e-SH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Santapan Harian
Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Rabu, 6 Mei 2026
Ayat SH: Hakim-hakim 15
Judul: Kuat tetapi Lemah
Sekuat apa pun manusia, ia adalah makhluk yang lemah yang harus bergantung pada Allah untuk hidup, tidak terkecuali Simson.
Ketika Simson mengunjungi istrinya, ternyata mertuanya yang berpikir bahwa Simson sudah marah dan membenci istrinya telah memberikan anak perempuannya itu kepada orang lain (1-2). Dalam kekesalannya, Simson menangkap 300 ekor anjing hutan, mengikat ekor dengan ekor, menaruh obor di antara dua ekor, menyalakan lalu melepaskannya. Anjing-anjing itu membakar semua gandum dan zaitun orang Filistin (3-5).
Setelah hal ini diketahui oleh orang Filistin, mereka membakar mertua dan istri Simson (6). Lalu, Simson membalas perbuatan mereka dengan meremukkan mereka (7-8).
Orang Filistin menyerang dan mendesak orang Yehuda agar menangkap Simson, yang ternyata rela diikat dan diserahkan (9-13). Di Lehi, Roh TUHAN menguasainya sehingga tali pengikatnya hancur (14). Dengan tulang rahang keledai, Simson membantai seribu orang Filistin (15-16). Namun, Simson hampir mati kehausan. Ia berseru kepada TUHAN lalu membelah relung batu dan keluarlah air. Sesudah minum, Simson menjadi segar kembali (18-19).
Orang Filistin dengan cerdik memanfaatkan orang Yehuda untuk menangkap Simson. Namun, Simson yang tidak mau membunuh kaum sebangsanya itu rela membiarkan diri diikat orang Yehuda karena ia tahu dengan mudah ia dapat melepaskan talinya. Kehebohan yang terjadi di sini adalah kelanjutan dari gara-gara yang TUHAN cari dengan orang Filistin (lih. Hak. 14:4).
Ketika kita berhasil, mungkin kita berpikir kita begitu hebat. Tetapi, Allah ingat bahwa kita ini debu (lih. Mzm. 103:14), Dia tahu bahwa sebenarnya kita ini lemah. Karena itu, kita harus ingat bahwa walaupun dalam aspek tertentu kita kuat, tetapi kita juga adalah makhluk yang lemah, yang tidak dapat bertahan hidup jika bukan karena anugerah dan pemeliharaan Allah.
Jadi, janganlah pernah lupa bahwa kita bergantung sepenuhnya pada Allah untuk bisa hidup. [INT]
e-SH versi web: https://www.sabda.org/publikasi/sh/2026/05/06/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?Hakim-hakim+15
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/Hakim-hakim+15
Hakim-hakim 15
1 Beberapa waktu kemudian, dalam musim menuai gandum, pergilah Simson mengunjungi isterinya, dengan membawa seekor anak kambing, serta berkata: "Aku mau ke kamar mendapatkan isteriku." Tetapi ayah perempuan itu tidak membiarkan dia masuk.
2 Kata ayah perempuan itu: "Aku telah menyangka, bahwa engkau benci sama sekali kepadanya, sebab itu aku memberikannya kepada kawanmu. Bukankah adiknya lebih cantik dari padanya? Baiklah kauambil itu bagimu sebagai gantinya."
3 Lalu kata Simson kepadanya: "Sekali ini aku tidak bersalah terhadap orang Filistin, apabila aku mendatangkan celaka kepada mereka."
4 Maka pergilah Simson, ditangkapnya tiga ratus anjing hutan, diambilnya obor, diikatnya ekor dengan ekor dan ditaruhnya sebuah obor di antara tiap-tiap dua ekor.
5 Kemudian dinyalakannyalah obor itu dan dilepaskannya anjing-anjing hutan itu ke gandum yang belum dituai kepunyaan orang Filistin, sehingga terbakarlah tumpukan-tumpukan gandum dan gandum yang belum dituai dan kebun-kebun pohon zaitun.
6 Berkatalah orang Filistin: "Siapakah yang melakukan ini?" Orang menjawab: "Simson, menantu orang Timna itu, sebab orang itu telah mengambil isteri Simson dan memberikannya kepada kawannya." Kemudian pergilah orang Filistin ke sana dan membakar perempuan itu beserta ayahnya.
7 Lalu berkatalah Simson kepada mereka: "Jika kamu berbuat demikian, sesungguhnya aku takkan berhenti sebelum aku membalaskannya kepada kamu."
8 Dan dengan pukulan yang hebat ia meremukkan tulang-tulang mereka. Lalu pergilah ia dan tinggal dalam gua di bukit batu Etam.
9 Lalu majulah orang Filistin dan berkemah di daerah Yehuda serta memencar ke Lehi.
10 Berkatalah orang-orang Yehuda: "Mengapa kamu maju menyerang kami?" Lalu jawab mereka: "Kami maju untuk mengikat Simson dan memperlakukan dia seperti dia memperlakukan kami."
11 Kemudian turunlah tiga ribu orang dari suku Yehuda ke gua di gunung batu Etam dan berkata kepada Simson: "Tidakkah kauketahui, bahwa orang Filistin berkuasa atas kita? Apakah juga yang telah kauperbuat terhadap kami?" Tetapi jawabnya kepada mereka: "Seperti mereka memperlakukan aku, demikianlah aku memperlakukan mereka."
12 Kata mereka kepadanya: "Kami datang ke sini untuk mengikat dan menyerahkan engkau ke dalam tangan orang Filistin." Tetapi jawab Simson kepada mereka: "Bersumpahlah kepadaku, bahwa kamu sendiri tidak akan menyerang aku."
13 Lalu kata mereka kepadanya: "Tidak, kami hanya mau mengikat engkau dan menyerahkan engkau ke dalam tangan mereka, tetapi membunuh engkau kami tidak mau." Maka mereka mengikat dia dengan dua tali baru dan membawa dia dari bukit batu itu.
14 Setelah ia sampai ke Lehi dan orang-orang Filistin mendatangi dia dengan bersorak-sorak, maka berkuasalah Roh TUHAN atas dia dan tali-tali pada tangannya menjadi seperti batang rami yang telah habis dimakan api dan segala pengikatnya hancur tanggal dari tangannya.
15 Kemudian ia menemui sebuah tulang rahang keledai yang masih baru, diulurkannya tangannya, dipungutnya dan dipukulnya mati seribu orang dengan tulang itu.
16 Berkatalah Simson: "Dengan rahang keledai bangsa keledai itu kuhajar, dengan rahang keledai seribu orang kupukul."
17 Setelah berkata demikian, dilemparnya tulang rahang itu dari tangannya. Kemudian dinamailah tempat itu Ramat Lehi.
18 Ketika ia sangat haus, berserulah ia kepada TUHAN: "Oleh tangan hamba-Mu ini telah Kauberikan kemenangan yang besar itu, masakan sekarang aku akan mati kehausan dan jatuh ke dalam tangan orang-orang yang tidak bersunat itu!"
19 Kemudian Allah membelah liang batu yang di Lehi itu, dan keluarlah air dari situ. Ia minum, lalu menjadi kuat dan segar kembali. Sebab itu dinamailah mata air itu Mata Air Penyeru, yang sampai sekarang masih ada di Lehi.
20 Ia memerintah sebagai hakim atas orang Israel dalam zaman orang Filistin, dua puluh tahun lamanya.
e-SH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Scripture Union Indonesia
e-SH Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
(e-SH) owner-i-kan-akar-Santapan-Harian@hub.xc.org
- - -
Anda diberkati melalui Santapan Harian?
Mari mendukung pelayanan Yayasan Pancar Pijar Alkitab (PPA)
Rekening BCA cab Pintu Air no. 106.30066.22 an. Yay Pancar Pijar Alkitab
e-Santapan Harian
Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Rabu, 6 Mei 2026
Ayat SH: Hakim-hakim 15
Judul: Kuat tetapi Lemah
Sekuat apa pun manusia, ia adalah makhluk yang lemah yang harus bergantung pada Allah untuk hidup, tidak terkecuali Simson.
Ketika Simson mengunjungi istrinya, ternyata mertuanya yang berpikir bahwa Simson sudah marah dan membenci istrinya telah memberikan anak perempuannya itu kepada orang lain (1-2). Dalam kekesalannya, Simson menangkap 300 ekor anjing hutan, mengikat ekor dengan ekor, menaruh obor di antara dua ekor, menyalakan lalu melepaskannya. Anjing-anjing itu membakar semua gandum dan zaitun orang Filistin (3-5).
Setelah hal ini diketahui oleh orang Filistin, mereka membakar mertua dan istri Simson (6). Lalu, Simson membalas perbuatan mereka dengan meremukkan mereka (7-8).
Orang Filistin menyerang dan mendesak orang Yehuda agar menangkap Simson, yang ternyata rela diikat dan diserahkan (9-13). Di Lehi, Roh TUHAN menguasainya sehingga tali pengikatnya hancur (14). Dengan tulang rahang keledai, Simson membantai seribu orang Filistin (15-16). Namun, Simson hampir mati kehausan. Ia berseru kepada TUHAN lalu membelah relung batu dan keluarlah air. Sesudah minum, Simson menjadi segar kembali (18-19).
Orang Filistin dengan cerdik memanfaatkan orang Yehuda untuk menangkap Simson. Namun, Simson yang tidak mau membunuh kaum sebangsanya itu rela membiarkan diri diikat orang Yehuda karena ia tahu dengan mudah ia dapat melepaskan talinya. Kehebohan yang terjadi di sini adalah kelanjutan dari gara-gara yang TUHAN cari dengan orang Filistin (lih. Hak. 14:4).
Ketika kita berhasil, mungkin kita berpikir kita begitu hebat. Tetapi, Allah ingat bahwa kita ini debu (lih. Mzm. 103:14), Dia tahu bahwa sebenarnya kita ini lemah. Karena itu, kita harus ingat bahwa walaupun dalam aspek tertentu kita kuat, tetapi kita juga adalah makhluk yang lemah, yang tidak dapat bertahan hidup jika bukan karena anugerah dan pemeliharaan Allah.
Jadi, janganlah pernah lupa bahwa kita bergantung sepenuhnya pada Allah untuk bisa hidup. [INT]
e-SH versi web: https://www.sabda.org/publikasi/sh/2026/05/06/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?Hakim-hakim+15
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/Hakim-hakim+15
Hakim-hakim 15
1 Beberapa waktu kemudian, dalam musim menuai gandum, pergilah Simson mengunjungi isterinya, dengan membawa seekor anak kambing, serta berkata: "Aku mau ke kamar mendapatkan isteriku." Tetapi ayah perempuan itu tidak membiarkan dia masuk.
2 Kata ayah perempuan itu: "Aku telah menyangka, bahwa engkau benci sama sekali kepadanya, sebab itu aku memberikannya kepada kawanmu. Bukankah adiknya lebih cantik dari padanya? Baiklah kauambil itu bagimu sebagai gantinya."
3 Lalu kata Simson kepadanya: "Sekali ini aku tidak bersalah terhadap orang Filistin, apabila aku mendatangkan celaka kepada mereka."
4 Maka pergilah Simson, ditangkapnya tiga ratus anjing hutan, diambilnya obor, diikatnya ekor dengan ekor dan ditaruhnya sebuah obor di antara tiap-tiap dua ekor.
5 Kemudian dinyalakannyalah obor itu dan dilepaskannya anjing-anjing hutan itu ke gandum yang belum dituai kepunyaan orang Filistin, sehingga terbakarlah tumpukan-tumpukan gandum dan gandum yang belum dituai dan kebun-kebun pohon zaitun.
6 Berkatalah orang Filistin: "Siapakah yang melakukan ini?" Orang menjawab: "Simson, menantu orang Timna itu, sebab orang itu telah mengambil isteri Simson dan memberikannya kepada kawannya." Kemudian pergilah orang Filistin ke sana dan membakar perempuan itu beserta ayahnya.
7 Lalu berkatalah Simson kepada mereka: "Jika kamu berbuat demikian, sesungguhnya aku takkan berhenti sebelum aku membalaskannya kepada kamu."
8 Dan dengan pukulan yang hebat ia meremukkan tulang-tulang mereka. Lalu pergilah ia dan tinggal dalam gua di bukit batu Etam.
9 Lalu majulah orang Filistin dan berkemah di daerah Yehuda serta memencar ke Lehi.
10 Berkatalah orang-orang Yehuda: "Mengapa kamu maju menyerang kami?" Lalu jawab mereka: "Kami maju untuk mengikat Simson dan memperlakukan dia seperti dia memperlakukan kami."
11 Kemudian turunlah tiga ribu orang dari suku Yehuda ke gua di gunung batu Etam dan berkata kepada Simson: "Tidakkah kauketahui, bahwa orang Filistin berkuasa atas kita? Apakah juga yang telah kauperbuat terhadap kami?" Tetapi jawabnya kepada mereka: "Seperti mereka memperlakukan aku, demikianlah aku memperlakukan mereka."
12 Kata mereka kepadanya: "Kami datang ke sini untuk mengikat dan menyerahkan engkau ke dalam tangan orang Filistin." Tetapi jawab Simson kepada mereka: "Bersumpahlah kepadaku, bahwa kamu sendiri tidak akan menyerang aku."
13 Lalu kata mereka kepadanya: "Tidak, kami hanya mau mengikat engkau dan menyerahkan engkau ke dalam tangan mereka, tetapi membunuh engkau kami tidak mau." Maka mereka mengikat dia dengan dua tali baru dan membawa dia dari bukit batu itu.
14 Setelah ia sampai ke Lehi dan orang-orang Filistin mendatangi dia dengan bersorak-sorak, maka berkuasalah Roh TUHAN atas dia dan tali-tali pada tangannya menjadi seperti batang rami yang telah habis dimakan api dan segala pengikatnya hancur tanggal dari tangannya.
15 Kemudian ia menemui sebuah tulang rahang keledai yang masih baru, diulurkannya tangannya, dipungutnya dan dipukulnya mati seribu orang dengan tulang itu.
16 Berkatalah Simson: "Dengan rahang keledai bangsa keledai itu kuhajar, dengan rahang keledai seribu orang kupukul."
17 Setelah berkata demikian, dilemparnya tulang rahang itu dari tangannya. Kemudian dinamailah tempat itu Ramat Lehi.
18 Ketika ia sangat haus, berserulah ia kepada TUHAN: "Oleh tangan hamba-Mu ini telah Kauberikan kemenangan yang besar itu, masakan sekarang aku akan mati kehausan dan jatuh ke dalam tangan orang-orang yang tidak bersunat itu!"
19 Kemudian Allah membelah liang batu yang di Lehi itu, dan keluarlah air dari situ. Ia minum, lalu menjadi kuat dan segar kembali. Sebab itu dinamailah mata air itu Mata Air Penyeru, yang sampai sekarang masih ada di Lehi.
20 Ia memerintah sebagai hakim atas orang Israel dalam zaman orang Filistin, dua puluh tahun lamanya.
e-SH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Scripture Union Indonesia
e-SH Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
(e-SH) owner-i-kan-akar-Santapan-Harian@hub.xc.org
- - -
Anda diberkati melalui Santapan Harian?
Mari mendukung pelayanan Yayasan Pancar Pijar Alkitab (PPA)
Rekening BCA cab Pintu Air no. 106.30066.22 an. Yay Pancar Pijar Alkitab
