e-SH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Santapan Harian
Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Sabtu, 8 Agustus 2026
Ayat SH: 2 Korintus 9:1-5
Judul: Uang: Memecah Belah atau Mempersatukan
Dalam pembukaan suratnya di bagian ini, Paulus mengingatkan pengaturan persembahan uang dari Jemaat non-Yahudi untuk Yerusalem.
Jemaat di Korintus sudah mengetahuinya, bahkan memiliki kerelaan yang membanggakan untuk memberi (1-2). Meski demikian, Paulus mengutus saudara-saudaranya untuk mendahuluinya ke Korintus dan mengurus pemberian yang telah dijanjikan jemaat (3-5).
Pengumpulan uang berpotensi menjadi sesuatu yang sensitif, yang terkesan seolah-olah jemaat Yerusalem sedang menuntut pajak dari jemaat non-Yahudi. Paulus sebenarnya sudah menjelaskan hal ini. Dalam surat sebelumnya, ia mendorong jemaat untuk menyisihkan sejumlah uang setiap minggu (lih. 1Kor. 16:1-4). Ia juga menjelaskan makna dan alasan dari persembahan ini dalam surat yang lain, yaitu sebagai kerelaan serta kewajiban untuk menyumbang dan melayani jemaat Yahudi yang miskin dengan berkat duniawi dari jemaat non-Yahudi yang telah menikmati berkat rohani (lih. Rm. 15:25-27).
Jadi, menurut Paulus, ini bukan sekadar soal uang, melainkan soal mengambil bagian dalam satu tubuh Kristus yang sama. Baginya, realitas kesatuan gereja harus tercermin dari bagaimana seluruh jemaat saling berbagi dalam kemurahan hati yang mengeratkan relasi mereka.
Ironi yang timbul hari ini adalah banyak perpecahan dan pertikaian gereja justru terjadi karena uang. Padahal, dalam visi Paulus, komunitas Yahudi dan komunitas non-Yahudi-yang seharusnya menjadi musuh dalam sejarah-menjadi satu dalam Kristus. Uang justru menjadi sarana kasih, bukan keserakahan berkedok rohani.
Jika kita melihat gereja masa kini yang menjadi sektarian dan terpolarisasi, mungkinkah kita telah melupakan semangat rohani yang sudah ada sejak jemaat mula-mula? Jika uang menjadi sesuatu yang sensitif, mungkinkah iman kita tidak lebih besar daripada uang? Dapatkah gereja-gereja di Indonesia mempunyai kolaborasi dan visi yang mempersatukan kita semua sebagai sesama anggota tubuh Kristus melampaui sekadar uang? Jika ya, mari kita turut berbagi! [IHM]
e-SH versi web: https://www.sabda.org/publikasi/sh/2026/08/08/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?2+Korintus+9:1-5
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/2+Korintus+9:1-5
2 Korintus 9:1-5
1 Tentang pelayanan kepada orang-orang kudus tidak perlu lagi aku menuliskannya kepada kamu.
2 Aku telah tahu kerelaan hatimu tentang mana aku megahkan kamu kepada orang-orang Makedonia. Kataku: "Akhaya sudah siap sedia sejak tahun yang lampau." Dan kegiatanmu telah menjadi perangsang bagi banyak orang.
3 Aku mengutus saudara-saudara itu, agar kemegahan kami dalam hal ini atas kamu jangan ternyata menjadi sia-sia, tetapi supaya kamu benar-benar siap sedia seperti yang telah kukatakan,
4 supaya, apabila orang-orang Makedonia datang bersama-sama dengan aku, jangan mereka mendapati kamu belum siap sedia, sehingga kami--untuk tidak mengatakan kamu--merasa malu atas keyakinan kami itu.
5 Sebab itu aku merasa perlu mendorong saudara-saudara itu untuk berangkat mendahului aku, supaya mereka lebih dahulu mengurus pemberian yang telah kamu janjikan sebelumnya, agar nanti tersedia sebagai bukti kemurahan hati kamu dan bukan sebagai pemberian yang dipaksakan.
e-SH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Scripture Union Indonesia
e-SH Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
(e-SH) owner-i-kan-akar-Santapan-Harian@hub.xc.org
- - -
Anda diberkati melalui Santapan Harian?
Mari mendukung pelayanan Yayasan Pancar Pijar Alkitab (PPA)
Rekening BCA cab Pintu Air no. 106.30066.22 an. Yay Pancar Pijar Alkitab
e-Santapan Harian
Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Sabtu, 8 Agustus 2026
Ayat SH: 2 Korintus 9:1-5
Judul: Uang: Memecah Belah atau Mempersatukan
Dalam pembukaan suratnya di bagian ini, Paulus mengingatkan pengaturan persembahan uang dari Jemaat non-Yahudi untuk Yerusalem.
Jemaat di Korintus sudah mengetahuinya, bahkan memiliki kerelaan yang membanggakan untuk memberi (1-2). Meski demikian, Paulus mengutus saudara-saudaranya untuk mendahuluinya ke Korintus dan mengurus pemberian yang telah dijanjikan jemaat (3-5).
Pengumpulan uang berpotensi menjadi sesuatu yang sensitif, yang terkesan seolah-olah jemaat Yerusalem sedang menuntut pajak dari jemaat non-Yahudi. Paulus sebenarnya sudah menjelaskan hal ini. Dalam surat sebelumnya, ia mendorong jemaat untuk menyisihkan sejumlah uang setiap minggu (lih. 1Kor. 16:1-4). Ia juga menjelaskan makna dan alasan dari persembahan ini dalam surat yang lain, yaitu sebagai kerelaan serta kewajiban untuk menyumbang dan melayani jemaat Yahudi yang miskin dengan berkat duniawi dari jemaat non-Yahudi yang telah menikmati berkat rohani (lih. Rm. 15:25-27).
Jadi, menurut Paulus, ini bukan sekadar soal uang, melainkan soal mengambil bagian dalam satu tubuh Kristus yang sama. Baginya, realitas kesatuan gereja harus tercermin dari bagaimana seluruh jemaat saling berbagi dalam kemurahan hati yang mengeratkan relasi mereka.
Ironi yang timbul hari ini adalah banyak perpecahan dan pertikaian gereja justru terjadi karena uang. Padahal, dalam visi Paulus, komunitas Yahudi dan komunitas non-Yahudi-yang seharusnya menjadi musuh dalam sejarah-menjadi satu dalam Kristus. Uang justru menjadi sarana kasih, bukan keserakahan berkedok rohani.
Jika kita melihat gereja masa kini yang menjadi sektarian dan terpolarisasi, mungkinkah kita telah melupakan semangat rohani yang sudah ada sejak jemaat mula-mula? Jika uang menjadi sesuatu yang sensitif, mungkinkah iman kita tidak lebih besar daripada uang? Dapatkah gereja-gereja di Indonesia mempunyai kolaborasi dan visi yang mempersatukan kita semua sebagai sesama anggota tubuh Kristus melampaui sekadar uang? Jika ya, mari kita turut berbagi! [IHM]
e-SH versi web: https://www.sabda.org/publikasi/sh/2026/08/08/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?2+Korintus+9:1-5
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/2+Korintus+9:1-5
2 Korintus 9:1-5
1 Tentang pelayanan kepada orang-orang kudus tidak perlu lagi aku menuliskannya kepada kamu.
2 Aku telah tahu kerelaan hatimu tentang mana aku megahkan kamu kepada orang-orang Makedonia. Kataku: "Akhaya sudah siap sedia sejak tahun yang lampau." Dan kegiatanmu telah menjadi perangsang bagi banyak orang.
3 Aku mengutus saudara-saudara itu, agar kemegahan kami dalam hal ini atas kamu jangan ternyata menjadi sia-sia, tetapi supaya kamu benar-benar siap sedia seperti yang telah kukatakan,
4 supaya, apabila orang-orang Makedonia datang bersama-sama dengan aku, jangan mereka mendapati kamu belum siap sedia, sehingga kami--untuk tidak mengatakan kamu--merasa malu atas keyakinan kami itu.
5 Sebab itu aku merasa perlu mendorong saudara-saudara itu untuk berangkat mendahului aku, supaya mereka lebih dahulu mengurus pemberian yang telah kamu janjikan sebelumnya, agar nanti tersedia sebagai bukti kemurahan hati kamu dan bukan sebagai pemberian yang dipaksakan.
e-SH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Scripture Union Indonesia
e-SH Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
(e-SH) owner-i-kan-akar-Santapan-Harian@hub.xc.org
- - -
Anda diberkati melalui Santapan Harian?
Mari mendukung pelayanan Yayasan Pancar Pijar Alkitab (PPA)
Rekening BCA cab Pintu Air no. 106.30066.22 an. Yay Pancar Pijar Alkitab
