e-SH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Santapan Harian
Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Rabu, 5 Agustus 2026
Ayat SH: 2 Korintus 7:2-16
Judul: Mentransformasi Konflik
Konflik pasti kita temui dalam kehidupan sehari-hari, sehingga kita perlu melatih diri untuk menghadapi konflik dengan cara yang tepat. Apabila konflik ditransformasi, akan muncul kesempatan bagi pihak yang terlibat untuk menjadi pribadi yang lebih baik.
Paulus juga menemui konflik. Pada bacaan kita kali ini, tersirat bahwa jemaat memiliki banyak pikiran negatif tentang dirinya (2). Ia tentu sangat sedih mendengar itu semua. Namun, ia dan Timotius memilih untuk tetap membuka hati dan pikiran mereka bagi jemaat (3-4).
Mereka begitu mengasihi jemaat sampai-sampai mereka tidak merasa tenang sebelum mereka mendengar kabar tentang jemaat dari Titus (5). Di tengah kesusahan yang mereka alami, mereka mendapatkan penghiburan bukan ketika mereka tidak lagi menderita, tetapi ketika Titus datang kepada mereka dan menceritakan penghiburan yang dia terima dari jemaat (6-7).
Paulus menyatakan bahwa ia tidak menyesalkan surat tegurannya yang keras, walau ia pernah menyesalkannya sesaat karena membuat jemaat bersedih (8). Namun, ia kemudian mengatakan bahwa ia bersukacita. Karena baginya, kesedihan jemaat sejatinya merupakan kesedihan yang sesuai kehendak Allah, demi pertobatan dan keselamatan jemaat. Hasilnya adalah kesungguhan yang besar di hadapan Allah.
Hal ini sungguh membuat Paulus, Timotius, dan Titus sangat bersukacita. Di tengah dinamika relasi yang hebat, ada tangan Tuhan yang mentransformasi konflik menjadi kebaikan dan menumbuhkan iman jemaat-Nya.
Marilah kita menengok relasi yang kita miliki dalam kehidupan kita masing-masing. Adakah relasi yang retak atau patah karena konflik yang tidak kunjung selesai? Jika ada, kiranya Tuhan memberi kita hati yang mau terbuka bagi saudara seiman kita, memampukan kita untuk menghadapi konflik dengan kasih yang tulus. Kiranya hasil akhir dari konflik yang kita hadapi bukan penyesalan dan dukacita, melainkan penghiburan dan sukacita. Kiranya di tengah konflik sekalipun, kita tetaplah jemaat Kristus. [WDN]
e-SH versi web: https://www.sabda.org/publikasi/sh/2026/08/05/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?2+Korintus+7:2-16
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/2+Korintus+7:2-16
2 Korintus 7:2-16
2 Berilah tempat bagi kami di dalam hati kamu! Kami tidak pernah berbuat salah terhadap seorangpun, tidak seorangpun yang kami rugikan, dan tidak dari seorangpun kami cari untung.
3 Aku berkata demikian, bukan untuk menjatuhkan hukuman atas kamu, sebab tadi telah aku katakan, bahwa kamu telah beroleh tempat di dalam hati kami, sehingga kita sehidup semati.
4 Aku sangat berterus terang terhadap kamu; tetapi aku juga sangat memegahkan kamu. Dalam segala penderitaan kami aku sangat terhibur dan sukacitaku melimpah-limpah.
5 Bahkan ketika kami tiba di Makedonia, kami tidak beroleh ketenangan bagi tubuh kami. Di mana-mana kami mengalami kesusahan: dari luar pertengkaran dan dari dalam ketakutan.
6 Tetapi Allah, yang menghiburkan orang yang rendah hati, telah menghiburkan kami dengan kedatangan Titus.
7 Bukan hanya oleh kedatangannya saja, tetapi juga oleh penghiburan yang dinikmatinya di tengah-tengah kamu. Karena ia telah memberitahukan kepada kami tentang kerinduanmu, keluhanmu, kesungguhanmu untuk membela aku, sehingga makin bertambahlah sukacitaku.
8 Jadi meskipun aku telah menyedihkan hatimu dengan suratku itu, namun aku tidak menyesalkannya. Memang pernah aku menyesalkannya, karena aku lihat, bahwa surat itu menyedihkan hatimu--kendatipun untuk seketika saja lamanya--,
9 namun sekarang aku bersukacita, bukan karena kamu telah berdukacita, melainkan karena dukacitamu membuat kamu bertobat. Sebab dukacitamu itu adalah menurut kehendak Allah, sehingga kamu sedikitpun tidak dirugikan oleh karena kami.
10 Sebab dukacita menurut kehendak Allah menghasilkan pertobatan yang membawa keselamatan dan yang tidak akan disesalkan, tetapi dukacita yang dari dunia ini menghasilkan kematian.
11 Sebab perhatikanlah betapa justru dukacita yang menurut kehendak Allah itu mengerjakan pada kamu kesungguhan yang besar, bahkan pembelaan diri, kejengkelan, ketakutan, kerinduan, kegiatan, penghukuman! Di dalam semuanya itu kamu telah membuktikan, bahwa kamu tidak bersalah di dalam perkara itu.
12 Sebab itu, jika aku telah menulis surat kepada kamu, maka bukanlah oleh karena orang yang berbuat salah, atau oleh karena orang yang menderita perbuatan salah, melainkan supaya kerelaanmu terhadap kami menjadi nyata bagi kamu di hadapan Allah.
13 Sebab itulah kami menjadi terhibur. Dan selain penghiburan yang kami peroleh itu, kami lebih lagi bersukacita oleh karena sukacita Titus, sebab kamu semua menyegarkan hatinya.
14 Aku memegahkan kamu kepadanya, dan kamu tidak mengecewakan aku. Kami senantiasa mengatakan apa yang benar kepada kamu, demikian juga kemegahan kami di hadapan Titus sudah ternyata benar.
15 Dan kasihnya bertambah besar terhadap kamu, apabila ia mengingat ketaatan kamu semua, bagaimana kamu menyambut kedatangannya dengan takut dan gentar.
16 Aku bersukacita, sebab aku dapat menaruh kepercayaan kepada kamu dalam segala hal.
e-SH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Scripture Union Indonesia
e-SH Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
(e-SH) owner-i-kan-akar-Santapan-Harian@hub.xc.org
- - -
Anda diberkati melalui Santapan Harian?
Mari mendukung pelayanan Yayasan Pancar Pijar Alkitab (PPA)
Rekening BCA cab Pintu Air no. 106.30066.22 an. Yay Pancar Pijar Alkitab
e-Santapan Harian
Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Rabu, 5 Agustus 2026
Ayat SH: 2 Korintus 7:2-16
Judul: Mentransformasi Konflik
Konflik pasti kita temui dalam kehidupan sehari-hari, sehingga kita perlu melatih diri untuk menghadapi konflik dengan cara yang tepat. Apabila konflik ditransformasi, akan muncul kesempatan bagi pihak yang terlibat untuk menjadi pribadi yang lebih baik.
Paulus juga menemui konflik. Pada bacaan kita kali ini, tersirat bahwa jemaat memiliki banyak pikiran negatif tentang dirinya (2). Ia tentu sangat sedih mendengar itu semua. Namun, ia dan Timotius memilih untuk tetap membuka hati dan pikiran mereka bagi jemaat (3-4).
Mereka begitu mengasihi jemaat sampai-sampai mereka tidak merasa tenang sebelum mereka mendengar kabar tentang jemaat dari Titus (5). Di tengah kesusahan yang mereka alami, mereka mendapatkan penghiburan bukan ketika mereka tidak lagi menderita, tetapi ketika Titus datang kepada mereka dan menceritakan penghiburan yang dia terima dari jemaat (6-7).
Paulus menyatakan bahwa ia tidak menyesalkan surat tegurannya yang keras, walau ia pernah menyesalkannya sesaat karena membuat jemaat bersedih (8). Namun, ia kemudian mengatakan bahwa ia bersukacita. Karena baginya, kesedihan jemaat sejatinya merupakan kesedihan yang sesuai kehendak Allah, demi pertobatan dan keselamatan jemaat. Hasilnya adalah kesungguhan yang besar di hadapan Allah.
Hal ini sungguh membuat Paulus, Timotius, dan Titus sangat bersukacita. Di tengah dinamika relasi yang hebat, ada tangan Tuhan yang mentransformasi konflik menjadi kebaikan dan menumbuhkan iman jemaat-Nya.
Marilah kita menengok relasi yang kita miliki dalam kehidupan kita masing-masing. Adakah relasi yang retak atau patah karena konflik yang tidak kunjung selesai? Jika ada, kiranya Tuhan memberi kita hati yang mau terbuka bagi saudara seiman kita, memampukan kita untuk menghadapi konflik dengan kasih yang tulus. Kiranya hasil akhir dari konflik yang kita hadapi bukan penyesalan dan dukacita, melainkan penghiburan dan sukacita. Kiranya di tengah konflik sekalipun, kita tetaplah jemaat Kristus. [WDN]
e-SH versi web: https://www.sabda.org/publikasi/sh/2026/08/05/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?2+Korintus+7:2-16
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/2+Korintus+7:2-16
2 Korintus 7:2-16
2 Berilah tempat bagi kami di dalam hati kamu! Kami tidak pernah berbuat salah terhadap seorangpun, tidak seorangpun yang kami rugikan, dan tidak dari seorangpun kami cari untung.
3 Aku berkata demikian, bukan untuk menjatuhkan hukuman atas kamu, sebab tadi telah aku katakan, bahwa kamu telah beroleh tempat di dalam hati kami, sehingga kita sehidup semati.
4 Aku sangat berterus terang terhadap kamu; tetapi aku juga sangat memegahkan kamu. Dalam segala penderitaan kami aku sangat terhibur dan sukacitaku melimpah-limpah.
5 Bahkan ketika kami tiba di Makedonia, kami tidak beroleh ketenangan bagi tubuh kami. Di mana-mana kami mengalami kesusahan: dari luar pertengkaran dan dari dalam ketakutan.
6 Tetapi Allah, yang menghiburkan orang yang rendah hati, telah menghiburkan kami dengan kedatangan Titus.
7 Bukan hanya oleh kedatangannya saja, tetapi juga oleh penghiburan yang dinikmatinya di tengah-tengah kamu. Karena ia telah memberitahukan kepada kami tentang kerinduanmu, keluhanmu, kesungguhanmu untuk membela aku, sehingga makin bertambahlah sukacitaku.
8 Jadi meskipun aku telah menyedihkan hatimu dengan suratku itu, namun aku tidak menyesalkannya. Memang pernah aku menyesalkannya, karena aku lihat, bahwa surat itu menyedihkan hatimu--kendatipun untuk seketika saja lamanya--,
9 namun sekarang aku bersukacita, bukan karena kamu telah berdukacita, melainkan karena dukacitamu membuat kamu bertobat. Sebab dukacitamu itu adalah menurut kehendak Allah, sehingga kamu sedikitpun tidak dirugikan oleh karena kami.
10 Sebab dukacita menurut kehendak Allah menghasilkan pertobatan yang membawa keselamatan dan yang tidak akan disesalkan, tetapi dukacita yang dari dunia ini menghasilkan kematian.
11 Sebab perhatikanlah betapa justru dukacita yang menurut kehendak Allah itu mengerjakan pada kamu kesungguhan yang besar, bahkan pembelaan diri, kejengkelan, ketakutan, kerinduan, kegiatan, penghukuman! Di dalam semuanya itu kamu telah membuktikan, bahwa kamu tidak bersalah di dalam perkara itu.
12 Sebab itu, jika aku telah menulis surat kepada kamu, maka bukanlah oleh karena orang yang berbuat salah, atau oleh karena orang yang menderita perbuatan salah, melainkan supaya kerelaanmu terhadap kami menjadi nyata bagi kamu di hadapan Allah.
13 Sebab itulah kami menjadi terhibur. Dan selain penghiburan yang kami peroleh itu, kami lebih lagi bersukacita oleh karena sukacita Titus, sebab kamu semua menyegarkan hatinya.
14 Aku memegahkan kamu kepadanya, dan kamu tidak mengecewakan aku. Kami senantiasa mengatakan apa yang benar kepada kamu, demikian juga kemegahan kami di hadapan Titus sudah ternyata benar.
15 Dan kasihnya bertambah besar terhadap kamu, apabila ia mengingat ketaatan kamu semua, bagaimana kamu menyambut kedatangannya dengan takut dan gentar.
16 Aku bersukacita, sebab aku dapat menaruh kepercayaan kepada kamu dalam segala hal.
e-SH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Scripture Union Indonesia
e-SH Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
(e-SH) owner-i-kan-akar-Santapan-Harian@hub.xc.org
- - -
Anda diberkati melalui Santapan Harian?
Mari mendukung pelayanan Yayasan Pancar Pijar Alkitab (PPA)
Rekening BCA cab Pintu Air no. 106.30066.22 an. Yay Pancar Pijar Alkitab
