e-SH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Santapan Harian
Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Sabtu, 18 Juli 2026
Ayat SH: 1 Samuel 24
Judul: Kepekaan terhadap Teguran Allah
Kesalahan adalah sesuatu yang tidak terhindarkan. Untuk itu, kita perlu mengasah kepekaan untuk mengerti teguran Allah sebelum kita melakukan kesalahan lagi.
Saul dengan 3.000 orang tentaranya terus mengejar Daud (3). Suatu waktu, Saul masuk ke sebuah gua untuk membuang hajat, sedangkan Daud dan orang-orangnya sedang bersembunyi di bagian terdalam gua tersebut (4). Namun, Daud hanya memotong ujung jubah Saul dengan diam-diam. Ia sadar bahwa TUHAN tidak berkenan jika ia melayangkan tangannya melawan orang yang diurapi TUHAN. Bahkan, ia mencegah orang-orangnya untuk menyerang Saul (5-8).
Penulis Alkitab tidak akan memberikan informasi yang tidak penting. Jika ada informasi yang sepertinya tidak penting, itu berarti ada yang hendak ditekankan. Seorang raja tidak akan masuk ke suatu tempat sendirian. Karena itu, informasi bahwa Saul masuk ke gua untuk membuang hajat diberikan supaya pembaca dapat mengerti mengapa Saul sendirian saja dan tidak berdaya di hadapan Daud dan orang-orangnya. Daud dapat dengan mudah membunuh Saul, tetapi ia tidak melakukannya. Ia hanya memotong ujung jubah Saul sebagai bukti bahwa ia telah membiarkan Saul hidup (12).
Gundahlah hati Daud karena ia tahu ia dapat mengakhiri pengejaran Saul, tetapi ia juga sadar bahwa TUHAN tidak akan berkenan kepadanya. Walaupun Saul bukan raja yang baik, ia tetap raja yang diurapi TUHAN.
Allah sering menegur kita ketika kita sedang berbuat salah atau ketika kita akan melakukan sebuah kesalahan, terutama kesalahan yang serius. Karena itu, kita perlu belajar peka ketika Allah mencegah kita, baik melalui hati kita yang gelisah maupun melalui orang yang Allah utus untuk mencegah kita (seperti Yoab yang berupaya mencegah Daud melakukan sensus; bdk. 2 Sam. 24:3).
Allah selalu berkomunikasi dengan kita dengan berbagai cara. Karena itu, marilah kita belajar untuk memperhatikan dan memahami apa yang Allah sampaikan kepada kita. Kiranya teguran Allah mencegah kita dari melakukan yang jahat dan terus melakukan yang baik. [INT]
e-SH versi web: https://www.sabda.org/publikasi/sh/2026/07/18/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?1+Samuel+24
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/1+Samuel+24
1 Samuel 24
1 (24-2) Ketika Saul pulang sesudah memburu orang Filistin itu, diberitahukanlah kepadanya, demikian: "Ketahuilah, Daud ada di padang gurun En-Gedi."
2 (24-3) Kemudian Saul mengambil tiga ribu orang yang terpilih dari seluruh orang Israel, lalu pergi mencari Daud dan orang-orangnya di gunung batu Kambing Hutan.
3 (24-4) Ia sampai ke kandang-kandang domba di tepi jalan. Di sana ada gua dan Saul masuk ke dalamnya untuk membuang hajat, tetapi Daud dan orang-orangnya duduk di bagian belakang gua itu.
4 (24-5) Lalu berkatalah orang-orangnya kepada Daud: "Telah tiba hari yang dikatakan TUHAN kepadamu: Sesungguhnya, Aku menyerahkan musuhmu ke dalam tanganmu, maka perbuatlah kepadanya apa yang kaupandang baik." Maka Daud bangun, lalu memotong punca jubah Saul dengan diam-diam.
5 (24-6) Kemudian berdebar-debarlah hati Daud, karena ia telah memotong punca Saul;
6 (24-7) lalu berkatalah ia kepada orang-orangnya: "Dijauhkan Tuhanlah kiranya dari padaku untuk melakukan hal yang demikian kepada tuanku, kepada orang yang diurapi TUHAN, yakni menjamah dia, sebab dialah orang yang diurapi TUHAN."
7 (24-8) Dan Daud mencegah orang-orangnya dengan perkataan itu; ia tidak mengizinkan mereka bangkit menyerang Saul. Sementara itu Saul telah bangun meninggalkan gua itu hendak melanjutkan perjalanannya.
8 (24-9) Kemudian bangunlah Daud, ia keluar dari dalam gua itu dan berseru kepada Saul dari belakang, katanya: "Tuanku raja!" Saul menoleh ke belakang, lalu Daud berlutut dengan mukanya ke tanah dan sujud menyembah.
9 (24-10) Lalu berkatalah Daud kepada Saul: "Mengapa engkau mendengarkan perkataan orang-orang yang mengatakan: Sesungguhnya Daud mengikhtiarkan celakamu?
10 (24-11) Ketahuilah, pada hari ini matamu sendiri melihat, bahwa TUHAN sekarang menyerahkan engkau ke dalam tanganku dalam gua itu; ada orang yang telah menyuruh aku membunuh engkau, tetapi aku merasa sayang kepadamu karena pikirku: Aku tidak akan menjamah tuanku itu, sebab dialah orang yang diurapi TUHAN.
11 (24-12) Lihatlah dahulu, ayahku, lihatlah kiranya punca jubahmu dalam tanganku ini! Sebab dari kenyataan bahwa aku memotong punca jubahmu dengan tidak membunuh engkau, dapatlah kauketahui dan kaulihat, bahwa tanganku bersih dari pada kejahatan dan pengkhianatan, dan bahwa aku tidak berbuat dosa terhadap engkau, walaupun engkau ini mengejar-ngejar aku untuk mencabut nyawaku.
12 (24-13) TUHAN kiranya menjadi hakim di antara aku dan engkau, TUHAN kiranya membalaskan aku kepadamu, tetapi tanganku tidak akan memukul engkau;
13 (24-14) seperti peribahasa orang tua-tua mengatakan: Dari orang fasik timbul kefasikan. Tetapi tanganku tidak akan memukul engkau.
14 (24-15) Terhadap siapakah raja Israel keluar berperang? Siapakah yang kaukejar? Anjing mati! Seekor kutu saja!
15 (24-16) Sebab itu TUHAN kiranya menjadi hakim yang memutuskan antara aku dan engkau; Dia kiranya memperhatikannya, memperjuangkan perkaraku dan memberi keadilan kepadaku dengan melepaskan aku dari tanganmu."
16 (24-17) Setelah Daud selesai menyampaikan perkataan itu kepada Saul, berkatalah Saul: "Suaramukah itu, ya anakku Daud?" Sesudah itu dengan suara nyaring menangislah Saul.
17 (24-18) Katanya kepada Daud: "Engkau lebih benar dari pada aku, sebab engkau telah melakukan yang baik kepadaku, padahal aku melakukan yang jahat kepadamu.
18 (24-19) Telah kautunjukkan pada hari ini, betapa engkau telah melakukan yang baik kepadaku: walaupun TUHAN telah menyerahkan aku ke dalam tanganmu, engkau tidak membunuh aku.
19 (24-20) Apabila seseorang mendapat musuhnya, masakan dilepaskannya dia berjalan dengan selamat? TUHAN kiranya membalaskan kepadamu kebaikan ganti apa yang kaulakukan kepadaku pada hari ini.
20 (24-21) Oleh karena itu, sesungguhnya aku tahu, bahwa engkau pasti menjadi raja dan jabatan raja Israel akan tetap kokoh dalam tanganmu.
21 (24-22) Oleh sebab itu, bersumpahlah kepadaku demi TUHAN, bahwa engkau tidak akan melenyapkan keturunanku dan tidak akan menghapuskan namaku dari kaum keluargaku."
22 (24-23) Lalu bersumpahlah Daud kepada Saul. Kemudian pulanglah Saul ke rumahnya, sedang Daud dan orang-orangnya pergi ke kubu gunung.
e-SH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Scripture Union Indonesia
e-SH Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
(e-SH) owner-i-kan-akar-Santapan-Harian@hub.xc.org
- - -
Anda diberkati melalui Santapan Harian?
Mari mendukung pelayanan Yayasan Pancar Pijar Alkitab (PPA)
Rekening BCA cab Pintu Air no. 106.30066.22 an. Yay Pancar Pijar Alkitab
e-Santapan Harian
Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Sabtu, 18 Juli 2026
Ayat SH: 1 Samuel 24
Judul: Kepekaan terhadap Teguran Allah
Kesalahan adalah sesuatu yang tidak terhindarkan. Untuk itu, kita perlu mengasah kepekaan untuk mengerti teguran Allah sebelum kita melakukan kesalahan lagi.
Saul dengan 3.000 orang tentaranya terus mengejar Daud (3). Suatu waktu, Saul masuk ke sebuah gua untuk membuang hajat, sedangkan Daud dan orang-orangnya sedang bersembunyi di bagian terdalam gua tersebut (4). Namun, Daud hanya memotong ujung jubah Saul dengan diam-diam. Ia sadar bahwa TUHAN tidak berkenan jika ia melayangkan tangannya melawan orang yang diurapi TUHAN. Bahkan, ia mencegah orang-orangnya untuk menyerang Saul (5-8).
Penulis Alkitab tidak akan memberikan informasi yang tidak penting. Jika ada informasi yang sepertinya tidak penting, itu berarti ada yang hendak ditekankan. Seorang raja tidak akan masuk ke suatu tempat sendirian. Karena itu, informasi bahwa Saul masuk ke gua untuk membuang hajat diberikan supaya pembaca dapat mengerti mengapa Saul sendirian saja dan tidak berdaya di hadapan Daud dan orang-orangnya. Daud dapat dengan mudah membunuh Saul, tetapi ia tidak melakukannya. Ia hanya memotong ujung jubah Saul sebagai bukti bahwa ia telah membiarkan Saul hidup (12).
Gundahlah hati Daud karena ia tahu ia dapat mengakhiri pengejaran Saul, tetapi ia juga sadar bahwa TUHAN tidak akan berkenan kepadanya. Walaupun Saul bukan raja yang baik, ia tetap raja yang diurapi TUHAN.
Allah sering menegur kita ketika kita sedang berbuat salah atau ketika kita akan melakukan sebuah kesalahan, terutama kesalahan yang serius. Karena itu, kita perlu belajar peka ketika Allah mencegah kita, baik melalui hati kita yang gelisah maupun melalui orang yang Allah utus untuk mencegah kita (seperti Yoab yang berupaya mencegah Daud melakukan sensus; bdk. 2 Sam. 24:3).
Allah selalu berkomunikasi dengan kita dengan berbagai cara. Karena itu, marilah kita belajar untuk memperhatikan dan memahami apa yang Allah sampaikan kepada kita. Kiranya teguran Allah mencegah kita dari melakukan yang jahat dan terus melakukan yang baik. [INT]
e-SH versi web: https://www.sabda.org/publikasi/sh/2026/07/18/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?1+Samuel+24
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/1+Samuel+24
1 Samuel 24
1 (24-2) Ketika Saul pulang sesudah memburu orang Filistin itu, diberitahukanlah kepadanya, demikian: "Ketahuilah, Daud ada di padang gurun En-Gedi."
2 (24-3) Kemudian Saul mengambil tiga ribu orang yang terpilih dari seluruh orang Israel, lalu pergi mencari Daud dan orang-orangnya di gunung batu Kambing Hutan.
3 (24-4) Ia sampai ke kandang-kandang domba di tepi jalan. Di sana ada gua dan Saul masuk ke dalamnya untuk membuang hajat, tetapi Daud dan orang-orangnya duduk di bagian belakang gua itu.
4 (24-5) Lalu berkatalah orang-orangnya kepada Daud: "Telah tiba hari yang dikatakan TUHAN kepadamu: Sesungguhnya, Aku menyerahkan musuhmu ke dalam tanganmu, maka perbuatlah kepadanya apa yang kaupandang baik." Maka Daud bangun, lalu memotong punca jubah Saul dengan diam-diam.
5 (24-6) Kemudian berdebar-debarlah hati Daud, karena ia telah memotong punca Saul;
6 (24-7) lalu berkatalah ia kepada orang-orangnya: "Dijauhkan Tuhanlah kiranya dari padaku untuk melakukan hal yang demikian kepada tuanku, kepada orang yang diurapi TUHAN, yakni menjamah dia, sebab dialah orang yang diurapi TUHAN."
7 (24-8) Dan Daud mencegah orang-orangnya dengan perkataan itu; ia tidak mengizinkan mereka bangkit menyerang Saul. Sementara itu Saul telah bangun meninggalkan gua itu hendak melanjutkan perjalanannya.
8 (24-9) Kemudian bangunlah Daud, ia keluar dari dalam gua itu dan berseru kepada Saul dari belakang, katanya: "Tuanku raja!" Saul menoleh ke belakang, lalu Daud berlutut dengan mukanya ke tanah dan sujud menyembah.
9 (24-10) Lalu berkatalah Daud kepada Saul: "Mengapa engkau mendengarkan perkataan orang-orang yang mengatakan: Sesungguhnya Daud mengikhtiarkan celakamu?
10 (24-11) Ketahuilah, pada hari ini matamu sendiri melihat, bahwa TUHAN sekarang menyerahkan engkau ke dalam tanganku dalam gua itu; ada orang yang telah menyuruh aku membunuh engkau, tetapi aku merasa sayang kepadamu karena pikirku: Aku tidak akan menjamah tuanku itu, sebab dialah orang yang diurapi TUHAN.
11 (24-12) Lihatlah dahulu, ayahku, lihatlah kiranya punca jubahmu dalam tanganku ini! Sebab dari kenyataan bahwa aku memotong punca jubahmu dengan tidak membunuh engkau, dapatlah kauketahui dan kaulihat, bahwa tanganku bersih dari pada kejahatan dan pengkhianatan, dan bahwa aku tidak berbuat dosa terhadap engkau, walaupun engkau ini mengejar-ngejar aku untuk mencabut nyawaku.
12 (24-13) TUHAN kiranya menjadi hakim di antara aku dan engkau, TUHAN kiranya membalaskan aku kepadamu, tetapi tanganku tidak akan memukul engkau;
13 (24-14) seperti peribahasa orang tua-tua mengatakan: Dari orang fasik timbul kefasikan. Tetapi tanganku tidak akan memukul engkau.
14 (24-15) Terhadap siapakah raja Israel keluar berperang? Siapakah yang kaukejar? Anjing mati! Seekor kutu saja!
15 (24-16) Sebab itu TUHAN kiranya menjadi hakim yang memutuskan antara aku dan engkau; Dia kiranya memperhatikannya, memperjuangkan perkaraku dan memberi keadilan kepadaku dengan melepaskan aku dari tanganmu."
16 (24-17) Setelah Daud selesai menyampaikan perkataan itu kepada Saul, berkatalah Saul: "Suaramukah itu, ya anakku Daud?" Sesudah itu dengan suara nyaring menangislah Saul.
17 (24-18) Katanya kepada Daud: "Engkau lebih benar dari pada aku, sebab engkau telah melakukan yang baik kepadaku, padahal aku melakukan yang jahat kepadamu.
18 (24-19) Telah kautunjukkan pada hari ini, betapa engkau telah melakukan yang baik kepadaku: walaupun TUHAN telah menyerahkan aku ke dalam tanganmu, engkau tidak membunuh aku.
19 (24-20) Apabila seseorang mendapat musuhnya, masakan dilepaskannya dia berjalan dengan selamat? TUHAN kiranya membalaskan kepadamu kebaikan ganti apa yang kaulakukan kepadaku pada hari ini.
20 (24-21) Oleh karena itu, sesungguhnya aku tahu, bahwa engkau pasti menjadi raja dan jabatan raja Israel akan tetap kokoh dalam tanganmu.
21 (24-22) Oleh sebab itu, bersumpahlah kepadaku demi TUHAN, bahwa engkau tidak akan melenyapkan keturunanku dan tidak akan menghapuskan namaku dari kaum keluargaku."
22 (24-23) Lalu bersumpahlah Daud kepada Saul. Kemudian pulanglah Saul ke rumahnya, sedang Daud dan orang-orangnya pergi ke kubu gunung.
e-SH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Scripture Union Indonesia
e-SH Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
(e-SH) owner-i-kan-akar-Santapan-Harian@hub.xc.org
- - -
Anda diberkati melalui Santapan Harian?
Mari mendukung pelayanan Yayasan Pancar Pijar Alkitab (PPA)
Rekening BCA cab Pintu Air no. 106.30066.22 an. Yay Pancar Pijar Alkitab
