e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Minggu, 11 Oktober 2026
Bacaan : MATIUS 18:6-11
Setahun: Matius 22-23
Nats: "Celakalah dunia dengan segala hal yang menyebabkan orang berdosa! Memang hal-hal itu harus ada, tetapi celakalah orang yang mengadakannya." (Matius 18:7)
Renungan:
PENYESAT
Suatu kali, Hena mengunggah foto dan video liburannya selama satu minggu di Bali. Dalam sehari, ia bisa mengunggah berkali-kali. Melihat unggahan itu, salah seorang teman mengomentarinya secara langsung. "Kamu pede mengunggah foto seneng-seneng sementara teman kita baru kehilangan pekerjaan?" "Lah, apa salahnya? Aku pergi dengan uangku sendiri, nggak minta sama dia. Lagipula media sosial memang buat pamer kan? Kalau nggak kuat lihat postingan orang lain, ya jangan main medsos!"
Kadang, kita tidak berpikir jauh tentang dampak dari perkataan dan perbuatan kita. Asal kita senang, maka lakukan. Malangnya, tubuh yang pada hakikatnya baik dan seharusnya digunakan sebagai alat kebaikan sering kali justru menjadi jerat karena kejahatan hati kita. Termasuk tindakan remeh yang ternyata berdampak buruk bagi orang lain. Perkataan dan perbuatan kita dapat menjadi batu sandungan, menyesatkan orang lain, bahkan menyebabkan mereka berbuat dosa.
Sebuah kesalahan, meski tampak kecil, bisa menjadi benih penyesatan. Sebab hidup kita dibaca orang lain, bahkan gaungnya akan lebih keras dibanding khotbah apa pun. Padahal, bukankah semestinya hidup orang percaya senantiasa mencerminkan kesaksian yang memuliakan Allah? Karena itu, Yesus mengingatkan supaya jangan sampai kita menjadi penyesat yang berpotensi membawa orang lain terjatuh dalam dosa. Yesus rindu terang kita bercahaya di depan orang supaya mereka melihat perbuatan kita yang baik. Sehingga melalui itu, mereka memuliakan Tuhan (bdk. Mat. 5:16). --EBL/www.renunganharian.net
JADILAH BERKAT, BUKAN PENYESAT KARENA KESELAMATAN BERARTI KESAKSIAN.
e-RH situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: https://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2026/10/11/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?MATIUS+18:6-11
MATIUS 18:6-11
6 "Tetapi barangsiapa menyesatkan salah satu dari anak-anak kecil ini yang percaya kepada-Ku, lebih baik baginya jika sebuah batu kilangan diikatkan pada lehernya lalu ia ditenggelamkan ke dalam laut.
7 Celakalah dunia dengan segala penyesatannya: memang penyesatan harus ada, tetapi celakalah orang yang mengadakannya.
8 Jika tanganmu atau kakimu menyesatkan engkau, penggallah dan buanglah itu, karena lebih baik bagimu masuk ke dalam hidup dengan tangan kudung atau timpang dari pada dengan utuh kedua tangan dan kedua kakimu dicampakkan ke dalam api kekal.
9 Dan jika matamu menyesatkan engkau, cungkillah dan buanglah itu, karena lebih baik bagimu masuk ke dalam hidup dengan bermata satu dari pada dicampakkan ke dalam api neraka dengan bermata dua.
10 Ingatlah, jangan menganggap rendah seorang dari anak-anak kecil ini. Karena Aku berkata kepadamu: Ada malaikat mereka di sorga yang selalu memandang wajah Bapa-Ku yang di sorga.
11 (Karena Anak Manusia datang untuk menyelamatkan yang hilang.)"
Bacaan Alkitab Setahun: https://alkitab.sabda.org/?Matius+22-23
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/Matius+22-23
e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Dilarang memperbanyak isi Renungan Harian® tanpa izin tertulis dari penerbit.
Renungan Harian® milik Yayasan Pelayanan Gloria -- Copyright © 2026 Yayasan Pelayanan Gloria.
- - -
Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Pelayanan Gloria.
BCA Rekening No. 456 500 8880 a.n. YAYASAN PELAYANAN GLORIA
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Minggu, 11 Oktober 2026
Bacaan : MATIUS 18:6-11
Setahun: Matius 22-23
Nats: "Celakalah dunia dengan segala hal yang menyebabkan orang berdosa! Memang hal-hal itu harus ada, tetapi celakalah orang yang mengadakannya." (Matius 18:7)
Renungan:
PENYESAT
Suatu kali, Hena mengunggah foto dan video liburannya selama satu minggu di Bali. Dalam sehari, ia bisa mengunggah berkali-kali. Melihat unggahan itu, salah seorang teman mengomentarinya secara langsung. "Kamu pede mengunggah foto seneng-seneng sementara teman kita baru kehilangan pekerjaan?" "Lah, apa salahnya? Aku pergi dengan uangku sendiri, nggak minta sama dia. Lagipula media sosial memang buat pamer kan? Kalau nggak kuat lihat postingan orang lain, ya jangan main medsos!"
Kadang, kita tidak berpikir jauh tentang dampak dari perkataan dan perbuatan kita. Asal kita senang, maka lakukan. Malangnya, tubuh yang pada hakikatnya baik dan seharusnya digunakan sebagai alat kebaikan sering kali justru menjadi jerat karena kejahatan hati kita. Termasuk tindakan remeh yang ternyata berdampak buruk bagi orang lain. Perkataan dan perbuatan kita dapat menjadi batu sandungan, menyesatkan orang lain, bahkan menyebabkan mereka berbuat dosa.
Sebuah kesalahan, meski tampak kecil, bisa menjadi benih penyesatan. Sebab hidup kita dibaca orang lain, bahkan gaungnya akan lebih keras dibanding khotbah apa pun. Padahal, bukankah semestinya hidup orang percaya senantiasa mencerminkan kesaksian yang memuliakan Allah? Karena itu, Yesus mengingatkan supaya jangan sampai kita menjadi penyesat yang berpotensi membawa orang lain terjatuh dalam dosa. Yesus rindu terang kita bercahaya di depan orang supaya mereka melihat perbuatan kita yang baik. Sehingga melalui itu, mereka memuliakan Tuhan (bdk. Mat. 5:16). --EBL/www.renunganharian.net
JADILAH BERKAT, BUKAN PENYESAT KARENA KESELAMATAN BERARTI KESAKSIAN.
e-RH situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: https://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2026/10/11/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?MATIUS+18:6-11
MATIUS 18:6-11
6 "Tetapi barangsiapa menyesatkan salah satu dari anak-anak kecil ini yang percaya kepada-Ku, lebih baik baginya jika sebuah batu kilangan diikatkan pada lehernya lalu ia ditenggelamkan ke dalam laut.
7 Celakalah dunia dengan segala penyesatannya: memang penyesatan harus ada, tetapi celakalah orang yang mengadakannya.
8 Jika tanganmu atau kakimu menyesatkan engkau, penggallah dan buanglah itu, karena lebih baik bagimu masuk ke dalam hidup dengan tangan kudung atau timpang dari pada dengan utuh kedua tangan dan kedua kakimu dicampakkan ke dalam api kekal.
9 Dan jika matamu menyesatkan engkau, cungkillah dan buanglah itu, karena lebih baik bagimu masuk ke dalam hidup dengan bermata satu dari pada dicampakkan ke dalam api neraka dengan bermata dua.
10 Ingatlah, jangan menganggap rendah seorang dari anak-anak kecil ini. Karena Aku berkata kepadamu: Ada malaikat mereka di sorga yang selalu memandang wajah Bapa-Ku yang di sorga.
11 (Karena Anak Manusia datang untuk menyelamatkan yang hilang.)"
Bacaan Alkitab Setahun: https://alkitab.sabda.org/?Matius+22-23
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/Matius+22-23
e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Dilarang memperbanyak isi Renungan Harian® tanpa izin tertulis dari penerbit.
Renungan Harian® milik Yayasan Pelayanan Gloria -- Copyright © 2026 Yayasan Pelayanan Gloria.
- - -
Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Pelayanan Gloria.
BCA Rekening No. 456 500 8880 a.n. YAYASAN PELAYANAN GLORIA
