e-SH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Santapan Harian
Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Rabu, 15 Juli 2026
Ayat SH: 1 Samuel 21:1-22:5
Judul: Pelarian Daud
Setelah perpisahan dengan Yonatan, pergilah Daud ke empat tempat di mana ia mengalami empat perjumpaan.
Daud melarikan diri dari Saul dan tiba di Nob, lalu bertemu dengan Imam Ahimelekh. Dalam keadaan lapar, Daud meminta roti, dan Ahimelekh memberinya roti yang telah dikuduskan dari Kemah Suci. Ini menunjukkan bahwa kebutuhan manusia dapat lebih diutamakan daripada hukum ritual. Daud juga menerima pedang Goliat, yang mengingatkan kemenangan masa lalu Daud karena pertolongan Allah dan menjadi tanda penyertaan Allah di masa sulit (21:1-9).
Dari sana, Daud mencari perlindungan dan sampai di antara orang Filistin di Gat, tetapi rasa takut menguasainya (21:12). Untuk menghindari bahaya, ia berpura-pura gila; ini menggambarkan kecerdikan Daud. Dalam ketakutannya itu, perlindungan Allah tetap menaungi Daud. Untuk bertahan hidup memang dibutuhkan kecerdikan.
Daud kemudian melarikan diri ke gua Adulam, dan di tempat itu keluarganya dan orang-orang yang dalam kesukaran berkumpul bersamanya; Ia menjadi pemimpin mereka (22:2). Kemudian Daud mendapat petunjuk dari Nabi Gad di Mizpa, yang memerintahkannya untuk meninggalkan kubu Adulam dan kembali ke Yehuda.
Melalui cara-cara yang tak terduga Allah memberikan penyediaan bagi hamba-Nya yang berada pada masa-masa sulit; namun ketaatan terhadap petunjuk Allah sangatlah penting.
Dari perjalanan pelarian Daud ini, kita belajar bahwa yang menjaga hidup kita di mana pun kita berada dan yang mengizinkan kita berjumpa dengan berbagai macam orang adalah Tuhan. Dalam perjalanan hidup kita, akan ada orang yang memberikan kebaikan dan orang yang mendatangkan ancaman, juga orang yang membutuhkan bantuan dari kita dan orang yang membantu kita. Dari beragam perjumpaan itu, kita dapat melihat pemeliharaan Tuhan atas kita.
Bergantunglah pada kuasa Tuhan dan terus hidup dalam naungan pemeliharaan-Nya, agar Tuhan senantiasa berkenan kepada kita. [SNP]
e-SH versi web: https://www.sabda.org/publikasi/sh/2026/07/15/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?1+Samuel+21:1-22:5
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/1+Samuel+21:1-22:5
1 Samuel 21:1-22:5
1 Sampailah Daud ke Nob kepada Ahimelekh, imam itu. Dengan gemetar Ahimelekh pergi menemui Daud dan berkata kepadanya: "Mengapa engkau seorang diri dan tidak ada orang bersama-sama dengan engkau?"
2 Jawab Daud kepada imam Ahimelekh: "Raja menugaskan sesuatu kepadaku, katanya kepadaku: Siapapun juga tidak boleh mengetahui sesuatu dari hal yang kusuruh kepadamu dan yang kutugaskan kepadamu ini. Sebab itu orang-orangku telah kusuruh pergi ke suatu tempat.
3 Maka sekarang, apa yang ada padamu? Berikanlah kepadaku lima roti atau apapun yang ada."
4 Lalu jawab imam itu kepada Daud: "Tidak ada roti biasa padaku, hanya roti kudus yang ada; asal saja orang-orangmu itu menjaga diri terhadap perempuan."
5 Daud menjawab imam itu, katanya kepadanya: "Memang, kami tidak diperbolehkan bergaul dengan perempuan, seperti sediakala apabila aku maju berperang. Tubuh orang-orangku itu tahir, sekalipun pada perjalanan biasa, apalagi pada hari ini, masing-masing mereka tahir tubuhnya."
6 Lalu imam itu memberikan kepadanya roti kudus itu, karena tidak ada roti di sana kecuali roti sajian; roti itu biasa diangkat orang dari hadapan TUHAN, supaya pada hari roti itu diambil, ditaruh lagi roti baru.
7 Maka pada hari itu juga ada di sana salah seorang pegawai Saul, yang dikhususkan melayani TUHAN; namanya Doeg, seorang Edom, pengawas atas gembala-gembala Saul.
8 Berkatalah Daud kepada Ahimelekh: "Tidak adakah padamu di sini tombak atau pedang? Sebab baik pedangku maupun senjataku, tidak dapat kubawa, karena perintah raja itu mendesak."
9 Kemudian berkatalah imam itu: "Pedang Goliat, orang Filistin, yang kaupukul kalah di Lembah Tarbantin, itulah yang ada di sini, terbungkus dalam kain di belakang efod itu. Jika engkau hendak mengambilnya, ambillah; yang lain tidak ada, hanya ini." Kata Daud: "Tidak ada yang seperti itu; berikanlah itu kepadaku."
10 Kemudian bersiaplah Daud dan larilah ia pada hari itu juga dari Saul; sampailah ia kepada Akhis, raja kota Gat.
11 Pegawai-pegawai Akhis berkata kepada tuannya: "Bukankah ini Daud raja negeri itu? Bukankah tentang dia orang-orang menyanyi berbalas-balasan sambil menari-nari, demikian: Saul mengalahkan beribu-ribu musuh, tetapi Daud berlaksa-laksa?"
12 Daud memperhatikan perkataan itu, dan dia menjadi takut sekali kepada Akhis, raja kota Gat itu.
13 Sebab itu ia berlaku seperti orang yang sakit ingatan di depan mata mereka dan berbuat pura-pura gila di dekat mereka; ia menggores-gores pintu gerbang dan membiarkan ludahnya meleleh ke janggutnya.
14 Lalu berkatalah Akhis kepada para pegawainya: "Tidakkah kamu lihat, bahwa orang itu gila? Mengapa kamu membawa dia kepadaku?
15 Kekurangan orang gilakah aku, maka kamu bawa orang ini kepadaku supaya ia menunjukkan gilanya dekat aku? Patutkah orang yang demikian masuk ke rumahku?"
1 Lalu Daud pergi dari sana dan melarikan diri ke gua Adulam. Ketika saudara-saudaranya dan seluruh keluarganya mendengar hal itu, pergilah mereka ke sana mendapatkan dia.
2 Berhimpunlah juga kepadanya setiap orang yang dalam kesukaran, setiap orang yang dikejar-kejar tukang piutang, setiap orang yang sakit hati, maka ia menjadi pemimpin mereka. Bersama-sama dengan dia ada kira-kira empat ratus orang.
3 Dari sana Daud pergi ke Mizpa di Moab dan berkata kepada raja negeri Moab: "Izinkanlah ayahku dan ibuku tinggal padamu, sampai aku tahu, apa yang dilakukan Allah kepadaku."
4 Lalu diantarkannyalah mereka kepada raja negeri Moab, dan mereka tinggal bersama dia selama Daud ada di kubu gunung.
5 Tetapi Gad, nabi itu, berkata kepada Daud: "Janganlah tinggal di kubu gunung itu, pergilah dan pulanglah ke tanah Yehuda." Lalu pergilah Daud dan masuk ke hutan Keret.
e-SH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Scripture Union Indonesia
e-SH Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
(e-SH) owner-i-kan-akar-Santapan-Harian@hub.xc.org
- - -
Anda diberkati melalui Santapan Harian?
Mari mendukung pelayanan Yayasan Pancar Pijar Alkitab (PPA)
Rekening BCA cab Pintu Air no. 106.30066.22 an. Yay Pancar Pijar Alkitab
e-Santapan Harian
Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Rabu, 15 Juli 2026
Ayat SH: 1 Samuel 21:1-22:5
Judul: Pelarian Daud
Setelah perpisahan dengan Yonatan, pergilah Daud ke empat tempat di mana ia mengalami empat perjumpaan.
Daud melarikan diri dari Saul dan tiba di Nob, lalu bertemu dengan Imam Ahimelekh. Dalam keadaan lapar, Daud meminta roti, dan Ahimelekh memberinya roti yang telah dikuduskan dari Kemah Suci. Ini menunjukkan bahwa kebutuhan manusia dapat lebih diutamakan daripada hukum ritual. Daud juga menerima pedang Goliat, yang mengingatkan kemenangan masa lalu Daud karena pertolongan Allah dan menjadi tanda penyertaan Allah di masa sulit (21:1-9).
Dari sana, Daud mencari perlindungan dan sampai di antara orang Filistin di Gat, tetapi rasa takut menguasainya (21:12). Untuk menghindari bahaya, ia berpura-pura gila; ini menggambarkan kecerdikan Daud. Dalam ketakutannya itu, perlindungan Allah tetap menaungi Daud. Untuk bertahan hidup memang dibutuhkan kecerdikan.
Daud kemudian melarikan diri ke gua Adulam, dan di tempat itu keluarganya dan orang-orang yang dalam kesukaran berkumpul bersamanya; Ia menjadi pemimpin mereka (22:2). Kemudian Daud mendapat petunjuk dari Nabi Gad di Mizpa, yang memerintahkannya untuk meninggalkan kubu Adulam dan kembali ke Yehuda.
Melalui cara-cara yang tak terduga Allah memberikan penyediaan bagi hamba-Nya yang berada pada masa-masa sulit; namun ketaatan terhadap petunjuk Allah sangatlah penting.
Dari perjalanan pelarian Daud ini, kita belajar bahwa yang menjaga hidup kita di mana pun kita berada dan yang mengizinkan kita berjumpa dengan berbagai macam orang adalah Tuhan. Dalam perjalanan hidup kita, akan ada orang yang memberikan kebaikan dan orang yang mendatangkan ancaman, juga orang yang membutuhkan bantuan dari kita dan orang yang membantu kita. Dari beragam perjumpaan itu, kita dapat melihat pemeliharaan Tuhan atas kita.
Bergantunglah pada kuasa Tuhan dan terus hidup dalam naungan pemeliharaan-Nya, agar Tuhan senantiasa berkenan kepada kita. [SNP]
e-SH versi web: https://www.sabda.org/publikasi/sh/2026/07/15/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?1+Samuel+21:1-22:5
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/1+Samuel+21:1-22:5
1 Samuel 21:1-22:5
1 Sampailah Daud ke Nob kepada Ahimelekh, imam itu. Dengan gemetar Ahimelekh pergi menemui Daud dan berkata kepadanya: "Mengapa engkau seorang diri dan tidak ada orang bersama-sama dengan engkau?"
2 Jawab Daud kepada imam Ahimelekh: "Raja menugaskan sesuatu kepadaku, katanya kepadaku: Siapapun juga tidak boleh mengetahui sesuatu dari hal yang kusuruh kepadamu dan yang kutugaskan kepadamu ini. Sebab itu orang-orangku telah kusuruh pergi ke suatu tempat.
3 Maka sekarang, apa yang ada padamu? Berikanlah kepadaku lima roti atau apapun yang ada."
4 Lalu jawab imam itu kepada Daud: "Tidak ada roti biasa padaku, hanya roti kudus yang ada; asal saja orang-orangmu itu menjaga diri terhadap perempuan."
5 Daud menjawab imam itu, katanya kepadanya: "Memang, kami tidak diperbolehkan bergaul dengan perempuan, seperti sediakala apabila aku maju berperang. Tubuh orang-orangku itu tahir, sekalipun pada perjalanan biasa, apalagi pada hari ini, masing-masing mereka tahir tubuhnya."
6 Lalu imam itu memberikan kepadanya roti kudus itu, karena tidak ada roti di sana kecuali roti sajian; roti itu biasa diangkat orang dari hadapan TUHAN, supaya pada hari roti itu diambil, ditaruh lagi roti baru.
7 Maka pada hari itu juga ada di sana salah seorang pegawai Saul, yang dikhususkan melayani TUHAN; namanya Doeg, seorang Edom, pengawas atas gembala-gembala Saul.
8 Berkatalah Daud kepada Ahimelekh: "Tidak adakah padamu di sini tombak atau pedang? Sebab baik pedangku maupun senjataku, tidak dapat kubawa, karena perintah raja itu mendesak."
9 Kemudian berkatalah imam itu: "Pedang Goliat, orang Filistin, yang kaupukul kalah di Lembah Tarbantin, itulah yang ada di sini, terbungkus dalam kain di belakang efod itu. Jika engkau hendak mengambilnya, ambillah; yang lain tidak ada, hanya ini." Kata Daud: "Tidak ada yang seperti itu; berikanlah itu kepadaku."
10 Kemudian bersiaplah Daud dan larilah ia pada hari itu juga dari Saul; sampailah ia kepada Akhis, raja kota Gat.
11 Pegawai-pegawai Akhis berkata kepada tuannya: "Bukankah ini Daud raja negeri itu? Bukankah tentang dia orang-orang menyanyi berbalas-balasan sambil menari-nari, demikian: Saul mengalahkan beribu-ribu musuh, tetapi Daud berlaksa-laksa?"
12 Daud memperhatikan perkataan itu, dan dia menjadi takut sekali kepada Akhis, raja kota Gat itu.
13 Sebab itu ia berlaku seperti orang yang sakit ingatan di depan mata mereka dan berbuat pura-pura gila di dekat mereka; ia menggores-gores pintu gerbang dan membiarkan ludahnya meleleh ke janggutnya.
14 Lalu berkatalah Akhis kepada para pegawainya: "Tidakkah kamu lihat, bahwa orang itu gila? Mengapa kamu membawa dia kepadaku?
15 Kekurangan orang gilakah aku, maka kamu bawa orang ini kepadaku supaya ia menunjukkan gilanya dekat aku? Patutkah orang yang demikian masuk ke rumahku?"
1 Lalu Daud pergi dari sana dan melarikan diri ke gua Adulam. Ketika saudara-saudaranya dan seluruh keluarganya mendengar hal itu, pergilah mereka ke sana mendapatkan dia.
2 Berhimpunlah juga kepadanya setiap orang yang dalam kesukaran, setiap orang yang dikejar-kejar tukang piutang, setiap orang yang sakit hati, maka ia menjadi pemimpin mereka. Bersama-sama dengan dia ada kira-kira empat ratus orang.
3 Dari sana Daud pergi ke Mizpa di Moab dan berkata kepada raja negeri Moab: "Izinkanlah ayahku dan ibuku tinggal padamu, sampai aku tahu, apa yang dilakukan Allah kepadaku."
4 Lalu diantarkannyalah mereka kepada raja negeri Moab, dan mereka tinggal bersama dia selama Daud ada di kubu gunung.
5 Tetapi Gad, nabi itu, berkata kepada Daud: "Janganlah tinggal di kubu gunung itu, pergilah dan pulanglah ke tanah Yehuda." Lalu pergilah Daud dan masuk ke hutan Keret.
e-SH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Scripture Union Indonesia
e-SH Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
(e-SH) owner-i-kan-akar-Santapan-Harian@hub.xc.org
- - -
Anda diberkati melalui Santapan Harian?
Mari mendukung pelayanan Yayasan Pancar Pijar Alkitab (PPA)
Rekening BCA cab Pintu Air no. 106.30066.22 an. Yay Pancar Pijar Alkitab
