e-SH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Santapan Harian
Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Kamis, 20 Agustus 2026
Ayat SH: 2 Samuel 3:22-39
Judul: Kelemahan Seorang Pemimpin
Setiap orang pasti memiliki kelemahan, termasuk para pemimpin besar. Kita akan melihat salah satu kelemahan Daud dalam nas hari ini.
Ketika Yoab mendengar bahwa Abner datang kepada Daud dan dilepas pergi dengan selamat, ia mempertanyakan tindakan Daud karena pasti Abner datang untuk menipu dan memata-matai Daud (22-25). Kemudian Yoab mengirim utusan untuk membawa Abner kepadanya tanpa diketahui Daud. Yoab berpura-pura hendak berbicara kepada Abner, lalu ia menikam Abner untuk membalaskan darah Asael yang dibunuh Abner (26-27, 30).
Ketika Daud mendengarnya, ia menyatakan bahwa pihak yang menanggung darah Abner bukanlah dia dan kerajaannya, melainkan Yoab dan kaum keluarganya (28-29). Ia pun menyuruh semua tentaranya untuk meratap di depan jenazah Abner, sementara ia sendiri berjalan di belakang usungan jenazah. Mereka semua menangis dan meratap. Bahkan, Daud juga berpuasa (31-35).
Dengan demikian, rakyat tahu bahwa kematian Abner bukan kehendak Daud (36-37). Namun, Daud tidak berani menghukum Yoab. Walaupun ia telah menjadi raja, ia sendiri mengakui bahwa mereka terlalu kejam bagi dirinya (38-39).
Abner sendiri bukan orang yang baik. Ia tidak segan untuk menjadikan Isboset raja supaya ia sendiri berkuasa. Setelah kesepakatannya pecah, ia dengan cepat bergabung dengan Daud. Maka, melalui Yoab, Allah mencegah Abner dari memperalat kerajaan-Nya demi keuntungan pribadi.
Tentu, apa yang Yoab lakukan tidak benar karena Yoab akhirnya dihukum oleh Salomo (lih. 1Raj. 2:32-34). Namun, saat ini, Daud belum memiliki cukup kekuasaan dan keberanian untuk menegakkan keadilan.
Ternyata seorang pemimpin kadang memiliki kelemahan yang membuatnya tidak dapat melakukan apa yang benar. Untuk itu, marilah kita banyak berdoa bagi pemimpin kita karena memang tidak mudah untuk melakukan apa yang benar dan adil. Walaupun keadilan belum bisa ditegakkan saat ini, berdoalah agar pemimpin kita mau memercayakan penegakan keadilan kepada Tuhan. [INT]
e-SH versi web: https://www.sabda.org/publikasi/sh/2026/08/20/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?2+Samuel+3:22-39
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/2+Samuel+3:22-39
2 Samuel 3:22-39
22 Anak buah Daud dan Yoab baru saja pulang setelah mengadakan penggerebekan dan mereka membawa pulang jarahan yang banyak. Tetapi Abner tidak lagi bersama-sama Daud di Hebron, sebab ia telah dilepasnya pergi dengan selamat.
23 Ketika Yoab bersama dengan segenap tentaranya sudah pulang, diberitahukan kepada Yoab, demikian: "Abner bin Ner telah datang kepada raja dan ia sudah dibiarkannya pergi dengan selamat."
24 Kemudian pergilah Yoab kepada raja, katanya: "Apakah yang telah kauperbuat? Abner telah datang kepadamu; mengapa engkau membiarkannya begitu saja?
25 Apakah engkau tidak kenal Abner bin Ner itu. Ia datang untuk memperdaya engkau dan untuk mengetahui gerak-gerikmu dan untuk mengetahui segala yang hendak kaulakukan."
26 Sesudah itu keluarlah Yoab meninggalkan Daud dan menyuruh orang menyusul Abner, lalu mereka membawanya kembali dari perigi Sira tanpa diketahui Daud.
27 Ketika Abner kembali ke Hebron, maka Yoab membawanya sebentar ke samping di tengah-tengah pintu gerbang itu, seakan-akan hendak berbicara dengan dia dengan diam-diam; kemudian ditikamnyalah dia di sana pada perutnya, sehingga mati, membalas darah Asael, adiknya.
28 Ketika hal itu didengar Daud kemudian, berkatalah ia: "Aku dan kerajaanku tidak bersalah di hadapan TUHAN sampai selama-lamanya terhadap darah Abner bin Ner itu.
29 Biarlah itu ditanggung oleh Yoab sendiri dan seluruh kaum keluarganya. Biarlah dalam keturunan Yoab tidak putus-putusnya ada orang yang mengeluarkan lelehan, yang sakit kusta, yang bertongkat, yang tewas oleh pedang atau yang kekurangan makanan."
30 Demikianlah Yoab dan Abisai, adiknya, membunuh Abner, karena ia telah membunuh Asael, adik mereka, di Gibeon dalam pertempuran.
31 Dan berkatalah Daud kepada Yoab dan kepada segala rakyat yang bersama-sama dengan dia: "Koyakkanlah pakaianmu dan lilitkanlah pada tubuhmu kain kabung dan merataplah di depan mayat Abner." Raja Daud sendiripun berjalan di belakang usungan mayat.
32 Ketika orang menguburkan Abner di Hebron, maka menangislah raja dengan suara nyaring pada kubur Abner dan seluruh rakyatpun menangis.
33 Karena Abner raja mengucapkan nyanyian ratapan ini: "Apakah Abner harus mati seperti orang bebal?
34 Tanganmu tidak terikat dan kakimu tidak dirantai. Engkau gugur seperti orang gugur oleh orang-orang durjana." Dan seluruh rakyat itu makin menangis karena dia.
35 Seluruh rakyat datang menawarkan kepada Daud untuk makan roti selagi hari siang, tetapi Daud bersumpah, katanya: "Kiranya Allah menghukum aku, bahkan lebih lagi dari pada itu, jika sebelum matahari terbenam aku mengecap roti atau apapun."
36 Ketika seluruh rakyat melihat hal itu, mereka menganggap hal itu baik, seperti segala sesuatu yang dilakukan raja dianggap baik oleh seluruh rakyat.
37 Maka tahulah seluruh rakyat dan seluruh Israel pada hari itu, bahwa pembunuhan Abner bin Ner bukanlah rancangan raja.
38 Kemudian berkatalah raja kepada para pegawainya: "Tidak tahukah kamu, bahwa pada hari ini gugur seorang pemimpin, seorang besar, di Israel?
39 Tetapi aku ini sekarang masih lemah, sekalipun sudah diurapi menjadi raja, sedang orang-orang itu, yakni anak-anak Zeruya, melebihi aku dalam kekerasan. Kiranya TUHAN membalas kepada orang yang berbuat jahat setimpal dengan kejahatannya."
e-SH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Scripture Union Indonesia
e-SH Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
(e-SH) owner-i-kan-akar-Santapan-Harian@hub.xc.org
- - -
Anda diberkati melalui Santapan Harian?
Mari mendukung pelayanan Yayasan Pancar Pijar Alkitab (PPA)
Rekening BCA cab Pintu Air no. 106.30066.22 an. Yay Pancar Pijar Alkitab
e-Santapan Harian
Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Kamis, 20 Agustus 2026
Ayat SH: 2 Samuel 3:22-39
Judul: Kelemahan Seorang Pemimpin
Setiap orang pasti memiliki kelemahan, termasuk para pemimpin besar. Kita akan melihat salah satu kelemahan Daud dalam nas hari ini.
Ketika Yoab mendengar bahwa Abner datang kepada Daud dan dilepas pergi dengan selamat, ia mempertanyakan tindakan Daud karena pasti Abner datang untuk menipu dan memata-matai Daud (22-25). Kemudian Yoab mengirim utusan untuk membawa Abner kepadanya tanpa diketahui Daud. Yoab berpura-pura hendak berbicara kepada Abner, lalu ia menikam Abner untuk membalaskan darah Asael yang dibunuh Abner (26-27, 30).
Ketika Daud mendengarnya, ia menyatakan bahwa pihak yang menanggung darah Abner bukanlah dia dan kerajaannya, melainkan Yoab dan kaum keluarganya (28-29). Ia pun menyuruh semua tentaranya untuk meratap di depan jenazah Abner, sementara ia sendiri berjalan di belakang usungan jenazah. Mereka semua menangis dan meratap. Bahkan, Daud juga berpuasa (31-35).
Dengan demikian, rakyat tahu bahwa kematian Abner bukan kehendak Daud (36-37). Namun, Daud tidak berani menghukum Yoab. Walaupun ia telah menjadi raja, ia sendiri mengakui bahwa mereka terlalu kejam bagi dirinya (38-39).
Abner sendiri bukan orang yang baik. Ia tidak segan untuk menjadikan Isboset raja supaya ia sendiri berkuasa. Setelah kesepakatannya pecah, ia dengan cepat bergabung dengan Daud. Maka, melalui Yoab, Allah mencegah Abner dari memperalat kerajaan-Nya demi keuntungan pribadi.
Tentu, apa yang Yoab lakukan tidak benar karena Yoab akhirnya dihukum oleh Salomo (lih. 1Raj. 2:32-34). Namun, saat ini, Daud belum memiliki cukup kekuasaan dan keberanian untuk menegakkan keadilan.
Ternyata seorang pemimpin kadang memiliki kelemahan yang membuatnya tidak dapat melakukan apa yang benar. Untuk itu, marilah kita banyak berdoa bagi pemimpin kita karena memang tidak mudah untuk melakukan apa yang benar dan adil. Walaupun keadilan belum bisa ditegakkan saat ini, berdoalah agar pemimpin kita mau memercayakan penegakan keadilan kepada Tuhan. [INT]
e-SH versi web: https://www.sabda.org/publikasi/sh/2026/08/20/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?2+Samuel+3:22-39
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/2+Samuel+3:22-39
2 Samuel 3:22-39
22 Anak buah Daud dan Yoab baru saja pulang setelah mengadakan penggerebekan dan mereka membawa pulang jarahan yang banyak. Tetapi Abner tidak lagi bersama-sama Daud di Hebron, sebab ia telah dilepasnya pergi dengan selamat.
23 Ketika Yoab bersama dengan segenap tentaranya sudah pulang, diberitahukan kepada Yoab, demikian: "Abner bin Ner telah datang kepada raja dan ia sudah dibiarkannya pergi dengan selamat."
24 Kemudian pergilah Yoab kepada raja, katanya: "Apakah yang telah kauperbuat? Abner telah datang kepadamu; mengapa engkau membiarkannya begitu saja?
25 Apakah engkau tidak kenal Abner bin Ner itu. Ia datang untuk memperdaya engkau dan untuk mengetahui gerak-gerikmu dan untuk mengetahui segala yang hendak kaulakukan."
26 Sesudah itu keluarlah Yoab meninggalkan Daud dan menyuruh orang menyusul Abner, lalu mereka membawanya kembali dari perigi Sira tanpa diketahui Daud.
27 Ketika Abner kembali ke Hebron, maka Yoab membawanya sebentar ke samping di tengah-tengah pintu gerbang itu, seakan-akan hendak berbicara dengan dia dengan diam-diam; kemudian ditikamnyalah dia di sana pada perutnya, sehingga mati, membalas darah Asael, adiknya.
28 Ketika hal itu didengar Daud kemudian, berkatalah ia: "Aku dan kerajaanku tidak bersalah di hadapan TUHAN sampai selama-lamanya terhadap darah Abner bin Ner itu.
29 Biarlah itu ditanggung oleh Yoab sendiri dan seluruh kaum keluarganya. Biarlah dalam keturunan Yoab tidak putus-putusnya ada orang yang mengeluarkan lelehan, yang sakit kusta, yang bertongkat, yang tewas oleh pedang atau yang kekurangan makanan."
30 Demikianlah Yoab dan Abisai, adiknya, membunuh Abner, karena ia telah membunuh Asael, adik mereka, di Gibeon dalam pertempuran.
31 Dan berkatalah Daud kepada Yoab dan kepada segala rakyat yang bersama-sama dengan dia: "Koyakkanlah pakaianmu dan lilitkanlah pada tubuhmu kain kabung dan merataplah di depan mayat Abner." Raja Daud sendiripun berjalan di belakang usungan mayat.
32 Ketika orang menguburkan Abner di Hebron, maka menangislah raja dengan suara nyaring pada kubur Abner dan seluruh rakyatpun menangis.
33 Karena Abner raja mengucapkan nyanyian ratapan ini: "Apakah Abner harus mati seperti orang bebal?
34 Tanganmu tidak terikat dan kakimu tidak dirantai. Engkau gugur seperti orang gugur oleh orang-orang durjana." Dan seluruh rakyat itu makin menangis karena dia.
35 Seluruh rakyat datang menawarkan kepada Daud untuk makan roti selagi hari siang, tetapi Daud bersumpah, katanya: "Kiranya Allah menghukum aku, bahkan lebih lagi dari pada itu, jika sebelum matahari terbenam aku mengecap roti atau apapun."
36 Ketika seluruh rakyat melihat hal itu, mereka menganggap hal itu baik, seperti segala sesuatu yang dilakukan raja dianggap baik oleh seluruh rakyat.
37 Maka tahulah seluruh rakyat dan seluruh Israel pada hari itu, bahwa pembunuhan Abner bin Ner bukanlah rancangan raja.
38 Kemudian berkatalah raja kepada para pegawainya: "Tidak tahukah kamu, bahwa pada hari ini gugur seorang pemimpin, seorang besar, di Israel?
39 Tetapi aku ini sekarang masih lemah, sekalipun sudah diurapi menjadi raja, sedang orang-orang itu, yakni anak-anak Zeruya, melebihi aku dalam kekerasan. Kiranya TUHAN membalas kepada orang yang berbuat jahat setimpal dengan kejahatannya."
e-SH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Scripture Union Indonesia
e-SH Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
(e-SH) owner-i-kan-akar-Santapan-Harian@hub.xc.org
- - -
Anda diberkati melalui Santapan Harian?
Mari mendukung pelayanan Yayasan Pancar Pijar Alkitab (PPA)
Rekening BCA cab Pintu Air no. 106.30066.22 an. Yay Pancar Pijar Alkitab
