan Gloria.
- - -
Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Pelayanan Gloria.
BCA Rekening No. 456 500 8880 a.n. YAYASAN PELAYANAN GLORIA
