e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Jumat, 11 September 2026
Bacaan : BILANGAN 20:14-21
Setahun: Yehezkiel 37-39
Nats: Ketika orang Edom tidak mau mengizinkan orang Israel lewat di wilayahnya, orang Israel pun menyimpang dari wilayahnya. (Bilangan 20:21)
Renungan:
MENGHINDARI KONFLIK
Bangsa Edom tentunya bukan bangsa yang tidak dikenal atau asing bagi orang Israel. Bangsa Edom adalah keturunan Esau, saudara Yakub atau Israel. Jadi kedua bangsa ini adalah bersaudara. Esau pindah ke pegunungan Seir karena tanah Kanaan tidak muat bagi Esau dan Yakub, disebabkan banyaknya kepemilikan mereka (Kej. 36).
Ketika orang Israel dibebaskan oleh Tuhan dari perbudakan di tanah Mesir untuk dibawa ke tanah Kanaan maka orang Israel harus menempuh perjalanan yang panjang di padang gurun. Ketika mereka telah mendekati tanah Kanaan, mereka harus melalui tanah Edom, milik keturunan Esau, saudara mereka. Karena itu, Musa mengirim utusan untuk meminta izin kepada raja Edom agar mereka diizinkan melewati tanah Edom, tanpa merusak atau mengambil apa pun dari tanah Edom. Bahkan, orang Israel bersedia membayar jika mereka dan ternaknya minum air di tanah Edom. Namun, orang Edom menolak, tidak mengizinkan, bahkan mengadang orang Israel lewat. Orang Israel tidak terpancing oleh orang Edom untuk berkonflik dan berperang, karena itu mereka menyimpang dan lebih memilih melewati jalan yang lain menuju tanah Kanaan.
Dalam hidup, kita pasti mempunyai masalah dengan sesama. Namun, tidak semua masalah harus diselesaikan dengan suatu konflik. Memang ada konflik yang tidak dapat dihindari, tetapi ada konflik yang dapat dihindari walaupun harus dengan jalan keluar yang panjang. Marilah kita mengedepankan kedamaian dan menghindari konflik dalam menyelesaikan masalah, tetapi bukan mengompromikan kebenaran demi kedamaian. --ANT/www.renunganharian.net
HINDARI KONFLIK TANPA MENGABAIKAN KEBENARAN DEMI KEDAMAIAN.
e-RH situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: https://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2026/09/11/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?BILANGAN+20:14-21
BILANGAN 20:14-21
14 Kemudian Musa mengirim utusan dari Kadesh kepada raja Edom dengan pesan: "Beginilah perkataan saudaramu Israel: Engkau tahu segala kesusahan yang telah menimpa kami,
15 bahwa nenek moyang kami pergi ke Mesir, dan kami lama diam di Mesir dan kami dan nenek moyang kami diperlakukan dengan jahat oleh orang Mesir;
16 bahwa kami berteriak kepada TUHAN, dan Ia mendengarkan suara kami, mengutus seorang malaikat dan menuntun kami keluar dari Mesir. Sekarang ini kami ada di Kadesh, sebuah kota di tepi perbatasanmu.
17 Izinkanlah kiranya kami melalui negerimu; kami tidak akan berjalan melalui ladang-ladang dan kebun-kebun anggurmu dan kami tidak akan minum air sumurmu; jalan besar saja akan kami jalani dengan tidak menyimpang ke kanan atau ke kiri, sampai kami melalui batas daerahmu."
18 Tetapi orang Edom berkata kepada mereka: "Tidak boleh kamu melalui daerah kami, nanti kami keluar menjumpai kamu dengan pedang!"
19 Lalu berkatalah orang Israel kepadanya: "Kami akan berjalan melalui jalan raya, dan jika kami dan ternak kami minum airmu, maka kami akan membayar uangnya, asal kami diizinkan lalu dengan berjalan kaki, hanya itu saja."
20 Tetapi jawab mereka: "Tidak boleh kamu lalu." Maka keluarlah orang Edom menghadapi mereka dengan banyak rakyatnya dan dengan tentara yang kuat.
21 Ketika orang Edom tidak mau mengizinkan orang Israel lalu dari daerahnya, maka orang Israel menyimpang meninggalkannya.
Bacaan Alkitab Setahun: https://alkitab.sabda.org/?Yehezkiel+37-39
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/Yehezkiel+37-39
e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Dilarang memperbanyak isi Renungan Harian® tanpa izin tertulis dari penerbit.
Renungan Harian® milik Yayasan Pelayanan Gloria -- Copyright © 2026 Yayasan Pelayanan Gloria.
- - -
Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Pelayanan Gloria.
BCA Rekening No. 456 500 8880 a.n. YAYASAN PELAYANAN GLORIA
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Jumat, 11 September 2026
Bacaan : BILANGAN 20:14-21
Setahun: Yehezkiel 37-39
Nats: Ketika orang Edom tidak mau mengizinkan orang Israel lewat di wilayahnya, orang Israel pun menyimpang dari wilayahnya. (Bilangan 20:21)
Renungan:
MENGHINDARI KONFLIK
Bangsa Edom tentunya bukan bangsa yang tidak dikenal atau asing bagi orang Israel. Bangsa Edom adalah keturunan Esau, saudara Yakub atau Israel. Jadi kedua bangsa ini adalah bersaudara. Esau pindah ke pegunungan Seir karena tanah Kanaan tidak muat bagi Esau dan Yakub, disebabkan banyaknya kepemilikan mereka (Kej. 36).
Ketika orang Israel dibebaskan oleh Tuhan dari perbudakan di tanah Mesir untuk dibawa ke tanah Kanaan maka orang Israel harus menempuh perjalanan yang panjang di padang gurun. Ketika mereka telah mendekati tanah Kanaan, mereka harus melalui tanah Edom, milik keturunan Esau, saudara mereka. Karena itu, Musa mengirim utusan untuk meminta izin kepada raja Edom agar mereka diizinkan melewati tanah Edom, tanpa merusak atau mengambil apa pun dari tanah Edom. Bahkan, orang Israel bersedia membayar jika mereka dan ternaknya minum air di tanah Edom. Namun, orang Edom menolak, tidak mengizinkan, bahkan mengadang orang Israel lewat. Orang Israel tidak terpancing oleh orang Edom untuk berkonflik dan berperang, karena itu mereka menyimpang dan lebih memilih melewati jalan yang lain menuju tanah Kanaan.
Dalam hidup, kita pasti mempunyai masalah dengan sesama. Namun, tidak semua masalah harus diselesaikan dengan suatu konflik. Memang ada konflik yang tidak dapat dihindari, tetapi ada konflik yang dapat dihindari walaupun harus dengan jalan keluar yang panjang. Marilah kita mengedepankan kedamaian dan menghindari konflik dalam menyelesaikan masalah, tetapi bukan mengompromikan kebenaran demi kedamaian. --ANT/www.renunganharian.net
HINDARI KONFLIK TANPA MENGABAIKAN KEBENARAN DEMI KEDAMAIAN.
e-RH situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: https://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2026/09/11/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?BILANGAN+20:14-21
BILANGAN 20:14-21
14 Kemudian Musa mengirim utusan dari Kadesh kepada raja Edom dengan pesan: "Beginilah perkataan saudaramu Israel: Engkau tahu segala kesusahan yang telah menimpa kami,
15 bahwa nenek moyang kami pergi ke Mesir, dan kami lama diam di Mesir dan kami dan nenek moyang kami diperlakukan dengan jahat oleh orang Mesir;
16 bahwa kami berteriak kepada TUHAN, dan Ia mendengarkan suara kami, mengutus seorang malaikat dan menuntun kami keluar dari Mesir. Sekarang ini kami ada di Kadesh, sebuah kota di tepi perbatasanmu.
17 Izinkanlah kiranya kami melalui negerimu; kami tidak akan berjalan melalui ladang-ladang dan kebun-kebun anggurmu dan kami tidak akan minum air sumurmu; jalan besar saja akan kami jalani dengan tidak menyimpang ke kanan atau ke kiri, sampai kami melalui batas daerahmu."
18 Tetapi orang Edom berkata kepada mereka: "Tidak boleh kamu melalui daerah kami, nanti kami keluar menjumpai kamu dengan pedang!"
19 Lalu berkatalah orang Israel kepadanya: "Kami akan berjalan melalui jalan raya, dan jika kami dan ternak kami minum airmu, maka kami akan membayar uangnya, asal kami diizinkan lalu dengan berjalan kaki, hanya itu saja."
20 Tetapi jawab mereka: "Tidak boleh kamu lalu." Maka keluarlah orang Edom menghadapi mereka dengan banyak rakyatnya dan dengan tentara yang kuat.
21 Ketika orang Edom tidak mau mengizinkan orang Israel lalu dari daerahnya, maka orang Israel menyimpang meninggalkannya.
Bacaan Alkitab Setahun: https://alkitab.sabda.org/?Yehezkiel+37-39
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/Yehezkiel+37-39
e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Dilarang memperbanyak isi Renungan Harian® tanpa izin tertulis dari penerbit.
Renungan Harian® milik Yayasan Pelayanan Gloria -- Copyright © 2026 Yayasan Pelayanan Gloria.
- - -
Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Pelayanan Gloria.
BCA Rekening No. 456 500 8880 a.n. YAYASAN PELAYANAN GLORIA
