e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Senin, 10 Agustus 2026
Bacaan : YEHEZKIEL 2
Setahun: Yesaya 59-63
Nats: "Sampaikanlah perkataan-Ku kepada mereka, baik mereka mendengarkan atau tidak, sebab mereka itu pemberontak." (Yehezkiel 2:7)
Renungan:
PENYAMBUNG LIDAH ALLAH
Penyambung lidah bersinonim dengan juru bicara. Harun menjadi penyambung lidah Musa (Kel. 4:16). Yeremia beserta para nabi merupakan penyambung lidah Allah (Yer. 15:19). Penyambung lidah bertugas menyampaikan pesan kepada orang lain. Ia berbicara atas nama seseorang, kelompok, atau lembaga tertentu untuk menyampaikan isi hati pengutusnya. Ia tidak berbicara atas kemauan atau kehendaknya sendiri, melainkan menyampaikan kehendak pengutusnya. Tentu saja ia harus belajar bagaimana mengomunikasikan pesan tersebut sedemikian rupa agar pendengarnya dapat memahaminya lalu melaksanakannya.
Yehezkiel juga ditugaskan Allah menjadi penyambung lidah-Nya kepada umat Israel yang sedang mengalami pembuangan di Babel. Sebelumnya, mereka telah berulang kali diperingatkan, tapi umat Israel tetap tidak taat kepada Allah serta menjalani hidup yang penuh kejahatan. Allah pun membiarkan mereka ditawan ke negeri asing sebagai suatu bentuk penghukuman agar mereka menyadari dosanya serta berbalik kepada-Nya. Di negeri pembuangan itulah Yehezkiel diutus untuk menyampaikan firman Tuhan kepada umat-Nya. Isinya tentang ratapan, keluh kesah, dan rintihan Allah atas perilaku mereka (ay. 10).
Bukan hanya Yehezkiel, setiap orang percaya juga ditugaskan menjadi penyambung lidah Allah. Kita diutus untuk memberitakan kasih Allah kepada dunia. Mengajak para pendosa untuk menerima pengampunan-Nya. Memperingatkan mereka yang menempuh jalan kesesatan. Menegur mereka yang mengeraskan hati dalam ketidaktaatan. Kita ditugaskan untuk menyampaikan isi hati-Nya yang penuh kasih dan kebenaran, yang menghendaki agar tak seorang pun binasa. --HT/www.renunganharian.net
KITA SEMUA DITUGASKAN MENJADI PENYAMBUNG LIDAH ALLAH, MARI SAMPAIKAN FIRMAN-NYA DENGAN KASIH SETIA DAN KEBENARAN.
e-RH situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: https://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2026/08/10/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?YEHEZKIEL+2
YEHEZKIEL 2
1 Firman-Nya kepadaku: "Hai anak manusia, bangunlah dan berdiri, karena Aku hendak berbicara dengan engkau."
2 Sementara Ia berbicara dengan aku, kembalilah rohku ke dalam aku dan ditegakkannyalah aku. Kemudian aku mendengar Dia yang berbicara dengan aku.
3 Firman-Nya kepadaku: "Hai anak manusia, Aku mengutus engkau kepada orang Israel, kepada bangsa pemberontak yang telah memberontak melawan Aku. Mereka dan nenek moyang mereka telah mendurhaka terhadap Aku sampai hari ini juga.
4 Kepada keturunan inilah, yang keras kepala dan tegar hati, Aku mengutus engkau dan harus kaukatakan kepada mereka: Beginilah firman Tuhan ALLAH.
5 Dan baik mereka mendengarkan atau tidak--sebab mereka adalah kaum pemberontak--mereka akan mengetahui bahwa seorang nabi ada di tengah-tengah mereka.
6 Dan engkau, anak manusia, janganlah takut melihat mereka maupun mendengarkan kata-katanya, biarpun engkau di tengah-tengah onak dan duri dan engkau tinggal dekat kalajengking. Janganlah takut mendengarkan kata-kata mereka dan janganlah gentar melihat mukanya, sebab mereka adalah kaum pemberontak.
7 Sampaikanlah perkataan-perkataan-Ku kepada mereka, baik mereka mau mendengarkan atau tidak, sebab mereka adalah pemberontak.
8 Dan engkau, anak manusia, dengarlah apa yang Kufirmankan kepadamu; janganlah memberontak seperti kaum pemberontak ini. Ngangakanlah mulutmu dan makanlah apa yang Kuberikan kepadamu."
9 Aku melihat, sesungguhnya ada tangan yang terulur kepadaku, dan sungguh, dipegang-Nya sebuah gulungan kitab,
10 lalu dibentangkan-Nya di hadapanku. Gulungan kitab itu ditulisi timbal balik dan di sana tertulis nyanyian-nyanyian ratapan, keluh kesah dan rintihan.
Bacaan Alkitab Setahun: https://alkitab.sabda.org/?Yesaya+59-63
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/Yesaya+59-63
e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Dilarang memperbanyak isi Renungan Harian® tanpa izin tertulis dari penerbit.
Renungan Harian® milik Yayasan Pelayanan Gloria -- Copyright © 2026 Yayasan Pelayanan Gloria.
- - -
Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Pelayanan Gloria.
BCA Rekening No. 456 500 8880 a.n. YAYASAN PELAYANAN GLORIA
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Senin, 10 Agustus 2026
Bacaan : YEHEZKIEL 2
Setahun: Yesaya 59-63
Nats: "Sampaikanlah perkataan-Ku kepada mereka, baik mereka mendengarkan atau tidak, sebab mereka itu pemberontak." (Yehezkiel 2:7)
Renungan:
PENYAMBUNG LIDAH ALLAH
Penyambung lidah bersinonim dengan juru bicara. Harun menjadi penyambung lidah Musa (Kel. 4:16). Yeremia beserta para nabi merupakan penyambung lidah Allah (Yer. 15:19). Penyambung lidah bertugas menyampaikan pesan kepada orang lain. Ia berbicara atas nama seseorang, kelompok, atau lembaga tertentu untuk menyampaikan isi hati pengutusnya. Ia tidak berbicara atas kemauan atau kehendaknya sendiri, melainkan menyampaikan kehendak pengutusnya. Tentu saja ia harus belajar bagaimana mengomunikasikan pesan tersebut sedemikian rupa agar pendengarnya dapat memahaminya lalu melaksanakannya.
Yehezkiel juga ditugaskan Allah menjadi penyambung lidah-Nya kepada umat Israel yang sedang mengalami pembuangan di Babel. Sebelumnya, mereka telah berulang kali diperingatkan, tapi umat Israel tetap tidak taat kepada Allah serta menjalani hidup yang penuh kejahatan. Allah pun membiarkan mereka ditawan ke negeri asing sebagai suatu bentuk penghukuman agar mereka menyadari dosanya serta berbalik kepada-Nya. Di negeri pembuangan itulah Yehezkiel diutus untuk menyampaikan firman Tuhan kepada umat-Nya. Isinya tentang ratapan, keluh kesah, dan rintihan Allah atas perilaku mereka (ay. 10).
Bukan hanya Yehezkiel, setiap orang percaya juga ditugaskan menjadi penyambung lidah Allah. Kita diutus untuk memberitakan kasih Allah kepada dunia. Mengajak para pendosa untuk menerima pengampunan-Nya. Memperingatkan mereka yang menempuh jalan kesesatan. Menegur mereka yang mengeraskan hati dalam ketidaktaatan. Kita ditugaskan untuk menyampaikan isi hati-Nya yang penuh kasih dan kebenaran, yang menghendaki agar tak seorang pun binasa. --HT/www.renunganharian.net
KITA SEMUA DITUGASKAN MENJADI PENYAMBUNG LIDAH ALLAH, MARI SAMPAIKAN FIRMAN-NYA DENGAN KASIH SETIA DAN KEBENARAN.
e-RH situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: https://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2026/08/10/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?YEHEZKIEL+2
YEHEZKIEL 2
1 Firman-Nya kepadaku: "Hai anak manusia, bangunlah dan berdiri, karena Aku hendak berbicara dengan engkau."
2 Sementara Ia berbicara dengan aku, kembalilah rohku ke dalam aku dan ditegakkannyalah aku. Kemudian aku mendengar Dia yang berbicara dengan aku.
3 Firman-Nya kepadaku: "Hai anak manusia, Aku mengutus engkau kepada orang Israel, kepada bangsa pemberontak yang telah memberontak melawan Aku. Mereka dan nenek moyang mereka telah mendurhaka terhadap Aku sampai hari ini juga.
4 Kepada keturunan inilah, yang keras kepala dan tegar hati, Aku mengutus engkau dan harus kaukatakan kepada mereka: Beginilah firman Tuhan ALLAH.
5 Dan baik mereka mendengarkan atau tidak--sebab mereka adalah kaum pemberontak--mereka akan mengetahui bahwa seorang nabi ada di tengah-tengah mereka.
6 Dan engkau, anak manusia, janganlah takut melihat mereka maupun mendengarkan kata-katanya, biarpun engkau di tengah-tengah onak dan duri dan engkau tinggal dekat kalajengking. Janganlah takut mendengarkan kata-kata mereka dan janganlah gentar melihat mukanya, sebab mereka adalah kaum pemberontak.
7 Sampaikanlah perkataan-perkataan-Ku kepada mereka, baik mereka mau mendengarkan atau tidak, sebab mereka adalah pemberontak.
8 Dan engkau, anak manusia, dengarlah apa yang Kufirmankan kepadamu; janganlah memberontak seperti kaum pemberontak ini. Ngangakanlah mulutmu dan makanlah apa yang Kuberikan kepadamu."
9 Aku melihat, sesungguhnya ada tangan yang terulur kepadaku, dan sungguh, dipegang-Nya sebuah gulungan kitab,
10 lalu dibentangkan-Nya di hadapanku. Gulungan kitab itu ditulisi timbal balik dan di sana tertulis nyanyian-nyanyian ratapan, keluh kesah dan rintihan.
Bacaan Alkitab Setahun: https://alkitab.sabda.org/?Yesaya+59-63
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/Yesaya+59-63
e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Dilarang memperbanyak isi Renungan Harian® tanpa izin tertulis dari penerbit.
Renungan Harian® milik Yayasan Pelayanan Gloria -- Copyright © 2026 Yayasan Pelayanan Gloria.
- - -
Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Pelayanan Gloria.
BCA Rekening No. 456 500 8880 a.n. YAYASAN PELAYANAN GLORIA
