e-SH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Santapan Harian
Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Jumat, 20 Maret 2026
Ayat SH: Yohanes 13:36-38
Judul: Kasih dan Kegagalan
Pada saat Yesus memberitahukan bahwa Dia akan dikhianati, Petrus menyatakan komitmennya untuk tetap setia. Seperti Petrus, kebanyakan dari kita juga ingin setia kepada Tuhan, tetapi sering kali kita mendapati justru kita sendirilah yang gagal. Bagaimana sikap kita sebagai seorang murid ketika kita mendapati orang lain atau bahkan diri kita gagal sebagai murid Yesus?
Petrus dengan tulus ingin mengikuti Yesus ke mana pun. Dengan penuh keyakinan, ia berkata, "Tuhan, mengapa aku tidak dapat mengikuti Engkau sekarang? Aku akan memberikan nyawaku bagi-Mu!" (37). Namun, Yesus dengan lembut menubuatkan kenyataan yang berbeda bahwa sebelum ayam berkokok, Petrus akan menyangkal-Nya tiga kali.
Perikop ini menunjukkan kontras antara kasih setia Yesus dan kelemahan manusia. Yesus tahu bahwa Petrus akan gagal, tetapi Dia tetap mengasihinya. Petrus memiliki niat yang baik, tetapi ia belum siap menghadapi tantangan yang sebenarnya. Ketika bahaya datang, ia justru menyangkal mengenal Yesus. Ini mengingatkan kita bahwa tekad manusiawi saja tidak cukup untuk bertahan dalam iman. Ketika kita penuh komitmen kita perlu menyadari kekuatan siapa yang kita andalkan. Dibutuhkan kekuatan dari Tuhan agar kita tetap setia.
Hari ini kita belajar bahwa kasih Yesus tidak berhenti meskipun kita gagal. Dia tidak menolak Petrus meskipun mengetahui kegagalannya. Justru setelah kebangkitan-Nya, Yesus memulihkan Petrus dan memercayakan tugas besar kepadanya. Hal ini mengajarkan bahwa kegagalan bukanlah akhir, tetapi bisa menjadi kesempatan untuk bertumbuh dalam kasih karunia Tuhan.
Sebagai pengikut Kristus, kita harus sadar bahwa kita tidak bisa mengandalkan kekuatan sendiri dalam mengikut Tuhan. Kita perlu rendah hati, mengakui keterbatasan kita, dan bersandar pada kasih setia-Nya. Apakah kita sedang gagal dalam iman atau jatuh dalam ketidaktaatan? Jangan menyerah. Mari datang kepada Yesus yang tetap mengasihi kita dan siap memulihkan kita sebagai murid-Nya sampai kesudahannya. [RGD]
e-SH versi web: https://www.sabda.org/publikasi/sh/2026/03/20/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?Yohanes+13:36-38
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/Yohanes+13:36-38
Yohanes 13:36-38
36 Simon Petrus berkata kepada Yesus: "Tuhan, ke manakah Engkau pergi?" Jawab Yesus: "Ke tempat Aku pergi, engkau tidak dapat mengikuti Aku sekarang, tetapi kelak engkau akan mengikuti Aku."
37 Kata Petrus kepada-Nya: "Tuhan, mengapa aku tidak dapat mengikuti Engkau sekarang? Aku akan memberikan nyawaku bagi-Mu!"
38 Jawab Yesus: "Nyawamu akan kauberikan bagi-Ku? Sesungguhnya Aku berkata kepadamu: Sebelum ayam berkokok, engkau telah menyangkal Aku tiga kali."
e-SH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Scripture Union Indonesia
e-SH Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
(e-SH) owner-i-kan-akar-Santapan-Harian@hub.xc.org
- - -
Anda diberkati melalui Santapan Harian?
Mari mendukung pelayanan Yayasan Pancar Pijar Alkitab (PPA)
Rekening BCA cab Pintu Air no. 106.30066.22 an. Yay Pancar Pijar Alkitab
e-Santapan Harian
Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Jumat, 20 Maret 2026
Ayat SH: Yohanes 13:36-38
Judul: Kasih dan Kegagalan
Pada saat Yesus memberitahukan bahwa Dia akan dikhianati, Petrus menyatakan komitmennya untuk tetap setia. Seperti Petrus, kebanyakan dari kita juga ingin setia kepada Tuhan, tetapi sering kali kita mendapati justru kita sendirilah yang gagal. Bagaimana sikap kita sebagai seorang murid ketika kita mendapati orang lain atau bahkan diri kita gagal sebagai murid Yesus?
Petrus dengan tulus ingin mengikuti Yesus ke mana pun. Dengan penuh keyakinan, ia berkata, "Tuhan, mengapa aku tidak dapat mengikuti Engkau sekarang? Aku akan memberikan nyawaku bagi-Mu!" (37). Namun, Yesus dengan lembut menubuatkan kenyataan yang berbeda bahwa sebelum ayam berkokok, Petrus akan menyangkal-Nya tiga kali.
Perikop ini menunjukkan kontras antara kasih setia Yesus dan kelemahan manusia. Yesus tahu bahwa Petrus akan gagal, tetapi Dia tetap mengasihinya. Petrus memiliki niat yang baik, tetapi ia belum siap menghadapi tantangan yang sebenarnya. Ketika bahaya datang, ia justru menyangkal mengenal Yesus. Ini mengingatkan kita bahwa tekad manusiawi saja tidak cukup untuk bertahan dalam iman. Ketika kita penuh komitmen kita perlu menyadari kekuatan siapa yang kita andalkan. Dibutuhkan kekuatan dari Tuhan agar kita tetap setia.
Hari ini kita belajar bahwa kasih Yesus tidak berhenti meskipun kita gagal. Dia tidak menolak Petrus meskipun mengetahui kegagalannya. Justru setelah kebangkitan-Nya, Yesus memulihkan Petrus dan memercayakan tugas besar kepadanya. Hal ini mengajarkan bahwa kegagalan bukanlah akhir, tetapi bisa menjadi kesempatan untuk bertumbuh dalam kasih karunia Tuhan.
Sebagai pengikut Kristus, kita harus sadar bahwa kita tidak bisa mengandalkan kekuatan sendiri dalam mengikut Tuhan. Kita perlu rendah hati, mengakui keterbatasan kita, dan bersandar pada kasih setia-Nya. Apakah kita sedang gagal dalam iman atau jatuh dalam ketidaktaatan? Jangan menyerah. Mari datang kepada Yesus yang tetap mengasihi kita dan siap memulihkan kita sebagai murid-Nya sampai kesudahannya. [RGD]
e-SH versi web: https://www.sabda.org/publikasi/sh/2026/03/20/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?Yohanes+13:36-38
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/Yohanes+13:36-38
Yohanes 13:36-38
36 Simon Petrus berkata kepada Yesus: "Tuhan, ke manakah Engkau pergi?" Jawab Yesus: "Ke tempat Aku pergi, engkau tidak dapat mengikuti Aku sekarang, tetapi kelak engkau akan mengikuti Aku."
37 Kata Petrus kepada-Nya: "Tuhan, mengapa aku tidak dapat mengikuti Engkau sekarang? Aku akan memberikan nyawaku bagi-Mu!"
38 Jawab Yesus: "Nyawamu akan kauberikan bagi-Ku? Sesungguhnya Aku berkata kepadamu: Sebelum ayam berkokok, engkau telah menyangkal Aku tiga kali."
e-SH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Scripture Union Indonesia
e-SH Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
(e-SH) owner-i-kan-akar-Santapan-Harian@hub.xc.org
- - -
Anda diberkati melalui Santapan Harian?
Mari mendukung pelayanan Yayasan Pancar Pijar Alkitab (PPA)
Rekening BCA cab Pintu Air no. 106.30066.22 an. Yay Pancar Pijar Alkitab
