e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Rabu, 12 Agustus 2026
Bacaan : LUKAS 5:17-26
Setahun: Yeremia 1-3
Nats: Karena mereka tidak menemukan jalan untuk membawanya masuk karena orang banyak itu, naiklah mereka ke atap rumah, lalu membuka genteng, dan menurunkan orang itu bersama pembaringannya ke tengah-tengah orang banyak tepat di depan Yesus. (Lukas 5:19)
Renungan:
IMAN YANG BERTINDAK
Empat orang membawa seorang lumpuh kepada Yesus. Malang, kerumunan besar menghalangi jalan masuk. Keempat orang itu pun mengambil langkah ekstrem dengan membuka genteng rumah dan menurunkan si lumpuh tepat di hadapan Yesus.
Tidak berhenti pada keyakinan bahwa Yesus dapat menyembuhkan, mereka bertindak dengan menembus kerumunan dan membuka atap. Sebuah tindakan nekat dan penuh risiko. Namun, usaha keempat orang itu tidak sia-sia. Yesus segera menolong tanpa menunggu orang lumpuh itu berdoa dengan kata-kata yang indah atau melakukan ritual tertentu. Sebab kegigihan keempat orang pengusung itu cukup untuk membuktikan iman mereka.
Sebagian orang mengaku beriman, tapi tak pernah melakukan tindakan untuk menyatakan imannya. Sebaliknya, mereka hanya berdiam menunggu mukjizat. Padahal, iman bukan hanya perasaan percaya, sebatas kata-kata atau harapan pasif. Lebih dari itu, iman sejati selalu mendorong tindakan nyata. Sebagaimana Yakobus 2:17 mengatakan, "Jika iman itu tidak disertai perbuatan, iman itu pada hakikatnya mati." Bahkan iman yang hidup juga berani berkorban dan menanggung risiko demi mendekat kepada Tuhan. Berani melawan kenyamanan, menciptakan peluang agar mukjizat menjadi nyata.
Iman sejati bukan hanya tentang menunggu mukjizat (kesembuhan fisik atau kekayaan). Iman-sebagaimana tindakan empat orang pengusung menghadapi rintangan demi membawa temannya kepada Yesus-menunjukkan fokus yang lebih besar, yakni perjumpaan dengan Yesus dan pemulihan yang holistis (rohani dan jasmani). --EBL/www.renunganharian.net
IMAN BERTINDAK NYATA MELALUI PERJUANGAN, PENGORBANAN, DAN KETEKUNAN.
e-RH situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: https://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2026/08/12/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?LUKAS+5:17-26
LUKAS 5:17-26
17 Pada suatu hari ketika Yesus mengajar, ada beberapa orang Farisi dan ahli Taurat duduk mendengarkan-Nya. Mereka datang dari semua desa di Galilea dan Yudea dan dari Yerusalem. Kuasa Tuhan menyertai Dia, sehingga Ia dapat menyembuhkan orang sakit.
18 Lalu datanglah beberapa orang mengusung seorang lumpuh di atas tempat tidur; mereka berusaha membawa dia masuk dan meletakkannya di hadapan Yesus.
19 Karena mereka tidak dapat membawanya masuk berhubung dengan banyaknya orang di situ, naiklah mereka ke atap rumah, lalu membongkar atap itu, dan menurunkan orang itu dengan tempat tidurnya ke tengah-tengah orang banyak tepat di depan Yesus.
20 Ketika Yesus melihat iman mereka, berkatalah Ia: "Hai saudara, dosamu sudah diampuni."
21 Tetapi ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi berpikir dalam hatinya: "Siapakah orang yang menghujat Allah ini? Siapa yang dapat mengampuni dosa selain dari pada Allah sendiri?"
22 Akan tetapi Yesus mengetahui pikiran mereka, lalu berkata kepada mereka: "Apakah yang kamu pikirkan dalam hatimu?
23 Manakah lebih mudah, mengatakan: Dosamu sudah diampuni, atau mengatakan: Bangunlah, dan berjalanlah?
24 Tetapi supaya kamu tahu, bahwa di dunia ini Anak Manusia berkuasa mengampuni dosa" --berkatalah Ia kepada orang lumpuh itu--:"Kepadamu Kukatakan, bangunlah, angkatlah tempat tidurmu dan pulanglah ke rumahmu!"
25 Dan seketika itu juga bangunlah ia, di depan mereka, lalu mengangkat tempat tidurnya dan pulang ke rumahnya sambil memuliakan Allah.
26 Semua orang itu takjub, lalu memuliakan Allah, dan mereka sangat takut, katanya: "Hari ini kami telah menyaksikan hal-hal yang sangat mengherankan."
Bacaan Alkitab Setahun: https://alkitab.sabda.org/?Yeremia+1-3
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/Yeremia+1-3
e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Dilarang memperbanyak isi Renungan Harian® tanpa izin tertulis dari penerbit.
Renungan Harian® milik Yayasan Pelayanan Gloria -- Copyright © 2026 Yayasan Pelayanan Gloria.
- - -
Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Pelayanan Gloria.
BCA Rekening No. 456 500 8880 a.n. YAYASAN PELAYANAN GLORIA
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Rabu, 12 Agustus 2026
Bacaan : LUKAS 5:17-26
Setahun: Yeremia 1-3
Nats: Karena mereka tidak menemukan jalan untuk membawanya masuk karena orang banyak itu, naiklah mereka ke atap rumah, lalu membuka genteng, dan menurunkan orang itu bersama pembaringannya ke tengah-tengah orang banyak tepat di depan Yesus. (Lukas 5:19)
Renungan:
IMAN YANG BERTINDAK
Empat orang membawa seorang lumpuh kepada Yesus. Malang, kerumunan besar menghalangi jalan masuk. Keempat orang itu pun mengambil langkah ekstrem dengan membuka genteng rumah dan menurunkan si lumpuh tepat di hadapan Yesus.
Tidak berhenti pada keyakinan bahwa Yesus dapat menyembuhkan, mereka bertindak dengan menembus kerumunan dan membuka atap. Sebuah tindakan nekat dan penuh risiko. Namun, usaha keempat orang itu tidak sia-sia. Yesus segera menolong tanpa menunggu orang lumpuh itu berdoa dengan kata-kata yang indah atau melakukan ritual tertentu. Sebab kegigihan keempat orang pengusung itu cukup untuk membuktikan iman mereka.
Sebagian orang mengaku beriman, tapi tak pernah melakukan tindakan untuk menyatakan imannya. Sebaliknya, mereka hanya berdiam menunggu mukjizat. Padahal, iman bukan hanya perasaan percaya, sebatas kata-kata atau harapan pasif. Lebih dari itu, iman sejati selalu mendorong tindakan nyata. Sebagaimana Yakobus 2:17 mengatakan, "Jika iman itu tidak disertai perbuatan, iman itu pada hakikatnya mati." Bahkan iman yang hidup juga berani berkorban dan menanggung risiko demi mendekat kepada Tuhan. Berani melawan kenyamanan, menciptakan peluang agar mukjizat menjadi nyata.
Iman sejati bukan hanya tentang menunggu mukjizat (kesembuhan fisik atau kekayaan). Iman-sebagaimana tindakan empat orang pengusung menghadapi rintangan demi membawa temannya kepada Yesus-menunjukkan fokus yang lebih besar, yakni perjumpaan dengan Yesus dan pemulihan yang holistis (rohani dan jasmani). --EBL/www.renunganharian.net
IMAN BERTINDAK NYATA MELALUI PERJUANGAN, PENGORBANAN, DAN KETEKUNAN.
e-RH situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: https://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2026/08/12/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?LUKAS+5:17-26
LUKAS 5:17-26
17 Pada suatu hari ketika Yesus mengajar, ada beberapa orang Farisi dan ahli Taurat duduk mendengarkan-Nya. Mereka datang dari semua desa di Galilea dan Yudea dan dari Yerusalem. Kuasa Tuhan menyertai Dia, sehingga Ia dapat menyembuhkan orang sakit.
18 Lalu datanglah beberapa orang mengusung seorang lumpuh di atas tempat tidur; mereka berusaha membawa dia masuk dan meletakkannya di hadapan Yesus.
19 Karena mereka tidak dapat membawanya masuk berhubung dengan banyaknya orang di situ, naiklah mereka ke atap rumah, lalu membongkar atap itu, dan menurunkan orang itu dengan tempat tidurnya ke tengah-tengah orang banyak tepat di depan Yesus.
20 Ketika Yesus melihat iman mereka, berkatalah Ia: "Hai saudara, dosamu sudah diampuni."
21 Tetapi ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi berpikir dalam hatinya: "Siapakah orang yang menghujat Allah ini? Siapa yang dapat mengampuni dosa selain dari pada Allah sendiri?"
22 Akan tetapi Yesus mengetahui pikiran mereka, lalu berkata kepada mereka: "Apakah yang kamu pikirkan dalam hatimu?
23 Manakah lebih mudah, mengatakan: Dosamu sudah diampuni, atau mengatakan: Bangunlah, dan berjalanlah?
24 Tetapi supaya kamu tahu, bahwa di dunia ini Anak Manusia berkuasa mengampuni dosa" --berkatalah Ia kepada orang lumpuh itu--:"Kepadamu Kukatakan, bangunlah, angkatlah tempat tidurmu dan pulanglah ke rumahmu!"
25 Dan seketika itu juga bangunlah ia, di depan mereka, lalu mengangkat tempat tidurnya dan pulang ke rumahnya sambil memuliakan Allah.
26 Semua orang itu takjub, lalu memuliakan Allah, dan mereka sangat takut, katanya: "Hari ini kami telah menyaksikan hal-hal yang sangat mengherankan."
Bacaan Alkitab Setahun: https://alkitab.sabda.org/?Yeremia+1-3
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/Yeremia+1-3
e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Dilarang memperbanyak isi Renungan Harian® tanpa izin tertulis dari penerbit.
Renungan Harian® milik Yayasan Pelayanan Gloria -- Copyright © 2026 Yayasan Pelayanan Gloria.
- - -
Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Pelayanan Gloria.
BCA Rekening No. 456 500 8880 a.n. YAYASAN PELAYANAN GLORIA
