e-SH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Santapan Harian
Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Senin, 17 Agustus 2026
Ayat SH: 2 Samuel 2:1-7
Judul: Menghargai Kesetiaan
Di dalam sejarah, ketika seorang raja baru menggantikan raja lama, biasanya ia akan menghabisi para pengikut yang setia kepada raja sebelumnya. Namun, jika raja itu adalah orang beriman dalam Tuhan, apa yang seharusnya dia lakukan? Dalam hal ini, Daud memberikan teladan yang luar biasa.
Daud bertanya kepada TUHAN ke mana ia harus pergi dan TUHAN menyuruhnya untuk pergi ke Hebron (1). Daud pun pergi beserta kedua istrinya dan orang-orangnya dengan keluarga mereka (2-3). Lalu, orang-orang Yehuda datang dan mengurapi Daud menjadi raja atas kaum Yehuda (4a). Pada saat itulah mereka memberi tahu Daud tentang orang-orang Yabes-Gilead yang telah menguburkan Saul (4b).
Apa respons Daud? Ia mengirim utusan kepada orang-orang Yabes-Gilead, bukan untuk mengancam mereka, tetapi sebaliknya, untuk memuji kesetiaan mereka kepada tuan mereka Saul (5). Ia meminta Allah untuk memberkati mereka dengan kasih setia-Nya. Ia sendiri berjanji untuk melakukan kebaikan yang sama kepada mereka. Ia juga menguatkan hati mereka dan meminta mereka untuk menjadi kesatria yang melayani dia (5-7).
Perkataan Daud merupakan tindakan yang benar. Orang yang setia kepada tuan mereka seharusnya dipuji walaupun tuan mereka adalah orang lain, atau bahkan pemimpin yang lama. Tindakan mereka menunjukkan kesetiaan mereka dan Allah senang kepada orang yang setia.
Kepemimpinan Daud perlu menjadi teladan bagi kita. Ia memiliki kebesaran hati yang patut dipuji, yang mau menghargai dan menerima mereka yang setia. Seorang pemimpin seharusnya berbesar hati. Kita seharusnya melihat pemimpin lama bukan sebagai saingan, melainkan sesama orang pilihan Tuhan. Kita juga seharusnya melihat orang-orang yang pernah melayani dia bukan sebagai ancaman, melainkan sesama pelayan Tuhan yang melayani tujuan yang sama.
Ingatlah, Tuan yang sesungguhnya dari semua pelayanan kita adalah Kristus, sehingga setiap pemimpin adalah hamba-Nya, dan hamba yang setia kepada Kristus patut kita hargai dan kuatkan! [INT]
e-SH versi web: https://www.sabda.org/publikasi/sh/2026/08/17/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?2+Samuel+2:1-7
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/2+Samuel+2:1-7
2 Samuel 2:1-7
1 Kemudian bertanyalah Daud kepada TUHAN, katanya: "Apakah aku harus pergi ke salah satu kota di Yehuda?" Firman TUHAN kepadanya: "Pergilah." Lalu kata Daud: "Ke mana aku pergi?" Firman-Nya: "Ke Hebron."
2 Lalu pergilah Daud ke sana dengan kedua isterinya: Ahinoam, perempuan Yizreel, dan Abigail, bekas isteri Nabal, orang Karmel itu.
3 Juga Daud membawa serta orang-orangnya yang mengiringinya masing-masing dengan rumah tangganya, dan menetaplah mereka di kota-kota Hebron.
4 Kemudian datanglah orang-orang Yehuda, lalu mengurapi Daud di sana menjadi raja atas kaum Yehuda. Ketika kepada Daud diberitahukan bahwa orang-orang Yabesh-Gilead menguburkan Saul,
5 maka Daud mengirim orang kepada orang-orang Yabesh-Gilead dengan pesan: "Diberkatilah kamu oleh TUHAN, karena kamu telah menunjukkan kasihmu kepada tuanmu, Saul, dengan menguburkannya.
6 Oleh sebab itu, TUHAN kiranya menunjukkan kasih dan setia-Nya kepadamu. Akupun akan berbuat kebaikan yang sama kepadamu, karena kamu telah melakukan hal yang demikian.
7 Kuatkanlah hatimu sekarang dan jadilah orang-orang yang gagah perkasa, sekalipun tuanmu Saul sudah mati; dan aku telah diurapi oleh kaum Yehuda menjadi raja atas mereka."
e-SH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Scripture Union Indonesia
e-SH Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
(e-SH) owner-i-kan-akar-Santapan-Harian@hub.xc.org
- - -
Anda diberkati melalui Santapan Harian?
Mari mendukung pelayanan Yayasan Pancar Pijar Alkitab (PPA)
Rekening BCA cab Pintu Air no. 106.30066.22 an. Yay Pancar Pijar Alkitab
e-Santapan Harian
Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Senin, 17 Agustus 2026
Ayat SH: 2 Samuel 2:1-7
Judul: Menghargai Kesetiaan
Di dalam sejarah, ketika seorang raja baru menggantikan raja lama, biasanya ia akan menghabisi para pengikut yang setia kepada raja sebelumnya. Namun, jika raja itu adalah orang beriman dalam Tuhan, apa yang seharusnya dia lakukan? Dalam hal ini, Daud memberikan teladan yang luar biasa.
Daud bertanya kepada TUHAN ke mana ia harus pergi dan TUHAN menyuruhnya untuk pergi ke Hebron (1). Daud pun pergi beserta kedua istrinya dan orang-orangnya dengan keluarga mereka (2-3). Lalu, orang-orang Yehuda datang dan mengurapi Daud menjadi raja atas kaum Yehuda (4a). Pada saat itulah mereka memberi tahu Daud tentang orang-orang Yabes-Gilead yang telah menguburkan Saul (4b).
Apa respons Daud? Ia mengirim utusan kepada orang-orang Yabes-Gilead, bukan untuk mengancam mereka, tetapi sebaliknya, untuk memuji kesetiaan mereka kepada tuan mereka Saul (5). Ia meminta Allah untuk memberkati mereka dengan kasih setia-Nya. Ia sendiri berjanji untuk melakukan kebaikan yang sama kepada mereka. Ia juga menguatkan hati mereka dan meminta mereka untuk menjadi kesatria yang melayani dia (5-7).
Perkataan Daud merupakan tindakan yang benar. Orang yang setia kepada tuan mereka seharusnya dipuji walaupun tuan mereka adalah orang lain, atau bahkan pemimpin yang lama. Tindakan mereka menunjukkan kesetiaan mereka dan Allah senang kepada orang yang setia.
Kepemimpinan Daud perlu menjadi teladan bagi kita. Ia memiliki kebesaran hati yang patut dipuji, yang mau menghargai dan menerima mereka yang setia. Seorang pemimpin seharusnya berbesar hati. Kita seharusnya melihat pemimpin lama bukan sebagai saingan, melainkan sesama orang pilihan Tuhan. Kita juga seharusnya melihat orang-orang yang pernah melayani dia bukan sebagai ancaman, melainkan sesama pelayan Tuhan yang melayani tujuan yang sama.
Ingatlah, Tuan yang sesungguhnya dari semua pelayanan kita adalah Kristus, sehingga setiap pemimpin adalah hamba-Nya, dan hamba yang setia kepada Kristus patut kita hargai dan kuatkan! [INT]
e-SH versi web: https://www.sabda.org/publikasi/sh/2026/08/17/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?2+Samuel+2:1-7
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/2+Samuel+2:1-7
2 Samuel 2:1-7
1 Kemudian bertanyalah Daud kepada TUHAN, katanya: "Apakah aku harus pergi ke salah satu kota di Yehuda?" Firman TUHAN kepadanya: "Pergilah." Lalu kata Daud: "Ke mana aku pergi?" Firman-Nya: "Ke Hebron."
2 Lalu pergilah Daud ke sana dengan kedua isterinya: Ahinoam, perempuan Yizreel, dan Abigail, bekas isteri Nabal, orang Karmel itu.
3 Juga Daud membawa serta orang-orangnya yang mengiringinya masing-masing dengan rumah tangganya, dan menetaplah mereka di kota-kota Hebron.
4 Kemudian datanglah orang-orang Yehuda, lalu mengurapi Daud di sana menjadi raja atas kaum Yehuda. Ketika kepada Daud diberitahukan bahwa orang-orang Yabesh-Gilead menguburkan Saul,
5 maka Daud mengirim orang kepada orang-orang Yabesh-Gilead dengan pesan: "Diberkatilah kamu oleh TUHAN, karena kamu telah menunjukkan kasihmu kepada tuanmu, Saul, dengan menguburkannya.
6 Oleh sebab itu, TUHAN kiranya menunjukkan kasih dan setia-Nya kepadamu. Akupun akan berbuat kebaikan yang sama kepadamu, karena kamu telah melakukan hal yang demikian.
7 Kuatkanlah hatimu sekarang dan jadilah orang-orang yang gagah perkasa, sekalipun tuanmu Saul sudah mati; dan aku telah diurapi oleh kaum Yehuda menjadi raja atas mereka."
e-SH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Scripture Union Indonesia
e-SH Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
(e-SH) owner-i-kan-akar-Santapan-Harian@hub.xc.org
- - -
Anda diberkati melalui Santapan Harian?
Mari mendukung pelayanan Yayasan Pancar Pijar Alkitab (PPA)
Rekening BCA cab Pintu Air no. 106.30066.22 an. Yay Pancar Pijar Alkitab
