e-SH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Santapan Harian
Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Minggu, 23 Agustus 2026
Ayat SH: 2 Samuel 5:11-25
Judul: Meminta Petunjuk Tuhan
Ketika kita menghadapi situasi sulit, apa hal pertama yang biasanya kita lakukan? Mencari strategi dan solusi dengan cara sendiri atau meminta petunjuk dari Tuhan?
Setelah Daud dinobatkan menjadi raja, ia mendapat dukungan dari Hiram, raja Tirus, yang mendirikan istana baginya (11). Meski demikian, Daud menyadari bahwa TUHANlah yang menetapkan dia menjadi raja dan meninggikan kerajaannya (12). TUHAN jugalah yang memberikan kepadanya anak-anak laki-laki dan perempuan (13-16).
Di tengah kejayaannya, orang Filistin berusaha menangkapnya. Daud yang mendengar hal itu meminta petunjuk kepada TUHAN (17-18). Daud melakukannya bukan dalam rangka konfirmasi, tetapi karena ia mau melangkah menurut tuntunan TUHAN. Ketika TUHAN memerintahkan dia untuk maju, tanpa gentar ia menerjang musuhnya sehingga mereka lari meninggalkan berhala mereka (19-21). Ketika TUHAN melarang dia maju, tetapi memerintahkan dia bergerak melingkar ke belakang mereka, Daud pun patuh, dan hasilnya ia mengalahkan orang Filistin (22-25).
Tuhan pun memberi kita petunjuk, kadang untuk maju dan kadang untuk mengambil jalan lain. Tujuannya agar kita tetap bergantung pada-Nya dalam setiap keputusan kita sehingga kita mencapai kemenangan yang Ia sediakan.
Kecenderungan banyak orang ketika mereka hidup dalam tekanan adalah terburu-buru mengambil tindakan sendiri. Acap kali kita meminta petunjuk Tuhan bukan sebagai langkah awal, melainkan langkah terakhir yang baru kita cari setelah kita tidak tahu lagi apa yang harus dilakukan.
Ikutilah teladan Daud yang sebagai raja tetap meminta petunjuk Tuhan. Percayalah, Tuhan kita adalah Tuhan yang maha tahu dan punya banyak cara untuk menolong anak-anak-Nya. Bagian kita adalah datang dan meminta petunjuk-Nya untuk segala sesuatu yang kita mau kerjakan, karena itulah yang disebut mengandalkan Tuhan. Untuk setiap hal dalam hidup kita, dari yang besar sampai yang kecil, dengarkan dan ikutilah tuntunan Tuhan setiap hari! [RBM]
e-SH versi web: https://www.sabda.org/publikasi/sh/2026/08/23/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?2+Samuel+5:11-25
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/2+Samuel+5:11-25
2 Samuel 5:11-25
11 Hiram, raja negeri Tirus, mengirim utusan kepada Daud dan kayu alas, tukang-tukang kayu dan tukang-tukang batu; mereka mendirikan istana bagi Daud.
12 Lalu tahulah Daud, bahwa TUHAN telah menegakkan dia sebagai raja atas Israel dan telah mengangkat martabat pemerintahannya oleh karena Israel, umat-Nya.
13 Daud mengambil lagi beberapa gundik dan isteri dari Yerusalem, setelah ia datang dari Hebron dan bagi Daud masih lahir lagi anak-anak lelaki dan perempuan.
14 Inilah nama anak-anak yang lahir bagi dia di Yerusalem: Syamua, Sobab, Natan, Salomo,
15 Yibhar, Elisua, Nefeg, Yafia,
16 Elisama, Elyada dan Elifelet.
17 Ketika didengar orang Filistin, bahwa Daud telah diurapi menjadi raja atas Israel, maka majulah semua orang Filistin untuk menangkap Daud. Tetapi Daud mendengar hal itu, lalu ia pergi ke kubu pertahanan.
18 Ketika orang Filistin itu datang dan memencar di lembah Refaim,
19 bertanyalah Daud kepada TUHAN: "Apakah aku harus maju melawan orang Filistin itu? Akan Kauserahkankah mereka ke dalam tanganku?" TUHAN menjawab Daud: "Majulah, sebab Aku pasti akan menyerahkan orang Filistin itu ke dalam tanganmu."
20 Lalu datanglah Daud di Baal-Perasim dan memukul mereka kalah di sana. Berkatalah ia: "TUHAN telah menerobos musuhku di depanku seperti air menerobos." Sebab itu orang menamakan tempat itu Baal-Perasim.
21 Orang Filistin itu meninggalkan berhalanya di sana, lalu Daud dan orang-orangnya mengangkatnya.
22 Ketika orang Filistin maju sekali lagi dan memencar di lembah Refaim,
23 maka bertanyalah Daud kepada TUHAN, dan Ia menjawab: "Janganlah maju, tetapi buatlah gerakan lingkaran sampai ke belakang mereka, sehingga engkau dapat menyerang mereka dari jurusan pohon-pohon kertau.
24 Dan bila engkau mendengar bunyi derap langkah di puncak pohon-pohon kertau itu, maka haruslah engkau bertindak cepat, sebab pada waktu itu TUHAN telah keluar berperang di depanmu untuk memukul kalah tentara orang Filistin."
25 Dan Daud berbuat demikian, seperti yang diperintahkan TUHAN kepadanya, maka ia memukul kalah orang Filistin, mulai dari Geba sampai dekat Gezer.
e-SH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Scripture Union Indonesia
e-SH Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
(e-SH) owner-i-kan-akar-Santapan-Harian@hub.xc.org
- - -
Anda diberkati melalui Santapan Harian?
Mari mendukung pelayanan Yayasan Pancar Pijar Alkitab (PPA)
Rekening BCA cab Pintu Air no. 106.30066.22 an. Yay Pancar Pijar Alkitab
e-Santapan Harian
Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Minggu, 23 Agustus 2026
Ayat SH: 2 Samuel 5:11-25
Judul: Meminta Petunjuk Tuhan
Ketika kita menghadapi situasi sulit, apa hal pertama yang biasanya kita lakukan? Mencari strategi dan solusi dengan cara sendiri atau meminta petunjuk dari Tuhan?
Setelah Daud dinobatkan menjadi raja, ia mendapat dukungan dari Hiram, raja Tirus, yang mendirikan istana baginya (11). Meski demikian, Daud menyadari bahwa TUHANlah yang menetapkan dia menjadi raja dan meninggikan kerajaannya (12). TUHAN jugalah yang memberikan kepadanya anak-anak laki-laki dan perempuan (13-16).
Di tengah kejayaannya, orang Filistin berusaha menangkapnya. Daud yang mendengar hal itu meminta petunjuk kepada TUHAN (17-18). Daud melakukannya bukan dalam rangka konfirmasi, tetapi karena ia mau melangkah menurut tuntunan TUHAN. Ketika TUHAN memerintahkan dia untuk maju, tanpa gentar ia menerjang musuhnya sehingga mereka lari meninggalkan berhala mereka (19-21). Ketika TUHAN melarang dia maju, tetapi memerintahkan dia bergerak melingkar ke belakang mereka, Daud pun patuh, dan hasilnya ia mengalahkan orang Filistin (22-25).
Tuhan pun memberi kita petunjuk, kadang untuk maju dan kadang untuk mengambil jalan lain. Tujuannya agar kita tetap bergantung pada-Nya dalam setiap keputusan kita sehingga kita mencapai kemenangan yang Ia sediakan.
Kecenderungan banyak orang ketika mereka hidup dalam tekanan adalah terburu-buru mengambil tindakan sendiri. Acap kali kita meminta petunjuk Tuhan bukan sebagai langkah awal, melainkan langkah terakhir yang baru kita cari setelah kita tidak tahu lagi apa yang harus dilakukan.
Ikutilah teladan Daud yang sebagai raja tetap meminta petunjuk Tuhan. Percayalah, Tuhan kita adalah Tuhan yang maha tahu dan punya banyak cara untuk menolong anak-anak-Nya. Bagian kita adalah datang dan meminta petunjuk-Nya untuk segala sesuatu yang kita mau kerjakan, karena itulah yang disebut mengandalkan Tuhan. Untuk setiap hal dalam hidup kita, dari yang besar sampai yang kecil, dengarkan dan ikutilah tuntunan Tuhan setiap hari! [RBM]
e-SH versi web: https://www.sabda.org/publikasi/sh/2026/08/23/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?2+Samuel+5:11-25
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/2+Samuel+5:11-25
2 Samuel 5:11-25
11 Hiram, raja negeri Tirus, mengirim utusan kepada Daud dan kayu alas, tukang-tukang kayu dan tukang-tukang batu; mereka mendirikan istana bagi Daud.
12 Lalu tahulah Daud, bahwa TUHAN telah menegakkan dia sebagai raja atas Israel dan telah mengangkat martabat pemerintahannya oleh karena Israel, umat-Nya.
13 Daud mengambil lagi beberapa gundik dan isteri dari Yerusalem, setelah ia datang dari Hebron dan bagi Daud masih lahir lagi anak-anak lelaki dan perempuan.
14 Inilah nama anak-anak yang lahir bagi dia di Yerusalem: Syamua, Sobab, Natan, Salomo,
15 Yibhar, Elisua, Nefeg, Yafia,
16 Elisama, Elyada dan Elifelet.
17 Ketika didengar orang Filistin, bahwa Daud telah diurapi menjadi raja atas Israel, maka majulah semua orang Filistin untuk menangkap Daud. Tetapi Daud mendengar hal itu, lalu ia pergi ke kubu pertahanan.
18 Ketika orang Filistin itu datang dan memencar di lembah Refaim,
19 bertanyalah Daud kepada TUHAN: "Apakah aku harus maju melawan orang Filistin itu? Akan Kauserahkankah mereka ke dalam tanganku?" TUHAN menjawab Daud: "Majulah, sebab Aku pasti akan menyerahkan orang Filistin itu ke dalam tanganmu."
20 Lalu datanglah Daud di Baal-Perasim dan memukul mereka kalah di sana. Berkatalah ia: "TUHAN telah menerobos musuhku di depanku seperti air menerobos." Sebab itu orang menamakan tempat itu Baal-Perasim.
21 Orang Filistin itu meninggalkan berhalanya di sana, lalu Daud dan orang-orangnya mengangkatnya.
22 Ketika orang Filistin maju sekali lagi dan memencar di lembah Refaim,
23 maka bertanyalah Daud kepada TUHAN, dan Ia menjawab: "Janganlah maju, tetapi buatlah gerakan lingkaran sampai ke belakang mereka, sehingga engkau dapat menyerang mereka dari jurusan pohon-pohon kertau.
24 Dan bila engkau mendengar bunyi derap langkah di puncak pohon-pohon kertau itu, maka haruslah engkau bertindak cepat, sebab pada waktu itu TUHAN telah keluar berperang di depanmu untuk memukul kalah tentara orang Filistin."
25 Dan Daud berbuat demikian, seperti yang diperintahkan TUHAN kepadanya, maka ia memukul kalah orang Filistin, mulai dari Geba sampai dekat Gezer.
e-SH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Scripture Union Indonesia
e-SH Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
(e-SH) owner-i-kan-akar-Santapan-Harian@hub.xc.org
- - -
Anda diberkati melalui Santapan Harian?
Mari mendukung pelayanan Yayasan Pancar Pijar Alkitab (PPA)
Rekening BCA cab Pintu Air no. 106.30066.22 an. Yay Pancar Pijar Alkitab
