e-SH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Santapan Harian
Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Senin, 3 Agustus 2026
Ayat SH: 2 Korintus 6:1-10
Judul: Bertahan dan Berjuang sebagai Pelayan Allah
Seorang jemaat yang baru mulai aktif melayani di gereja bisa saja terkaget-kaget atas kenyataan yang ia alami. Rupanya konflik, drama, bahkan penolakan menjadi bagian tak terhindarkan dari pelayanan. Ia berkeluh kesah dan bergumul apakah ia sebaiknya bertahan dan apakah ia perlu berjuang untuk terus melayani.
Paulus pun mengalami penolakan dalam pelayanannya. Salah satunya dari sebagian jemaat di Korintus yang menolak otoritas pelayanannya. Meski demikian, ia tetap melayani. Ia menegaskan bahwa setiap orang percaya yang telah menerima anugerah Allah tidak boleh menyia-nyiakannya (1).
Anugerah Allah harus direspons dengan segera karena waktu perkenanan Allah dan hari penyelamatan sudah datang (2). Respons itu adalah menjadi pelayan Allah yang mewujudkan keteladanan hidup. Sedapat-dapatnya mereka tidak menjadi batu sandungan (3).
Dengan jujur, Paulus menjabarkan apa yang harus ia hadapi bersama Timotius dalam pelayanan mereka. Bahkan, dari situlah mereka dapat menunjukkan ketabahan.
Mereka harus melewati segala macam penderitaan, kesengsaraan, dan kesulitan. Mereka diperhadapkan pada pukulan, penjara, kerusuhan, dan jerih payah. Mereka harus bertahan dalam keadaan lapar. Mereka juga harus berjuang dalam hal kemurnian hati, pengetahuan, kesabaran, dan kemurahan hati. Namun, mereka setia melayani dalam kuasa Roh Kudus dan kasih yang tulus.
Penolakan harus mereka alami demi pemberitaan Injil. Bagaimanapun, pelayan Tuhan harus sadar bahwa hidup dalam Kristus pasti akan sering tampak bertentangan dengan logika dunia.
Maka, marilah kita berdiri teguh dalam pelayanan apa pun yang kita kerjakan. Teruslah bertahan dan berjuang meski pelayanan kita bagi Allah tidak sama, bahkan bertolak belakang dengan ekspektasi kita. Pada saat kita harus menghadapi penolakan, ingatlah alasan di balik pelayanan kita, yaitu anugerah Allah.
Melayanilah sebagai pelayan Allah supaya pelayanan kita selalu membuahkan perkenanan Allah dan kesetiaan. [WDN]
e-SH versi web: https://www.sabda.org/publikasi/sh/2026/08/03/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?2+Korintus+6:1-10
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/2+Korintus+6:1-10
2 Korintus 6:1-10
1 Sebagai teman-teman sekerja, kami menasihatkan kamu, supaya kamu jangan membuat menjadi sia-sia kasih karunia Allah, yang telah kamu terima.
2 Sebab Allah berfirman: "Pada waktu Aku berkenan, Aku akan mendengarkan engkau, dan pada hari Aku menyelamatkan, Aku akan menolong engkau." Sesungguhnya, waktu ini adalah waktu perkenanan itu; sesungguhnya, hari ini adalah hari penyelamatan itu.
3 Dalam hal apapun kami tidak memberi sebab orang tersandung, supaya pelayanan kami jangan sampai dicela.
4 Sebaliknya, dalam segala hal kami menunjukkan, bahwa kami adalah pelayan Allah, yaitu: dalam menahan dengan penuh kesabaran dalam penderitaan, kesesakan dan kesukaran,
5 dalam menanggung dera, dalam penjara dan kerusuhan, dalam berjerih payah, dalam berjaga-jaga dan berpuasa;
6 dalam kemurnian hati, pengetahuan, kesabaran, dan kemurahan hati; dalam Roh Kudus dan kasih yang tidak munafik;
7 dalam pemberitaan kebenaran dan kekuasaan Allah; dengan menggunakan senjata-senjata keadilan untuk menyerang ataupun untuk membela
8 ketika dihormati dan ketika dihina; ketika diumpat atau ketika dipuji; ketika dianggap sebagai penipu, namun dipercayai,
9 sebagai orang yang tidak dikenal, namun terkenal; sebagai orang yang nyaris mati, dan sungguh kami hidup; sebagai orang yang dihajar, namun tidak mati;
10 sebagai orang berdukacita, namun senantiasa bersukacita; sebagai orang miskin, namun memperkaya banyak orang; sebagai orang tak bermilik, sekalipun kami memiliki segala sesuatu.
e-SH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Scripture Union Indonesia
e-SH Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
(e-SH) owner-i-kan-akar-Santapan-Harian@hub.xc.org
- - -
Anda diberkati melalui Santapan Harian?
Mari mendukung pelayanan Yayasan Pancar Pijar Alkitab (PPA)
Rekening BCA cab Pintu Air no. 106.30066.22 an. Yay Pancar Pijar Alkitab
e-Santapan Harian
Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Senin, 3 Agustus 2026
Ayat SH: 2 Korintus 6:1-10
Judul: Bertahan dan Berjuang sebagai Pelayan Allah
Seorang jemaat yang baru mulai aktif melayani di gereja bisa saja terkaget-kaget atas kenyataan yang ia alami. Rupanya konflik, drama, bahkan penolakan menjadi bagian tak terhindarkan dari pelayanan. Ia berkeluh kesah dan bergumul apakah ia sebaiknya bertahan dan apakah ia perlu berjuang untuk terus melayani.
Paulus pun mengalami penolakan dalam pelayanannya. Salah satunya dari sebagian jemaat di Korintus yang menolak otoritas pelayanannya. Meski demikian, ia tetap melayani. Ia menegaskan bahwa setiap orang percaya yang telah menerima anugerah Allah tidak boleh menyia-nyiakannya (1).
Anugerah Allah harus direspons dengan segera karena waktu perkenanan Allah dan hari penyelamatan sudah datang (2). Respons itu adalah menjadi pelayan Allah yang mewujudkan keteladanan hidup. Sedapat-dapatnya mereka tidak menjadi batu sandungan (3).
Dengan jujur, Paulus menjabarkan apa yang harus ia hadapi bersama Timotius dalam pelayanan mereka. Bahkan, dari situlah mereka dapat menunjukkan ketabahan.
Mereka harus melewati segala macam penderitaan, kesengsaraan, dan kesulitan. Mereka diperhadapkan pada pukulan, penjara, kerusuhan, dan jerih payah. Mereka harus bertahan dalam keadaan lapar. Mereka juga harus berjuang dalam hal kemurnian hati, pengetahuan, kesabaran, dan kemurahan hati. Namun, mereka setia melayani dalam kuasa Roh Kudus dan kasih yang tulus.
Penolakan harus mereka alami demi pemberitaan Injil. Bagaimanapun, pelayan Tuhan harus sadar bahwa hidup dalam Kristus pasti akan sering tampak bertentangan dengan logika dunia.
Maka, marilah kita berdiri teguh dalam pelayanan apa pun yang kita kerjakan. Teruslah bertahan dan berjuang meski pelayanan kita bagi Allah tidak sama, bahkan bertolak belakang dengan ekspektasi kita. Pada saat kita harus menghadapi penolakan, ingatlah alasan di balik pelayanan kita, yaitu anugerah Allah.
Melayanilah sebagai pelayan Allah supaya pelayanan kita selalu membuahkan perkenanan Allah dan kesetiaan. [WDN]
e-SH versi web: https://www.sabda.org/publikasi/sh/2026/08/03/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?2+Korintus+6:1-10
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/2+Korintus+6:1-10
2 Korintus 6:1-10
1 Sebagai teman-teman sekerja, kami menasihatkan kamu, supaya kamu jangan membuat menjadi sia-sia kasih karunia Allah, yang telah kamu terima.
2 Sebab Allah berfirman: "Pada waktu Aku berkenan, Aku akan mendengarkan engkau, dan pada hari Aku menyelamatkan, Aku akan menolong engkau." Sesungguhnya, waktu ini adalah waktu perkenanan itu; sesungguhnya, hari ini adalah hari penyelamatan itu.
3 Dalam hal apapun kami tidak memberi sebab orang tersandung, supaya pelayanan kami jangan sampai dicela.
4 Sebaliknya, dalam segala hal kami menunjukkan, bahwa kami adalah pelayan Allah, yaitu: dalam menahan dengan penuh kesabaran dalam penderitaan, kesesakan dan kesukaran,
5 dalam menanggung dera, dalam penjara dan kerusuhan, dalam berjerih payah, dalam berjaga-jaga dan berpuasa;
6 dalam kemurnian hati, pengetahuan, kesabaran, dan kemurahan hati; dalam Roh Kudus dan kasih yang tidak munafik;
7 dalam pemberitaan kebenaran dan kekuasaan Allah; dengan menggunakan senjata-senjata keadilan untuk menyerang ataupun untuk membela
8 ketika dihormati dan ketika dihina; ketika diumpat atau ketika dipuji; ketika dianggap sebagai penipu, namun dipercayai,
9 sebagai orang yang tidak dikenal, namun terkenal; sebagai orang yang nyaris mati, dan sungguh kami hidup; sebagai orang yang dihajar, namun tidak mati;
10 sebagai orang berdukacita, namun senantiasa bersukacita; sebagai orang miskin, namun memperkaya banyak orang; sebagai orang tak bermilik, sekalipun kami memiliki segala sesuatu.
e-SH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Scripture Union Indonesia
e-SH Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
(e-SH) owner-i-kan-akar-Santapan-Harian@hub.xc.org
- - -
Anda diberkati melalui Santapan Harian?
Mari mendukung pelayanan Yayasan Pancar Pijar Alkitab (PPA)
Rekening BCA cab Pintu Air no. 106.30066.22 an. Yay Pancar Pijar Alkitab
