e-SH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Santapan Harian
Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Minggu, 28 Juni 2026
Ayat SH: 1 Samuel 7:2-17
Judul: Membangun Monumen Iman
Dengan kembalinya Tabut TUHAN, kembalilah umat Israel berseru kepada-Nya. Lambang kehadiran TUHAN yang hilang telah berada di tengah-tengah mereka lagi, tetapi sekarang apa yang harus mereka perbuat?
Selama dua puluh tahun Tabut TUHAN disimpan di Kiryat-Yearim, bangsa Israel kembali mencari dan merindukan Allah. Samuel menasihati mereka untuk tidak hanya berseru, tetapi bertobat dengan cara meninggalkan berhala dan mengabdikan hati mereka hanya kepada TUHAN (1-3). Setelah mereka menaati nasihat itu, Samuel mengumpulkan seluruh bangsa di Mizpa untuk berdoa dan berpuasa sebagai wujud pertobatan (4-6).
Ketika orang Filistin datang menyerang, Samuel berkurban dan berseru kepada TUHAN sehingga Ia menjawab dengan mengguntur dan mengacaukan musuh sampai mereka kalah (7-11). Sebagai peringatan atas pertolongan TUHAN, Samuel mendirikan sebuah batu yang dinamainya Eben-Haezer, artinya "Sampai di sini TUHAN telah menolong kita" (12).
Sejak saat itu, bangsa Israel hidup dalam keamanan, dan Samuel terus memimpin mereka dengan bijaksana sepanjang hidupnya (13-17).
Tuhan adalah sumber pertolongan kita. Semua kemenangan sejati berasal dari Dia, bukan manusia. Ketika Samuel mendirikan Eben-Haezer, ini bukan sekadar tanda kemenangan, melainkan deklarasi iman dalam Tuhan. Lebih dari batu peringatan, ini adalah monumen iman, bukti bahwa Tuhan itu setia dan pertolongan-Nya nyata.
Berapa kali kita nyaris menyerah, tetapi Tuhan menopang kita? Setiap kesembuhan, keberhasilan, dan kekuatan yang kita alami menjadi seperti Eben-Haezer dalam hidup kita. Kita diundang untuk membangun monumen iman dalam hati kita, sebagai bukti akan kesetiaan Tuhan yang tak pernah gagal.
Bersyukurlah untuk pertolongan Tuhan di masa lalu, dan deklarasikanlah iman Anda kepada-Nya dalam menghadapi masa depan. Tunjukkanlah keyakinan Anda bahwa Tuhan menolong pada waktu-Nya, dan harapkanlah selalu pertolongan dari satu-satunya sumber yang terbesar, yaitu Tuhan. [MKD]
e-SH versi web: https://www.sabda.org/publikasi/sh/2026/06/28/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?1+Samuel+7:2-17
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/1+Samuel+7:2-17
1 Samuel 7:2-17
2 Sejak saat tabut itu tinggal di Kiryat-Yearim berlalulah waktu yang cukup lama, yakni dua puluh tahun, dan seluruh kaum Israel mengeluh kepada TUHAN.
3 Lalu berkatalah Samuel kepada seluruh kaum Israel demikian: "Jika kamu berbalik kepada TUHAN dengan segenap hati, maka jauhkanlah para allah asing dan para Asytoret dari tengah-tengahmu dan tujukan hatimu kepada TUHAN dan beribadahlah hanya kepada-Nya; maka Ia akan melepaskan kamu dari tangan orang Filistin."
4 Kemudian orang-orang Israel menjauhkan para Baal dan para Asytoret dan beribadah hanya kepada TUHAN.
5 Lalu berkatalah Samuel: "Kumpulkanlah segenap orang Israel ke Mizpa; maka aku akan berdoa untuk kamu kepada TUHAN."
6 Setelah berkumpul di Mizpa, mereka menimba air dan mencurahkannya di hadapan TUHAN. Mereka juga berpuasa pada hari itu dan berkata di sana: "Kami telah berdosa kepada TUHAN." Dan Samuel menghakimi orang Israel di Mizpa.
7 Ketika didengar orang Filistin, bahwa orang Israel telah berkumpul di Mizpa, majulah raja-raja kota orang Filistin mendatangi orang Israel. Serta didengar orang Israel demikian, maka ketakutanlah mereka terhadap orang Filistin.
8 Lalu kata orang Israel kepada Samuel: "Janganlah berhenti berseru bagi kami kepada TUHAN, Allah kita, supaya Ia menyelamatkan kami dari tangan orang Filistin itu."
9 Sesudah itu Samuel mengambil seekor anak domba yang menyusu, lalu mempersembahkan seluruhnya kepada TUHAN sebagai korban bakaran. Dan ketika Samuel berseru kepada TUHAN bagi orang Israel, maka TUHAN menjawab dia.
10 Sedang Samuel mempersembahkan korban bakaran itu, majulah orang Filistin berperang melawan orang Israel. Tetapi pada hari itu TUHAN mengguntur dengan bunyi yang hebat ke atas orang Filistin dan mengacaukan mereka, sehingga mereka terpukul kalah oleh orang Israel.
11 Keluarlah orang-orang Israel dari Mizpa, mengejar orang Filistin itu dan memukul mereka kalah sampai hilir Bet-Kar.
12 Kemudian Samuel mengambil sebuah batu dan mendirikannya antara Mizpa dan Yesana; ia menamainya Eben-Haezer, katanya: "Sampai di sini TUHAN menolong kita."
13 Demikianlah orang Filistin itu ditundukkan dan tidak lagi memasuki daerah Israel. Tangan TUHAN melawan orang Filistin seumur hidup Samuel,
14 dan kota-kota yang diambil orang Filistin dari pada Israel, kembali pula kepada Israel, mulai dari Ekron sampai Gat; dan orang Israel merebut daerah sekitarnya dari tangan orang Filistin. Antara orang Israel dan orang Amori ada damai.
15 Samuel memerintah sebagai hakim atas orang Israel seumur hidupnya.
16 Dari tahun ke tahun ia berkeliling ke Betel, Gilgal dan Mizpa, dan memerintah atas orang Israel di segala tempat itu,
17 lalu ia kembali ke Rama, sebab di sanalah rumahnya dan di sanalah ia memerintah atas orang Israel; dan di sana ia mendirikan mezbah bagi TUHAN.
e-SH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Scripture Union Indonesia
e-SH Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
(e-SH) owner-i-kan-akar-Santapan-Harian@hub.xc.org
- - -
Anda diberkati melalui Santapan Harian?
Mari mendukung pelayanan Yayasan Pancar Pijar Alkitab (PPA)
Rekening BCA cab Pintu Air no. 106.30066.22 an. Yay Pancar Pijar Alkitab
e-Santapan Harian
Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Minggu, 28 Juni 2026
Ayat SH: 1 Samuel 7:2-17
Judul: Membangun Monumen Iman
Dengan kembalinya Tabut TUHAN, kembalilah umat Israel berseru kepada-Nya. Lambang kehadiran TUHAN yang hilang telah berada di tengah-tengah mereka lagi, tetapi sekarang apa yang harus mereka perbuat?
Selama dua puluh tahun Tabut TUHAN disimpan di Kiryat-Yearim, bangsa Israel kembali mencari dan merindukan Allah. Samuel menasihati mereka untuk tidak hanya berseru, tetapi bertobat dengan cara meninggalkan berhala dan mengabdikan hati mereka hanya kepada TUHAN (1-3). Setelah mereka menaati nasihat itu, Samuel mengumpulkan seluruh bangsa di Mizpa untuk berdoa dan berpuasa sebagai wujud pertobatan (4-6).
Ketika orang Filistin datang menyerang, Samuel berkurban dan berseru kepada TUHAN sehingga Ia menjawab dengan mengguntur dan mengacaukan musuh sampai mereka kalah (7-11). Sebagai peringatan atas pertolongan TUHAN, Samuel mendirikan sebuah batu yang dinamainya Eben-Haezer, artinya "Sampai di sini TUHAN telah menolong kita" (12).
Sejak saat itu, bangsa Israel hidup dalam keamanan, dan Samuel terus memimpin mereka dengan bijaksana sepanjang hidupnya (13-17).
Tuhan adalah sumber pertolongan kita. Semua kemenangan sejati berasal dari Dia, bukan manusia. Ketika Samuel mendirikan Eben-Haezer, ini bukan sekadar tanda kemenangan, melainkan deklarasi iman dalam Tuhan. Lebih dari batu peringatan, ini adalah monumen iman, bukti bahwa Tuhan itu setia dan pertolongan-Nya nyata.
Berapa kali kita nyaris menyerah, tetapi Tuhan menopang kita? Setiap kesembuhan, keberhasilan, dan kekuatan yang kita alami menjadi seperti Eben-Haezer dalam hidup kita. Kita diundang untuk membangun monumen iman dalam hati kita, sebagai bukti akan kesetiaan Tuhan yang tak pernah gagal.
Bersyukurlah untuk pertolongan Tuhan di masa lalu, dan deklarasikanlah iman Anda kepada-Nya dalam menghadapi masa depan. Tunjukkanlah keyakinan Anda bahwa Tuhan menolong pada waktu-Nya, dan harapkanlah selalu pertolongan dari satu-satunya sumber yang terbesar, yaitu Tuhan. [MKD]
e-SH versi web: https://www.sabda.org/publikasi/sh/2026/06/28/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?1+Samuel+7:2-17
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/1+Samuel+7:2-17
1 Samuel 7:2-17
2 Sejak saat tabut itu tinggal di Kiryat-Yearim berlalulah waktu yang cukup lama, yakni dua puluh tahun, dan seluruh kaum Israel mengeluh kepada TUHAN.
3 Lalu berkatalah Samuel kepada seluruh kaum Israel demikian: "Jika kamu berbalik kepada TUHAN dengan segenap hati, maka jauhkanlah para allah asing dan para Asytoret dari tengah-tengahmu dan tujukan hatimu kepada TUHAN dan beribadahlah hanya kepada-Nya; maka Ia akan melepaskan kamu dari tangan orang Filistin."
4 Kemudian orang-orang Israel menjauhkan para Baal dan para Asytoret dan beribadah hanya kepada TUHAN.
5 Lalu berkatalah Samuel: "Kumpulkanlah segenap orang Israel ke Mizpa; maka aku akan berdoa untuk kamu kepada TUHAN."
6 Setelah berkumpul di Mizpa, mereka menimba air dan mencurahkannya di hadapan TUHAN. Mereka juga berpuasa pada hari itu dan berkata di sana: "Kami telah berdosa kepada TUHAN." Dan Samuel menghakimi orang Israel di Mizpa.
7 Ketika didengar orang Filistin, bahwa orang Israel telah berkumpul di Mizpa, majulah raja-raja kota orang Filistin mendatangi orang Israel. Serta didengar orang Israel demikian, maka ketakutanlah mereka terhadap orang Filistin.
8 Lalu kata orang Israel kepada Samuel: "Janganlah berhenti berseru bagi kami kepada TUHAN, Allah kita, supaya Ia menyelamatkan kami dari tangan orang Filistin itu."
9 Sesudah itu Samuel mengambil seekor anak domba yang menyusu, lalu mempersembahkan seluruhnya kepada TUHAN sebagai korban bakaran. Dan ketika Samuel berseru kepada TUHAN bagi orang Israel, maka TUHAN menjawab dia.
10 Sedang Samuel mempersembahkan korban bakaran itu, majulah orang Filistin berperang melawan orang Israel. Tetapi pada hari itu TUHAN mengguntur dengan bunyi yang hebat ke atas orang Filistin dan mengacaukan mereka, sehingga mereka terpukul kalah oleh orang Israel.
11 Keluarlah orang-orang Israel dari Mizpa, mengejar orang Filistin itu dan memukul mereka kalah sampai hilir Bet-Kar.
12 Kemudian Samuel mengambil sebuah batu dan mendirikannya antara Mizpa dan Yesana; ia menamainya Eben-Haezer, katanya: "Sampai di sini TUHAN menolong kita."
13 Demikianlah orang Filistin itu ditundukkan dan tidak lagi memasuki daerah Israel. Tangan TUHAN melawan orang Filistin seumur hidup Samuel,
14 dan kota-kota yang diambil orang Filistin dari pada Israel, kembali pula kepada Israel, mulai dari Ekron sampai Gat; dan orang Israel merebut daerah sekitarnya dari tangan orang Filistin. Antara orang Israel dan orang Amori ada damai.
15 Samuel memerintah sebagai hakim atas orang Israel seumur hidupnya.
16 Dari tahun ke tahun ia berkeliling ke Betel, Gilgal dan Mizpa, dan memerintah atas orang Israel di segala tempat itu,
17 lalu ia kembali ke Rama, sebab di sanalah rumahnya dan di sanalah ia memerintah atas orang Israel; dan di sana ia mendirikan mezbah bagi TUHAN.
e-SH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Scripture Union Indonesia
e-SH Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
(e-SH) owner-i-kan-akar-Santapan-Harian@hub.xc.org
- - -
Anda diberkati melalui Santapan Harian?
Mari mendukung pelayanan Yayasan Pancar Pijar Alkitab (PPA)
Rekening BCA cab Pintu Air no. 106.30066.22 an. Yay Pancar Pijar Alkitab
