e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Rabu, 28 Oktober 2026
Bacaan : KEJADIAN 2:21-25
Setahun: Lukas 10-11
Nats: Sebab itu, seorang laki-laki akan meninggalkan ayahnya dan ibunya dan bersatu dengan istrinya, sehingga keduanya menjadi satu daging. (Kejadian 2:24)
Renungan:
TIDAK SIAP DITINGGAL
Perpisahan dua sahabat bukanlah hal yang menyenangkan karena ada yang harus meninggalkan dan ada yang harus ditinggalkan. Baik yang meninggalkan dan yang ditinggalkan sama-sama tidak enak, pihak yang tidak siap bisa mengalami kesedihan yang berlarut-larut.
Tuhan membentuk perempuan dari salah satu tulang rusuk manusia yang diambil ketika ia tidur. Perempuan inilah yang kemudian menjadi pasangan bagi manusia, Adam. Inilah pernikahan pertama yang dicatat dalam Alkitab. Ketika seorang laki-laki menikah, ia akan bersatu dengan istrinya. Ia akan meninggalkan ayahnya dan ibunya. Kata "meninggalkan" bukan berarti putus hubungan, tidak kenal, atau tidak akan bertemu lagi, tetapi sebagai wujud kemandirian keluarga baru dari orang tuanya, baik mandiri secara ekonomi, dalam mengambil keputusan, mengelola keluarga, dan lainnya. Namun, tidak jarang kemandirian ini terganggu karena orang tua yang tidak siap ditinggal sehingga mereka masih sengaja mencampuri urusan dalam kehidupan keluarga anaknya, seperti mengatur-atur, memaksakan kehendak, selalu mengontrol anaknya, dan lainnya. Situasi ini tentunya tidak baik karena relasi dan kesatuan anaknya dengan istrinya sebagai keluarga yang baru bisa terganggu.
Tuhan telah menetapkan batas yang jelas, dan marilah kita sebagai anak maupun orang tua dapat menempatkan diri dalam posisi yang benar sehingga rencana Tuhan terhadap suatu keluarga baru dapat terwujud sesuai kehendak-Nya. Biarlah anak-anak berani belajar mandiri dalam pernikahan dan biarlah orang tua berani melepas anak-anaknya masuk ke pernikahan dengan iman bahwa Tuhan yang memberkati, menjaga, dan memelihara. --ANT/www.renunganharian.net
ORANG TUA HARUS SIAP DITINGGALKAN, DEMI KESATUAN ANAKNYA DENGAN ISTRINYA.
e-RH situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: https://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2026/10/28/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?KEJADIAN+2:21-25
KEJADIAN 2:21-25
21 Lalu TUHAN Allah membuat manusia itu tidur nyenyak; ketika ia tidur, TUHAN Allah mengambil salah satu rusuk dari padanya, lalu menutup tempat itu dengan daging.
22 Dan dari rusuk yang diambil TUHAN Allah dari manusia itu, dibangun-Nyalah seorang perempuan, lalu dibawa-Nya kepada manusia itu.
23 Lalu berkatalah manusia itu: "Inilah dia, tulang dari tulangku dan daging dari dagingku. Ia akan dinamai perempuan, sebab ia diambil dari laki-laki."
24 Sebab itu seorang laki-laki akan meninggalkan ayahnya dan ibunya dan bersatu dengan isterinya, sehingga keduanya menjadi satu daging.
25 Mereka keduanya telanjang, manusia dan isterinya itu, tetapi mereka tidak merasa malu.
Bacaan Alkitab Setahun: https://alkitab.sabda.org/?Lukas+10-11
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/Lukas+10-11
e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Dilarang memperbanyak isi Renungan Harian® tanpa izin tertulis dari penerbit.
Renungan Harian® milik Yayasan Pelayanan Gloria -- Copyright © 2026 Yayasan Pelayanan Gloria.
- - -
Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Pelayanan Gloria.
BCA Rekening No. 456 500 8880 a.n. YAYASAN PELAYANAN GLORIA
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Rabu, 28 Oktober 2026
Bacaan : KEJADIAN 2:21-25
Setahun: Lukas 10-11
Nats: Sebab itu, seorang laki-laki akan meninggalkan ayahnya dan ibunya dan bersatu dengan istrinya, sehingga keduanya menjadi satu daging. (Kejadian 2:24)
Renungan:
TIDAK SIAP DITINGGAL
Perpisahan dua sahabat bukanlah hal yang menyenangkan karena ada yang harus meninggalkan dan ada yang harus ditinggalkan. Baik yang meninggalkan dan yang ditinggalkan sama-sama tidak enak, pihak yang tidak siap bisa mengalami kesedihan yang berlarut-larut.
Tuhan membentuk perempuan dari salah satu tulang rusuk manusia yang diambil ketika ia tidur. Perempuan inilah yang kemudian menjadi pasangan bagi manusia, Adam. Inilah pernikahan pertama yang dicatat dalam Alkitab. Ketika seorang laki-laki menikah, ia akan bersatu dengan istrinya. Ia akan meninggalkan ayahnya dan ibunya. Kata "meninggalkan" bukan berarti putus hubungan, tidak kenal, atau tidak akan bertemu lagi, tetapi sebagai wujud kemandirian keluarga baru dari orang tuanya, baik mandiri secara ekonomi, dalam mengambil keputusan, mengelola keluarga, dan lainnya. Namun, tidak jarang kemandirian ini terganggu karena orang tua yang tidak siap ditinggal sehingga mereka masih sengaja mencampuri urusan dalam kehidupan keluarga anaknya, seperti mengatur-atur, memaksakan kehendak, selalu mengontrol anaknya, dan lainnya. Situasi ini tentunya tidak baik karena relasi dan kesatuan anaknya dengan istrinya sebagai keluarga yang baru bisa terganggu.
Tuhan telah menetapkan batas yang jelas, dan marilah kita sebagai anak maupun orang tua dapat menempatkan diri dalam posisi yang benar sehingga rencana Tuhan terhadap suatu keluarga baru dapat terwujud sesuai kehendak-Nya. Biarlah anak-anak berani belajar mandiri dalam pernikahan dan biarlah orang tua berani melepas anak-anaknya masuk ke pernikahan dengan iman bahwa Tuhan yang memberkati, menjaga, dan memelihara. --ANT/www.renunganharian.net
ORANG TUA HARUS SIAP DITINGGALKAN, DEMI KESATUAN ANAKNYA DENGAN ISTRINYA.
e-RH situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: https://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2026/10/28/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?KEJADIAN+2:21-25
KEJADIAN 2:21-25
21 Lalu TUHAN Allah membuat manusia itu tidur nyenyak; ketika ia tidur, TUHAN Allah mengambil salah satu rusuk dari padanya, lalu menutup tempat itu dengan daging.
22 Dan dari rusuk yang diambil TUHAN Allah dari manusia itu, dibangun-Nyalah seorang perempuan, lalu dibawa-Nya kepada manusia itu.
23 Lalu berkatalah manusia itu: "Inilah dia, tulang dari tulangku dan daging dari dagingku. Ia akan dinamai perempuan, sebab ia diambil dari laki-laki."
24 Sebab itu seorang laki-laki akan meninggalkan ayahnya dan ibunya dan bersatu dengan isterinya, sehingga keduanya menjadi satu daging.
25 Mereka keduanya telanjang, manusia dan isterinya itu, tetapi mereka tidak merasa malu.
Bacaan Alkitab Setahun: https://alkitab.sabda.org/?Lukas+10-11
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/Lukas+10-11
e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Dilarang memperbanyak isi Renungan Harian® tanpa izin tertulis dari penerbit.
Renungan Harian® milik Yayasan Pelayanan Gloria -- Copyright © 2026 Yayasan Pelayanan Gloria.
- - -
Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Pelayanan Gloria.
BCA Rekening No. 456 500 8880 a.n. YAYASAN PELAYANAN GLORIA
