e-SH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Santapan Harian
Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Sabtu, 14 Maret 2026
Ayat SH: Yohanes 12:20-36
Judul: Mengikuti Teladan Yesus
Ada alasan di balik seseorang mengikuti orang lain. Mungkin karena otoritas resmi sebagai atasan atau pimpinan, menghormati jabatannya, kharismanya, daya tariknya, atau kemampuannya. Ada juga yang mengikuti karena berharap mendapat manfaat dari keahlian luar biasa yang dimiliki oleh orang tersebut.
Beberapa orang Yunani ingin melihat Yesus saat perayaan Paskah di Yerusalem dan menyampaikan hal itu kepada Filipus. Kemungkinan mereka tertarik dengan ajaran Yesus, mukjizat-Nya, dan/atau ingin menjadi murid Yesus. Dengan bantuan Andreas, mereka berdua menyampaikan keinginan orang-orang Yunani kepada Yesus (20-22). Yesus tidak menjawab pesan itu, namun justru memakainya untuk mengajar murid-murid yang mengikuti-Nya agar bersedia berkorban dan taat kepada Allah. Ia mengajar dengan menggunakan dua perumpamaan, yaitu biji gandum dalam tanah dan orang yang mencintai nyawanya.
Bagi Yesus, tanpa pengorbanan tidak ada buah. Pengorbanan dan ketaatan bermanfaat untuk memperoleh upah dalam kekekalan (23-25). Yesus ibarat gandum dalam tanah yang tidak menyayangkan nyawa-Nya sendiri, dan itu bukan untuk diri-Nya, melainkan untuk manusia. Ia datang untuk keselamatan manusia, melalui penderitaan, kematian, dan kebangkitan-Nya. Itu sebabnya Ia berkata, "Telah tiba saatnya Anak Manusia dimuliakan" (23).
Yesus juga mengajar mereka tentang hal melayani dengan sungguh-sungguh. Pilihan bagi orang yang melayani Yesus, ketentuannya bersedia berjalan dalam jalan-Nya dan berada dekat dengan-Nya. Jaminannya adalah dihormati Allah Bapa.
Jadi, mengikut Yesus bukan sekadar tertarik pada ajaran dan karya-Nya, tetapi juga meneladan Dia dengan kesediaan berkorban, ketaatan, dan pelayanan yang sungguh-sungguh. Mari kita mengoreksi diri. Apakah kita masih setia kepada teladan Yesus? Apakah pengorbanan dan ketaatan kita tulus, atau hanya demi keuntungan dan penghargaan manusia? Jika kita menyimpang, kembalilah karena kepada kita telah dijanjikan kehormatan di hadapan Allah. [EMR]
e-SH versi web: https://www.sabda.org/publikasi/sh/2026/03/14/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?Yohanes+12:20-36
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/Yohanes+12:20-36
Yohanes 12:20-36
20 Di antara mereka yang berangkat untuk beribadah pada hari raya itu, terdapat beberapa orang Yunani.
21 Orang-orang itu pergi kepada Filipus, yang berasal dari Betsaida di Galilea, lalu berkata kepadanya: "Tuan, kami ingin bertemu dengan Yesus."
22 Filipus pergi memberitahukannya kepada Andreas; Andreas dan Filipus menyampaikannya pula kepada Yesus.
23 Tetapi Yesus menjawab mereka, kata-Nya: "Telah tiba saatnya Anak Manusia dimuliakan.
24 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya jikalau biji gandum tidak jatuh ke dalam tanah dan mati, ia tetap satu biji saja; tetapi jika ia mati, ia akan menghasilkan banyak buah.
25 Barangsiapa mencintai nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya, tetapi barangsiapa tidak mencintai nyawanya di dunia ini, ia akan memeliharanya untuk hidup yang kekal.
26 Barangsiapa melayani Aku, ia harus mengikut Aku dan di mana Aku berada, di situpun pelayan-Ku akan berada. Barangsiapa melayani Aku, ia akan dihormati Bapa.
27 Sekarang jiwa-Ku terharu dan apakah yang akan Kukatakan? Bapa, selamatkanlah Aku dari saat ini? Tidak, sebab untuk itulah Aku datang ke dalam saat ini.
28 Bapa, muliakanlah nama-Mu!" Maka terdengarlah suara dari sorga: "Aku telah memuliakan-Nya, dan Aku akan memuliakan-Nya lagi!"
29 Orang banyak yang berdiri di situ dan mendengarkannya berkata, bahwa itu bunyi guntur. Ada pula yang berkata: "Seorang malaikat telah berbicara dengan Dia."
30 Jawab Yesus: "Suara itu telah terdengar bukan oleh karena Aku, melainkan oleh karena kamu.
31 Sekarang berlangsung penghakiman atas dunia ini: sekarang juga penguasa dunia ini akan dilemparkan ke luar;
32 dan Aku, apabila Aku ditinggikan dari bumi, Aku akan menarik semua orang datang kepada-Ku."
33 Ini dikatakan-Nya untuk menyatakan bagaimana caranya Ia akan mati.
34 Lalu jawab orang banyak itu: "Kami telah mendengar dari hukum Taurat, bahwa Mesias tetap hidup selama-lamanya; bagaimana mungkin Engkau mengatakan, bahwa Anak Manusia harus ditinggikan? Siapakah Anak Manusia itu?"
35 Kata Yesus kepada mereka: "Hanya sedikit waktu lagi terang ada di antara kamu. Selama terang itu ada padamu, percayalah kepadanya, supaya kegelapan jangan menguasai kamu; barangsiapa berjalan dalam kegelapan, ia tidak tahu ke mana ia pergi.
36 Percayalah kepada terang itu, selama terang itu ada padamu, supaya kamu menjadi anak-anak terang." Sesudah berkata demikian, Yesus pergi bersembunyi dari antara mereka.
e-SH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Scripture Union Indonesia
e-SH Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
(e-SH) owner-i-kan-akar-Santapan-Harian@hub.xc.org
- - -
Anda diberkati melalui Santapan Harian?
Mari mendukung pelayanan Yayasan Pancar Pijar Alkitab (PPA)
Rekening BCA cab Pintu Air no. 106.30066.22 an. Yay Pancar Pijar Alkitab
e-Santapan Harian
Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Sabtu, 14 Maret 2026
Ayat SH: Yohanes 12:20-36
Judul: Mengikuti Teladan Yesus
Ada alasan di balik seseorang mengikuti orang lain. Mungkin karena otoritas resmi sebagai atasan atau pimpinan, menghormati jabatannya, kharismanya, daya tariknya, atau kemampuannya. Ada juga yang mengikuti karena berharap mendapat manfaat dari keahlian luar biasa yang dimiliki oleh orang tersebut.
Beberapa orang Yunani ingin melihat Yesus saat perayaan Paskah di Yerusalem dan menyampaikan hal itu kepada Filipus. Kemungkinan mereka tertarik dengan ajaran Yesus, mukjizat-Nya, dan/atau ingin menjadi murid Yesus. Dengan bantuan Andreas, mereka berdua menyampaikan keinginan orang-orang Yunani kepada Yesus (20-22). Yesus tidak menjawab pesan itu, namun justru memakainya untuk mengajar murid-murid yang mengikuti-Nya agar bersedia berkorban dan taat kepada Allah. Ia mengajar dengan menggunakan dua perumpamaan, yaitu biji gandum dalam tanah dan orang yang mencintai nyawanya.
Bagi Yesus, tanpa pengorbanan tidak ada buah. Pengorbanan dan ketaatan bermanfaat untuk memperoleh upah dalam kekekalan (23-25). Yesus ibarat gandum dalam tanah yang tidak menyayangkan nyawa-Nya sendiri, dan itu bukan untuk diri-Nya, melainkan untuk manusia. Ia datang untuk keselamatan manusia, melalui penderitaan, kematian, dan kebangkitan-Nya. Itu sebabnya Ia berkata, "Telah tiba saatnya Anak Manusia dimuliakan" (23).
Yesus juga mengajar mereka tentang hal melayani dengan sungguh-sungguh. Pilihan bagi orang yang melayani Yesus, ketentuannya bersedia berjalan dalam jalan-Nya dan berada dekat dengan-Nya. Jaminannya adalah dihormati Allah Bapa.
Jadi, mengikut Yesus bukan sekadar tertarik pada ajaran dan karya-Nya, tetapi juga meneladan Dia dengan kesediaan berkorban, ketaatan, dan pelayanan yang sungguh-sungguh. Mari kita mengoreksi diri. Apakah kita masih setia kepada teladan Yesus? Apakah pengorbanan dan ketaatan kita tulus, atau hanya demi keuntungan dan penghargaan manusia? Jika kita menyimpang, kembalilah karena kepada kita telah dijanjikan kehormatan di hadapan Allah. [EMR]
e-SH versi web: https://www.sabda.org/publikasi/sh/2026/03/14/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?Yohanes+12:20-36
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/Yohanes+12:20-36
Yohanes 12:20-36
20 Di antara mereka yang berangkat untuk beribadah pada hari raya itu, terdapat beberapa orang Yunani.
21 Orang-orang itu pergi kepada Filipus, yang berasal dari Betsaida di Galilea, lalu berkata kepadanya: "Tuan, kami ingin bertemu dengan Yesus."
22 Filipus pergi memberitahukannya kepada Andreas; Andreas dan Filipus menyampaikannya pula kepada Yesus.
23 Tetapi Yesus menjawab mereka, kata-Nya: "Telah tiba saatnya Anak Manusia dimuliakan.
24 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya jikalau biji gandum tidak jatuh ke dalam tanah dan mati, ia tetap satu biji saja; tetapi jika ia mati, ia akan menghasilkan banyak buah.
25 Barangsiapa mencintai nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya, tetapi barangsiapa tidak mencintai nyawanya di dunia ini, ia akan memeliharanya untuk hidup yang kekal.
26 Barangsiapa melayani Aku, ia harus mengikut Aku dan di mana Aku berada, di situpun pelayan-Ku akan berada. Barangsiapa melayani Aku, ia akan dihormati Bapa.
27 Sekarang jiwa-Ku terharu dan apakah yang akan Kukatakan? Bapa, selamatkanlah Aku dari saat ini? Tidak, sebab untuk itulah Aku datang ke dalam saat ini.
28 Bapa, muliakanlah nama-Mu!" Maka terdengarlah suara dari sorga: "Aku telah memuliakan-Nya, dan Aku akan memuliakan-Nya lagi!"
29 Orang banyak yang berdiri di situ dan mendengarkannya berkata, bahwa itu bunyi guntur. Ada pula yang berkata: "Seorang malaikat telah berbicara dengan Dia."
30 Jawab Yesus: "Suara itu telah terdengar bukan oleh karena Aku, melainkan oleh karena kamu.
31 Sekarang berlangsung penghakiman atas dunia ini: sekarang juga penguasa dunia ini akan dilemparkan ke luar;
32 dan Aku, apabila Aku ditinggikan dari bumi, Aku akan menarik semua orang datang kepada-Ku."
33 Ini dikatakan-Nya untuk menyatakan bagaimana caranya Ia akan mati.
34 Lalu jawab orang banyak itu: "Kami telah mendengar dari hukum Taurat, bahwa Mesias tetap hidup selama-lamanya; bagaimana mungkin Engkau mengatakan, bahwa Anak Manusia harus ditinggikan? Siapakah Anak Manusia itu?"
35 Kata Yesus kepada mereka: "Hanya sedikit waktu lagi terang ada di antara kamu. Selama terang itu ada padamu, percayalah kepadanya, supaya kegelapan jangan menguasai kamu; barangsiapa berjalan dalam kegelapan, ia tidak tahu ke mana ia pergi.
36 Percayalah kepada terang itu, selama terang itu ada padamu, supaya kamu menjadi anak-anak terang." Sesudah berkata demikian, Yesus pergi bersembunyi dari antara mereka.
e-SH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Scripture Union Indonesia
e-SH Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
(e-SH) owner-i-kan-akar-Santapan-Harian@hub.xc.org
- - -
Anda diberkati melalui Santapan Harian?
Mari mendukung pelayanan Yayasan Pancar Pijar Alkitab (PPA)
Rekening BCA cab Pintu Air no. 106.30066.22 an. Yay Pancar Pijar Alkitab
