e-SH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Santapan Harian
Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Rabu, 3 Juni 2026
Ayat SH: 1 Korintus 11:17-34
Judul: Menghadirkan Tuhan dalam Persekutuan
Persoalan yang dikemukakan Paulus dalam bagian ini adalah adanya kebiasaan buruk pada perjamuan Tuhan (20).
Jemaat Korintus berkumpul bukan dengan cara yang benar dan juga tidak mengerti makna makan dalam perjamuan Tuhan tersebut (21). Hal ini tidak mendatangkan kebaikan, sebaliknya mendatangkan keburukan, termasuk dapat mengakibatkan terjadinya perpecahan di antara jemaat (17). Kebiasaan buruk dalam perjamuan Tuhan ini pada akhirnya hanya membuat mereka makan untuk memuaskan nafsu dan tanpa mengakui tubuh Tuhan (27-29).
Pada dasarnya Rasul Paulus tidak melarang jemaat Korintus untuk makan dalam pertemuan jemaat, tetapi ia mengritik cara mereka makan. Mereka makan dengan cara menghilangkan makna makan itu sendiri. Makan memiliki makna rohani dalam hidup manusia. Makan bukan sekadar urusan jasmani, tetapi berkaitan langsung dengan jiwa, hal spiritual. Tujuan makan adalah sebagai perjamuan dan persekutuan. Makna terdalam di dalam makan adalah sebuah sakramen akan kehadiran Allah. Dengan kata lain, dalam persekutuan kita, termasuk di dalamnya makan, kita harus menghadirkan Tuhan, dan kehadiran-Nya harus dirasakan dari bagaimana cara kita makan dan bersekutu. Dalam persekutuan dan perjamuan Tuhan, kita dapat melihat bagaimana kita hidup saling mengasihi.
Orang-orang percaya di Korintus tidak mengekspresikan kehidupan saling mengasihi. Mereka lebih mementingkan keinginan mereka sendiri tanpa menghiraukan kebutuhan orang lain. Di sinilah Paulus mengajarkan prinsip kasih, yaitu bahwa kasih itu menunggu (33). Menunggu sampai kebutuhan orang lain terpenuhi terlebih dahulu.
Apakah persekutuan-persekutuan kita mencerminkan kehadiran Tuhan? Apakah di sana ada kasih yang diekspresikan satu dengan yang lain? Pikirkanlah orang yang membutuhkan perhatian dalam persekutuan Anda. Pikirkanlah juga hal apa yang dapat Anda lakukan untuknya demi mengekspresikan kasih dan kehadiran Tuhan. [ABL]
e-SH versi web: https://www.sabda.org/publikasi/sh/2026/06/03/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?1+Korintus+11:17-34
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/1+Korintus+11:17-34
1 Korintus 11:17-34
17 Dalam peraturan-peraturan yang berikut aku tidak dapat memuji kamu, sebab pertemuan-pertemuanmu tidak mendatangkan kebaikan, tetapi mendatangkan keburukan.
18 Sebab pertama-tama aku mendengar, bahwa apabila kamu berkumpul sebagai Jemaat, ada perpecahan di antara kamu, dan hal itu sedikit banyak aku percaya.
19 Sebab di antara kamu harus ada perpecahan, supaya nyata nanti siapakah di antara kamu yang tahan uji.
20 Apabila kamu berkumpul, kamu bukanlah berkumpul untuk makan perjamuan Tuhan.
21 Sebab pada perjamuan itu tiap-tiap orang memakan dahulu makanannya sendiri, sehingga yang seorang lapar dan yang lain mabuk.
22 Apakah kamu tidak mempunyai rumah sendiri untuk makan dan minum? Atau maukah kamu menghinakan Jemaat Allah dan memalukan orang-orang yang tidak mempunyai apa-apa? Apakah yang kukatakan kepada kamu? Memuji kamu? Dalam hal ini aku tidak memuji.
23 Sebab apa yang telah kuteruskan kepadamu, telah aku terima dari Tuhan, yaitu bahwa Tuhan Yesus, pada malam waktu Ia diserahkan, mengambil roti
24 dan sesudah itu Ia mengucap syukur atasnya; Ia memecah-mecahkannya dan berkata: "Inilah tubuh-Ku, yang diserahkan bagi kamu; perbuatlah ini menjadi peringatan akan Aku!"
25 Demikian juga Ia mengambil cawan, sesudah makan, lalu berkata: "Cawan ini adalah perjanjian baru yang dimeteraikan oleh darah-Ku; perbuatlah ini, setiap kali kamu meminumnya, menjadi peringatan akan Aku!"
26 Sebab setiap kali kamu makan roti ini dan minum cawan ini, kamu memberitakan kematian Tuhan sampai Ia datang.
27 Jadi barangsiapa dengan cara yang tidak layak makan roti atau minum cawan Tuhan, ia berdosa terhadap tubuh dan darah Tuhan.
28 Karena itu hendaklah tiap-tiap orang menguji dirinya sendiri dan baru sesudah itu ia makan roti dan minum dari cawan itu.
29 Karena barangsiapa makan dan minum tanpa mengakui tubuh Tuhan, ia mendatangkan hukuman atas dirinya.
30 Sebab itu banyak di antara kamu yang lemah dan sakit, dan tidak sedikit yang meninggal.
31 Kalau kita menguji diri kita sendiri, hukuman tidak menimpa kita.
32 Tetapi kalau kita menerima hukuman dari Tuhan, kita dididik, supaya kita tidak akan dihukum bersama-sama dengan dunia.
33 Karena itu, saudara-saudaraku, jika kamu berkumpul untuk makan, nantikanlah olehmu seorang akan yang lain.
34 Kalau ada orang yang lapar, baiklah ia makan dahulu di rumahnya, supaya jangan kamu berkumpul untuk dihukum. Hal-hal yang lain akan kuatur, kalau aku datang.
e-SH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Scripture Union Indonesia
e-SH Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
(e-SH) owner-i-kan-akar-Santapan-Harian@hub.xc.org
- - -
Anda diberkati melalui Santapan Harian?
Mari mendukung pelayanan Yayasan Pancar Pijar Alkitab (PPA)
Rekening BCA cab Pintu Air no. 106.30066.22 an. Yay Pancar Pijar Alkitab
e-Santapan Harian
Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Rabu, 3 Juni 2026
Ayat SH: 1 Korintus 11:17-34
Judul: Menghadirkan Tuhan dalam Persekutuan
Persoalan yang dikemukakan Paulus dalam bagian ini adalah adanya kebiasaan buruk pada perjamuan Tuhan (20).
Jemaat Korintus berkumpul bukan dengan cara yang benar dan juga tidak mengerti makna makan dalam perjamuan Tuhan tersebut (21). Hal ini tidak mendatangkan kebaikan, sebaliknya mendatangkan keburukan, termasuk dapat mengakibatkan terjadinya perpecahan di antara jemaat (17). Kebiasaan buruk dalam perjamuan Tuhan ini pada akhirnya hanya membuat mereka makan untuk memuaskan nafsu dan tanpa mengakui tubuh Tuhan (27-29).
Pada dasarnya Rasul Paulus tidak melarang jemaat Korintus untuk makan dalam pertemuan jemaat, tetapi ia mengritik cara mereka makan. Mereka makan dengan cara menghilangkan makna makan itu sendiri. Makan memiliki makna rohani dalam hidup manusia. Makan bukan sekadar urusan jasmani, tetapi berkaitan langsung dengan jiwa, hal spiritual. Tujuan makan adalah sebagai perjamuan dan persekutuan. Makna terdalam di dalam makan adalah sebuah sakramen akan kehadiran Allah. Dengan kata lain, dalam persekutuan kita, termasuk di dalamnya makan, kita harus menghadirkan Tuhan, dan kehadiran-Nya harus dirasakan dari bagaimana cara kita makan dan bersekutu. Dalam persekutuan dan perjamuan Tuhan, kita dapat melihat bagaimana kita hidup saling mengasihi.
Orang-orang percaya di Korintus tidak mengekspresikan kehidupan saling mengasihi. Mereka lebih mementingkan keinginan mereka sendiri tanpa menghiraukan kebutuhan orang lain. Di sinilah Paulus mengajarkan prinsip kasih, yaitu bahwa kasih itu menunggu (33). Menunggu sampai kebutuhan orang lain terpenuhi terlebih dahulu.
Apakah persekutuan-persekutuan kita mencerminkan kehadiran Tuhan? Apakah di sana ada kasih yang diekspresikan satu dengan yang lain? Pikirkanlah orang yang membutuhkan perhatian dalam persekutuan Anda. Pikirkanlah juga hal apa yang dapat Anda lakukan untuknya demi mengekspresikan kasih dan kehadiran Tuhan. [ABL]
e-SH versi web: https://www.sabda.org/publikasi/sh/2026/06/03/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?1+Korintus+11:17-34
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/1+Korintus+11:17-34
1 Korintus 11:17-34
17 Dalam peraturan-peraturan yang berikut aku tidak dapat memuji kamu, sebab pertemuan-pertemuanmu tidak mendatangkan kebaikan, tetapi mendatangkan keburukan.
18 Sebab pertama-tama aku mendengar, bahwa apabila kamu berkumpul sebagai Jemaat, ada perpecahan di antara kamu, dan hal itu sedikit banyak aku percaya.
19 Sebab di antara kamu harus ada perpecahan, supaya nyata nanti siapakah di antara kamu yang tahan uji.
20 Apabila kamu berkumpul, kamu bukanlah berkumpul untuk makan perjamuan Tuhan.
21 Sebab pada perjamuan itu tiap-tiap orang memakan dahulu makanannya sendiri, sehingga yang seorang lapar dan yang lain mabuk.
22 Apakah kamu tidak mempunyai rumah sendiri untuk makan dan minum? Atau maukah kamu menghinakan Jemaat Allah dan memalukan orang-orang yang tidak mempunyai apa-apa? Apakah yang kukatakan kepada kamu? Memuji kamu? Dalam hal ini aku tidak memuji.
23 Sebab apa yang telah kuteruskan kepadamu, telah aku terima dari Tuhan, yaitu bahwa Tuhan Yesus, pada malam waktu Ia diserahkan, mengambil roti
24 dan sesudah itu Ia mengucap syukur atasnya; Ia memecah-mecahkannya dan berkata: "Inilah tubuh-Ku, yang diserahkan bagi kamu; perbuatlah ini menjadi peringatan akan Aku!"
25 Demikian juga Ia mengambil cawan, sesudah makan, lalu berkata: "Cawan ini adalah perjanjian baru yang dimeteraikan oleh darah-Ku; perbuatlah ini, setiap kali kamu meminumnya, menjadi peringatan akan Aku!"
26 Sebab setiap kali kamu makan roti ini dan minum cawan ini, kamu memberitakan kematian Tuhan sampai Ia datang.
27 Jadi barangsiapa dengan cara yang tidak layak makan roti atau minum cawan Tuhan, ia berdosa terhadap tubuh dan darah Tuhan.
28 Karena itu hendaklah tiap-tiap orang menguji dirinya sendiri dan baru sesudah itu ia makan roti dan minum dari cawan itu.
29 Karena barangsiapa makan dan minum tanpa mengakui tubuh Tuhan, ia mendatangkan hukuman atas dirinya.
30 Sebab itu banyak di antara kamu yang lemah dan sakit, dan tidak sedikit yang meninggal.
31 Kalau kita menguji diri kita sendiri, hukuman tidak menimpa kita.
32 Tetapi kalau kita menerima hukuman dari Tuhan, kita dididik, supaya kita tidak akan dihukum bersama-sama dengan dunia.
33 Karena itu, saudara-saudaraku, jika kamu berkumpul untuk makan, nantikanlah olehmu seorang akan yang lain.
34 Kalau ada orang yang lapar, baiklah ia makan dahulu di rumahnya, supaya jangan kamu berkumpul untuk dihukum. Hal-hal yang lain akan kuatur, kalau aku datang.
e-SH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Scripture Union Indonesia
e-SH Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
(e-SH) owner-i-kan-akar-Santapan-Harian@hub.xc.org
- - -
Anda diberkati melalui Santapan Harian?
Mari mendukung pelayanan Yayasan Pancar Pijar Alkitab (PPA)
Rekening BCA cab Pintu Air no. 106.30066.22 an. Yay Pancar Pijar Alkitab
