e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Senin, 14 September 2026
Bacaan : KEJADIAN 41:14-36
Setahun: Yehezkiel 46-48
Nats: "... Allah telah memperlihatkan kepada Tuanku Firaun apa yang hendak dilakukan-Nya." (Kejadian 41:28)
Renungan:
PENGUASA SESUNGGUHNYA
Bangsa-bangsa kuno beranggapan bahwa kekuasaan dewa tertentu terbatas pada wilayah tertentu. Baal dan Asyera adalah dewa dan dewi Kanaan. Dagon adalah sesembahan bangsa Filistin (Hak. 16:23). Kamos adalah dewa bangsa Moab, Milkom atau Molokh adalah dewa bangsa Amon, dan Asytoret adalah dewi orang Sidon (1Raj. 11:5, 7). Tiap penganutnya percaya bahwa dewa-dewi ini menjagai dan memberkati mereka, serta menentang musuh mereka. Demikian jugalah bangsa-bangsa ini memandang Allah Israel. Mereka mengira bahwa kuasa Allah hanya terbatas pada bangsa Israel, serta memusuhi mereka.
Namun, ternyata Allah tidak hanya berkuasa atas satu bangsa sekalipun Dia berkenan disebut sebagai Allah Israel. Dialah Penguasa seluruh bumi. Dialah yang menciptakan segala yang ada. Dia mengasihi semua bangsa. Dia ingin agar semua orang mengenal dan menaati-Nya. Pemilihan-Nya atas Israel justru bertujuan agar melalui umat pilihan-Nya, bangsa-bangsa lain akan mengenal-Nya.
Yusuf, seorang keturunan Israel, menolong Firaun untuk memahami makna mimpinya. Bahwa Allah telah memberitahu sang raja Mesir tentang apa yang akan Dia lakukan. Walau Dia bukan salah satu dari dewa Mesir, tetapi Dia berkuasa atas kehidupan mereka. Ketika Firaun bersedia menaati Tuhan, bangsanya pun mengalami masa kelimpahan, serta dapat bertahan di tengah masa kekeringan yang kemudian menimpa. Ini hendaknya mengingatkan kita bahwa Allah berkuasa mengintervensi setiap orang, termasuk para pemimpin bangsa-bangsa (bdk. Ams. 21:1). Maka selayaknyalah kita mendukung serta mendoakan mereka agar mereka juga belajar menaati tuntunan Allah. --HT/www.renunganharian.net
SAMA SEPERTI TUHAN MENGATUR AIR SUNGAI SUPAYA MENGALIR MENURUT KEHENDAK-NYA, BEGITU JUGA IA MEMBIMBING PIKIRAN RAJA. -AMSAL 21:1, BIS
e-RH situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: https://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2026/09/14/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?KEJADIAN+41:14-36
KEJADIAN 41:14-36
14 Kemudian Firaun menyuruh memanggil Yusuf. Segeralah ia dikeluarkan dari tutupan; ia bercukur dan berganti pakaian, lalu pergi menghadap Firaun.
15 Berkatalah Firaun kepada Yusuf: "Aku telah bermimpi, dan seorangpun tidak ada yang dapat mengartikannya, tetapi telah kudengar tentang engkau: hanya dengan mendengar mimpi saja engkau dapat mengartikannya."
16 Yusuf menyahut Firaun: "Bukan sekali-kali aku, melainkan Allah juga yang akan memberitakan kesejahteraan kepada tuanku Firaun."
17 Lalu berkatalah Firaun kepada Yusuf: "Dalam mimpiku itu, aku berdiri di tepi sungai Nil;
18 lalu tampaklah dari sungai Nil itu keluar tujuh ekor lembu yang gemuk badannya dan indah bentuknya, dan makan rumput yang di tepi sungai itu.
19 Tetapi kemudian tampaklah juga keluar tujuh ekor lembu yang lain, kulit pemalut tulang, sangat buruk bangunnya dan kurus badannya; tidak pernah kulihat yang seburuk itu di seluruh tanah Mesir.
20 Lembu yang kurus dan buruk itu memakan ketujuh ekor lembu gemuk yang mula-mula.
21 Lembu-lembu ini masuk ke dalam perutnya, tetapi walaupun telah masuk ke dalam perutnya, tidaklah kelihatan sedikitpun tandanya: bangunnya tetap sama buruknya seperti semula. Lalu terjagalah aku.
22 Selanjutnya dalam mimpiku itu kulihat timbul dari satu tangkai tujuh bulir gandum yang berisi dan baik.
23 Tetapi kemudian tampaklah juga tumbuh tujuh bulir yang kering, kurus dan layu oleh angin timur.
24 Bulir yang kurus itu memakan ketujuh bulir yang baik tadi. Telah kuceritakan hal ini kepada semua ahli, tetapi seorangpun tidak ada yang dapat menerangkannya kepadaku."
25 Lalu kata Yusuf kepada Firaun: "Kedua mimpi tuanku Firaun itu sama. Allah telah memberitahukan kepada tuanku Firaun apa yang hendak dilakukan-Nya.
26 Ketujuh ekor lembu yang baik itu ialah tujuh tahun, dan ketujuh bulir gandum yang baik itu ialah tujuh tahun juga; kedua mimpi itu sama.
27 Ketujuh ekor lembu yang kurus dan buruk, yang keluar kemudian, maksudnya tujuh tahun, demikian pula ketujuh bulir gandum yang hampa dan layu oleh angin timur itu; maksudnya akan ada tujuh tahun kelaparan.
28 Inilah maksud perkataanku, ketika aku berkata kepada tuanku Firaun: Allah telah memperlihatkan kepada tuanku Firaun apa yang hendak dilakukan-Nya.
29 Ketahuilah tuanku, akan datang tujuh tahun kelimpahan di seluruh tanah Mesir.
30 Kemudian akan timbul tujuh tahun kelaparan; maka akan dilupakan segala kelimpahan itu di tanah Mesir, karena kelaparan itu menguruskeringkan negeri ini.
31 Sesudah itu akan tidak kelihatan lagi bekas-bekas kelimpahan di negeri ini karena kelaparan itu, sebab sangat hebatnya kelaparan itu.
32 Sampai dua kali mimpi itu diulangi bagi tuanku Firaun berarti: hal itu telah ditetapkan oleh Allah dan Allah akan segera melakukannya.
33 Oleh sebab itu, baiklah tuanku Firaun mencari seorang yang berakal budi dan bijaksana, dan mengangkatnya menjadi kuasa atas tanah Mesir.
34 Baiklah juga tuanku Firaun berbuat begini, yakni menempatkan penilik-penilik atas negeri ini dan dalam ketujuh tahun kelimpahan itu memungut seperlima dari hasil tanah Mesir.
35 Mereka harus mengumpulkan segala bahan makanan dalam tahun-tahun baik yang akan datang ini dan, di bawah kuasa tuanku Firaun, menimbun gandum di kota-kota sebagai bahan makanan, serta menyimpannya.
36 Demikianlah segala bahan makanan itu menjadi persediaan untuk negeri ini dalam ketujuh tahun kelaparan yang akan terjadi di tanah Mesir, supaya negeri ini jangan binasa karena kelaparan itu."
Bacaan Alkitab Setahun: https://alkitab.sabda.org/?Yehezkiel+46-48
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/Yehezkiel+46-48
e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Dilarang memperbanyak isi Renungan Harian® tanpa izin tertulis dari penerbit.
Renungan Harian® milik Yayasan Pelayanan Gloria -- Copyright © 2026 Yayasan Pelayanan Gloria.
- - -
Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Pelayanan Gloria.
BCA Rekening No. 456 500 8880 a.n. YAYASAN PELAYANAN GLORIA
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Senin, 14 September 2026
Bacaan : KEJADIAN 41:14-36
Setahun: Yehezkiel 46-48
Nats: "... Allah telah memperlihatkan kepada Tuanku Firaun apa yang hendak dilakukan-Nya." (Kejadian 41:28)
Renungan:
PENGUASA SESUNGGUHNYA
Bangsa-bangsa kuno beranggapan bahwa kekuasaan dewa tertentu terbatas pada wilayah tertentu. Baal dan Asyera adalah dewa dan dewi Kanaan. Dagon adalah sesembahan bangsa Filistin (Hak. 16:23). Kamos adalah dewa bangsa Moab, Milkom atau Molokh adalah dewa bangsa Amon, dan Asytoret adalah dewi orang Sidon (1Raj. 11:5, 7). Tiap penganutnya percaya bahwa dewa-dewi ini menjagai dan memberkati mereka, serta menentang musuh mereka. Demikian jugalah bangsa-bangsa ini memandang Allah Israel. Mereka mengira bahwa kuasa Allah hanya terbatas pada bangsa Israel, serta memusuhi mereka.
Namun, ternyata Allah tidak hanya berkuasa atas satu bangsa sekalipun Dia berkenan disebut sebagai Allah Israel. Dialah Penguasa seluruh bumi. Dialah yang menciptakan segala yang ada. Dia mengasihi semua bangsa. Dia ingin agar semua orang mengenal dan menaati-Nya. Pemilihan-Nya atas Israel justru bertujuan agar melalui umat pilihan-Nya, bangsa-bangsa lain akan mengenal-Nya.
Yusuf, seorang keturunan Israel, menolong Firaun untuk memahami makna mimpinya. Bahwa Allah telah memberitahu sang raja Mesir tentang apa yang akan Dia lakukan. Walau Dia bukan salah satu dari dewa Mesir, tetapi Dia berkuasa atas kehidupan mereka. Ketika Firaun bersedia menaati Tuhan, bangsanya pun mengalami masa kelimpahan, serta dapat bertahan di tengah masa kekeringan yang kemudian menimpa. Ini hendaknya mengingatkan kita bahwa Allah berkuasa mengintervensi setiap orang, termasuk para pemimpin bangsa-bangsa (bdk. Ams. 21:1). Maka selayaknyalah kita mendukung serta mendoakan mereka agar mereka juga belajar menaati tuntunan Allah. --HT/www.renunganharian.net
SAMA SEPERTI TUHAN MENGATUR AIR SUNGAI SUPAYA MENGALIR MENURUT KEHENDAK-NYA, BEGITU JUGA IA MEMBIMBING PIKIRAN RAJA. -AMSAL 21:1, BIS
e-RH situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: https://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2026/09/14/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?KEJADIAN+41:14-36
KEJADIAN 41:14-36
14 Kemudian Firaun menyuruh memanggil Yusuf. Segeralah ia dikeluarkan dari tutupan; ia bercukur dan berganti pakaian, lalu pergi menghadap Firaun.
15 Berkatalah Firaun kepada Yusuf: "Aku telah bermimpi, dan seorangpun tidak ada yang dapat mengartikannya, tetapi telah kudengar tentang engkau: hanya dengan mendengar mimpi saja engkau dapat mengartikannya."
16 Yusuf menyahut Firaun: "Bukan sekali-kali aku, melainkan Allah juga yang akan memberitakan kesejahteraan kepada tuanku Firaun."
17 Lalu berkatalah Firaun kepada Yusuf: "Dalam mimpiku itu, aku berdiri di tepi sungai Nil;
18 lalu tampaklah dari sungai Nil itu keluar tujuh ekor lembu yang gemuk badannya dan indah bentuknya, dan makan rumput yang di tepi sungai itu.
19 Tetapi kemudian tampaklah juga keluar tujuh ekor lembu yang lain, kulit pemalut tulang, sangat buruk bangunnya dan kurus badannya; tidak pernah kulihat yang seburuk itu di seluruh tanah Mesir.
20 Lembu yang kurus dan buruk itu memakan ketujuh ekor lembu gemuk yang mula-mula.
21 Lembu-lembu ini masuk ke dalam perutnya, tetapi walaupun telah masuk ke dalam perutnya, tidaklah kelihatan sedikitpun tandanya: bangunnya tetap sama buruknya seperti semula. Lalu terjagalah aku.
22 Selanjutnya dalam mimpiku itu kulihat timbul dari satu tangkai tujuh bulir gandum yang berisi dan baik.
23 Tetapi kemudian tampaklah juga tumbuh tujuh bulir yang kering, kurus dan layu oleh angin timur.
24 Bulir yang kurus itu memakan ketujuh bulir yang baik tadi. Telah kuceritakan hal ini kepada semua ahli, tetapi seorangpun tidak ada yang dapat menerangkannya kepadaku."
25 Lalu kata Yusuf kepada Firaun: "Kedua mimpi tuanku Firaun itu sama. Allah telah memberitahukan kepada tuanku Firaun apa yang hendak dilakukan-Nya.
26 Ketujuh ekor lembu yang baik itu ialah tujuh tahun, dan ketujuh bulir gandum yang baik itu ialah tujuh tahun juga; kedua mimpi itu sama.
27 Ketujuh ekor lembu yang kurus dan buruk, yang keluar kemudian, maksudnya tujuh tahun, demikian pula ketujuh bulir gandum yang hampa dan layu oleh angin timur itu; maksudnya akan ada tujuh tahun kelaparan.
28 Inilah maksud perkataanku, ketika aku berkata kepada tuanku Firaun: Allah telah memperlihatkan kepada tuanku Firaun apa yang hendak dilakukan-Nya.
29 Ketahuilah tuanku, akan datang tujuh tahun kelimpahan di seluruh tanah Mesir.
30 Kemudian akan timbul tujuh tahun kelaparan; maka akan dilupakan segala kelimpahan itu di tanah Mesir, karena kelaparan itu menguruskeringkan negeri ini.
31 Sesudah itu akan tidak kelihatan lagi bekas-bekas kelimpahan di negeri ini karena kelaparan itu, sebab sangat hebatnya kelaparan itu.
32 Sampai dua kali mimpi itu diulangi bagi tuanku Firaun berarti: hal itu telah ditetapkan oleh Allah dan Allah akan segera melakukannya.
33 Oleh sebab itu, baiklah tuanku Firaun mencari seorang yang berakal budi dan bijaksana, dan mengangkatnya menjadi kuasa atas tanah Mesir.
34 Baiklah juga tuanku Firaun berbuat begini, yakni menempatkan penilik-penilik atas negeri ini dan dalam ketujuh tahun kelimpahan itu memungut seperlima dari hasil tanah Mesir.
35 Mereka harus mengumpulkan segala bahan makanan dalam tahun-tahun baik yang akan datang ini dan, di bawah kuasa tuanku Firaun, menimbun gandum di kota-kota sebagai bahan makanan, serta menyimpannya.
36 Demikianlah segala bahan makanan itu menjadi persediaan untuk negeri ini dalam ketujuh tahun kelaparan yang akan terjadi di tanah Mesir, supaya negeri ini jangan binasa karena kelaparan itu."
Bacaan Alkitab Setahun: https://alkitab.sabda.org/?Yehezkiel+46-48
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/Yehezkiel+46-48
e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Dilarang memperbanyak isi Renungan Harian® tanpa izin tertulis dari penerbit.
Renungan Harian® milik Yayasan Pelayanan Gloria -- Copyright © 2026 Yayasan Pelayanan Gloria.
- - -
Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Pelayanan Gloria.
BCA Rekening No. 456 500 8880 a.n. YAYASAN PELAYANAN GLORIA
