e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Selasa, 8 September 2026
Bacaan : YOHANES 2:1-11
Setahun: Yehezkiel 28-30
Nats: Ibu Yesus berkata kepada pelayan-pelayan, "Apa yang dikatakan-Nya kepadamu, lakukanlah itu!" (Yohanes 2:5)
Renungan:
MELAKUKAN PERKATAAN TUHAN
Di Kana, untuk pertama kalinya Yesus mengadakan mukjizat. Air berubah menjadi anggur. Kita takjub menyimak perbuatan Tuhan yang hebat. Didapati di sana sebuah sikap, yakni taat. Sebelumnya, Maria, ibu Yesus, berpesan kepada para pelayan, "Apa yang dikatakan-Nya [Yesus] kepadamu, lakukanlah itu!" (ay. 5). Benar kemudian, Yesus mengatakan sesuatu kepada mereka. Disuruh-Nya mereka mengisi penuh tempayan-tempayan dengan air (ay. 7). Hal ini mudah, tetapi selanjutnya tak masuk di akal. Bagaimana mungkin membawa air yang dicedok dari sana kepada pemimpin pesta (ay. 8)? Ia akan mencicipinya, lalu merasa dipermainkan. Namun, mereka melakukan juga perkataan Yesus, seperti dipesankan oleh Maria. Menakjubkan, air itu berubah menjadi anggur, malahan anggur yang sangat nikmat (ay. 9-10).
Semata karena kemurahan-Nya maka Tuhan berkenan menyatakan mukjizat-Nya. Namun, hampir selalu, mukjizat didahului dengan instruksi. Di sinilah ketaatan itu berperan. Disayangkan, banyak dari kita mengharap menyaksikan tangan Tuhan bekerja secara ajaib dalam kehidupan kita, tetapi enggan menuruti perkataan-Nya. Tuhan menyuruh kita mengasihi, tetapi kita memilih membenci. Tuhan meminta kita mengampuni, tetapi kita terus menyimpan rasa sakit hati. Tuhan mendorong kita untuk berbagi, tetapi selalu kita menggunakan berkat hanya bagi diri sendiri.
Mengisi tempayan dengan air, lalu membawanya kepada pemimpin pesta adalah perkara sederhana. Begitu pun akan sederhana instruksi Tuhan kepada kita. Hanya instruksi-Nya kerap mengharuskan kita melepaskan kesombongan, keegoisan, atau perasaan-perasaan negatif lainnya dari hati. Maka saat ini, untuk segala yang dikatakan Tuhan kepada kita, marilah kita melakukannya. --LIN/www.renunganharian.net
ORANG-ORANG YANG SUKA MENAATI PERINTAH TUHAN AKAN LEBIH BANYAK MENYAKSIKAN MUKJIZAT DALAM KEHIDUPANNYA.
e-RH situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: https://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2026/09/08/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?YOHANES+2:1-11
YOHANES 2:1-11
1 Pada hari ketiga ada perkawinan di Kana yang di Galilea, dan ibu Yesus ada di situ;
2 Yesus dan murid-murid-Nya diundang juga ke perkawinan itu.
3 Ketika mereka kekurangan anggur, ibu Yesus berkata kepada-Nya: "Mereka kehabisan anggur."
4 Kata Yesus kepadanya: "Mau apakah engkau dari pada-Ku, ibu? Saat-Ku belum tiba."
5 Tetapi ibu Yesus berkata kepada pelayan-pelayan: "Apa yang dikatakan kepadamu, buatlah itu!"
6 Di situ ada enam tempayan yang disediakan untuk pembasuhan menurut adat orang Yahudi, masing-masing isinya dua tiga buyung.
7 Yesus berkata kepada pelayan-pelayan itu: "Isilah tempayan-tempayan itu penuh dengan air." Dan merekapun mengisinya sampai penuh.
8 Lalu kata Yesus kepada mereka: "Sekarang cedoklah dan bawalah kepada pemimpin pesta." Lalu merekapun membawanya.
9 Setelah pemimpin pesta itu mengecap air, yang telah menjadi anggur itu--dan ia tidak tahu dari mana datangnya, tetapi pelayan-pelayan, yang mencedok air itu, mengetahuinya--ia memanggil mempelai laki-laki,
10 dan berkata kepadanya: "Setiap orang menghidangkan anggur yang baik dahulu dan sesudah orang puas minum, barulah yang kurang baik; akan tetapi engkau menyimpan anggur yang baik sampai sekarang."
11 Hal itu dibuat Yesus di Kana yang di Galilea, sebagai yang pertama dari tanda-tanda-Nya dan dengan itu Ia telah menyatakan kemuliaan-Nya, dan murid-murid-Nya percaya kepada-Nya.
Bacaan Alkitab Setahun: https://alkitab.sabda.org/?Yehezkiel+28-30
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/Yehezkiel+28-30
e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Dilarang memperbanyak isi Renungan Harian® tanpa izin tertulis dari penerbit.
Renungan Harian® milik Yayasan Pelayanan Gloria -- Copyright © 2026 Yayasan Pelayanan Gloria.
- - -
Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Pelayanan Gloria.
BCA Rekening No. 456 500 8880 a.n. YAYASAN PELAYANAN GLORIA
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Selasa, 8 September 2026
Bacaan : YOHANES 2:1-11
Setahun: Yehezkiel 28-30
Nats: Ibu Yesus berkata kepada pelayan-pelayan, "Apa yang dikatakan-Nya kepadamu, lakukanlah itu!" (Yohanes 2:5)
Renungan:
MELAKUKAN PERKATAAN TUHAN
Di Kana, untuk pertama kalinya Yesus mengadakan mukjizat. Air berubah menjadi anggur. Kita takjub menyimak perbuatan Tuhan yang hebat. Didapati di sana sebuah sikap, yakni taat. Sebelumnya, Maria, ibu Yesus, berpesan kepada para pelayan, "Apa yang dikatakan-Nya [Yesus] kepadamu, lakukanlah itu!" (ay. 5). Benar kemudian, Yesus mengatakan sesuatu kepada mereka. Disuruh-Nya mereka mengisi penuh tempayan-tempayan dengan air (ay. 7). Hal ini mudah, tetapi selanjutnya tak masuk di akal. Bagaimana mungkin membawa air yang dicedok dari sana kepada pemimpin pesta (ay. 8)? Ia akan mencicipinya, lalu merasa dipermainkan. Namun, mereka melakukan juga perkataan Yesus, seperti dipesankan oleh Maria. Menakjubkan, air itu berubah menjadi anggur, malahan anggur yang sangat nikmat (ay. 9-10).
Semata karena kemurahan-Nya maka Tuhan berkenan menyatakan mukjizat-Nya. Namun, hampir selalu, mukjizat didahului dengan instruksi. Di sinilah ketaatan itu berperan. Disayangkan, banyak dari kita mengharap menyaksikan tangan Tuhan bekerja secara ajaib dalam kehidupan kita, tetapi enggan menuruti perkataan-Nya. Tuhan menyuruh kita mengasihi, tetapi kita memilih membenci. Tuhan meminta kita mengampuni, tetapi kita terus menyimpan rasa sakit hati. Tuhan mendorong kita untuk berbagi, tetapi selalu kita menggunakan berkat hanya bagi diri sendiri.
Mengisi tempayan dengan air, lalu membawanya kepada pemimpin pesta adalah perkara sederhana. Begitu pun akan sederhana instruksi Tuhan kepada kita. Hanya instruksi-Nya kerap mengharuskan kita melepaskan kesombongan, keegoisan, atau perasaan-perasaan negatif lainnya dari hati. Maka saat ini, untuk segala yang dikatakan Tuhan kepada kita, marilah kita melakukannya. --LIN/www.renunganharian.net
ORANG-ORANG YANG SUKA MENAATI PERINTAH TUHAN AKAN LEBIH BANYAK MENYAKSIKAN MUKJIZAT DALAM KEHIDUPANNYA.
e-RH situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: https://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2026/09/08/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?YOHANES+2:1-11
YOHANES 2:1-11
1 Pada hari ketiga ada perkawinan di Kana yang di Galilea, dan ibu Yesus ada di situ;
2 Yesus dan murid-murid-Nya diundang juga ke perkawinan itu.
3 Ketika mereka kekurangan anggur, ibu Yesus berkata kepada-Nya: "Mereka kehabisan anggur."
4 Kata Yesus kepadanya: "Mau apakah engkau dari pada-Ku, ibu? Saat-Ku belum tiba."
5 Tetapi ibu Yesus berkata kepada pelayan-pelayan: "Apa yang dikatakan kepadamu, buatlah itu!"
6 Di situ ada enam tempayan yang disediakan untuk pembasuhan menurut adat orang Yahudi, masing-masing isinya dua tiga buyung.
7 Yesus berkata kepada pelayan-pelayan itu: "Isilah tempayan-tempayan itu penuh dengan air." Dan merekapun mengisinya sampai penuh.
8 Lalu kata Yesus kepada mereka: "Sekarang cedoklah dan bawalah kepada pemimpin pesta." Lalu merekapun membawanya.
9 Setelah pemimpin pesta itu mengecap air, yang telah menjadi anggur itu--dan ia tidak tahu dari mana datangnya, tetapi pelayan-pelayan, yang mencedok air itu, mengetahuinya--ia memanggil mempelai laki-laki,
10 dan berkata kepadanya: "Setiap orang menghidangkan anggur yang baik dahulu dan sesudah orang puas minum, barulah yang kurang baik; akan tetapi engkau menyimpan anggur yang baik sampai sekarang."
11 Hal itu dibuat Yesus di Kana yang di Galilea, sebagai yang pertama dari tanda-tanda-Nya dan dengan itu Ia telah menyatakan kemuliaan-Nya, dan murid-murid-Nya percaya kepada-Nya.
Bacaan Alkitab Setahun: https://alkitab.sabda.org/?Yehezkiel+28-30
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/Yehezkiel+28-30
e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Dilarang memperbanyak isi Renungan Harian® tanpa izin tertulis dari penerbit.
Renungan Harian® milik Yayasan Pelayanan Gloria -- Copyright © 2026 Yayasan Pelayanan Gloria.
- - -
Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Pelayanan Gloria.
BCA Rekening No. 456 500 8880 a.n. YAYASAN PELAYANAN GLORIA
