e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Kamis, 6 Agustus 2026
Bacaan : KISAH PARA RASUL 11:1-18
Setahun: Yesaya 42-44
Nats: "Jadi, jika Allah memberikan karunia yang sama kepada mereka seperti kepada kita pada waktu kita percaya kepada Tuhan Yesus Kristus, bagaimana mungkin aku mencegah Allah?" (Kisah Para Rasul 11:17)
Renungan:
ALAT PEMULIHAN
Orang-orang golongan bersunat (orang Yahudi yang menjadi percaya kepada Kristus) mempermasalahkan tindakan Petrus sekembalinya dari rumah Kornelius, seorang non-Yahudi (yang dianggap kafir). Sebab, bagi mereka sunat bukan hanya tradisi, melainkan batas identitas antara yang suci (umat Allah) dan yang najis (bangsa lain). Maka tindakan Petrus masuk ke rumah orang kafir dan makan bersama mereka melanggar kesucian hukum dan tradisi nenek moyang.
Namun, Allah mengajar hal baru melalui penglihatan Petrus. Awalnya, Petrus pun menolak ketika diminta menyembelih dan memakan binatang yang selama ini dianggap haram dan najis. Namun, Allah menegaskan, yang dinyatakan-Nya halal tak boleh dinyatakan haram (bdk. Kis. 10:15). Artinya, Allah membuka pintu keselamatan bagi semua bangsa tanpa perbedaan etnis, budaya, dan latar belakang.
Kadang, kita (orang percaya) juga membatasi kasih karunia Allah. Menganggap Allah hanya bekerja dalam "lingkaran kita" dan anugerah-Nya hanya layak untuk kita. Kita sulit menerima jika orang lain yang berbeda pun bisa dipakai dan dikasihi Allah. Jangankan terhadap orang yang belum percaya. Ketika saudara seiman kedapatan terpeleset ke dalam dosa saja kita segera menyingkir alih-alih menolong mereka menuju pertobatan. Padahal, kasih karunia dan pertobatan tidak dibatasi oleh pandangan manusia tentang siapa yang layak dan tidak layak. Allah memberi kesempatan kepada semua orang, dan kita yang telah lebih dulu menerima panggilan-Nya adalah alat pemulihan demi kasih-Nya. --EBL/www.renunganharian.net
"JADI, KEPADA BANGSA-BANGSA LAIN JUGA ALLAH MENGARUNIAKAN PERTOBATAN YANG MEMIMPIN KEPADA HIDUP."-KISAH PARA RASUL 11:18B
e-RH situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: https://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2026/08/06/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?KISAH+PARA+RASUL+11:1-18
KISAH PARA RASUL 11:1-18
1 Rasul-rasul dan saudara-saudara di Yudea mendengar, bahwa bangsa-bangsa lain juga menerima firman Allah.
2 Ketika Petrus tiba di Yerusalem, orang-orang dari golongan yang bersunat berselisih pendapat dengan dia.
3 Kata mereka: "Engkau telah masuk ke rumah orang-orang yang tidak bersunat dan makan bersama-sama dengan mereka."
4 Tetapi Petrus menjelaskan segala sesuatu berturut-turut, katanya:
5 "Aku sedang berdoa di kota Yope, tiba-tiba rohku diliputi kuasa ilahi dan aku melihat suatu penglihatan: suatu benda berbentuk kain lebar yang bergantung pada keempat sudutnya diturunkan dari langit sampai di depanku.
6 Aku menatapnya dan di dalamnya aku lihat segala jenis binatang berkaki empat dan binatang liar dan binatang menjalar dan burung-burung.
7 Lalu aku mendengar suara berkata kepadaku: Bangunlah, hai Petrus, sembelihlah dan makanlah!
8 Tetapi aku berkata: Tidak, Tuhan, tidak, sebab belum pernah sesuatu yang haram dan yang tidak tahir masuk ke dalam mulutku.
9 Akan tetapi untuk kedua kalinya suara dari sorga berkata kepadaku: Apa yang dinyatakan halal oleh Allah, tidak boleh engkau nyatakan haram!
10 Hal itu terjadi sampai tiga kali, lalu semuanya ditarik kembali ke langit.
11 Dan seketika itu juga tiga orang berdiri di depan rumah, di mana kami menumpang; mereka diutus kepadaku dari Kaisarea.
12 Lalu kata Roh kepadaku: Pergi bersama mereka dengan tidak bimbang! Dan keenam saudara ini menyertai aku. Kami masuk ke dalam rumah orang itu,
13 dan ia menceriterakan kepada kami, bagaimana ia melihat seorang malaikat berdiri di dalam rumahnya dan berkata kepadanya: Suruhlah orang ke Yope untuk menjemput Simon yang disebut Petrus.
14 Ia akan menyampaikan suatu berita kepada kamu, yang akan mendatangkan keselamatan bagimu dan bagi seluruh isi rumahmu.
15 Dan ketika aku mulai berbicara, turunlah Roh Kudus ke atas mereka, sama seperti dahulu ke atas kita.
16 Maka teringatlah aku akan perkataan Tuhan: Yohanes membaptis dengan air, tetapi kamu akan dibaptis dengan Roh Kudus.
17 Jadi jika Allah memberikan karunia-Nya kepada mereka sama seperti kepada kita pada waktu kita mulai percaya kepada Yesus Kristus, bagaimanakah mungkin aku mencegah Dia?"
18 Ketika mereka mendengar hal itu, mereka menjadi tenang, lalu memuliakan Allah, katanya: "Jadi kepada bangsa-bangsa lain juga Allah mengaruniakan pertobatan yang memimpin kepada hidup."
Bacaan Alkitab Setahun: https://alkitab.sabda.org/?Yesaya+42-44
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/Yesaya+42-44
e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Dilarang memperbanyak isi Renungan Harian® tanpa izin tertulis dari penerbit.
Renungan Harian® milik Yayasan Pelayanan Gloria -- Copyright © 2026 Yayasan Pelayanan Gloria.
- - -
Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Pelayanan Gloria.
BCA Rekening No. 456 500 8880 a.n. YAYASAN PELAYANAN GLORIA
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Kamis, 6 Agustus 2026
Bacaan : KISAH PARA RASUL 11:1-18
Setahun: Yesaya 42-44
Nats: "Jadi, jika Allah memberikan karunia yang sama kepada mereka seperti kepada kita pada waktu kita percaya kepada Tuhan Yesus Kristus, bagaimana mungkin aku mencegah Allah?" (Kisah Para Rasul 11:17)
Renungan:
ALAT PEMULIHAN
Orang-orang golongan bersunat (orang Yahudi yang menjadi percaya kepada Kristus) mempermasalahkan tindakan Petrus sekembalinya dari rumah Kornelius, seorang non-Yahudi (yang dianggap kafir). Sebab, bagi mereka sunat bukan hanya tradisi, melainkan batas identitas antara yang suci (umat Allah) dan yang najis (bangsa lain). Maka tindakan Petrus masuk ke rumah orang kafir dan makan bersama mereka melanggar kesucian hukum dan tradisi nenek moyang.
Namun, Allah mengajar hal baru melalui penglihatan Petrus. Awalnya, Petrus pun menolak ketika diminta menyembelih dan memakan binatang yang selama ini dianggap haram dan najis. Namun, Allah menegaskan, yang dinyatakan-Nya halal tak boleh dinyatakan haram (bdk. Kis. 10:15). Artinya, Allah membuka pintu keselamatan bagi semua bangsa tanpa perbedaan etnis, budaya, dan latar belakang.
Kadang, kita (orang percaya) juga membatasi kasih karunia Allah. Menganggap Allah hanya bekerja dalam "lingkaran kita" dan anugerah-Nya hanya layak untuk kita. Kita sulit menerima jika orang lain yang berbeda pun bisa dipakai dan dikasihi Allah. Jangankan terhadap orang yang belum percaya. Ketika saudara seiman kedapatan terpeleset ke dalam dosa saja kita segera menyingkir alih-alih menolong mereka menuju pertobatan. Padahal, kasih karunia dan pertobatan tidak dibatasi oleh pandangan manusia tentang siapa yang layak dan tidak layak. Allah memberi kesempatan kepada semua orang, dan kita yang telah lebih dulu menerima panggilan-Nya adalah alat pemulihan demi kasih-Nya. --EBL/www.renunganharian.net
"JADI, KEPADA BANGSA-BANGSA LAIN JUGA ALLAH MENGARUNIAKAN PERTOBATAN YANG MEMIMPIN KEPADA HIDUP."-KISAH PARA RASUL 11:18B
e-RH situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: https://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2026/08/06/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?KISAH+PARA+RASUL+11:1-18
KISAH PARA RASUL 11:1-18
1 Rasul-rasul dan saudara-saudara di Yudea mendengar, bahwa bangsa-bangsa lain juga menerima firman Allah.
2 Ketika Petrus tiba di Yerusalem, orang-orang dari golongan yang bersunat berselisih pendapat dengan dia.
3 Kata mereka: "Engkau telah masuk ke rumah orang-orang yang tidak bersunat dan makan bersama-sama dengan mereka."
4 Tetapi Petrus menjelaskan segala sesuatu berturut-turut, katanya:
5 "Aku sedang berdoa di kota Yope, tiba-tiba rohku diliputi kuasa ilahi dan aku melihat suatu penglihatan: suatu benda berbentuk kain lebar yang bergantung pada keempat sudutnya diturunkan dari langit sampai di depanku.
6 Aku menatapnya dan di dalamnya aku lihat segala jenis binatang berkaki empat dan binatang liar dan binatang menjalar dan burung-burung.
7 Lalu aku mendengar suara berkata kepadaku: Bangunlah, hai Petrus, sembelihlah dan makanlah!
8 Tetapi aku berkata: Tidak, Tuhan, tidak, sebab belum pernah sesuatu yang haram dan yang tidak tahir masuk ke dalam mulutku.
9 Akan tetapi untuk kedua kalinya suara dari sorga berkata kepadaku: Apa yang dinyatakan halal oleh Allah, tidak boleh engkau nyatakan haram!
10 Hal itu terjadi sampai tiga kali, lalu semuanya ditarik kembali ke langit.
11 Dan seketika itu juga tiga orang berdiri di depan rumah, di mana kami menumpang; mereka diutus kepadaku dari Kaisarea.
12 Lalu kata Roh kepadaku: Pergi bersama mereka dengan tidak bimbang! Dan keenam saudara ini menyertai aku. Kami masuk ke dalam rumah orang itu,
13 dan ia menceriterakan kepada kami, bagaimana ia melihat seorang malaikat berdiri di dalam rumahnya dan berkata kepadanya: Suruhlah orang ke Yope untuk menjemput Simon yang disebut Petrus.
14 Ia akan menyampaikan suatu berita kepada kamu, yang akan mendatangkan keselamatan bagimu dan bagi seluruh isi rumahmu.
15 Dan ketika aku mulai berbicara, turunlah Roh Kudus ke atas mereka, sama seperti dahulu ke atas kita.
16 Maka teringatlah aku akan perkataan Tuhan: Yohanes membaptis dengan air, tetapi kamu akan dibaptis dengan Roh Kudus.
17 Jadi jika Allah memberikan karunia-Nya kepada mereka sama seperti kepada kita pada waktu kita mulai percaya kepada Yesus Kristus, bagaimanakah mungkin aku mencegah Dia?"
18 Ketika mereka mendengar hal itu, mereka menjadi tenang, lalu memuliakan Allah, katanya: "Jadi kepada bangsa-bangsa lain juga Allah mengaruniakan pertobatan yang memimpin kepada hidup."
Bacaan Alkitab Setahun: https://alkitab.sabda.org/?Yesaya+42-44
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/Yesaya+42-44
e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Dilarang memperbanyak isi Renungan Harian® tanpa izin tertulis dari penerbit.
Renungan Harian® milik Yayasan Pelayanan Gloria -- Copyright © 2026 Yayasan Pelayanan Gloria.
- - -
Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Pelayanan Gloria.
BCA Rekening No. 456 500 8880 a.n. YAYASAN PELAYANAN GLORIA
