e-SH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Santapan Harian
Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Minggu, 5 Juli 2026
Ayat SH: 1 Samuel 13:23-14:23
Judul: Melangkahlah dengan Iman!
Tak ada yang mustahil bagi Tuhan! Kata-kata ini sering kita ucapkan dan selalu kita imani.
Karena itulah, Yonatan mengajak hamba pembawa senjatanya untuk mendekati pasukan jaga orang Filistin di Mikhmas (13:23-14:1). Ia menguatkan dan meneguhkan hati hambanya dengan mengandalkan imannya kepada TUHAN. Seberapa pun banyaknya pasukan orang Filistin itu, akan mudah bagi TUHAN untuk menolong mereka (14:6-8).
Sebagai ahli perang, Yonatan memakai kata-kata sebagai tanda bagi mereka untuk maju atau tidak. Jika orang Filistin berkata, "Jangan bergerak", mereka diam di tempat.
Jika orang Filistin berkata, "Naiklah ke sini", mereka akan naik karena TUHAN telah menyerahkan orang Filistin ke dalam tangan mereka (14:9-10).
Ternyata, tentara Filistin menyuruh mereka untuk naik, dengan maksud menghajar mereka (14:11-12). Namun, dalam pertolongan TUHAN, mereka dapat menggempur tentara Filistin, bahkan menggentarkan pasukan itu. Dengan langkah iman yang teguh kepada TUHAN, Yonatan dan hambanya menunjukkan diri kepada pasukan Filistin. Semua tentara Filistin saling membunuh.
Bangsa Israel menang bukan karena jumlah mereka yang banyak, tetapi karena Allah bertindak menolong mereka. Iman Yonatan dan hambanya terbukti. Mereka hanya dua orang di hadapan ribuan tentara Filistin, tetapi Allah menolong mereka sehingga pasukan Filistin menjadi kacau dan pasukan Israel menjadi kuat. Ini karya pertolongan Allah yang luar biasa bagi umat-Nya.
Iman dan keberanian dalam Tuhan mampu mengalahkan musuh yang tampak mustahil. Peristiwa ini menegaskan bahwa kemenangan sejati datang dari Allah yang berkuasa menolong umat-Nya.
Iman Yonatan dan hambanya patut kita jadikan teladan. Ketika kehidupan di depan Anda tampak menakutkan, melangkahlah dengan iman kepada Tuhan. Jika kita mengandalkan Tuhan di setiap situasi, tak ada yang terlalu besar atau sulit bagi Tuhan untuk diredakan-Nya dan menolong kita. [NRG]
e-SH versi web: https://www.sabda.org/publikasi/sh/2026/07/05/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?1+Samuel+13:23-14:23
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/1+Samuel+13:23-14:23
1 Samuel 13:23-14:23
23 Dan suatu pasukan pengawal orang Filistin telah keluar ke pelintasan gunung di Mikhmas.
1 Pada suatu hari Yonatan bin Saul berkata kepada bujang pembawa senjatanya: "Mari kita menyeberang ke dekat pasukan pengawal orang Filistin yang di sebelah sana." Tetapi tidak diberitahukannya hal itu kepada ayahnya.
2 Adapun Saul duduk di ujung Gibea di bawah pohon delima yang di Migron. Dan rakyat yang ada bersama-sama dengan dia itu, kira-kira enam ratus orang banyaknya.
3 Ahia, anak Ahitub, saudara Ikabod, anak Pinehas, anak Eli, imam TUHAN di Silo, dialah yang memakai baju efod pada waktu itu. Tetapi rakyat tidak tahu tentang perginya Yonatan itu.
4 Di antara pelintasan-pelintasan bukit, yang dicoba Yonatan menyeberanginya ke arah pasukan pengawal orang Filistin, ada ujung bukit batu di sebelah sini dan ada ujung bukit batu di sebelah sana: yang satu bernama Bozes, yang lain bernama Sene.
5 Ujung yang satu berdiri di sebelah utara di tentangan Mikhmas, yang lain di sebelah selatan di tentangan Geba.
6 Berkatalah Yonatan kepada bujang pembawa senjatanya itu: "Mari kita menyeberang ke dekat pasukan pengawal orang-orang yang tidak bersunat ini. Mungkin TUHAN akan bertindak untuk kita, sebab bagi TUHAN tidak sukar untuk menolong, baik dengan banyak orang maupun dengan sedikit orang."
7 Lalu jawab pembawa senjatanya itu kepadanya: "Lakukanlah niat hatimu itu; sungguh, aku sepakat."
8 Kata Yonatan: "Perhatikan, kita menyeberang ke dekat orang-orang itu dan memperlihatkan diri kepada mereka.
9 Apabila kata mereka kepada kita begini: Berhentilah, sampai kami datang padamu, maka kita tinggal berdiri di tempat kita dan tidak naik mendapatkan mereka,
10 tetapi apabila kata mereka begini: Naiklah ke mari, maka kita akan naik, sebab kalau demikian TUHAN telah menyerahkan mereka ke dalam tangan kita. Itulah tandanya bagi kita."
11 Ketika mereka keduanya memperlihatkan diri kepada pasukan pengawal orang Filistin, berkatalah orang Filistin itu: "Lihat, orang-orang Ibrani keluar dari lobang-lobang tempat mereka bersembunyi."
12 Orang-orang dari pasukan pengawal itu berseru kepada Yonatan dan pembawa senjatanya, katanya: "Naiklah ke mari, maka kami akan menghajar kamu." Lalu kata Yonatan kepada pembawa senjatanya: "Naiklah mengikuti aku, sebab TUHAN telah menyerahkan mereka ke dalam tangan orang Israel."
13 Maka naiklah Yonatan merangkak ke atas, dengan diikuti oleh pembawa senjatanya. Orang-orang itu tewas terparang oleh Yonatan, sedang pembawa senjatanya membunuh mereka dari belakangnya.
14 Kekalahan yang pertama ini, yang ditimbulkan Yonatan dan pembawa senjatanya itu, besarnya kira-kira dua puluh orang dalam jarak kira-kira setengah alur dari sepembajakan ladang.
15 Lalu timbullah kegentaran di perkemahan, di padang dan di antara seluruh rakyat. Juga pasukan pengawal dan penjarah-penjarah itu gentar, dan bumi gemetar, sehingga menjadi kegentaran yang dari Allah.
16 Ketika peninjau-peninjau Saul di Gibea Benyamin melihat hal itu--dan sesungguhnya, orang ramai seperti ombak berjalan ke sana ke mari--
17 berkatalah Saul kepada tentara yang bersama-sama dengan dia itu: "Periksalah barisan dan lihatlah siapa yang pergi dari pada kita." Mereka memeriksa barisan, dan ternyata Yonatan dan pembawa senjatanya tidak ada.
18 Lalu kata Saul kepada Ahia: "Bawalah baju efod ke mari." Karena pada waktu itu dialah yang memakai baju efod di antara orang Israel.
19 Tetapi sedang Saul berbicara kepada imam itu, maka kian lama kian bertambahlah keributan di perkemahan orang Filistin, sehingga Saul berkata pula kepada imam itu: "Biarlah!"
20 Kemudian berkumpullah Saul dan seluruh rakyat yang bersama-sama dengan dia itu; dan ketika mereka sampai ke tempat pertempuran, tampaklah setiap orang menikam temannya dengan pedang, suatu huru-hara yang sangat besar.
21 Lagipula orang-orang Ibrani yang telah lama tinggal pada orang Filistin dan yang telah ikut maju dalam tentara mereka, mereka juga berbalik untuk bergabung dengan orang-orang Israel yang ada bersama-sama dengan Saul dan Yonatan.
22 Bahkan, ketika semua orang Israel yang telah bersembunyi di pegunungan Efraim, mendengar bahwa orang Filistin telah lari, orang-orang itupun bergabung dengan mereka dalam pertempuran.
23 Demikianlah TUHAN menyelamatkan orang Israel pada hari itu. Pertempuran itu meluas sampai lewat Bet-Awen.
e-SH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Scripture Union Indonesia
e-SH Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
(e-SH) owner-i-kan-akar-Santapan-Harian@hub.xc.org
- - -
Anda diberkati melalui Santapan Harian?
Mari mendukung pelayanan Yayasan Pancar Pijar Alkitab (PPA)
Rekening BCA cab Pintu Air no. 106.30066.22 an. Yay Pancar Pijar Alkitab
e-Santapan Harian
Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Minggu, 5 Juli 2026
Ayat SH: 1 Samuel 13:23-14:23
Judul: Melangkahlah dengan Iman!
Tak ada yang mustahil bagi Tuhan! Kata-kata ini sering kita ucapkan dan selalu kita imani.
Karena itulah, Yonatan mengajak hamba pembawa senjatanya untuk mendekati pasukan jaga orang Filistin di Mikhmas (13:23-14:1). Ia menguatkan dan meneguhkan hati hambanya dengan mengandalkan imannya kepada TUHAN. Seberapa pun banyaknya pasukan orang Filistin itu, akan mudah bagi TUHAN untuk menolong mereka (14:6-8).
Sebagai ahli perang, Yonatan memakai kata-kata sebagai tanda bagi mereka untuk maju atau tidak. Jika orang Filistin berkata, "Jangan bergerak", mereka diam di tempat.
Jika orang Filistin berkata, "Naiklah ke sini", mereka akan naik karena TUHAN telah menyerahkan orang Filistin ke dalam tangan mereka (14:9-10).
Ternyata, tentara Filistin menyuruh mereka untuk naik, dengan maksud menghajar mereka (14:11-12). Namun, dalam pertolongan TUHAN, mereka dapat menggempur tentara Filistin, bahkan menggentarkan pasukan itu. Dengan langkah iman yang teguh kepada TUHAN, Yonatan dan hambanya menunjukkan diri kepada pasukan Filistin. Semua tentara Filistin saling membunuh.
Bangsa Israel menang bukan karena jumlah mereka yang banyak, tetapi karena Allah bertindak menolong mereka. Iman Yonatan dan hambanya terbukti. Mereka hanya dua orang di hadapan ribuan tentara Filistin, tetapi Allah menolong mereka sehingga pasukan Filistin menjadi kacau dan pasukan Israel menjadi kuat. Ini karya pertolongan Allah yang luar biasa bagi umat-Nya.
Iman dan keberanian dalam Tuhan mampu mengalahkan musuh yang tampak mustahil. Peristiwa ini menegaskan bahwa kemenangan sejati datang dari Allah yang berkuasa menolong umat-Nya.
Iman Yonatan dan hambanya patut kita jadikan teladan. Ketika kehidupan di depan Anda tampak menakutkan, melangkahlah dengan iman kepada Tuhan. Jika kita mengandalkan Tuhan di setiap situasi, tak ada yang terlalu besar atau sulit bagi Tuhan untuk diredakan-Nya dan menolong kita. [NRG]
e-SH versi web: https://www.sabda.org/publikasi/sh/2026/07/05/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?1+Samuel+13:23-14:23
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/1+Samuel+13:23-14:23
1 Samuel 13:23-14:23
23 Dan suatu pasukan pengawal orang Filistin telah keluar ke pelintasan gunung di Mikhmas.
1 Pada suatu hari Yonatan bin Saul berkata kepada bujang pembawa senjatanya: "Mari kita menyeberang ke dekat pasukan pengawal orang Filistin yang di sebelah sana." Tetapi tidak diberitahukannya hal itu kepada ayahnya.
2 Adapun Saul duduk di ujung Gibea di bawah pohon delima yang di Migron. Dan rakyat yang ada bersama-sama dengan dia itu, kira-kira enam ratus orang banyaknya.
3 Ahia, anak Ahitub, saudara Ikabod, anak Pinehas, anak Eli, imam TUHAN di Silo, dialah yang memakai baju efod pada waktu itu. Tetapi rakyat tidak tahu tentang perginya Yonatan itu.
4 Di antara pelintasan-pelintasan bukit, yang dicoba Yonatan menyeberanginya ke arah pasukan pengawal orang Filistin, ada ujung bukit batu di sebelah sini dan ada ujung bukit batu di sebelah sana: yang satu bernama Bozes, yang lain bernama Sene.
5 Ujung yang satu berdiri di sebelah utara di tentangan Mikhmas, yang lain di sebelah selatan di tentangan Geba.
6 Berkatalah Yonatan kepada bujang pembawa senjatanya itu: "Mari kita menyeberang ke dekat pasukan pengawal orang-orang yang tidak bersunat ini. Mungkin TUHAN akan bertindak untuk kita, sebab bagi TUHAN tidak sukar untuk menolong, baik dengan banyak orang maupun dengan sedikit orang."
7 Lalu jawab pembawa senjatanya itu kepadanya: "Lakukanlah niat hatimu itu; sungguh, aku sepakat."
8 Kata Yonatan: "Perhatikan, kita menyeberang ke dekat orang-orang itu dan memperlihatkan diri kepada mereka.
9 Apabila kata mereka kepada kita begini: Berhentilah, sampai kami datang padamu, maka kita tinggal berdiri di tempat kita dan tidak naik mendapatkan mereka,
10 tetapi apabila kata mereka begini: Naiklah ke mari, maka kita akan naik, sebab kalau demikian TUHAN telah menyerahkan mereka ke dalam tangan kita. Itulah tandanya bagi kita."
11 Ketika mereka keduanya memperlihatkan diri kepada pasukan pengawal orang Filistin, berkatalah orang Filistin itu: "Lihat, orang-orang Ibrani keluar dari lobang-lobang tempat mereka bersembunyi."
12 Orang-orang dari pasukan pengawal itu berseru kepada Yonatan dan pembawa senjatanya, katanya: "Naiklah ke mari, maka kami akan menghajar kamu." Lalu kata Yonatan kepada pembawa senjatanya: "Naiklah mengikuti aku, sebab TUHAN telah menyerahkan mereka ke dalam tangan orang Israel."
13 Maka naiklah Yonatan merangkak ke atas, dengan diikuti oleh pembawa senjatanya. Orang-orang itu tewas terparang oleh Yonatan, sedang pembawa senjatanya membunuh mereka dari belakangnya.
14 Kekalahan yang pertama ini, yang ditimbulkan Yonatan dan pembawa senjatanya itu, besarnya kira-kira dua puluh orang dalam jarak kira-kira setengah alur dari sepembajakan ladang.
15 Lalu timbullah kegentaran di perkemahan, di padang dan di antara seluruh rakyat. Juga pasukan pengawal dan penjarah-penjarah itu gentar, dan bumi gemetar, sehingga menjadi kegentaran yang dari Allah.
16 Ketika peninjau-peninjau Saul di Gibea Benyamin melihat hal itu--dan sesungguhnya, orang ramai seperti ombak berjalan ke sana ke mari--
17 berkatalah Saul kepada tentara yang bersama-sama dengan dia itu: "Periksalah barisan dan lihatlah siapa yang pergi dari pada kita." Mereka memeriksa barisan, dan ternyata Yonatan dan pembawa senjatanya tidak ada.
18 Lalu kata Saul kepada Ahia: "Bawalah baju efod ke mari." Karena pada waktu itu dialah yang memakai baju efod di antara orang Israel.
19 Tetapi sedang Saul berbicara kepada imam itu, maka kian lama kian bertambahlah keributan di perkemahan orang Filistin, sehingga Saul berkata pula kepada imam itu: "Biarlah!"
20 Kemudian berkumpullah Saul dan seluruh rakyat yang bersama-sama dengan dia itu; dan ketika mereka sampai ke tempat pertempuran, tampaklah setiap orang menikam temannya dengan pedang, suatu huru-hara yang sangat besar.
21 Lagipula orang-orang Ibrani yang telah lama tinggal pada orang Filistin dan yang telah ikut maju dalam tentara mereka, mereka juga berbalik untuk bergabung dengan orang-orang Israel yang ada bersama-sama dengan Saul dan Yonatan.
22 Bahkan, ketika semua orang Israel yang telah bersembunyi di pegunungan Efraim, mendengar bahwa orang Filistin telah lari, orang-orang itupun bergabung dengan mereka dalam pertempuran.
23 Demikianlah TUHAN menyelamatkan orang Israel pada hari itu. Pertempuran itu meluas sampai lewat Bet-Awen.
e-SH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Scripture Union Indonesia
e-SH Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
(e-SH) owner-i-kan-akar-Santapan-Harian@hub.xc.org
- - -
Anda diberkati melalui Santapan Harian?
Mari mendukung pelayanan Yayasan Pancar Pijar Alkitab (PPA)
Rekening BCA cab Pintu Air no. 106.30066.22 an. Yay Pancar Pijar Alkitab
