e-SH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Santapan Harian
Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Jumat, 8 Mei 2026
Ayat SH: Hakim-hakim 16:23-31
Judul: Allah yang Memberi Kesempatan Terakhir
Allah kita yang penuh anugerah sering memberikan kesempatan kepada umat-Nya, bahkan yang telah melakukan kesalahan besar. Allah bahkan memberikan kesempatan terakhir yang menakjubkan.
Orang Filistin bukan hanya menghina Simson dengan membutakan, membelenggu, dan memperbudaknya, tetapi juga sering mengejek Simson dan menyuruh Simson untuk menghibur mereka (25).
Suatu waktu raja-raja kota Filistin mempersembahkan kurban sembelihan yang besar kepada Dagon, dan raja serta rakyat Filistin berkumpul di satu tempat. Mereka meminta Simson dijemput dari penjara untuk melawak (23-25).
Simson meminta agar ia dapat bersandar pada tiang penyangga rumah (26). Ia kemudian berseru kepada TUHAN untuk mengingatnya dan membuatnya kuat sekali itu saja. Tujuannya adalah membalas kepada orang Filistin atas kehilangan kedua matanya (28).
TUHAN mengabulkan doa Simson, yang kemudian memegang dan merobohkan dua tiang penyangga tengah, sehingga rumah itu menimpa dia beserta semua raja Filistin. Jumlah orang Filistin yang mati dibunuhnya saat ia mati sekitar 3.000 orang, lebih banyak daripada yang dibunuhnya pada waktu ia hidup (27, 29-30).
Mungkin ada yang berkata bahwa Simson mampu melakukan hal itu karena rambutnya tumbuh (lih. Hak. 16:22). Namun, tentu bukan rambut yang memberinya kekuatan, melainkan Allah yang memakai rambutnya sebagai sarana.
Permintaan Simson mungkin hanya untuk membalas musuhnya, tetapi Allah tetap mengabulkannya. Salah satu alasan yang mungkin adalah karena Simson tetap beriman kepada TUHAN yang telah meninggalkan dia (lih.Hak. 16:20), juga percaya Allahnya mampu memberikan kekuatan kepada dia untuk terakhir kalinya, dan ia terbukti benar.
Allah yang Simson kenal adalah Allah yang kita kenal juga. Allah yang masih memberi kesempatan terakhir kepada pahlawan iman-Nya juga akan memberi kesempatan kepada kita, pejuang iman pada masa kini. Berserulah, mintalah kepada Tuhan! [INT]
e-SH versi web: https://www.sabda.org/publikasi/sh/2026/05/08/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?Hakim-hakim+16:23-31
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/Hakim-hakim+16:23-31
Hakim-hakim 16:23-31
23 Sesudah itu berkumpullah raja-raja kota orang Filistin untuk mengadakan perayaan korban sembelihan yang besar kepada Dagon, allah mereka, dan untuk bersukaria; kata mereka: "Telah diserahkan oleh allah kita ke dalam tangan kita Simson, musuh kita."
24 Dan ketika orang banyak melihat Simson, mereka memuji allah mereka, sambil berseru: "Telah diserahkan oleh allah kita ke dalam tangan kita musuh kita, perusak tanah kita, dan yang membunuh banyak teman kita."
25 Ketika hati mereka riang gembira, berkatalah mereka: "Panggillah Simson untuk melawak bagi kita." Simson dipanggil dari penjara, lalu ia melawak di depan mereka, kemudian mereka menyuruh dia berdiri di antara tiang-tiang.
26 Berkatalah Simson kepada anak yang menuntun dia: "Lepaskan aku dan biarkanlah aku meraba-raba tiang-tiang penyangga rumah ini, supaya aku dapat bersandar padanya."
27 Adapun gedung itu penuh dengan laki-laki dan perempuan; segala raja kota orang Filistin ada di sana, dan di atas sotoh ada kira-kira tiga ribu orang laki-laki dan perempuan, yang menonton lawak Simson itu.
28 Berserulah Simson kepada TUHAN, katanya: "Ya Tuhan ALLAH, ingatlah kiranya kepadaku dan buatlah aku kuat, sekali ini saja, ya Allah, supaya dengan satu pembalasan juga kubalaskan kedua mataku itu kepada orang Filistin."
29 Kemudian Simson merangkul kedua tiang yang paling tengah, penyangga rumah itu, lalu bertopang kepada tiang yang satu dengan tangan kanannya dan kepada tiang yang lain dengan tangan kirinya.
30 Berkatalah Simson: "Biarlah kiranya aku mati bersama-sama orang Filistin ini." Lalu membungkuklah ia sekuat-kuatnya, maka rubuhlah rumah itu menimpa raja-raja kota itu dan seluruh orang banyak yang ada di dalamnya. Yang mati dibunuhnya pada waktu matinya itu lebih banyak dari pada yang dibunuhnya pada waktu hidupnya.
31 Sesudah itu datanglah ke sana saudara-saudaranya dan seluruh keluarganya, mereka mengangkat dia dan membawanya dari sana, lalu menguburkannya di antara Zora dan Esytaol di dalam kubur Manoah, ayahnya. Dia memerintah sebagai hakim atas orang Israel dua puluh tahun lamanya.
e-SH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Scripture Union Indonesia
e-SH Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
(e-SH) owner-i-kan-akar-Santapan-Harian@hub.xc.org
- - -
Anda diberkati melalui Santapan Harian?
Mari mendukung pelayanan Yayasan Pancar Pijar Alkitab (PPA)
Rekening BCA cab Pintu Air no. 106.30066.22 an. Yay Pancar Pijar Alkitab
e-Santapan Harian
Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Jumat, 8 Mei 2026
Ayat SH: Hakim-hakim 16:23-31
Judul: Allah yang Memberi Kesempatan Terakhir
Allah kita yang penuh anugerah sering memberikan kesempatan kepada umat-Nya, bahkan yang telah melakukan kesalahan besar. Allah bahkan memberikan kesempatan terakhir yang menakjubkan.
Orang Filistin bukan hanya menghina Simson dengan membutakan, membelenggu, dan memperbudaknya, tetapi juga sering mengejek Simson dan menyuruh Simson untuk menghibur mereka (25).
Suatu waktu raja-raja kota Filistin mempersembahkan kurban sembelihan yang besar kepada Dagon, dan raja serta rakyat Filistin berkumpul di satu tempat. Mereka meminta Simson dijemput dari penjara untuk melawak (23-25).
Simson meminta agar ia dapat bersandar pada tiang penyangga rumah (26). Ia kemudian berseru kepada TUHAN untuk mengingatnya dan membuatnya kuat sekali itu saja. Tujuannya adalah membalas kepada orang Filistin atas kehilangan kedua matanya (28).
TUHAN mengabulkan doa Simson, yang kemudian memegang dan merobohkan dua tiang penyangga tengah, sehingga rumah itu menimpa dia beserta semua raja Filistin. Jumlah orang Filistin yang mati dibunuhnya saat ia mati sekitar 3.000 orang, lebih banyak daripada yang dibunuhnya pada waktu ia hidup (27, 29-30).
Mungkin ada yang berkata bahwa Simson mampu melakukan hal itu karena rambutnya tumbuh (lih. Hak. 16:22). Namun, tentu bukan rambut yang memberinya kekuatan, melainkan Allah yang memakai rambutnya sebagai sarana.
Permintaan Simson mungkin hanya untuk membalas musuhnya, tetapi Allah tetap mengabulkannya. Salah satu alasan yang mungkin adalah karena Simson tetap beriman kepada TUHAN yang telah meninggalkan dia (lih.Hak. 16:20), juga percaya Allahnya mampu memberikan kekuatan kepada dia untuk terakhir kalinya, dan ia terbukti benar.
Allah yang Simson kenal adalah Allah yang kita kenal juga. Allah yang masih memberi kesempatan terakhir kepada pahlawan iman-Nya juga akan memberi kesempatan kepada kita, pejuang iman pada masa kini. Berserulah, mintalah kepada Tuhan! [INT]
e-SH versi web: https://www.sabda.org/publikasi/sh/2026/05/08/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?Hakim-hakim+16:23-31
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/Hakim-hakim+16:23-31
Hakim-hakim 16:23-31
23 Sesudah itu berkumpullah raja-raja kota orang Filistin untuk mengadakan perayaan korban sembelihan yang besar kepada Dagon, allah mereka, dan untuk bersukaria; kata mereka: "Telah diserahkan oleh allah kita ke dalam tangan kita Simson, musuh kita."
24 Dan ketika orang banyak melihat Simson, mereka memuji allah mereka, sambil berseru: "Telah diserahkan oleh allah kita ke dalam tangan kita musuh kita, perusak tanah kita, dan yang membunuh banyak teman kita."
25 Ketika hati mereka riang gembira, berkatalah mereka: "Panggillah Simson untuk melawak bagi kita." Simson dipanggil dari penjara, lalu ia melawak di depan mereka, kemudian mereka menyuruh dia berdiri di antara tiang-tiang.
26 Berkatalah Simson kepada anak yang menuntun dia: "Lepaskan aku dan biarkanlah aku meraba-raba tiang-tiang penyangga rumah ini, supaya aku dapat bersandar padanya."
27 Adapun gedung itu penuh dengan laki-laki dan perempuan; segala raja kota orang Filistin ada di sana, dan di atas sotoh ada kira-kira tiga ribu orang laki-laki dan perempuan, yang menonton lawak Simson itu.
28 Berserulah Simson kepada TUHAN, katanya: "Ya Tuhan ALLAH, ingatlah kiranya kepadaku dan buatlah aku kuat, sekali ini saja, ya Allah, supaya dengan satu pembalasan juga kubalaskan kedua mataku itu kepada orang Filistin."
29 Kemudian Simson merangkul kedua tiang yang paling tengah, penyangga rumah itu, lalu bertopang kepada tiang yang satu dengan tangan kanannya dan kepada tiang yang lain dengan tangan kirinya.
30 Berkatalah Simson: "Biarlah kiranya aku mati bersama-sama orang Filistin ini." Lalu membungkuklah ia sekuat-kuatnya, maka rubuhlah rumah itu menimpa raja-raja kota itu dan seluruh orang banyak yang ada di dalamnya. Yang mati dibunuhnya pada waktu matinya itu lebih banyak dari pada yang dibunuhnya pada waktu hidupnya.
31 Sesudah itu datanglah ke sana saudara-saudaranya dan seluruh keluarganya, mereka mengangkat dia dan membawanya dari sana, lalu menguburkannya di antara Zora dan Esytaol di dalam kubur Manoah, ayahnya. Dia memerintah sebagai hakim atas orang Israel dua puluh tahun lamanya.
e-SH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Scripture Union Indonesia
e-SH Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
(e-SH) owner-i-kan-akar-Santapan-Harian@hub.xc.org
- - -
Anda diberkati melalui Santapan Harian?
Mari mendukung pelayanan Yayasan Pancar Pijar Alkitab (PPA)
Rekening BCA cab Pintu Air no. 106.30066.22 an. Yay Pancar Pijar Alkitab
