e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Sabtu, 18 Juli 2026
Bacaan : HAKIM-HAKIM 6:25-32
Setahun: Amsal 16-18
Nats: Tetapi, karena takut kepada kaum keluarganya dan orang-orang kota itu, ia tidak melakukannya pada siang hari tetapi pada malam hari. (Hakim-hakim 6:27b)
Renungan:
ADA RASA TAKUT
Dalam mengerjakan tugas atau tanggung jawab, tidak jarang orang tetap mengalami rasa takut walaupun ia telah mendapatkan pengarahan dan tuntunan. Hal ini sangat manusiawi karena setiap tugas dan tanggung jawab selalu ada risiko dan kemungkinan kegagalan. Rasa takut membuat orang mengantisipasi berbagai risiko atau justru bisa membuat orang menjadi ketakutan yang berlebihan.
Gideon mendapatkan perintah dari Tuhan untuk meruntuhkan mazbah Baal milik Yoas, ayahnya, dan menebang tiang berhala yang di dekatnya. Ini adalah tugas pertama setelah ia diutus untuk memukul orang Midian sampai habis. Ia harus berhadapan dengan keluarganya sendiri yang melakukan penyembahan terhadap Baal. Gideon taat, tetapi dalam ketaatannya, ada rasa takut kepada keluarganya dan orang-orang di kota itu. Karena itu, ia melakukannya dengan sepuluh hambanya pada malam hari. Ia takut karena ada risiko bahwa keluarga dan orang-orang kota itu akan marah, melawannya, dan membunuhnya. Apa yang ditakutkan Gideon memang terjadi, orang-orang kota itu mencari dan akan membunuhnya, tetapi penyertaan Tuhan nyata melalui Yoas yang justru membelanya dan menantang mereka yang membela Baal.
Mungkin saat ini Tuhan mengizinkan kita untuk bekerja di tempat dengan budaya korupsi yang begitu kuat atau di tempat di mana kejujuran justru mendapatkan ancaman. Kita pasti ada rasa takut, tetapi biarlah kita tetap percaya penyertaan dan perlindungan-Nya yang ajaib. Dia sanggup memberikan hikmat dan jalan keluar yang tepat untuk setiap ancaman yang ada. --ANT/www.renunganharian.net
TUHAN SANGGUP MEMBERIKAN HIKMAT DALAM MELAWAN RASA TAKUT.
e-RH situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: https://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2026/07/18/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?HAKIM-HAKIM+6:25-32
HAKIM-HAKIM 6:25-32
25 Pada malam itu juga TUHAN berfirman kepadanya: "Ambillah seekor lembu jantan kepunyaan ayahmu, yakni lembu jantan yang kedua, berumur tujuh tahun, runtuhkanlah mezbah Baal kepunyaan ayahmu dan tebanglah tiang berhala yang di dekatnya.
26 Kemudian dirikanlah mezbah bagi TUHAN, Allahmu, di atas kubu pertahanan ini dengan disusun baik, lalu ambillah lembu jantan yang kedua dan persembahkanlah korban bakaran dengan kayu tiang berhala yang akan kautebang itu."
27 Kemudian Gideon membawa sepuluh orang hambanya dan diperbuatnyalah seperti yang difirmankan TUHAN kepadanya. Tetapi karena ia takut kepada kaum keluarganya dan kepada orang-orang kota itu untuk melakukan hal itu pada waktu siang, maka dilakukannyalah pada waktu malam.
28 Ketika orang-orang kota itu bangun pagi-pagi, tampaklah telah dirobohkan mezbah Baal itu, telah ditebang tiang berhala yang di dekatnya dan telah dikorbankan lembu jantan yang kedua di atas mezbah yang didirikan itu.
29 Berkatalah mereka seorang kepada yang lain: "Siapakah yang melakukan hal itu?" Setelah diperiksa dan ditanya-tanya, maka kata orang: "Gideon bin Yoas, dialah yang melakukan hal itu."
30 Sesudah itu berkatalah orang-orang kota itu kepada Yoas: "Bawalah anakmu itu ke luar; dia harus mati, karena ia telah merobohkan mezbah Baal dan karena ia telah menebang tiang berhala yang di dekatnya."
31 Tetapi jawab Yoas kepada semua orang yang mengerumuninya itu: "Kamu mau berjuang membela Baal? Atau kamu mau menolong dia? Siapa yang berjuang membela Baal akan dihukum mati sebelum pagi. Jika Baal itu allah, biarlah ia berjuang membela dirinya sendiri, setelah mezbahnya dirobohkan orang."
32 Dan pada hari itu diberikan oranglah nama Yerubaal kepada Gideon, karena kata orang: "Biarlah Baal berjuang dengan dia, setelah dirobohkannya mezbahnya itu."
Bacaan Alkitab Setahun: https://alkitab.sabda.org/?Amsal+16-18
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/Amsal+16-18
e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Dilarang memperbanyak isi Renungan Harian® tanpa izin tertulis dari penerbit.
Renungan Harian® milik Yayasan Pelayanan Gloria -- Copyright © 2026 Yayasan Pelayanan Gloria.
- - -
Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Pelayanan Gloria.
BCA Rekening No. 456 500 8880 a.n. YAYASAN PELAYANAN GLORIA
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Sabtu, 18 Juli 2026
Bacaan : HAKIM-HAKIM 6:25-32
Setahun: Amsal 16-18
Nats: Tetapi, karena takut kepada kaum keluarganya dan orang-orang kota itu, ia tidak melakukannya pada siang hari tetapi pada malam hari. (Hakim-hakim 6:27b)
Renungan:
ADA RASA TAKUT
Dalam mengerjakan tugas atau tanggung jawab, tidak jarang orang tetap mengalami rasa takut walaupun ia telah mendapatkan pengarahan dan tuntunan. Hal ini sangat manusiawi karena setiap tugas dan tanggung jawab selalu ada risiko dan kemungkinan kegagalan. Rasa takut membuat orang mengantisipasi berbagai risiko atau justru bisa membuat orang menjadi ketakutan yang berlebihan.
Gideon mendapatkan perintah dari Tuhan untuk meruntuhkan mazbah Baal milik Yoas, ayahnya, dan menebang tiang berhala yang di dekatnya. Ini adalah tugas pertama setelah ia diutus untuk memukul orang Midian sampai habis. Ia harus berhadapan dengan keluarganya sendiri yang melakukan penyembahan terhadap Baal. Gideon taat, tetapi dalam ketaatannya, ada rasa takut kepada keluarganya dan orang-orang di kota itu. Karena itu, ia melakukannya dengan sepuluh hambanya pada malam hari. Ia takut karena ada risiko bahwa keluarga dan orang-orang kota itu akan marah, melawannya, dan membunuhnya. Apa yang ditakutkan Gideon memang terjadi, orang-orang kota itu mencari dan akan membunuhnya, tetapi penyertaan Tuhan nyata melalui Yoas yang justru membelanya dan menantang mereka yang membela Baal.
Mungkin saat ini Tuhan mengizinkan kita untuk bekerja di tempat dengan budaya korupsi yang begitu kuat atau di tempat di mana kejujuran justru mendapatkan ancaman. Kita pasti ada rasa takut, tetapi biarlah kita tetap percaya penyertaan dan perlindungan-Nya yang ajaib. Dia sanggup memberikan hikmat dan jalan keluar yang tepat untuk setiap ancaman yang ada. --ANT/www.renunganharian.net
TUHAN SANGGUP MEMBERIKAN HIKMAT DALAM MELAWAN RASA TAKUT.
e-RH situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: https://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2026/07/18/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?HAKIM-HAKIM+6:25-32
HAKIM-HAKIM 6:25-32
25 Pada malam itu juga TUHAN berfirman kepadanya: "Ambillah seekor lembu jantan kepunyaan ayahmu, yakni lembu jantan yang kedua, berumur tujuh tahun, runtuhkanlah mezbah Baal kepunyaan ayahmu dan tebanglah tiang berhala yang di dekatnya.
26 Kemudian dirikanlah mezbah bagi TUHAN, Allahmu, di atas kubu pertahanan ini dengan disusun baik, lalu ambillah lembu jantan yang kedua dan persembahkanlah korban bakaran dengan kayu tiang berhala yang akan kautebang itu."
27 Kemudian Gideon membawa sepuluh orang hambanya dan diperbuatnyalah seperti yang difirmankan TUHAN kepadanya. Tetapi karena ia takut kepada kaum keluarganya dan kepada orang-orang kota itu untuk melakukan hal itu pada waktu siang, maka dilakukannyalah pada waktu malam.
28 Ketika orang-orang kota itu bangun pagi-pagi, tampaklah telah dirobohkan mezbah Baal itu, telah ditebang tiang berhala yang di dekatnya dan telah dikorbankan lembu jantan yang kedua di atas mezbah yang didirikan itu.
29 Berkatalah mereka seorang kepada yang lain: "Siapakah yang melakukan hal itu?" Setelah diperiksa dan ditanya-tanya, maka kata orang: "Gideon bin Yoas, dialah yang melakukan hal itu."
30 Sesudah itu berkatalah orang-orang kota itu kepada Yoas: "Bawalah anakmu itu ke luar; dia harus mati, karena ia telah merobohkan mezbah Baal dan karena ia telah menebang tiang berhala yang di dekatnya."
31 Tetapi jawab Yoas kepada semua orang yang mengerumuninya itu: "Kamu mau berjuang membela Baal? Atau kamu mau menolong dia? Siapa yang berjuang membela Baal akan dihukum mati sebelum pagi. Jika Baal itu allah, biarlah ia berjuang membela dirinya sendiri, setelah mezbahnya dirobohkan orang."
32 Dan pada hari itu diberikan oranglah nama Yerubaal kepada Gideon, karena kata orang: "Biarlah Baal berjuang dengan dia, setelah dirobohkannya mezbahnya itu."
Bacaan Alkitab Setahun: https://alkitab.sabda.org/?Amsal+16-18
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/Amsal+16-18
e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Dilarang memperbanyak isi Renungan Harian® tanpa izin tertulis dari penerbit.
Renungan Harian® milik Yayasan Pelayanan Gloria -- Copyright © 2026 Yayasan Pelayanan Gloria.
- - -
Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Pelayanan Gloria.
BCA Rekening No. 456 500 8880 a.n. YAYASAN PELAYANAN GLORIA
