e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Selasa, 4 Agustus 2026
Bacaan : EFESUS 5:1-20
Setahun: Yesaya 31-35
Nats: Sebab itu, janganlah bodoh, tetapi usahakanlah supaya kamu mengerti kehendak Tuhan. (Efesus 5:17)
Renungan:
PERTANYAAN YANG TERLEWAT
Kehidupan di kota-kota besar pada zaman Romawi berlangsung sangat sibuk. Banyak orang lalu-lalang melakukan urusan mereka masing-masing. Kota Efesus pun demikian. Sebagai kota pelabuhan yang penting, aktivitas perdagangan dan kehidupan sosial berlangsung tanpa henti. Orang sangat sibuk menjalani hari. Namun, belum tentu menyadari dan memahami arah hidup mereka.
Maka, Rasul Paulus menasihati jemaat di Efesus agar hidup dengan hati-hati dan bijaksana. Ia mengingatkan mereka supaya menggunakan waktu dengan baik, karena hari-hari ini adalah jahat (ay. 16). Lebih dari itu, ia menyampaikan nasihat inti: orang percaya harus berusaha mengerti kehendak Tuhan (ay. 17). Sebab, tanpa itu, kesibukan hidup bisa membuat mereka terlena, tak menuju tujuan yang tepat dan benar.
Dalam kehidupan sehari-hari, itu sering terjadi. Kita bertanya mengenai banyak hal: apa yang harus saya kerjakan? Bagaimana caranya agar berhasil? Langkah mana yang paling menguntungkan? Namun, satu pertanyaan sederhana sering terlewat: apakah ini kehendak Tuhan? Padahal, pertanyaan ini justru amat menentukan arah hidup kita.
Begitulah, ternyata hikmat rohani bukan hanya soal kecerdasan. Melainkan, perihal kesediaan seseorang untuk bertanya kepada Tuhan tentang arah hidupnya. Sehingga, ia makin mengerti kehendak Tuhan baginya. Maka, setiap kali kita membuat keputusan penting, sebaiknya tak hanya mendasarkan diri pada asa dan cita. Biasakan juga bertanya: apakah ini kehendak Tuhan? Dengan demikian, kita makin mengerti kehendak-Nya bagi hidup kita. Demikian pula, kita terhindar dari aneka keputusan dan tindakan bodoh. --SAP/www.renunganharian.net
MENGERTI KEHENDAK TUHAN ADALAH HAL YANG PALING PENTING. MELAKUKAN KEHENDAK TUHAN ADALAH PENCAPAIAN TERBESAR. -GEORGE W. TRUETT
e-RH situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: https://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2026/08/04/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?EFESUS+5:1-20
EFESUS 5:1-20
1 Sebab itu jadilah penurut-penurut Allah, seperti anak-anak yang kekasih
2 dan hiduplah di dalam kasih, sebagaimana Kristus Yesus juga telah mengasihi kamu dan telah menyerahkan diri-Nya untuk kita sebagai persembahan dan korban yang harum bagi Allah.
3 Tetapi percabulan dan rupa-rupa kecemaran atau keserakahan disebut sajapun jangan di antara kamu, sebagaimana sepatutnya bagi orang-orang kudus.
4 Demikian juga perkataan yang kotor, yang kosong atau yang sembrono--karena hal-hal ini tidak pantas--tetapi sebaliknya ucapkanlah syukur.
5 Karena ingatlah ini baik-baik: tidak ada orang sundal, orang cemar atau orang serakah, artinya penyembah berhala, yang mendapat bagian di dalam Kerajaan Kristus dan Allah.
6 Janganlah kamu disesatkan orang dengan kata-kata yang hampa, karena hal-hal yang demikian mendatangkan murka Allah atas orang-orang durhaka.
7 Sebab itu janganlah kamu berkawan dengan mereka.
8 Memang dahulu kamu adalah kegelapan, tetapi sekarang kamu adalah terang di dalam Tuhan. Sebab itu hiduplah sebagai anak-anak terang,
9 karena terang hanya berbuahkan kebaikan dan keadilan dan kebenaran,
10 dan ujilah apa yang berkenan kepada Tuhan.
11 Janganlah turut mengambil bagian dalam perbuatan-perbuatan kegelapan yang tidak berbuahkan apa-apa, tetapi sebaliknya telanjangilah perbuatan-perbuatan itu.
12 Sebab menyebutkan sajapun apa yang dibuat oleh mereka di tempat-tempat yang tersembunyi telah memalukan.
13 Tetapi segala sesuatu yang sudah ditelanjangi oleh terang itu menjadi nampak, sebab semua yang nampak adalah terang.
14 Itulah sebabnya dikatakan: "Bangunlah, hai kamu yang tidur dan bangkitlah dari antara orang mati dan Kristus akan bercahaya atas kamu."
15 Karena itu, perhatikanlah dengan saksama, bagaimana kamu hidup, janganlah seperti orang bebal, tetapi seperti orang arif,
16 dan pergunakanlah waktu yang ada, karena hari-hari ini adalah jahat.
17 Sebab itu janganlah kamu bodoh, tetapi usahakanlah supaya kamu mengerti kehendak Tuhan.
18 Dan janganlah kamu mabuk oleh anggur, karena anggur menimbulkan hawa nafsu, tetapi hendaklah kamu penuh dengan Roh,
19 dan berkata-katalah seorang kepada yang lain dalam mazmur, kidung puji-pujian dan nyanyian rohani. Bernyanyi dan bersoraklah bagi Tuhan dengan segenap hati.
20 Ucaplah syukur senantiasa atas segala sesuatu dalam nama Tuhan kita Yesus Kristus kepada Allah dan Bapa kita
Bacaan Alkitab Setahun: https://alkitab.sabda.org/?Yesaya+31-35
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/Yesaya+31-35
e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Dilarang memperbanyak isi Renungan Harian® tanpa izin tertulis dari penerbit.
Renungan Harian® milik Yayasan Pelayanan Gloria -- Copyright © 2026 Yayasan Pelayanan Gloria.
- - -
Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Pelayanan Gloria.
BCA Rekening No. 456 500 8880 a.n. YAYASAN PELAYANAN GLORIA
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Selasa, 4 Agustus 2026
Bacaan : EFESUS 5:1-20
Setahun: Yesaya 31-35
Nats: Sebab itu, janganlah bodoh, tetapi usahakanlah supaya kamu mengerti kehendak Tuhan. (Efesus 5:17)
Renungan:
PERTANYAAN YANG TERLEWAT
Kehidupan di kota-kota besar pada zaman Romawi berlangsung sangat sibuk. Banyak orang lalu-lalang melakukan urusan mereka masing-masing. Kota Efesus pun demikian. Sebagai kota pelabuhan yang penting, aktivitas perdagangan dan kehidupan sosial berlangsung tanpa henti. Orang sangat sibuk menjalani hari. Namun, belum tentu menyadari dan memahami arah hidup mereka.
Maka, Rasul Paulus menasihati jemaat di Efesus agar hidup dengan hati-hati dan bijaksana. Ia mengingatkan mereka supaya menggunakan waktu dengan baik, karena hari-hari ini adalah jahat (ay. 16). Lebih dari itu, ia menyampaikan nasihat inti: orang percaya harus berusaha mengerti kehendak Tuhan (ay. 17). Sebab, tanpa itu, kesibukan hidup bisa membuat mereka terlena, tak menuju tujuan yang tepat dan benar.
Dalam kehidupan sehari-hari, itu sering terjadi. Kita bertanya mengenai banyak hal: apa yang harus saya kerjakan? Bagaimana caranya agar berhasil? Langkah mana yang paling menguntungkan? Namun, satu pertanyaan sederhana sering terlewat: apakah ini kehendak Tuhan? Padahal, pertanyaan ini justru amat menentukan arah hidup kita.
Begitulah, ternyata hikmat rohani bukan hanya soal kecerdasan. Melainkan, perihal kesediaan seseorang untuk bertanya kepada Tuhan tentang arah hidupnya. Sehingga, ia makin mengerti kehendak Tuhan baginya. Maka, setiap kali kita membuat keputusan penting, sebaiknya tak hanya mendasarkan diri pada asa dan cita. Biasakan juga bertanya: apakah ini kehendak Tuhan? Dengan demikian, kita makin mengerti kehendak-Nya bagi hidup kita. Demikian pula, kita terhindar dari aneka keputusan dan tindakan bodoh. --SAP/www.renunganharian.net
MENGERTI KEHENDAK TUHAN ADALAH HAL YANG PALING PENTING. MELAKUKAN KEHENDAK TUHAN ADALAH PENCAPAIAN TERBESAR. -GEORGE W. TRUETT
e-RH situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: https://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2026/08/04/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?EFESUS+5:1-20
EFESUS 5:1-20
1 Sebab itu jadilah penurut-penurut Allah, seperti anak-anak yang kekasih
2 dan hiduplah di dalam kasih, sebagaimana Kristus Yesus juga telah mengasihi kamu dan telah menyerahkan diri-Nya untuk kita sebagai persembahan dan korban yang harum bagi Allah.
3 Tetapi percabulan dan rupa-rupa kecemaran atau keserakahan disebut sajapun jangan di antara kamu, sebagaimana sepatutnya bagi orang-orang kudus.
4 Demikian juga perkataan yang kotor, yang kosong atau yang sembrono--karena hal-hal ini tidak pantas--tetapi sebaliknya ucapkanlah syukur.
5 Karena ingatlah ini baik-baik: tidak ada orang sundal, orang cemar atau orang serakah, artinya penyembah berhala, yang mendapat bagian di dalam Kerajaan Kristus dan Allah.
6 Janganlah kamu disesatkan orang dengan kata-kata yang hampa, karena hal-hal yang demikian mendatangkan murka Allah atas orang-orang durhaka.
7 Sebab itu janganlah kamu berkawan dengan mereka.
8 Memang dahulu kamu adalah kegelapan, tetapi sekarang kamu adalah terang di dalam Tuhan. Sebab itu hiduplah sebagai anak-anak terang,
9 karena terang hanya berbuahkan kebaikan dan keadilan dan kebenaran,
10 dan ujilah apa yang berkenan kepada Tuhan.
11 Janganlah turut mengambil bagian dalam perbuatan-perbuatan kegelapan yang tidak berbuahkan apa-apa, tetapi sebaliknya telanjangilah perbuatan-perbuatan itu.
12 Sebab menyebutkan sajapun apa yang dibuat oleh mereka di tempat-tempat yang tersembunyi telah memalukan.
13 Tetapi segala sesuatu yang sudah ditelanjangi oleh terang itu menjadi nampak, sebab semua yang nampak adalah terang.
14 Itulah sebabnya dikatakan: "Bangunlah, hai kamu yang tidur dan bangkitlah dari antara orang mati dan Kristus akan bercahaya atas kamu."
15 Karena itu, perhatikanlah dengan saksama, bagaimana kamu hidup, janganlah seperti orang bebal, tetapi seperti orang arif,
16 dan pergunakanlah waktu yang ada, karena hari-hari ini adalah jahat.
17 Sebab itu janganlah kamu bodoh, tetapi usahakanlah supaya kamu mengerti kehendak Tuhan.
18 Dan janganlah kamu mabuk oleh anggur, karena anggur menimbulkan hawa nafsu, tetapi hendaklah kamu penuh dengan Roh,
19 dan berkata-katalah seorang kepada yang lain dalam mazmur, kidung puji-pujian dan nyanyian rohani. Bernyanyi dan bersoraklah bagi Tuhan dengan segenap hati.
20 Ucaplah syukur senantiasa atas segala sesuatu dalam nama Tuhan kita Yesus Kristus kepada Allah dan Bapa kita
Bacaan Alkitab Setahun: https://alkitab.sabda.org/?Yesaya+31-35
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/Yesaya+31-35
e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Dilarang memperbanyak isi Renungan Harian® tanpa izin tertulis dari penerbit.
Renungan Harian® milik Yayasan Pelayanan Gloria -- Copyright © 2026 Yayasan Pelayanan Gloria.
- - -
Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Pelayanan Gloria.
BCA Rekening No. 456 500 8880 a.n. YAYASAN PELAYANAN GLORIA
