e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Sabtu, 6 Juni 2026
Bacaan : AYUB 1
Setahun: Ayub 17-20
Nats: Ia berkata, "... Tuhan yang memberi, Tuhan yang mengambil, terpujilah nama Tuhan!" (Ayub 1:21b)
Renungan:
NO MATTER WHAT
Seorang pria kerap menyanyi, "Tuhan Yesus baik, sungguh amat baik. Untuk selama-lamanya, Tuhan Yesus baik." Sahabatnya di sebelahnya menyindir, "Aku penasaran apa kau masih akan menyanyi lagu itu jika pada hari ini usahamu bangkrut, lalu istrimu menceraikanmu." "No matter what, " jawabnya, "bagaimana pun keadaan hidupku, Tuhan Yesus baik."
Seorang pria dari tanah Us pernah memberikan pernyataan yang sama. Pria itu bernama Ayub. Katanya, "Tuhan yang memberi, Tuhan yang mengambil, terpujilah nama Tuhan!" (ay. 21). Ia berkata demikian sesudah kemalangan besar menimpanya. Pada hari itu dilaporkan kepadanya bahwa kawanan lembu dan keledai betina habis dirampas orang-orang Syeba, disusul kawanan kambing domba habis disambar api dari langit, disusul kawanan unta habis dirampas orang-orang Kasdim (ay. 14-17). Masih ada tambahan laporan, yakni kesepuluh anaknya tewas bersama-sama dalam rumah si sulung yang roboh dihantam angin ribut (ay. 18-19). No matter what. Apa pun yang telah terjadi, Ayub memutuskan untuk terus setia kepada Tuhan.
Adalah pemandangan biasa ketika orang-orang pergi beribadah kepada Tuhan berkata, "Aku mengasihi-Mu, Tuhan, " atau menyanyi lagu, "Tuhan Yesus baik." Bahkan Iblis tidak terganggu akan kenyataan itu. No matter what, inilah yang menggelisahkan hati Iblis sekaligus mengesankan hati Tuhan. Tuhan mendamba melihat orang-orang yang terus setia beribadah kepada-Nya sekalipun diempas oleh rupa-rupa persoalan, terus mengasihi-Nya tidak peduli apa pun yang telah terjadi, dan menyatakan Dia baik dalam setiap keadaan hidupnya. Dahulu Tuhan menemukan Ayub (ay. 8). Semoga sekarang Tuhan menemukan lagi sosok seperti itu dalam diri kita. --LIN/www.renunganharian.net
TETAPLAH KITA TEGUH MEMEGANG IMAN KEPADA TUHAN TANPA TERPENGARUH KEADAAN.
e-RH situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: https://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2026/06/06/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?AYUB+1
AYUB 1
1 Ada seorang laki-laki di tanah Us bernama Ayub; orang itu saleh dan jujur; ia takut akan Allah dan menjauhi kejahatan.
2 Ia mendapat tujuh anak laki-laki dan tiga anak perempuan.
3 Ia memiliki tujuh ribu ekor kambing domba, tiga ribu ekor unta, lima ratus pasang lembu, lima ratus keledai betina dan budak-budak dalam jumlah yang sangat besar, sehingga orang itu adalah yang terkaya dari semua orang di sebelah timur.
4 Anak-anaknya yang lelaki biasa mengadakan pesta di rumah mereka masing-masing menurut giliran dan ketiga saudara perempuan mereka diundang untuk makan dan minum bersama-sama mereka.
5 Setiap kali, apabila hari-hari pesta telah berlalu, Ayub memanggil mereka, dan menguduskan mereka; keesokan harinya, pagi-pagi, bangunlah Ayub, lalu mempersembahkan korban bakaran sebanyak jumlah mereka sekalian, sebab pikirnya: "Mungkin anak-anakku sudah berbuat dosa dan telah mengutuki Allah di dalam hati." Demikianlah dilakukan Ayub senantiasa.
6 Pada suatu hari datanglah anak-anak Allah menghadap TUHAN dan di antara mereka datanglah juga Iblis.
7 Maka bertanyalah TUHAN kepada Iblis: "Dari mana engkau?" Lalu jawab Iblis kepada TUHAN: "Dari perjalanan mengelilingi dan menjelajah bumi."
8 Lalu bertanyalah TUHAN kepada Iblis: "Apakah engkau memperhatikan hamba-Ku Ayub? Sebab tiada seorangpun di bumi seperti dia, yang demikian saleh dan jujur, yang takut akan Allah dan menjauhi kejahatan."
9 Lalu jawab Iblis kepada TUHAN: "Apakah dengan tidak mendapat apa-apa Ayub takut akan Allah?
10 Bukankah Engkau yang membuat pagar sekeliling dia dan rumahnya serta segala yang dimilikinya? Apa yang dikerjakannya telah Kauberkati dan apa yang dimilikinya makin bertambah di negeri itu.
11 Tetapi ulurkanlah tangan-Mu dan jamahlah segala yang dipunyainya, ia pasti mengutuki Engkau di hadapan-Mu."
12 Maka firman TUHAN kepada Iblis: "Nah, segala yang dipunyainya ada dalam kuasamu; hanya janganlah engkau mengulurkan tanganmu terhadap dirinya." Kemudian pergilah Iblis dari hadapan TUHAN.
13 Pada suatu hari, ketika anak-anaknya yang lelaki dan yang perempuan makan-makan dan minum anggur di rumah saudara mereka yang sulung,
14 datanglah seorang pesuruh kepada Ayub dan berkata: "Sedang lembu sapi membajak dan keledai-keledai betina makan rumput di sebelahnya,
15 datanglah orang-orang Syeba menyerang dan merampasnya serta memukul penjaganya dengan mata pedang. Hanya aku sendiri yang luput, sehingga dapat memberitahukan hal itu kepada tuan."
16 Sementara orang itu berbicara, datanglah orang lain dan berkata: "Api telah menyambar dari langit dan membakar serta memakan habis kambing domba dan penjaga-penjaga. Hanya aku sendiri yang luput, sehingga dapat memberitahukan hal itu kepada tuan."
17 Sementara orang itu berbicara, datanglah orang lain dan berkata: "Orang-orang Kasdim membentuk tiga pasukan, lalu menyerbu unta-unta dan merampasnya serta memukul penjaganya dengan mata pedang. Hanya aku sendiri yang luput, sehingga dapat memberitahukan hal itu kepada tuan."
18 Sementara orang itu berbicara, datanglah orang lain dan berkata: "Anak-anak tuan yang lelaki dan yang perempuan sedang makan-makan dan minum anggur di rumah saudara mereka yang sulung,
19 maka tiba-tiba angin ribut bertiup dari seberang padang gurun; rumah itu dilandanya pada empat penjurunya dan roboh menimpa orang-orang muda itu, sehingga mereka mati. Hanya aku sendiri yang luput, sehingga dapat memberitahukan hal itu kepada tuan."
20 Maka berdirilah Ayub, lalu mengoyak jubahnya, dan mencukur kepalanya, kemudian sujudlah ia dan menyembah,
21 katanya: "Dengan telanjang aku keluar dari kandungan ibuku, dengan telanjang juga aku akan kembali ke dalamnya. TUHAN yang memberi, TUHAN yang mengambil, terpujilah nama TUHAN!"
22 Dalam kesemuanya itu Ayub tidak berbuat dosa dan tidak menuduh Allah berbuat yang kurang patut.
Bacaan Alkitab Setahun: https://alkitab.sabda.org/?Ayub+17-20
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/Ayub+17-20
e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Dilarang memperbanyak isi Renungan Harian® tanpa izin tertulis dari penerbit.
Renungan Harian® milik Yayasan Pelayanan Gloria -- Copyright © 2026 Yayasan Pelayanan Gloria.
- - -
Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Pelayanan Gloria.
BCA Rekening No. 456 500 8880 a.n. YAYASAN PELAYANAN GLORIA
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Sabtu, 6 Juni 2026
Bacaan : AYUB 1
Setahun: Ayub 17-20
Nats: Ia berkata, "... Tuhan yang memberi, Tuhan yang mengambil, terpujilah nama Tuhan!" (Ayub 1:21b)
Renungan:
NO MATTER WHAT
Seorang pria kerap menyanyi, "Tuhan Yesus baik, sungguh amat baik. Untuk selama-lamanya, Tuhan Yesus baik." Sahabatnya di sebelahnya menyindir, "Aku penasaran apa kau masih akan menyanyi lagu itu jika pada hari ini usahamu bangkrut, lalu istrimu menceraikanmu." "No matter what, " jawabnya, "bagaimana pun keadaan hidupku, Tuhan Yesus baik."
Seorang pria dari tanah Us pernah memberikan pernyataan yang sama. Pria itu bernama Ayub. Katanya, "Tuhan yang memberi, Tuhan yang mengambil, terpujilah nama Tuhan!" (ay. 21). Ia berkata demikian sesudah kemalangan besar menimpanya. Pada hari itu dilaporkan kepadanya bahwa kawanan lembu dan keledai betina habis dirampas orang-orang Syeba, disusul kawanan kambing domba habis disambar api dari langit, disusul kawanan unta habis dirampas orang-orang Kasdim (ay. 14-17). Masih ada tambahan laporan, yakni kesepuluh anaknya tewas bersama-sama dalam rumah si sulung yang roboh dihantam angin ribut (ay. 18-19). No matter what. Apa pun yang telah terjadi, Ayub memutuskan untuk terus setia kepada Tuhan.
Adalah pemandangan biasa ketika orang-orang pergi beribadah kepada Tuhan berkata, "Aku mengasihi-Mu, Tuhan, " atau menyanyi lagu, "Tuhan Yesus baik." Bahkan Iblis tidak terganggu akan kenyataan itu. No matter what, inilah yang menggelisahkan hati Iblis sekaligus mengesankan hati Tuhan. Tuhan mendamba melihat orang-orang yang terus setia beribadah kepada-Nya sekalipun diempas oleh rupa-rupa persoalan, terus mengasihi-Nya tidak peduli apa pun yang telah terjadi, dan menyatakan Dia baik dalam setiap keadaan hidupnya. Dahulu Tuhan menemukan Ayub (ay. 8). Semoga sekarang Tuhan menemukan lagi sosok seperti itu dalam diri kita. --LIN/www.renunganharian.net
TETAPLAH KITA TEGUH MEMEGANG IMAN KEPADA TUHAN TANPA TERPENGARUH KEADAAN.
e-RH situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: https://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2026/06/06/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?AYUB+1
AYUB 1
1 Ada seorang laki-laki di tanah Us bernama Ayub; orang itu saleh dan jujur; ia takut akan Allah dan menjauhi kejahatan.
2 Ia mendapat tujuh anak laki-laki dan tiga anak perempuan.
3 Ia memiliki tujuh ribu ekor kambing domba, tiga ribu ekor unta, lima ratus pasang lembu, lima ratus keledai betina dan budak-budak dalam jumlah yang sangat besar, sehingga orang itu adalah yang terkaya dari semua orang di sebelah timur.
4 Anak-anaknya yang lelaki biasa mengadakan pesta di rumah mereka masing-masing menurut giliran dan ketiga saudara perempuan mereka diundang untuk makan dan minum bersama-sama mereka.
5 Setiap kali, apabila hari-hari pesta telah berlalu, Ayub memanggil mereka, dan menguduskan mereka; keesokan harinya, pagi-pagi, bangunlah Ayub, lalu mempersembahkan korban bakaran sebanyak jumlah mereka sekalian, sebab pikirnya: "Mungkin anak-anakku sudah berbuat dosa dan telah mengutuki Allah di dalam hati." Demikianlah dilakukan Ayub senantiasa.
6 Pada suatu hari datanglah anak-anak Allah menghadap TUHAN dan di antara mereka datanglah juga Iblis.
7 Maka bertanyalah TUHAN kepada Iblis: "Dari mana engkau?" Lalu jawab Iblis kepada TUHAN: "Dari perjalanan mengelilingi dan menjelajah bumi."
8 Lalu bertanyalah TUHAN kepada Iblis: "Apakah engkau memperhatikan hamba-Ku Ayub? Sebab tiada seorangpun di bumi seperti dia, yang demikian saleh dan jujur, yang takut akan Allah dan menjauhi kejahatan."
9 Lalu jawab Iblis kepada TUHAN: "Apakah dengan tidak mendapat apa-apa Ayub takut akan Allah?
10 Bukankah Engkau yang membuat pagar sekeliling dia dan rumahnya serta segala yang dimilikinya? Apa yang dikerjakannya telah Kauberkati dan apa yang dimilikinya makin bertambah di negeri itu.
11 Tetapi ulurkanlah tangan-Mu dan jamahlah segala yang dipunyainya, ia pasti mengutuki Engkau di hadapan-Mu."
12 Maka firman TUHAN kepada Iblis: "Nah, segala yang dipunyainya ada dalam kuasamu; hanya janganlah engkau mengulurkan tanganmu terhadap dirinya." Kemudian pergilah Iblis dari hadapan TUHAN.
13 Pada suatu hari, ketika anak-anaknya yang lelaki dan yang perempuan makan-makan dan minum anggur di rumah saudara mereka yang sulung,
14 datanglah seorang pesuruh kepada Ayub dan berkata: "Sedang lembu sapi membajak dan keledai-keledai betina makan rumput di sebelahnya,
15 datanglah orang-orang Syeba menyerang dan merampasnya serta memukul penjaganya dengan mata pedang. Hanya aku sendiri yang luput, sehingga dapat memberitahukan hal itu kepada tuan."
16 Sementara orang itu berbicara, datanglah orang lain dan berkata: "Api telah menyambar dari langit dan membakar serta memakan habis kambing domba dan penjaga-penjaga. Hanya aku sendiri yang luput, sehingga dapat memberitahukan hal itu kepada tuan."
17 Sementara orang itu berbicara, datanglah orang lain dan berkata: "Orang-orang Kasdim membentuk tiga pasukan, lalu menyerbu unta-unta dan merampasnya serta memukul penjaganya dengan mata pedang. Hanya aku sendiri yang luput, sehingga dapat memberitahukan hal itu kepada tuan."
18 Sementara orang itu berbicara, datanglah orang lain dan berkata: "Anak-anak tuan yang lelaki dan yang perempuan sedang makan-makan dan minum anggur di rumah saudara mereka yang sulung,
19 maka tiba-tiba angin ribut bertiup dari seberang padang gurun; rumah itu dilandanya pada empat penjurunya dan roboh menimpa orang-orang muda itu, sehingga mereka mati. Hanya aku sendiri yang luput, sehingga dapat memberitahukan hal itu kepada tuan."
20 Maka berdirilah Ayub, lalu mengoyak jubahnya, dan mencukur kepalanya, kemudian sujudlah ia dan menyembah,
21 katanya: "Dengan telanjang aku keluar dari kandungan ibuku, dengan telanjang juga aku akan kembali ke dalamnya. TUHAN yang memberi, TUHAN yang mengambil, terpujilah nama TUHAN!"
22 Dalam kesemuanya itu Ayub tidak berbuat dosa dan tidak menuduh Allah berbuat yang kurang patut.
Bacaan Alkitab Setahun: https://alkitab.sabda.org/?Ayub+17-20
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/Ayub+17-20
e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Dilarang memperbanyak isi Renungan Harian® tanpa izin tertulis dari penerbit.
Renungan Harian® milik Yayasan Pelayanan Gloria -- Copyright © 2026 Yayasan Pelayanan Gloria.
- - -
Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Pelayanan Gloria.
BCA Rekening No. 456 500 8880 a.n. YAYASAN PELAYANAN GLORIA
