e-SH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Santapan Harian
Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Sabtu, 22 Agustus 2026
Ayat SH: 2 Samuel 5:1-10
Judul: Makin Besar karena Tuhan
Seseorang yang dahulu bukan siapa-siapa, yang kehadirannya di keluarga pun antara ada dan tiada, ada kalanya diangkat menjadi besar.
Jika Daud dahulu hanyalah si bungsu yang hampir terlupakan oleh ayahnya (1Sam. 16:11), kini jangankan keluarganya, semua suku Israel datang kepada Daud di Hebron dan mengaku bahwa mereka sedarah daging dengannya (1).
Pengakuan mereka didasarkan pada dua hal. Pertama, perbuatan Daud. Meskipun Saul yang memerintah atas mereka, Daudlah yang memimpin tentara Israel (2a). Kedua, perkenanan TUHAN bagi Daud. Mereka tahu bahwa TUHAN telah berfirman kepada Daud bahwa dialah yang akan menggembalakan dan memimpin Israel (2b). Pengakuan itu pun disahkan dengan perjanjian dan pengurapan Daud sebagai raja atas Israel (3).
Usia Daud kala diangkat menjadi raja adalah 30 tahun. Namun, TUHAN memakainya sebagai raja selama 40 tahun (4-5). Ia tidak sekadar menjadi pemimpin atas rakyatnya, tetapi juga berhasil merebut Kota Yerusalem dan menjadikannya Kota Daud. Orang-orang Yebus yang tadinya memandang rendah dan mengejeknya, kini terpukul kalah olehnya (6-9).
Semua pencapaian Daud bukanlah peristiwa yang terjadi dalam waktu semalam. Bertahun-tahun ia tinggal di tengah keluarga yang kurang memperhitungkannya. Bertahun-tahun pula setelah TUHAN memilihnya menjadi raja, bukannya tinggal di istana, ia berpindah-pindah dalam pelarian karena ia dikejar Saul yang ingin membunuhnya (lihat 1Sam. 19-30). Rupanya semua itu adalah cara Tuhan menjadikannya raja yang besar, yang diakui oleh rakyatnya, dan yang mampu mengalahkan musuhnya. Keberhasilan Daud bukan karena kuat dan hebatnya dirinya, melainkan karena TUHAN, Allah semesta Alam, yang beserta dia.
Oleh karena itu, seperti apa pun dunia memandang dan memperlakukan kita, jika Tuhan yang mahakuasa dan maha besar beserta kita, percayalah kita akan diakui dan diangkat. Pada waktunya kita akan menjadi makin besar karena Tuhan. [RBM]
e-SH versi web: https://www.sabda.org/publikasi/sh/2026/08/22/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?2+Samuel+5:1-10
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/2+Samuel+5:1-10
2 Samuel 5:1-10
1 Lalu datanglah segala suku Israel kepada Daud di Hebron dan berkata: "Ketahuilah, kami ini darah dagingmu.
2 Telah lama, ketika Saul memerintah atas kami, engkaulah yang memimpin segala gerakan orang Israel. Dan TUHAN telah berfirman kepadamu: Engkaulah yang harus menggembalakan umat-Ku Israel, dan engkaulah yang menjadi raja atas Israel."
3 Maka datanglah semua tua-tua Israel menghadap raja di Hebron, lalu raja Daud mengadakan perjanjian dengan mereka di Hebron di hadapan TUHAN; kemudian mereka mengurapi Daud menjadi raja atas Israel.
4 Daud berumur tiga puluh tahun, pada waktu ia menjadi raja; empat puluh tahun lamanya ia memerintah.
5 Di Hebron ia memerintah atas Yehuda tujuh tahun enam bulan, dan di Yerusalem ia memerintah tiga puluh tiga tahun atas seluruh Israel dan Yehuda.
6 Lalu raja dengan orang-orangnya pergi ke Yerusalem, menyerang orang Yebus, penduduk negeri itu. Mereka itu berkata kepada Daud: "Engkau tidak sanggup masuk ke mari; orang-orang buta dan orang-orang timpang akan mengenyahkan engkau!" Maksud mereka: Daud tidak sanggup masuk ke mari.
7 Tetapi Daud merebut kubu pertahanan Sion, yaitu kota Daud.
8 Daud telah berkata pada waktu itu: "Siapa yang hendak memukul kalah orang Yebus, haruslah ia masuk melalui saluran air itu; hati Daud benci kepada orang-orang timpang dan orang-orang buta." Sebab itu orang berkata: "Orang-orang buta dan orang-orang timpang tidak boleh masuk bait."
9 Dan Daud menetap di kubu pertahanan itu dan menamainya: Kota Daud. Ia memperkuatnya sekelilingnya, mulai dari Milo ke bagian dalam.
10 Lalu makin lama makin besarlah kuasa Daud, sebab TUHAN, Allah semesta alam, menyertainya.
e-SH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Scripture Union Indonesia
e-SH Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
(e-SH) owner-i-kan-akar-Santapan-Harian@hub.xc.org
- - -
Anda diberkati melalui Santapan Harian?
Mari mendukung pelayanan Yayasan Pancar Pijar Alkitab (PPA)
Rekening BCA cab Pintu Air no. 106.30066.22 an. Yay Pancar Pijar Alkitab
e-Santapan Harian
Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Sabtu, 22 Agustus 2026
Ayat SH: 2 Samuel 5:1-10
Judul: Makin Besar karena Tuhan
Seseorang yang dahulu bukan siapa-siapa, yang kehadirannya di keluarga pun antara ada dan tiada, ada kalanya diangkat menjadi besar.
Jika Daud dahulu hanyalah si bungsu yang hampir terlupakan oleh ayahnya (1Sam. 16:11), kini jangankan keluarganya, semua suku Israel datang kepada Daud di Hebron dan mengaku bahwa mereka sedarah daging dengannya (1).
Pengakuan mereka didasarkan pada dua hal. Pertama, perbuatan Daud. Meskipun Saul yang memerintah atas mereka, Daudlah yang memimpin tentara Israel (2a). Kedua, perkenanan TUHAN bagi Daud. Mereka tahu bahwa TUHAN telah berfirman kepada Daud bahwa dialah yang akan menggembalakan dan memimpin Israel (2b). Pengakuan itu pun disahkan dengan perjanjian dan pengurapan Daud sebagai raja atas Israel (3).
Usia Daud kala diangkat menjadi raja adalah 30 tahun. Namun, TUHAN memakainya sebagai raja selama 40 tahun (4-5). Ia tidak sekadar menjadi pemimpin atas rakyatnya, tetapi juga berhasil merebut Kota Yerusalem dan menjadikannya Kota Daud. Orang-orang Yebus yang tadinya memandang rendah dan mengejeknya, kini terpukul kalah olehnya (6-9).
Semua pencapaian Daud bukanlah peristiwa yang terjadi dalam waktu semalam. Bertahun-tahun ia tinggal di tengah keluarga yang kurang memperhitungkannya. Bertahun-tahun pula setelah TUHAN memilihnya menjadi raja, bukannya tinggal di istana, ia berpindah-pindah dalam pelarian karena ia dikejar Saul yang ingin membunuhnya (lihat 1Sam. 19-30). Rupanya semua itu adalah cara Tuhan menjadikannya raja yang besar, yang diakui oleh rakyatnya, dan yang mampu mengalahkan musuhnya. Keberhasilan Daud bukan karena kuat dan hebatnya dirinya, melainkan karena TUHAN, Allah semesta Alam, yang beserta dia.
Oleh karena itu, seperti apa pun dunia memandang dan memperlakukan kita, jika Tuhan yang mahakuasa dan maha besar beserta kita, percayalah kita akan diakui dan diangkat. Pada waktunya kita akan menjadi makin besar karena Tuhan. [RBM]
e-SH versi web: https://www.sabda.org/publikasi/sh/2026/08/22/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?2+Samuel+5:1-10
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/2+Samuel+5:1-10
2 Samuel 5:1-10
1 Lalu datanglah segala suku Israel kepada Daud di Hebron dan berkata: "Ketahuilah, kami ini darah dagingmu.
2 Telah lama, ketika Saul memerintah atas kami, engkaulah yang memimpin segala gerakan orang Israel. Dan TUHAN telah berfirman kepadamu: Engkaulah yang harus menggembalakan umat-Ku Israel, dan engkaulah yang menjadi raja atas Israel."
3 Maka datanglah semua tua-tua Israel menghadap raja di Hebron, lalu raja Daud mengadakan perjanjian dengan mereka di Hebron di hadapan TUHAN; kemudian mereka mengurapi Daud menjadi raja atas Israel.
4 Daud berumur tiga puluh tahun, pada waktu ia menjadi raja; empat puluh tahun lamanya ia memerintah.
5 Di Hebron ia memerintah atas Yehuda tujuh tahun enam bulan, dan di Yerusalem ia memerintah tiga puluh tiga tahun atas seluruh Israel dan Yehuda.
6 Lalu raja dengan orang-orangnya pergi ke Yerusalem, menyerang orang Yebus, penduduk negeri itu. Mereka itu berkata kepada Daud: "Engkau tidak sanggup masuk ke mari; orang-orang buta dan orang-orang timpang akan mengenyahkan engkau!" Maksud mereka: Daud tidak sanggup masuk ke mari.
7 Tetapi Daud merebut kubu pertahanan Sion, yaitu kota Daud.
8 Daud telah berkata pada waktu itu: "Siapa yang hendak memukul kalah orang Yebus, haruslah ia masuk melalui saluran air itu; hati Daud benci kepada orang-orang timpang dan orang-orang buta." Sebab itu orang berkata: "Orang-orang buta dan orang-orang timpang tidak boleh masuk bait."
9 Dan Daud menetap di kubu pertahanan itu dan menamainya: Kota Daud. Ia memperkuatnya sekelilingnya, mulai dari Milo ke bagian dalam.
10 Lalu makin lama makin besarlah kuasa Daud, sebab TUHAN, Allah semesta alam, menyertainya.
e-SH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Scripture Union Indonesia
e-SH Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
(e-SH) owner-i-kan-akar-Santapan-Harian@hub.xc.org
- - -
Anda diberkati melalui Santapan Harian?
Mari mendukung pelayanan Yayasan Pancar Pijar Alkitab (PPA)
Rekening BCA cab Pintu Air no. 106.30066.22 an. Yay Pancar Pijar Alkitab
