e-SH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Santapan Harian
Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Kamis, 2 Juli 2026
Ayat SH: 1 Samuel 11
Judul: Raja yang Dikuasai Roh
Ketika ada ancaman bahaya terhadap teman kita atau orang-orang di sekitar kita, kira-kira apa yang akan kita lakukan?
Saat Nahas, orang Amon mengepung Yabes-Gilead, dan bersedia mengikat perjanjian asalkan mata kanan orang Yabes dicungkil, maka tua-tua Yabes memohon kelonggaran selama tujuh hari. Dalam jangka waktu itu, mereka meminta bantuan kepada suku-suku Israel yang lain. Mendengar ancaman bangsa Amon atas orang Yabes, mereka semua menangis (1-4).
Tangisan mereka membuat Saul bertanya. Setelah ia mendengar kejadian yang dialami Yabes-Gilead, Roh Allah menguasainya dan amarahnya bangkit dengan dahsyat (5-6).
Saul mengambil lembu, memotong-motongnya, dan mengirimkannya ke semua suku Israel. Ia memberi perintah keras supaya semua suku bersatu menolong Yabes-Gilead. Ada 300.000 orang Israel dan 30.000 orang Yehuda yang berkumpul (7-8). Mereka menerobos ke perkemahan musuh dan mengalahkan bangsa Amon. Akhirnya, orang-orang Amon mati dan tercerai-berai (11).
Ketika Roh Tuhan menyertai raja yang dipilih-Nya, raja itu akan diberi hikmat dan kuasa untuk menyatukan dan menggerakkan hati rakyatnya sehingga mereka bersatu padu melawan musuh. Dengan tegas dan berani, Saul memimpin bangsanya untuk mengalahkan ancaman penindasan. Jiwa kepemimpinannya teruji.
Sebagai pelajaran, jika Roh Tuhan ada di hati kita, sangat tidak senang dan marahlah hati kita saat kita melihat atau mendengar terjadinya penindasan. Roh Tuhan akan selalu menggerakkan kita untuk membenci kejahatan, membela keadilan, dan menolong korban penindasan. Berefleksilah, masih terasakah dorongan Tuhan dalam diri kita untuk melawan dosa, menyatakan kebenaran, dan menolong mereka yang tertindas? Jika dorongan-Nya terasa melemah, lakukan evaluasi pada ketaatan kita pada firman Tuhan.
Dengan taat dan patuh kepada Tuhanlah, Ia akan membangkitkan keberanian kita dan juga orang-orang di sekitar kita untuk maju. Dengan penuh kuasa Tuhan akan mengadakan penyelamatan. [NRG]
e-SH versi web: https://www.sabda.org/publikasi/sh/2026/07/02/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?1+Samuel+11
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/1+Samuel+11
1 Samuel 11
1 Maka Nahas, orang Amon itu, bergerak maju dan berkemah mengepung Yabesh-Gilead. Lalu berkatalah semua orang Yabesh itu kepada Nahas: "Adakanlah perjanjian dengan kami, maka kami akan takluk kepadamu."
2 Tetapi Nahas, orang Amon itu, berkata kepada mereka: "Dengan syarat inilah aku akan mengadakan perjanjian dengan kamu, bahwa tiap mata kananmu akan kucungkil; dengan demikian aku mendatangkan malu kepada segenap orang Israel."
3 Para tua-tua Yabesh berkata kepadanya: "Berilah kelonggaran kepada kami tujuh hari lamanya, supaya kami mengirim utusan ke seluruh daerah Israel; dan jika tidak ada seorangpun yang menyelamatkan kami, maka kami akan keluar menyerahkan diri kepadamu."
4 Ketika para utusan itu sampai di Gibea-Saul, dan menyampaikan hal itu kepada bangsa itu, menangislah bangsa itu dengan suara nyaring.
5 Saul baru saja datang dari padang dengan berjalan di belakang lembunya, dan ia bertanya: "Ada apa dengan orang-orang itu, sehingga mereka menangis?" Mereka menceritakan kepadanya kabar orang-orang Yabesh itu.
6 Ketika Saul mendengar kabar itu, maka berkuasalah Roh Allah atas dia, dan menyala-nyalalah amarahnya dengan sangat.
7 Diambilnyalah sepasang lembu, dipotong-potongnya, lalu potongan-potongan itu dikirimkannya ke seluruh daerah Israel dengan perantaraan utusan, pesannya: "Siapa yang tidak maju mengikuti Saul dan mengikuti Samuel, lembu-lembunya akan diperlakukan juga demikian." Lalu TUHAN mendatangkan ketakutan kepada bangsa itu, sehingga majulah mereka serentak.
8 Ketika Saul memeriksa barisan mereka di Bezek, maka ada tiga ratus ribu orang Israel dan tiga puluh ribu orang Yehuda.
9 Kepada para utusan yang datang itu dikatakan: "Beginilah kamu katakan kepada orang-orang Yabesh-Gilead: Besok pada waktu panas teriknya matahari akan datang bagimu penyelamatan." Ketika para utusan kembali dan memberitahukan hal itu kepada orang-orang Yabesh, bersukacitalah mereka.
10 Lalu orang-orang Yabesh itu berkata kepada Nahas: "Besok kami akan keluar menyerahkan diri kepadamu; maka bolehlah kamu lakukan terhadap kami apapun yang kamu pandang baik."
11 Keesokan harinya Saul membagi rakyat itu menjadi tiga pasukan. Mereka itu masuk ke tengah-tengah perkemahan musuh pada waktu kawal pagi dan memukul kalah orang-orang Amon sebelum hari panas; dan terserak-seraklah orang-orang yang lolos itu, sehingga di antara mereka tidak ada tinggal dua orang bersama-sama.
12 Lalu berkatalah bangsa itu kepada Samuel: "Siapakah yang telah berkata: Masakan Saul menjadi raja atas kita? Serahkanlah orang-orang itu, supaya kami membunuhnya."
13 Tetapi kata Saul: "Pada hari ini seorangpun tidak boleh dibunuh, sebab pada hari ini TUHAN telah mewujudkan keselamatan kepada Israel."
14 Dan Samuel berkata kepada bangsa itu: "Marilah kita pergi ke Gilgal dan membaharui jabatan raja di sana."
15 Lalu pergilah seluruh bangsa itu ke Gilgal dan menjadikan Saul raja di sana di hadapan TUHAN di Gilgal, dan mereka mempersembahkan di sana korban keselamatan di hadapan TUHAN, dan bersukarialah di sana Saul dan semua orang Israel dengan sangat.
e-SH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Scripture Union Indonesia
e-SH Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
(e-SH) owner-i-kan-akar-Santapan-Harian@hub.xc.org
- - -
Anda diberkati melalui Santapan Harian?
Mari mendukung pelayanan Yayasan Pancar Pijar Alkitab (PPA)
Rekening BCA cab Pintu Air no. 106.30066.22 an. Yay Pancar Pijar Alkitab
e-Santapan Harian
Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Kamis, 2 Juli 2026
Ayat SH: 1 Samuel 11
Judul: Raja yang Dikuasai Roh
Ketika ada ancaman bahaya terhadap teman kita atau orang-orang di sekitar kita, kira-kira apa yang akan kita lakukan?
Saat Nahas, orang Amon mengepung Yabes-Gilead, dan bersedia mengikat perjanjian asalkan mata kanan orang Yabes dicungkil, maka tua-tua Yabes memohon kelonggaran selama tujuh hari. Dalam jangka waktu itu, mereka meminta bantuan kepada suku-suku Israel yang lain. Mendengar ancaman bangsa Amon atas orang Yabes, mereka semua menangis (1-4).
Tangisan mereka membuat Saul bertanya. Setelah ia mendengar kejadian yang dialami Yabes-Gilead, Roh Allah menguasainya dan amarahnya bangkit dengan dahsyat (5-6).
Saul mengambil lembu, memotong-motongnya, dan mengirimkannya ke semua suku Israel. Ia memberi perintah keras supaya semua suku bersatu menolong Yabes-Gilead. Ada 300.000 orang Israel dan 30.000 orang Yehuda yang berkumpul (7-8). Mereka menerobos ke perkemahan musuh dan mengalahkan bangsa Amon. Akhirnya, orang-orang Amon mati dan tercerai-berai (11).
Ketika Roh Tuhan menyertai raja yang dipilih-Nya, raja itu akan diberi hikmat dan kuasa untuk menyatukan dan menggerakkan hati rakyatnya sehingga mereka bersatu padu melawan musuh. Dengan tegas dan berani, Saul memimpin bangsanya untuk mengalahkan ancaman penindasan. Jiwa kepemimpinannya teruji.
Sebagai pelajaran, jika Roh Tuhan ada di hati kita, sangat tidak senang dan marahlah hati kita saat kita melihat atau mendengar terjadinya penindasan. Roh Tuhan akan selalu menggerakkan kita untuk membenci kejahatan, membela keadilan, dan menolong korban penindasan. Berefleksilah, masih terasakah dorongan Tuhan dalam diri kita untuk melawan dosa, menyatakan kebenaran, dan menolong mereka yang tertindas? Jika dorongan-Nya terasa melemah, lakukan evaluasi pada ketaatan kita pada firman Tuhan.
Dengan taat dan patuh kepada Tuhanlah, Ia akan membangkitkan keberanian kita dan juga orang-orang di sekitar kita untuk maju. Dengan penuh kuasa Tuhan akan mengadakan penyelamatan. [NRG]
e-SH versi web: https://www.sabda.org/publikasi/sh/2026/07/02/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?1+Samuel+11
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/1+Samuel+11
1 Samuel 11
1 Maka Nahas, orang Amon itu, bergerak maju dan berkemah mengepung Yabesh-Gilead. Lalu berkatalah semua orang Yabesh itu kepada Nahas: "Adakanlah perjanjian dengan kami, maka kami akan takluk kepadamu."
2 Tetapi Nahas, orang Amon itu, berkata kepada mereka: "Dengan syarat inilah aku akan mengadakan perjanjian dengan kamu, bahwa tiap mata kananmu akan kucungkil; dengan demikian aku mendatangkan malu kepada segenap orang Israel."
3 Para tua-tua Yabesh berkata kepadanya: "Berilah kelonggaran kepada kami tujuh hari lamanya, supaya kami mengirim utusan ke seluruh daerah Israel; dan jika tidak ada seorangpun yang menyelamatkan kami, maka kami akan keluar menyerahkan diri kepadamu."
4 Ketika para utusan itu sampai di Gibea-Saul, dan menyampaikan hal itu kepada bangsa itu, menangislah bangsa itu dengan suara nyaring.
5 Saul baru saja datang dari padang dengan berjalan di belakang lembunya, dan ia bertanya: "Ada apa dengan orang-orang itu, sehingga mereka menangis?" Mereka menceritakan kepadanya kabar orang-orang Yabesh itu.
6 Ketika Saul mendengar kabar itu, maka berkuasalah Roh Allah atas dia, dan menyala-nyalalah amarahnya dengan sangat.
7 Diambilnyalah sepasang lembu, dipotong-potongnya, lalu potongan-potongan itu dikirimkannya ke seluruh daerah Israel dengan perantaraan utusan, pesannya: "Siapa yang tidak maju mengikuti Saul dan mengikuti Samuel, lembu-lembunya akan diperlakukan juga demikian." Lalu TUHAN mendatangkan ketakutan kepada bangsa itu, sehingga majulah mereka serentak.
8 Ketika Saul memeriksa barisan mereka di Bezek, maka ada tiga ratus ribu orang Israel dan tiga puluh ribu orang Yehuda.
9 Kepada para utusan yang datang itu dikatakan: "Beginilah kamu katakan kepada orang-orang Yabesh-Gilead: Besok pada waktu panas teriknya matahari akan datang bagimu penyelamatan." Ketika para utusan kembali dan memberitahukan hal itu kepada orang-orang Yabesh, bersukacitalah mereka.
10 Lalu orang-orang Yabesh itu berkata kepada Nahas: "Besok kami akan keluar menyerahkan diri kepadamu; maka bolehlah kamu lakukan terhadap kami apapun yang kamu pandang baik."
11 Keesokan harinya Saul membagi rakyat itu menjadi tiga pasukan. Mereka itu masuk ke tengah-tengah perkemahan musuh pada waktu kawal pagi dan memukul kalah orang-orang Amon sebelum hari panas; dan terserak-seraklah orang-orang yang lolos itu, sehingga di antara mereka tidak ada tinggal dua orang bersama-sama.
12 Lalu berkatalah bangsa itu kepada Samuel: "Siapakah yang telah berkata: Masakan Saul menjadi raja atas kita? Serahkanlah orang-orang itu, supaya kami membunuhnya."
13 Tetapi kata Saul: "Pada hari ini seorangpun tidak boleh dibunuh, sebab pada hari ini TUHAN telah mewujudkan keselamatan kepada Israel."
14 Dan Samuel berkata kepada bangsa itu: "Marilah kita pergi ke Gilgal dan membaharui jabatan raja di sana."
15 Lalu pergilah seluruh bangsa itu ke Gilgal dan menjadikan Saul raja di sana di hadapan TUHAN di Gilgal, dan mereka mempersembahkan di sana korban keselamatan di hadapan TUHAN, dan bersukarialah di sana Saul dan semua orang Israel dengan sangat.
e-SH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Scripture Union Indonesia
e-SH Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
(e-SH) owner-i-kan-akar-Santapan-Harian@hub.xc.org
- - -
Anda diberkati melalui Santapan Harian?
Mari mendukung pelayanan Yayasan Pancar Pijar Alkitab (PPA)
Rekening BCA cab Pintu Air no. 106.30066.22 an. Yay Pancar Pijar Alkitab
