|
PA Online: Alki-TOP
|
Mengarahkan Pikiran kepada yang Benar
(Filipi 4:4-9)
PA Online Alki-TOP membahas topik "Mengarahkan Pikiran kepada yang Benar" berdasarkan teks Filipi 4:4-9 dengan penekanan pada tema Mindfulness kristiani. Pembahasan ini mengupas bagaimana umat Tuhan dipanggil untuk senantiasa bersukacita dalam Kristus, menyerahkan segala kecemasan melalui doa dan permohonan yang disertai ucapan syukur, serta membiarkan damai sejahtera Allah menjaga hati dan pikiran mereka. Berada di bawah tekanan dan penderitaan tidak menghalangi disiplin rohani ini karena damai Allah melampaui segala akal dan sanggup memelihara pikiran dari pengaruh negatif. Pendalaman Filipi 4:4-9 ini difokuskan pada perintah aktif untuk memikirkan delapan kriteria kebaikan, yaitu seseorang harus secara sengaja menyaring dan memperhitungkan hal-hal yang benar, mulia, adil, suci, manis, sedap didengar, kebajikan, dan patut dipuji. Ketaatan dalam menerapkan pola pikir ini, yang dipadukan dengan melakukan teladan firman dalam kehidupan sehari-hari, menjadi kunci utama untuk mengalami kehadiran Allah sumber damai sejahtera. Pembahasan ini memberi panduan praktis bagi jemaat dalam mempraktikkan penyaringan informasi di tengah tantangan era modern agar tetap memiliki sukacita yang sejati. |
Berikut ini adalah contoh pertanyaan yang didiskusikan dalam PA Online Alki-TOP "Mengarahkan Pikiran kepada yang Benar" dalam Filipi 4:4-9.
- Simak: Apa yang harus dilakukan oleh jemaat saat menghadapi kecemasan, dan dengan cara apa hal itu disampaikan kepada Allah? (ayat 6)
- Analisa: Mengapa Paulus menggunakan kata perintah "pikirkanlah" untuk 8 hal ini (... semua yang benar, mulia, adil, suci, manis, sedap didengar, kebajikan, dan patut dipuji ...)?
- Belajar: Apa kesimpulan yang bisa kita ambil dari hubungan antara menaati firman-Nya dengan mengalami kehadiran Allah secara pribadi di tengah persoalan hidup?
- Doa/Diskusi: Paulus meminta kita memikirkan hal-hal yang benar, mulia, adil, suci, dan manis. Seberapa realistis standar Paulus ini dijalankan pada era media sosial yang lebih sering memberitakan hal yang memicu kemarahan, kecemasan, atau gosip agar mendapat banyak viewers?
- Aplikasi: Berdasarkan apa yang sudah kamu pelajari dari Filipi 4:4-9, share-kan satu tindakan konkret yang akan kamu lakukan minggu ini untuk mempraktikkan pola pikir Kristen yang akan menyaring tontonan, bacaan, atau informasi negatif yang masuk ke dalam pikiranmu.
|
|
|
|
|
Media PA21
|
|
Pembimbing Perjanjian Baru 2026
|
Video "Pembimbing Perjanjian Baru 2026" memberikan gambaran yang luas sekaligus terstruktur untuk memahami dunia Perjanjian Baru. Pembahasan dimulai dari latar belakang sejarah, budaya, dan religius, lalu bergerak pada terbentuknya kitab-kitab Perjanjian Baru, pribadi Yesus Kristus sebagai pusatnya, penyebaran Injil, hingga kehidupan dan panggilan gereja. Alur ini menolong kita melihat Perjanjian Baru sebagai satu kesatuan kisah karya keselamatan Allah dalam Kristus. Salah satu kekuatan materi ini adalah penekanannya bahwa memahami Perjanjian Baru tidak cukup hanya dengan membaca teks, tetapi juga perlu mengenali konteks yang melatarbelakanginya. Pembahasan tentang kanon, empat Injil, pelayanan para rasul, gereja mula-mula, hingga panggilan menjadi saksi pada era digital membuat materi ini tidak berhenti pada pengetahuan, tetapi menghubungkannya dengan kehidupan dan pelayanan orang percaya masa kini. Bagi siapa pun yang ingin memperoleh fondasi yang lebih utuh untuk mempelajari Perjanjian Baru, materi ini dapat menjadi pintu masuk yang sangat berguna. Kita diajak bukan hanya semakin mengenal dunia Perjanjian Baru, tetapi terutama semakin mengenal Kristus dan meneruskan Injil-Nya melalui hidup kita. Yuk, simak "Pembimbing Perjanjian Baru 2026" dan lengkapi perjalanan studi Alkitab kita dengan pemahaman yang semakin mendalam dan bertanggung jawab! |
|
|
|
|