e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Selasa, 7 Juli 2026
Bacaan : KEJADIAN 2:4-20
Setahun: Mazmur 119
Nats: Tuhan Allah mengambil manusia itu dan menempatkannya di Taman Eden untuk mengerjakan dan memelihara taman itu. (Kejadian 2:15)
Renungan:
BEKERJA DENGAN MAKNA
Suatu ketika, media sosial menjadi riuh oleh unggahan anak muda yang terkesan sukar menerima kodrat bahwa manusia harus bekerja. Anak muda ini belum genap sehari bekerja, lalu entah karena apa, memutuskan untuk pulang dengan meminta ibunya menjemput di tempat kerjanya. Lantas, dengan nada protes anak muda ini mengunggah kalimat ini di media sosialnya, "Ide siapa sih di dunia ini tuh harus kerja?"
Terkadang masih ada orang yang menganggap bahwa bekerja sebagai hukuman Allah karena dosa yang diperbuat Adam. Padahal, sebelum Adam melanggar perintah Allah di Taman Eden-lalu manusia harus bersusah payah untuk mencari makan (Kej. 3:17)-manusia ciptaan Allah itu sudah bekerja, yakni mengerjakan dan memelihara seisi taman (ay. 15). Adam juga harus memberi nama kepada segala binatang yang Allah buat (ay. 19-20). Bukankah ini juga aktivitas yang bisa dianggap bekerja? Jadi, tanpa adanya situasi keberdosaan manusia pun, bekerja adalah kodrat yang sudah Allah tentukan bagi manusia.
Menyadari kebenaran ini dapat mengantarkan seorang pekerja menemukan makna dalam pekerjaannya. Menemukan makna berarti ada tujuan dan nilai yang mendalam melampaui rutinitas dengan kesadaran bahwa pekerjaan itu dapat berdampak positif, memberikan kontribusi pada tujuan yang lebih besar, bahkan memunculkan keyakinan bahwa Allah dapat memakai pekerjaan apa pun untuk memuliakan nama-Nya. Sudahkah kita menemukan makna dari pekerjaan kita, yang memberi semangat setiap hari, karena melaluinya kita sedang memuliakan Allah? --GHJ/www.renunganharian.net
SETIAP PEKERJAAN MENJADI BERMAKNA KETIKA DIARAHKAN UNTUK MEMULIAKAN ALLAH.
e-RH situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: https://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2026/07/07/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?KEJADIAN+2:4-20
KEJADIAN 2:4-20
4 Demikianlah riwayat langit dan bumi pada waktu diciptakan. Ketika TUHAN Allah menjadikan bumi dan langit, --
5 belum ada semak apapun di bumi, belum timbul tumbuh-tumbuhan apapun di padang, sebab TUHAN Allah belum menurunkan hujan ke bumi, dan belum ada orang untuk mengusahakan tanah itu;
6 tetapi ada kabut naik ke atas dari bumi dan membasahi seluruh permukaan bumi itu--
7 ketika itulah TUHAN Allah membentuk manusia itu dari debu tanah dan menghembuskan nafas hidup ke dalam hidungnya; demikianlah manusia itu menjadi makhluk yang hidup.
8 Selanjutnya TUHAN Allah membuat taman di Eden, di sebelah timur; disitulah ditempatkan-Nya manusia yang dibentuk-Nya itu.
9 Lalu TUHAN Allah menumbuhkan berbagai-bagai pohon dari bumi, yang menarik dan yang baik untuk dimakan buahnya; dan pohon kehidupan di tengah-tengah taman itu, serta pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat.
10 Ada suatu sungai mengalir dari Eden untuk membasahi taman itu, dan dari situ sungai itu terbagi menjadi empat cabang.
11 Yang pertama, namanya Pison, yakni yang mengalir mengelilingi seluruh tanah Hawila, tempat emas ada.
12 Dan emas dari negeri itu baik; di sana ada damar bedolah dan batu krisopras.
13 Nama sungai yang kedua ialah Gihon, yakni yang mengalir mengelilingi seluruh tanah Kush.
14 Nama sungai yang ketiga ialah Tigris, yakni yang mengalir di sebelah timur Asyur. Dan sungai yang keempat ialah Efrat.
15 TUHAN Allah mengambil manusia itu dan menempatkannya dalam taman Eden untuk mengusahakan dan memelihara taman itu.
16 Lalu TUHAN Allah memberi perintah ini kepada manusia: "Semua pohon dalam taman ini boleh kaumakan buahnya dengan bebas,
17 tetapi pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat itu, janganlah kaumakan buahnya, sebab pada hari engkau memakannya, pastilah engkau mati."
18 TUHAN Allah berfirman: "Tidak baik, kalau manusia itu seorang diri saja. Aku akan menjadikan penolong baginya, yang sepadan dengan dia."
19 Lalu TUHAN Allah membentuk dari tanah segala binatang hutan dan segala burung di udara. Dibawa-Nyalah semuanya kepada manusia itu untuk melihat, bagaimana ia menamainya; dan seperti nama yang diberikan manusia itu kepada tiap-tiap makhluk yang hidup, demikianlah nanti nama makhluk itu.
20 Manusia itu memberi nama kepada segala ternak, kepada burung-burung di udara dan kepada segala binatang hutan, tetapi baginya sendiri ia tidak menjumpai penolong yang sepadan dengan dia.
Bacaan Alkitab Setahun: https://alkitab.sabda.org/?Mazmur+119
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/Mazmur+119
e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Dilarang memperbanyak isi Renungan Harian® tanpa izin tertulis dari penerbit.
Renungan Harian® milik Yayasan Pelayanan Gloria -- Copyright © 2026 Yayasan Pelayanan Gloria.
- - -
Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Pelayanan Gloria.
BCA Rekening No. 456 500 8880 a.n. YAYASAN PELAYANAN GLORIA
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Selasa, 7 Juli 2026
Bacaan : KEJADIAN 2:4-20
Setahun: Mazmur 119
Nats: Tuhan Allah mengambil manusia itu dan menempatkannya di Taman Eden untuk mengerjakan dan memelihara taman itu. (Kejadian 2:15)
Renungan:
BEKERJA DENGAN MAKNA
Suatu ketika, media sosial menjadi riuh oleh unggahan anak muda yang terkesan sukar menerima kodrat bahwa manusia harus bekerja. Anak muda ini belum genap sehari bekerja, lalu entah karena apa, memutuskan untuk pulang dengan meminta ibunya menjemput di tempat kerjanya. Lantas, dengan nada protes anak muda ini mengunggah kalimat ini di media sosialnya, "Ide siapa sih di dunia ini tuh harus kerja?"
Terkadang masih ada orang yang menganggap bahwa bekerja sebagai hukuman Allah karena dosa yang diperbuat Adam. Padahal, sebelum Adam melanggar perintah Allah di Taman Eden-lalu manusia harus bersusah payah untuk mencari makan (Kej. 3:17)-manusia ciptaan Allah itu sudah bekerja, yakni mengerjakan dan memelihara seisi taman (ay. 15). Adam juga harus memberi nama kepada segala binatang yang Allah buat (ay. 19-20). Bukankah ini juga aktivitas yang bisa dianggap bekerja? Jadi, tanpa adanya situasi keberdosaan manusia pun, bekerja adalah kodrat yang sudah Allah tentukan bagi manusia.
Menyadari kebenaran ini dapat mengantarkan seorang pekerja menemukan makna dalam pekerjaannya. Menemukan makna berarti ada tujuan dan nilai yang mendalam melampaui rutinitas dengan kesadaran bahwa pekerjaan itu dapat berdampak positif, memberikan kontribusi pada tujuan yang lebih besar, bahkan memunculkan keyakinan bahwa Allah dapat memakai pekerjaan apa pun untuk memuliakan nama-Nya. Sudahkah kita menemukan makna dari pekerjaan kita, yang memberi semangat setiap hari, karena melaluinya kita sedang memuliakan Allah? --GHJ/www.renunganharian.net
SETIAP PEKERJAAN MENJADI BERMAKNA KETIKA DIARAHKAN UNTUK MEMULIAKAN ALLAH.
e-RH situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: https://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2026/07/07/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?KEJADIAN+2:4-20
KEJADIAN 2:4-20
4 Demikianlah riwayat langit dan bumi pada waktu diciptakan. Ketika TUHAN Allah menjadikan bumi dan langit, --
5 belum ada semak apapun di bumi, belum timbul tumbuh-tumbuhan apapun di padang, sebab TUHAN Allah belum menurunkan hujan ke bumi, dan belum ada orang untuk mengusahakan tanah itu;
6 tetapi ada kabut naik ke atas dari bumi dan membasahi seluruh permukaan bumi itu--
7 ketika itulah TUHAN Allah membentuk manusia itu dari debu tanah dan menghembuskan nafas hidup ke dalam hidungnya; demikianlah manusia itu menjadi makhluk yang hidup.
8 Selanjutnya TUHAN Allah membuat taman di Eden, di sebelah timur; disitulah ditempatkan-Nya manusia yang dibentuk-Nya itu.
9 Lalu TUHAN Allah menumbuhkan berbagai-bagai pohon dari bumi, yang menarik dan yang baik untuk dimakan buahnya; dan pohon kehidupan di tengah-tengah taman itu, serta pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat.
10 Ada suatu sungai mengalir dari Eden untuk membasahi taman itu, dan dari situ sungai itu terbagi menjadi empat cabang.
11 Yang pertama, namanya Pison, yakni yang mengalir mengelilingi seluruh tanah Hawila, tempat emas ada.
12 Dan emas dari negeri itu baik; di sana ada damar bedolah dan batu krisopras.
13 Nama sungai yang kedua ialah Gihon, yakni yang mengalir mengelilingi seluruh tanah Kush.
14 Nama sungai yang ketiga ialah Tigris, yakni yang mengalir di sebelah timur Asyur. Dan sungai yang keempat ialah Efrat.
15 TUHAN Allah mengambil manusia itu dan menempatkannya dalam taman Eden untuk mengusahakan dan memelihara taman itu.
16 Lalu TUHAN Allah memberi perintah ini kepada manusia: "Semua pohon dalam taman ini boleh kaumakan buahnya dengan bebas,
17 tetapi pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat itu, janganlah kaumakan buahnya, sebab pada hari engkau memakannya, pastilah engkau mati."
18 TUHAN Allah berfirman: "Tidak baik, kalau manusia itu seorang diri saja. Aku akan menjadikan penolong baginya, yang sepadan dengan dia."
19 Lalu TUHAN Allah membentuk dari tanah segala binatang hutan dan segala burung di udara. Dibawa-Nyalah semuanya kepada manusia itu untuk melihat, bagaimana ia menamainya; dan seperti nama yang diberikan manusia itu kepada tiap-tiap makhluk yang hidup, demikianlah nanti nama makhluk itu.
20 Manusia itu memberi nama kepada segala ternak, kepada burung-burung di udara dan kepada segala binatang hutan, tetapi baginya sendiri ia tidak menjumpai penolong yang sepadan dengan dia.
Bacaan Alkitab Setahun: https://alkitab.sabda.org/?Mazmur+119
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/Mazmur+119
e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Dilarang memperbanyak isi Renungan Harian® tanpa izin tertulis dari penerbit.
Renungan Harian® milik Yayasan Pelayanan Gloria -- Copyright © 2026 Yayasan Pelayanan Gloria.
- - -
Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Pelayanan Gloria.
BCA Rekening No. 456 500 8880 a.n. YAYASAN PELAYANAN GLORIA
