40 HARI MENGASIHI BANGSA DALAM DOA -- Jumat, 13 Maret 2026
KUASA YESUS ATAS KEMATIAN
Yohanes 11:1-44 (AYT): https://alkitab.mobi/ayt/?yohanes+11:1-44
Allah sangat tergerak oleh penderitaan manusia. Meskipun Dia mengetahui akhir dari permulaan, Dia menangis atas penderitaan yang dialami anak-anak-Nya dalam kehilangan yang bersifat sementara.
- Berdoalah agar orang-orang di tempat ini memahami sifat belas kasihan Allah. Dia tidak jauh dan tidak mengamati penderitaan anak-anak-Nya dari kejauhan -- Dia dekat. Berdoalah agar kedekatan-Nya membawa penghiburan dan penyembuhan, dan agar hati mereka ditarik ke dalam hubungan yang mengubah hidup dengan-Nya.
- Berdoalah agar umat muslim menemukan kebenaran janji Yesus dalam Yohanes 11:25, "Akulah kebangkitan dan hidup. Barangsiapa percaya kepada-Ku, walaupun ia mati, ia akan hidup."
Ayat ini mengajarkan bahwa kematian adalah realitas yang sangat sulit diterima oleh manusia. Di kedalaman hati, kita tahu bahwa kematian bukanlah sesuatu yang benar dan bukan bagian dari rancangan Allah yang semula.
- Berdoalah bagi umat muslim yang sedang berduka atas kehilangan orang-orang yang mereka kasihi, agar mereka memahami bahwa kesedihan perlu diproses, bukan ditekan.
- Berdoalah agar mereka mendengar dan memahami bahwa kematian bukanlah rancangan Allah, dan bahwa Dia pada akhirnya mengalahkan kematian melalui salib.
Setiap manusia mengenal rasa sakit yang mengguncang hati ketika orang yang dikasihi meninggal dunia. Sering kali, duka diperberat oleh penyesalan atas kata-kata yang menyakitkan, perbuatan yang melukai, atau kesempatan yang terlewat dan tidak dapat diulang. Di kalangan umat muslim, ekspresi duka berbeda-beda antarbudaya. Ada yang mengulang ungkapan-ungkapan pujian kepada Allah secara mekanis, mengingatkan diri mereka akan belas kasihan-Nya. Ada pula yang mengekspresikan duka melalui perbuatan-perbuatan yang mereka anggap benar, dengan harapan dapat meningkatkan nasib orang yang meninggal di akhirat.
- Berdoalah agar rasa sakit dan duka ini mendorong umat muslim di tempat ini untuk mencari jawaban yang lebih dalam dan pasti.
- Berdoalah agar mereka bertemu dengan orang-orang Kristen yang dapat membagikan pengharapan dan kepastian yang teguh, yang ditemukan dalam kemenangan Yesus atas kematian. Kiranya mereka menemukan sukacita dalam kebenaran bahwa setiap orang yang ada dalam Kristus akan mengambil bagian dalam kebangkitan-Nya dan tidak akan mati lagi.
Rahma menjadi seorang Kristen ketika masih muda dan segera mengalami penganiayaan yang berat dari keluarganya. Alkitabnya disita, dan dia dipukuli oleh saudaranya. Sepuluh tahun kemudian, ketika ayahnya sedang sekarat, dia kembali ke rumah untuk menemaninya. Suatu hari, dia berdoa bagi ayahnya dan memasukkan banyak kebenaran Injil ke dalam doanya. Meskipun ayahnya keluar-masuk kesadaran, dia terbangun cukup lama untuk berkata, "Aku pernah mendengar ini sebelumnya." Rahma kemudian mengetahui bahwa ayahnya telah menyimpan Alkitabnya yang dulu disita, membacanya secara diam-diam, dan menjaganya dengan penuh kasih. Tidak lama kemudian, dia meninggal dunia.
Ketika keluarga sedang mempersiapkan jenazah dan memulai ritual pemakaman muslim, sesuatu yang luar biasa terjadi. Beberapa saat kemudian, ayah Rahma bangun dan melepaskan kain kafan dari wajahnya sendiri. Dalam minggu-minggu berikutnya, Rahma memastikan bahwa ayahnya telah menaruh imannya kepada Yesus.
Seperti Lazarus, ayah Rahma meninggal untuk kedua kalinya. Namun, juga seperti Lazarus, karena persatuannya dengan Kristus, dia memiliki pengharapan yang pasti akan kehidupan kekal. Berdoalah agar orang-orang Kristen di tempat ini berani membagikan pengharapan yang mereka miliki dalam Kristus, dan agar hidup mereka mencerminkan bahwa mereka tidak lagi diperbudak oleh ketakutan akan kematian. Mereka mengenal kemenangan Kristus -- dan kebenaran ini mengubah segalanya, termasuk cara mereka hidup saat ini.
Bapa, kami bersyukur kepada-Mu atas Yesus, yang telah mengambil bagian dalam daging dan darah kami, supaya melalui kematian-Nya Ia menghancurkan dia yang berkuasa atas kematian, yaitu iblis, dan membebaskan semua orang yang seumur hidupnya diperbudak oleh ketakutan akan kematian (Ibrani 2:14-15).
Bebaskanlah setiap pria dan wanita di negeri ini dari perbudakan ketakutan akan kematian.
Bersama para pengikut Yesus di seluruh dunia, kiranya banyak orang di tempat ini menyatakan,
"Kematian telah ditelan dalam kemenangan. Hai maut, di manakah sengatmu?"
Syukur kepada Allah, yang memberikan kemenangan kepada kita melalui Tuhan Yesus Kristus. Karena itu, kiranya saudara-saudari di tempat ini tetap teguh, tidak goyah, dan selalu berlimpah dalam pekerjaan Tuhan, sebab mereka tahu bahwa di dalam Tuhan jerih lelah mereka tidak sia-sia. (1 Korintus 15:55-58)
Sumber: https://30haridoa.prayer.tools/fuel/24?lang=id_ID
Kontak: doa@sabda.org
Berlangganan: subscribe-i-kan-buah-doa@hub.xc.org
Berhenti: unsubscribe-i-kan-buah-doa@hub.xc.org
Arsip: http://sabda.org/publikasi/40hari
(c) 2026 oleh e-DOA dan "MENGASIHI BANGSA DALAM DOA"
