e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Jumat, 8 Mei 2026
Bacaan : LUKAS 10:1-20
Setahun: 1 Tawarikh 22-24
Nats: "Meskipun demikian, janganlah bersukacita karena roh-roh itu takluk kepadamu, tetapi bersukacitalah karena namamu terdaftar di surga." (Lukas 10:20)
Renungan:
SUKACITA YANG UTAMA
Sebagai seorang Kristen, kita pasti bergembira ketika ambil bagian dalam pelayanan yang membawa hasil yang baik. Misalnya, kita memimpin pujian dalam ibadah yang memberkati banyak jemaat. Kita memberitakan Injil dan menuntun orang-orang kepada Kristus. Kita melakukan pelayanan pelepasan serta menolong orang yang kerasukan roh jahat. Kita berdoa dan orang-orang sakit mengalami kesembuhan dan pemulihan. Serta beragam jenis pelayanan yang membuat kita bangga menjadi pengikut Kristus. Namun, dari semua itu, manakah yang seharusnya menjadi sukacita yang terbesar bagi seorang Kristen?
Selain memilih dua belas murid, Tuhan Yesus juga memilih tujuh puluh murid lainnya. Ia menetapkan mereka untuk pergi mendahului-Nya ke tempat-tempat yang akan dikunjungi-Nya. Mereka diberi beberapa instruksi dan larangan dalam menjalankan misi itu. Mereka juga diberi otoritas untuk melakukan berbagai mukjizat. Setelah itu, mereka kembali berkumpul. Ini semacam evaluasi pelayanan. Pengalaman mereka membuktikan bahwa kuasa Allah terpancar nyata dalam pelayanan mereka. Bahkan setan-setan pun takluk kepada mereka. Tak heran mereka diliputi kegembiraan.
Namun, dari semua pengalaman itu Tuhan Yesus mengingatkan bahwa sukacita mereka tidak boleh didasarkan pada perbuatan diri sendiri. Bukan pada prestasi pelayanan. Melainkan pada apa yang hanya dapat dikerjakan Allah sendiri bagi manusia berdosa. Yaitu, Dia menebus dan menyelamatkan kita. Dia menuliskan nama kita dalam Kitab Kehidupan di surga. Ya, merayakan keselamatan yang dianugerahkan-Nya itulah yang sepatutnya jadi sumber sukacita kita dalam melakukan berbagai pelayanan di dunia ini. --HT/www.renunganharian.net
KITA HANYA AKAN MENGALAMI SUKACITA YANG SEJATI DI SAAT KITA BERSANDAR PADA PERBUATAN-PERBUATAN ALLAH BAGI DIRI.
e-RH situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: https://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2026/05/08/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?LUKAS+10:1-20
LUKAS 10:1-20
1 Kemudian dari pada itu Tuhan menunjuk tujuh puluh murid yang lain, lalu mengutus mereka berdua-dua mendahului-Nya ke setiap kota dan tempat yang hendak dikunjungi-Nya.
2 Kata-Nya kepada mereka: "Tuaian memang banyak, tetapi pekerja sedikit. Karena itu mintalah kepada Tuan yang empunya tuaian, supaya Ia mengirimkan pekerja-pekerja untuk tuaian itu.
3 Pergilah, sesungguhnya Aku mengutus kamu seperti anak domba ke tengah-tengah serigala.
4 Janganlah membawa pundi-pundi atau bekal atau kasut, dan janganlah memberi salam kepada siapapun selama dalam perjalanan.
5 Kalau kamu memasuki suatu rumah, katakanlah lebih dahulu: Damai sejahtera bagi rumah ini.
6 Dan jikalau di situ ada orang yang layak menerima damai sejahtera, maka salammu itu akan tinggal atasnya. Tetapi jika tidak, salammu itu kembali kepadamu.
7 Tinggallah dalam rumah itu, makan dan minumlah apa yang diberikan orang kepadamu, sebab seorang pekerja patut mendapat upahnya. Janganlah berpindah-pindah rumah.
8 Dan jikalau kamu masuk ke dalam sebuah kota dan kamu diterima di situ, makanlah apa yang dihidangkan kepadamu,
9 dan sembuhkanlah orang-orang sakit yang ada di situ dan katakanlah kepada mereka: Kerajaan Allah sudah dekat padamu.
10 Tetapi jikalau kamu masuk ke dalam sebuah kota dan kamu tidak diterima di situ, pergilah ke jalan-jalan raya kota itu dan serukanlah:
11 Juga debu kotamu yang melekat pada kaki kami, kami kebaskan di depanmu; tetapi ketahuilah ini: Kerajaan Allah sudah dekat.
12 Aku berkata kepadamu: pada hari itu Sodom akan lebih ringan tanggungannya dari pada kota itu."
13 "Celakalah engkau Khorazim! Celakalah engkau Betsaida! karena jika di Tirus dan di Sidon terjadi mujizat-mujizat yang telah terjadi di tengah-tengah kamu, sudah lama mereka bertobat dan berkabung.
14 Akan tetapi pada waktu penghakiman, tanggungan Tirus dan Sidon akan lebih ringan dari pada tanggunganmu.
15 Dan engkau Kapernaum, apakah engkau akan dinaikkan sampai ke langit? Tidak, engkau akan diturunkan sampai ke dunia orang mati!
16 Barangsiapa mendengarkan kamu, ia mendengarkan Aku; dan barangsiapa menolak kamu, ia menolak Aku; dan barangsiapa menolak Aku, ia menolak Dia yang mengutus Aku."
17 Kemudian ketujuh puluh murid itu kembali dengan gembira dan berkata: "Tuhan, juga setan-setan takluk kepada kami demi nama-Mu."
18 Lalu kata Yesus kepada mereka: "Aku melihat Iblis jatuh seperti kilat dari langit.
19 Sesungguhnya Aku telah memberikan kuasa kepada kamu untuk menginjak ular dan kalajengking dan kuasa untuk menahan kekuatan musuh, sehingga tidak ada yang akan membahayakan kamu.
20 Namun demikian janganlah bersukacita karena roh-roh itu takluk kepadamu, tetapi bersukacitalah karena namamu ada terdaftar di sorga."
Bacaan Alkitab Setahun: https://alkitab.sabda.org/?1+Tawarikh+22-24
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/1+Tawarikh+22-24
e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Dilarang memperbanyak isi Renungan Harian® tanpa izin tertulis dari penerbit.
Renungan Harian® milik Yayasan Pelayanan Gloria -- Copyright © 2026 Yayasan Pelayanan Gloria.
- - -
Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Pelayanan Gloria.
BCA Rekening No. 456 500 8880 a.n. YAYASAN PELAYANAN GLORIA
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Jumat, 8 Mei 2026
Bacaan : LUKAS 10:1-20
Setahun: 1 Tawarikh 22-24
Nats: "Meskipun demikian, janganlah bersukacita karena roh-roh itu takluk kepadamu, tetapi bersukacitalah karena namamu terdaftar di surga." (Lukas 10:20)
Renungan:
SUKACITA YANG UTAMA
Sebagai seorang Kristen, kita pasti bergembira ketika ambil bagian dalam pelayanan yang membawa hasil yang baik. Misalnya, kita memimpin pujian dalam ibadah yang memberkati banyak jemaat. Kita memberitakan Injil dan menuntun orang-orang kepada Kristus. Kita melakukan pelayanan pelepasan serta menolong orang yang kerasukan roh jahat. Kita berdoa dan orang-orang sakit mengalami kesembuhan dan pemulihan. Serta beragam jenis pelayanan yang membuat kita bangga menjadi pengikut Kristus. Namun, dari semua itu, manakah yang seharusnya menjadi sukacita yang terbesar bagi seorang Kristen?
Selain memilih dua belas murid, Tuhan Yesus juga memilih tujuh puluh murid lainnya. Ia menetapkan mereka untuk pergi mendahului-Nya ke tempat-tempat yang akan dikunjungi-Nya. Mereka diberi beberapa instruksi dan larangan dalam menjalankan misi itu. Mereka juga diberi otoritas untuk melakukan berbagai mukjizat. Setelah itu, mereka kembali berkumpul. Ini semacam evaluasi pelayanan. Pengalaman mereka membuktikan bahwa kuasa Allah terpancar nyata dalam pelayanan mereka. Bahkan setan-setan pun takluk kepada mereka. Tak heran mereka diliputi kegembiraan.
Namun, dari semua pengalaman itu Tuhan Yesus mengingatkan bahwa sukacita mereka tidak boleh didasarkan pada perbuatan diri sendiri. Bukan pada prestasi pelayanan. Melainkan pada apa yang hanya dapat dikerjakan Allah sendiri bagi manusia berdosa. Yaitu, Dia menebus dan menyelamatkan kita. Dia menuliskan nama kita dalam Kitab Kehidupan di surga. Ya, merayakan keselamatan yang dianugerahkan-Nya itulah yang sepatutnya jadi sumber sukacita kita dalam melakukan berbagai pelayanan di dunia ini. --HT/www.renunganharian.net
KITA HANYA AKAN MENGALAMI SUKACITA YANG SEJATI DI SAAT KITA BERSANDAR PADA PERBUATAN-PERBUATAN ALLAH BAGI DIRI.
e-RH situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: https://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2026/05/08/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?LUKAS+10:1-20
LUKAS 10:1-20
1 Kemudian dari pada itu Tuhan menunjuk tujuh puluh murid yang lain, lalu mengutus mereka berdua-dua mendahului-Nya ke setiap kota dan tempat yang hendak dikunjungi-Nya.
2 Kata-Nya kepada mereka: "Tuaian memang banyak, tetapi pekerja sedikit. Karena itu mintalah kepada Tuan yang empunya tuaian, supaya Ia mengirimkan pekerja-pekerja untuk tuaian itu.
3 Pergilah, sesungguhnya Aku mengutus kamu seperti anak domba ke tengah-tengah serigala.
4 Janganlah membawa pundi-pundi atau bekal atau kasut, dan janganlah memberi salam kepada siapapun selama dalam perjalanan.
5 Kalau kamu memasuki suatu rumah, katakanlah lebih dahulu: Damai sejahtera bagi rumah ini.
6 Dan jikalau di situ ada orang yang layak menerima damai sejahtera, maka salammu itu akan tinggal atasnya. Tetapi jika tidak, salammu itu kembali kepadamu.
7 Tinggallah dalam rumah itu, makan dan minumlah apa yang diberikan orang kepadamu, sebab seorang pekerja patut mendapat upahnya. Janganlah berpindah-pindah rumah.
8 Dan jikalau kamu masuk ke dalam sebuah kota dan kamu diterima di situ, makanlah apa yang dihidangkan kepadamu,
9 dan sembuhkanlah orang-orang sakit yang ada di situ dan katakanlah kepada mereka: Kerajaan Allah sudah dekat padamu.
10 Tetapi jikalau kamu masuk ke dalam sebuah kota dan kamu tidak diterima di situ, pergilah ke jalan-jalan raya kota itu dan serukanlah:
11 Juga debu kotamu yang melekat pada kaki kami, kami kebaskan di depanmu; tetapi ketahuilah ini: Kerajaan Allah sudah dekat.
12 Aku berkata kepadamu: pada hari itu Sodom akan lebih ringan tanggungannya dari pada kota itu."
13 "Celakalah engkau Khorazim! Celakalah engkau Betsaida! karena jika di Tirus dan di Sidon terjadi mujizat-mujizat yang telah terjadi di tengah-tengah kamu, sudah lama mereka bertobat dan berkabung.
14 Akan tetapi pada waktu penghakiman, tanggungan Tirus dan Sidon akan lebih ringan dari pada tanggunganmu.
15 Dan engkau Kapernaum, apakah engkau akan dinaikkan sampai ke langit? Tidak, engkau akan diturunkan sampai ke dunia orang mati!
16 Barangsiapa mendengarkan kamu, ia mendengarkan Aku; dan barangsiapa menolak kamu, ia menolak Aku; dan barangsiapa menolak Aku, ia menolak Dia yang mengutus Aku."
17 Kemudian ketujuh puluh murid itu kembali dengan gembira dan berkata: "Tuhan, juga setan-setan takluk kepada kami demi nama-Mu."
18 Lalu kata Yesus kepada mereka: "Aku melihat Iblis jatuh seperti kilat dari langit.
19 Sesungguhnya Aku telah memberikan kuasa kepada kamu untuk menginjak ular dan kalajengking dan kuasa untuk menahan kekuatan musuh, sehingga tidak ada yang akan membahayakan kamu.
20 Namun demikian janganlah bersukacita karena roh-roh itu takluk kepadamu, tetapi bersukacitalah karena namamu ada terdaftar di sorga."
Bacaan Alkitab Setahun: https://alkitab.sabda.org/?1+Tawarikh+22-24
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/1+Tawarikh+22-24
e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Dilarang memperbanyak isi Renungan Harian® tanpa izin tertulis dari penerbit.
Renungan Harian® milik Yayasan Pelayanan Gloria -- Copyright © 2026 Yayasan Pelayanan Gloria.
- - -
Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Pelayanan Gloria.
BCA Rekening No. 456 500 8880 a.n. YAYASAN PELAYANAN GLORIA
