e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Selasa, 27 Oktober 2026
Bacaan : MAZMUR 139
Setahun: Lukas 8-9
Nats: Aku bersyukur kepada-Mu sebab aku dijadikan dengan dahsyat dan ajaib. Betapa ajaib apa yang Kaubuat, dan jiwaku benar-benar menyadarinya. (Mazmur 139:14)
Renungan:
MEMBANDINGKAN ATAU MENSYUKURI?
Ada yang menarik untuk dicermati di tengah masifnya penggunaan media sosial. Setiap hari kita diperlihatkan banyak sekali unggahan tentang prestasi, penampilan terkini, liburan ke destinasi yang mewah, hingga potret keluarga yang tampak bahagia. Melihat semua itu, tak jarang muncul pertanyaan, "Mengapa hidupku tidak seperti mereka?" Jika tidak diwaspadai, pertanyaan yang lahir dari perbandingan kondisi ini dapat membuat kita kehilangan sukacita, merasa diri tak berharga, juga dapat memicu konflik dengan pasangan.
Hari ini Pemazmur mengungkapkan rasa syukurnya atas penciptaan dirinya yang dahsyat dan ajaib. Kebenaran yang mengingatkan kita bahwa setiap manusia diciptakan dengan spesial karena Allah mengasihi kita. Jika demikian faktanya, mengapa kita hendak mengerdilkan semua itu karena pengaruh media sosial? Mengapa kehidupan yang kita jalani tidak disyukuri, tetapi malah kita bandingkan dengan kehidupan orang lain?
Ada baiknya kita berhati-hati terhadap segala bentuk perbandingan diri. Hal itu dapat menjauhkan ucapan syukur dan menghilangkan damai sejahtera. Kita pun mulai ingin menjadi seperti orang lain, padahal Tuhan berurusan dengan kita secara pribadi. Hari ini mari kita belajar memandang diri dengan "kacamata" Tuhan, bukan pantulan layar ponsel kita. Bersyukurlah atas setiap proses, talenta, dan perjalanan hidup yang Tuhan berikan. Kejarlah perkenanan Allah dan kerjakanlah panggilan hidup kita, bukan untuk bersaing tanpa henti karena pengaruh media sosial yang sebenarnya sia-sia. --GHJ/www.renunganharian.net
BERHENTILAH MEMBANDINGKAN DIRI KARENA ALLAH MENGASIHI KITA DENGAN KASIH YANG SPESIAL.
e-RH situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: https://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2026/10/27/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?MAZMUR+139
MAZMUR 139
1 Untuk pemimpin biduan. Mazmur Daud. TUHAN, Engkau menyelidiki dan mengenal aku;
2 Engkau mengetahui, kalau aku duduk atau berdiri, Engkau mengerti pikiranku dari jauh.
3 Engkau memeriksa aku, kalau aku berjalan dan berbaring, segala jalanku Kaumaklumi.
4 Sebab sebelum lidahku mengeluarkan perkataan, sesungguhnya, semuanya telah Kauketahui, ya TUHAN.
5 Dari belakang dan dari depan Engkau mengurung aku, dan Engkau menaruh tangan-Mu ke atasku.
6 Terlalu ajaib bagiku pengetahuan itu, terlalu tinggi, tidak sanggup aku mencapainya.
7 Ke mana aku dapat pergi menjauhi roh-Mu, ke mana aku dapat lari dari hadapan-Mu?
8 Jika aku mendaki ke langit, Engkau di sana; jika aku menaruh tempat tidurku di dunia orang mati, di situpun Engkau.
9 Jika aku terbang dengan sayap fajar, dan membuat kediaman di ujung laut,
10 juga di sana tangan-Mu akan menuntun aku, dan tangan kanan-Mu memegang aku.
11 Jika aku berkata: "Biarlah kegelapan saja melingkupi aku, dan terang sekelilingku menjadi malam,"
12 maka kegelapanpun tidak menggelapkan bagi-Mu, dan malam menjadi terang seperti siang; kegelapan sama seperti terang.
13 Sebab Engkaulah yang membentuk buah pinggangku, menenun aku dalam kandungan ibuku.
14 Aku bersyukur kepada-Mu oleh karena kejadianku dahsyat dan ajaib; ajaib apa yang Kaubuat, dan jiwaku benar-benar menyadarinya.
15 Tulang-tulangku tidak terlindung bagi-Mu, ketika aku dijadikan di tempat yang tersembunyi, dan aku direkam di bagian-bagian bumi yang paling bawah;
16 mata-Mu melihat selagi aku bakal anak, dan dalam kitab-Mu semuanya tertulis hari-hari yang akan dibentuk, sebelum ada satupun dari padanya.
17 Dan bagiku, betapa sulitnya pikiran-Mu, ya Allah! Betapa besar jumlahnya!
18 Jika aku mau menghitungnya, itu lebih banyak dari pada pasir. Apabila aku berhenti, masih saja aku bersama-sama Engkau.
19 Sekiranya Engkau mematikan orang fasik, ya Allah, sehingga menjauh dari padaku penumpah-penumpah darah,
20 yang berkata-kata dusta terhadap Engkau, dan melawan Engkau dengan sia-sia.
21 Masakan aku tidak membenci orang-orang yang membenci Engkau, ya TUHAN, dan tidak merasa jemu kepada orang-orang yang bangkit melawan Engkau?
22 Aku sama sekali membenci mereka, mereka menjadi musuhku.
23 Selidikilah aku, ya Allah, dan kenallah hatiku, ujilah aku dan kenallah pikiran-pikiranku;
24 lihatlah, apakah jalanku serong, dan tuntunlah aku di jalan yang kekal!
Bacaan Alkitab Setahun: https://alkitab.sabda.org/?Lukas+8-9
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/Lukas+8-9
e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Dilarang memperbanyak isi Renungan Harian® tanpa izin tertulis dari penerbit.
Renungan Harian® milik Yayasan Pelayanan Gloria -- Copyright © 2026 Yayasan Pelayanan Gloria.
- - -
Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Pelayanan Gloria.
BCA Rekening No. 456 500 8880 a.n. YAYASAN PELAYANAN GLORIA
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Selasa, 27 Oktober 2026
Bacaan : MAZMUR 139
Setahun: Lukas 8-9
Nats: Aku bersyukur kepada-Mu sebab aku dijadikan dengan dahsyat dan ajaib. Betapa ajaib apa yang Kaubuat, dan jiwaku benar-benar menyadarinya. (Mazmur 139:14)
Renungan:
MEMBANDINGKAN ATAU MENSYUKURI?
Ada yang menarik untuk dicermati di tengah masifnya penggunaan media sosial. Setiap hari kita diperlihatkan banyak sekali unggahan tentang prestasi, penampilan terkini, liburan ke destinasi yang mewah, hingga potret keluarga yang tampak bahagia. Melihat semua itu, tak jarang muncul pertanyaan, "Mengapa hidupku tidak seperti mereka?" Jika tidak diwaspadai, pertanyaan yang lahir dari perbandingan kondisi ini dapat membuat kita kehilangan sukacita, merasa diri tak berharga, juga dapat memicu konflik dengan pasangan.
Hari ini Pemazmur mengungkapkan rasa syukurnya atas penciptaan dirinya yang dahsyat dan ajaib. Kebenaran yang mengingatkan kita bahwa setiap manusia diciptakan dengan spesial karena Allah mengasihi kita. Jika demikian faktanya, mengapa kita hendak mengerdilkan semua itu karena pengaruh media sosial? Mengapa kehidupan yang kita jalani tidak disyukuri, tetapi malah kita bandingkan dengan kehidupan orang lain?
Ada baiknya kita berhati-hati terhadap segala bentuk perbandingan diri. Hal itu dapat menjauhkan ucapan syukur dan menghilangkan damai sejahtera. Kita pun mulai ingin menjadi seperti orang lain, padahal Tuhan berurusan dengan kita secara pribadi. Hari ini mari kita belajar memandang diri dengan "kacamata" Tuhan, bukan pantulan layar ponsel kita. Bersyukurlah atas setiap proses, talenta, dan perjalanan hidup yang Tuhan berikan. Kejarlah perkenanan Allah dan kerjakanlah panggilan hidup kita, bukan untuk bersaing tanpa henti karena pengaruh media sosial yang sebenarnya sia-sia. --GHJ/www.renunganharian.net
BERHENTILAH MEMBANDINGKAN DIRI KARENA ALLAH MENGASIHI KITA DENGAN KASIH YANG SPESIAL.
e-RH situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: https://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2026/10/27/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?MAZMUR+139
MAZMUR 139
1 Untuk pemimpin biduan. Mazmur Daud. TUHAN, Engkau menyelidiki dan mengenal aku;
2 Engkau mengetahui, kalau aku duduk atau berdiri, Engkau mengerti pikiranku dari jauh.
3 Engkau memeriksa aku, kalau aku berjalan dan berbaring, segala jalanku Kaumaklumi.
4 Sebab sebelum lidahku mengeluarkan perkataan, sesungguhnya, semuanya telah Kauketahui, ya TUHAN.
5 Dari belakang dan dari depan Engkau mengurung aku, dan Engkau menaruh tangan-Mu ke atasku.
6 Terlalu ajaib bagiku pengetahuan itu, terlalu tinggi, tidak sanggup aku mencapainya.
7 Ke mana aku dapat pergi menjauhi roh-Mu, ke mana aku dapat lari dari hadapan-Mu?
8 Jika aku mendaki ke langit, Engkau di sana; jika aku menaruh tempat tidurku di dunia orang mati, di situpun Engkau.
9 Jika aku terbang dengan sayap fajar, dan membuat kediaman di ujung laut,
10 juga di sana tangan-Mu akan menuntun aku, dan tangan kanan-Mu memegang aku.
11 Jika aku berkata: "Biarlah kegelapan saja melingkupi aku, dan terang sekelilingku menjadi malam,"
12 maka kegelapanpun tidak menggelapkan bagi-Mu, dan malam menjadi terang seperti siang; kegelapan sama seperti terang.
13 Sebab Engkaulah yang membentuk buah pinggangku, menenun aku dalam kandungan ibuku.
14 Aku bersyukur kepada-Mu oleh karena kejadianku dahsyat dan ajaib; ajaib apa yang Kaubuat, dan jiwaku benar-benar menyadarinya.
15 Tulang-tulangku tidak terlindung bagi-Mu, ketika aku dijadikan di tempat yang tersembunyi, dan aku direkam di bagian-bagian bumi yang paling bawah;
16 mata-Mu melihat selagi aku bakal anak, dan dalam kitab-Mu semuanya tertulis hari-hari yang akan dibentuk, sebelum ada satupun dari padanya.
17 Dan bagiku, betapa sulitnya pikiran-Mu, ya Allah! Betapa besar jumlahnya!
18 Jika aku mau menghitungnya, itu lebih banyak dari pada pasir. Apabila aku berhenti, masih saja aku bersama-sama Engkau.
19 Sekiranya Engkau mematikan orang fasik, ya Allah, sehingga menjauh dari padaku penumpah-penumpah darah,
20 yang berkata-kata dusta terhadap Engkau, dan melawan Engkau dengan sia-sia.
21 Masakan aku tidak membenci orang-orang yang membenci Engkau, ya TUHAN, dan tidak merasa jemu kepada orang-orang yang bangkit melawan Engkau?
22 Aku sama sekali membenci mereka, mereka menjadi musuhku.
23 Selidikilah aku, ya Allah, dan kenallah hatiku, ujilah aku dan kenallah pikiran-pikiranku;
24 lihatlah, apakah jalanku serong, dan tuntunlah aku di jalan yang kekal!
Bacaan Alkitab Setahun: https://alkitab.sabda.org/?Lukas+8-9
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/Lukas+8-9
e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Dilarang memperbanyak isi Renungan Harian® tanpa izin tertulis dari penerbit.
Renungan Harian® milik Yayasan Pelayanan Gloria -- Copyright © 2026 Yayasan Pelayanan Gloria.
- - -
Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Pelayanan Gloria.
BCA Rekening No. 456 500 8880 a.n. YAYASAN PELAYANAN GLORIA
