e-SH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Santapan Harian
Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Rabu, 16 September 2026
Ayat SH: 2 Samuel 21:15-22
Judul: Kepahlawanan yang Diingat Allah
Walau kita dapat berbuat baik semata-mata karena anugerah Allah, namun dalam kemurahan hati-Nya, Allah juga mengingat dan menghargai perbuatan baik orang percaya.
Daud yang keletihan karena melawan orang Filistin hampir ditewaskan oleh Yisbi-Benon, yang keturunan manusia raksasa, tetapi ditolong oleh Abisai bin Zeruya (15-17). Lalu, dalam pertempuran lain lagi melawan orang Filistin, Sibkhai menewaskan Saf, yang adalah keturunan manusia raksasa (18). Kemudian, Elkanan orang Bethlehem menewaskan Goliat, yang gagang tombaknya seperti balok penggulung kain tenun (19). Ini bukan Goliat yang dibunuh Daud. Yonatan, anak Simea abang Daud juga menewaskan seorang manusia raksasa yang tangan dan kakinya masing-masing berjari enam (20-21).
Secara khusus nas hari ini berbicara tentang empat musuh yang adalah keturunan manusia raksasa di Gat (22). Di sini kata "manusia raksasa" muncul 4 kali (16, 18, 20, 22). Namun, Alkitab menekankan keberanian empat pahlawan yang dengan gagah berani melawan para raksasa itu dan mengalahkan mereka. Semua ini menegaskan kehebatan Allah yang memampukan para pahlawan tersebut. Akhir dari perikop ini mengatakan "Mereka tewas di tangan Daud dan di tangan orang-orangnya" (22).
Walaupun dalam catatan ini bukan Daud yang membunuh mereka, tetapi karena Daud adalah pemimpin para pahlawan itu, maka pujian juga diberikan kepada Daud.
Pencatatan khusus dari para pahlawan ini menekankan betapa Allah mengingat dan menghargai kepahlawanan dan keberanian umat-Nya. Kita bukan pahlawan perang seperti para pahlawan itu. Namun, kepahlawanan dapat dilakukan bukan hanya di medan pertempuran dengan senjata, melainkan juga di medan pertempuran kita sehari-hari, di tempat kerja, masyarakat, gereja, rumah, dan di mana pun.
Apa yang kita lakukan mungkin tidak diingat orang lain. Tetapi, Allah mengingatnya. Jadi, layanilah Allah dan sesama dengan setia dan berani, karena "dalam persekutuan dengan Tuhan jerih payahmu tidak sia-sia" (1Kor. 15:58). [INT]
e-SH versi web: https://www.sabda.org/publikasi/sh/2026/09/16/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?2+Samuel+21:15-22
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/2+Samuel+21:15-22
2 Samuel 21:15-22
15 Ketika terjadi lagi peperangan antara orang Filistin dan orang Israel, maka berangkatlah Daud bersama-sama dengan orang-orangnya, lalu berperang melawan orang Filistin, sampai Daud menjadi letih lesu.
16 Yisbi-Benob, yang termasuk keturunan raksasa--berat tombaknya tiga ratus syikal tembaga dan ia menyandang pedang yang baru--menyangka dapat menewaskan Daud.
17 Tetapi Abisai, anak Zeruya, datang menolong Daud, lalu merobohkan dan membunuh orang Filistin itu. Pada waktu itu orang-orang Daud memohon dengan sangat kepadanya, kata mereka: "Janganlah lagi engkau maju berperang bersama-sama dengan kami, supaya keturunan Israel jangan punah bersama-sama engkau."
18 Sesudah itu terjadi lagi pertempuran melawan orang Filistin di Gob; pada waktu itu Sibkhai, orang Husa, memukul kalah Saf, yang termasuk keturunan raksasa.
19 Dan terjadi lagi pertempuran melawan orang Filistin, di Gob; Elhanan bin Yaare-Oregim, orang Betlehem itu, menewaskan Goliat, orang Gat itu, yang gagang tombaknya seperti pesa tukang tenun.
20 Lalu terjadi lagi pertempuran di Gat; dan di sana ada seorang yang tinggi perawakannya, yang tangannya dan kakinya masing-masing berjari enam: dua puluh empat seluruhnya; juga orang ini termasuk keturunan raksasa.
21 Ia mengolok-olok orang Israel, maka Yonatan, anak Simea kakak Daud, menewaskannya.
22 Keempat orang ini termasuk keturunan raksasa di Gat; mereka tewas oleh tangan Daud dan oleh tangan orang-orangnya.
e-SH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Scripture Union Indonesia
e-SH Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
(e-SH) owner-i-kan-akar-Santapan-Harian@hub.xc.org
- - -
Anda diberkati melalui Santapan Harian?
Mari mendukung pelayanan Yayasan Pancar Pijar Alkitab (PPA)
Rekening BCA cab Pintu Air no. 106.30066.22 an. Yay Pancar Pijar Alkitab
e-Santapan Harian
Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Rabu, 16 September 2026
Ayat SH: 2 Samuel 21:15-22
Judul: Kepahlawanan yang Diingat Allah
Walau kita dapat berbuat baik semata-mata karena anugerah Allah, namun dalam kemurahan hati-Nya, Allah juga mengingat dan menghargai perbuatan baik orang percaya.
Daud yang keletihan karena melawan orang Filistin hampir ditewaskan oleh Yisbi-Benon, yang keturunan manusia raksasa, tetapi ditolong oleh Abisai bin Zeruya (15-17). Lalu, dalam pertempuran lain lagi melawan orang Filistin, Sibkhai menewaskan Saf, yang adalah keturunan manusia raksasa (18). Kemudian, Elkanan orang Bethlehem menewaskan Goliat, yang gagang tombaknya seperti balok penggulung kain tenun (19). Ini bukan Goliat yang dibunuh Daud. Yonatan, anak Simea abang Daud juga menewaskan seorang manusia raksasa yang tangan dan kakinya masing-masing berjari enam (20-21).
Secara khusus nas hari ini berbicara tentang empat musuh yang adalah keturunan manusia raksasa di Gat (22). Di sini kata "manusia raksasa" muncul 4 kali (16, 18, 20, 22). Namun, Alkitab menekankan keberanian empat pahlawan yang dengan gagah berani melawan para raksasa itu dan mengalahkan mereka. Semua ini menegaskan kehebatan Allah yang memampukan para pahlawan tersebut. Akhir dari perikop ini mengatakan "Mereka tewas di tangan Daud dan di tangan orang-orangnya" (22).
Walaupun dalam catatan ini bukan Daud yang membunuh mereka, tetapi karena Daud adalah pemimpin para pahlawan itu, maka pujian juga diberikan kepada Daud.
Pencatatan khusus dari para pahlawan ini menekankan betapa Allah mengingat dan menghargai kepahlawanan dan keberanian umat-Nya. Kita bukan pahlawan perang seperti para pahlawan itu. Namun, kepahlawanan dapat dilakukan bukan hanya di medan pertempuran dengan senjata, melainkan juga di medan pertempuran kita sehari-hari, di tempat kerja, masyarakat, gereja, rumah, dan di mana pun.
Apa yang kita lakukan mungkin tidak diingat orang lain. Tetapi, Allah mengingatnya. Jadi, layanilah Allah dan sesama dengan setia dan berani, karena "dalam persekutuan dengan Tuhan jerih payahmu tidak sia-sia" (1Kor. 15:58). [INT]
e-SH versi web: https://www.sabda.org/publikasi/sh/2026/09/16/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?2+Samuel+21:15-22
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/2+Samuel+21:15-22
2 Samuel 21:15-22
15 Ketika terjadi lagi peperangan antara orang Filistin dan orang Israel, maka berangkatlah Daud bersama-sama dengan orang-orangnya, lalu berperang melawan orang Filistin, sampai Daud menjadi letih lesu.
16 Yisbi-Benob, yang termasuk keturunan raksasa--berat tombaknya tiga ratus syikal tembaga dan ia menyandang pedang yang baru--menyangka dapat menewaskan Daud.
17 Tetapi Abisai, anak Zeruya, datang menolong Daud, lalu merobohkan dan membunuh orang Filistin itu. Pada waktu itu orang-orang Daud memohon dengan sangat kepadanya, kata mereka: "Janganlah lagi engkau maju berperang bersama-sama dengan kami, supaya keturunan Israel jangan punah bersama-sama engkau."
18 Sesudah itu terjadi lagi pertempuran melawan orang Filistin di Gob; pada waktu itu Sibkhai, orang Husa, memukul kalah Saf, yang termasuk keturunan raksasa.
19 Dan terjadi lagi pertempuran melawan orang Filistin, di Gob; Elhanan bin Yaare-Oregim, orang Betlehem itu, menewaskan Goliat, orang Gat itu, yang gagang tombaknya seperti pesa tukang tenun.
20 Lalu terjadi lagi pertempuran di Gat; dan di sana ada seorang yang tinggi perawakannya, yang tangannya dan kakinya masing-masing berjari enam: dua puluh empat seluruhnya; juga orang ini termasuk keturunan raksasa.
21 Ia mengolok-olok orang Israel, maka Yonatan, anak Simea kakak Daud, menewaskannya.
22 Keempat orang ini termasuk keturunan raksasa di Gat; mereka tewas oleh tangan Daud dan oleh tangan orang-orangnya.
e-SH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Scripture Union Indonesia
e-SH Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
(e-SH) owner-i-kan-akar-Santapan-Harian@hub.xc.org
- - -
Anda diberkati melalui Santapan Harian?
Mari mendukung pelayanan Yayasan Pancar Pijar Alkitab (PPA)
Rekening BCA cab Pintu Air no. 106.30066.22 an. Yay Pancar Pijar Alkitab
