e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Senin, 20 Juli 2026
Bacaan : ROMA 2:1-16
Setahun: Amsal 22-23
Nats: Namun, oleh kekerasan hatimu yang tidak mau bertobat, engkau menimbun murka atas dirimu sendiri pada hari murka dan hukuman Allah yang adil akan dinyatakan. (Roma 2:5)
Renungan:
MENIMBUN MURKA
Kita tentu paham bahwa tidak semua kemarahan didasari kebencian. Ketika seorang anak melakukan hal-hal yang bertentangan dengan ajaran Tuhan, misalnya. Apalagi jika hal itu dilakukannya berulang-ulang. Besar kemungkinan orang tua menjadi marah. Namun, kemarahan itu dilakukan atas dasar kasih. Orang tua yang rindu anaknya bertumbuh dalam kebenaran dan menerima keselamatan tidak segan untuk marah dalam rangka menegur dan mendidik.
Allah adalah kasih. Kasih Allah tidak pernah berkurang. Meski demikian, bukan berarti Allah tidak dapat murka. Justru karena kasih-Nya, Allah pasti akan menjadi murka ketika manusia mengeraskan hati, menolak untuk bertobat. Sebab Allah merancang keselamatan bagi manusia. Allah tidak ingin manusia menjadi budak dosa. Karena itu, setiap perbuatan dosa akan menerima konsekuensi, berupa murka dari Allah.
Murka Allah sesungguhnya adalah akumulasi konsekuensi atas penolakan kita terhadap ajakan pertobatan dari Tuhan. Dengan demikian, bukan Allah yang menentukan murka ini, melainkan diri kita sendiri. Jika kita memanfaatkan kesempatan (kasih) dari Allah dengan memberi diri hidup dalam pertobatan, keselamatan dari Allah kita terima. Sebaliknya, ketika kita merasa diri aman dan berlaku sesuka hati maka keadilan Allah akan menuntut kita melalui murka-Nya. Sebab kasih dan keadilan Allah senantiasa berjalan bersama. Memilih kasih berarti beroleh kesempatan untuk terhindar dari kebinasaan. Namun, mengeraskan hati membuat keadilan Allah nyata melalui murka-Nya. --EBL/www.renunganharian.net
ALLAH TIDAK KEHILANGAN KASIH-NYA, TETAPI KASIH-NYA TIDAK DAPAT MEMBATALKAN KEADILAN-NYA.
e-RH situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: https://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2026/07/20/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?ROMA+2:1-16
ROMA 2:1-16
1 Karena itu, hai manusia, siapapun juga engkau, yang menghakimi orang lain, engkau sendiri tidak bebas dari salah. Sebab, dalam menghakimi orang lain, engkau menghakimi dirimu sendiri, karena engkau yang menghakimi orang lain, melakukan hal-hal yang sama.
2 Tetapi kita tahu, bahwa hukuman Allah berlangsung secara jujur atas mereka yang berbuat demikian.
3 Dan engkau, hai manusia, engkau yang menghakimi mereka yang berbuat demikian, sedangkan engkau sendiri melakukannya juga, adakah engkau sangka, bahwa engkau akan luput dari hukuman Allah?
4 Maukah engkau menganggap sepi kekayaan kemurahan-Nya, kesabaran-Nya dan kelapangan hati-Nya? Tidakkah engkau tahu, bahwa maksud kemurahan Allah ialah menuntun engkau kepada pertobatan?
5 Tetapi oleh kekerasan hatimu yang tidak mau bertobat, engkau menimbun murka atas dirimu sendiri pada hari waktu mana murka dan hukuman Allah yang adil akan dinyatakan.
6 Ia akan membalas setiap orang menurut perbuatannya,
7 yaitu hidup kekal kepada mereka yang dengan tekun berbuat baik, mencari kemuliaan, kehormatan dan ketidakbinasaan,
8 tetapi murka dan geram kepada mereka yang mencari kepentingan sendiri, yang tidak taat kepada kebenaran, melainkan taat kepada kelaliman.
9 Penderitaan dan kesesakan akan menimpa setiap orang yang hidup yang berbuat jahat, pertama-tama orang Yahudi dan juga orang Yunani,
10 tetapi kemuliaan, kehormatan dan damai sejahtera akan diperoleh semua orang yang berbuat baik, pertama-tama orang Yahudi, dan juga orang Yunani.
11 Sebab Allah tidak memandang bulu.
12 Sebab semua orang yang berdosa tanpa hukum Taurat akan binasa tanpa hukum Taurat; dan semua orang yang berdosa di bawah hukum Taurat akan dihakimi oleh hukum Taurat.
13 Karena bukanlah orang yang mendengar hukum Taurat yang benar di hadapan Allah, tetapi orang yang melakukan hukum Tauratlah yang akan dibenarkan.
14 Apabila bangsa-bangsa lain yang tidak memiliki hukum Taurat oleh dorongan diri sendiri melakukan apa yang dituntut hukum Taurat, maka, walaupun mereka tidak memiliki hukum Taurat, mereka menjadi hukum Taurat bagi diri mereka sendiri.
15 Sebab dengan itu mereka menunjukkan, bahwa isi hukum Taurat ada tertulis di dalam hati mereka dan suara hati mereka turut bersaksi dan pikiran mereka saling menuduh atau saling membela.
16 Hal itu akan nampak pada hari, bilamana Allah, sesuai dengan Injil yang kuberitakan, akan menghakimi segala sesuatu yang tersembunyi dalam hati manusia, oleh Kristus Yesus.
Bacaan Alkitab Setahun: https://alkitab.sabda.org/?Amsal+22-23
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/Amsal+22-23
e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Dilarang memperbanyak isi Renungan Harian® tanpa izin tertulis dari penerbit.
Renungan Harian® milik Yayasan Pelayanan Gloria -- Copyright © 2026 Yayasan Pelayanan Gloria.
- - -
Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Pelayanan Gloria.
BCA Rekening No. 456 500 8880 a.n. YAYASAN PELAYANAN GLORIA
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Senin, 20 Juli 2026
Bacaan : ROMA 2:1-16
Setahun: Amsal 22-23
Nats: Namun, oleh kekerasan hatimu yang tidak mau bertobat, engkau menimbun murka atas dirimu sendiri pada hari murka dan hukuman Allah yang adil akan dinyatakan. (Roma 2:5)
Renungan:
MENIMBUN MURKA
Kita tentu paham bahwa tidak semua kemarahan didasari kebencian. Ketika seorang anak melakukan hal-hal yang bertentangan dengan ajaran Tuhan, misalnya. Apalagi jika hal itu dilakukannya berulang-ulang. Besar kemungkinan orang tua menjadi marah. Namun, kemarahan itu dilakukan atas dasar kasih. Orang tua yang rindu anaknya bertumbuh dalam kebenaran dan menerima keselamatan tidak segan untuk marah dalam rangka menegur dan mendidik.
Allah adalah kasih. Kasih Allah tidak pernah berkurang. Meski demikian, bukan berarti Allah tidak dapat murka. Justru karena kasih-Nya, Allah pasti akan menjadi murka ketika manusia mengeraskan hati, menolak untuk bertobat. Sebab Allah merancang keselamatan bagi manusia. Allah tidak ingin manusia menjadi budak dosa. Karena itu, setiap perbuatan dosa akan menerima konsekuensi, berupa murka dari Allah.
Murka Allah sesungguhnya adalah akumulasi konsekuensi atas penolakan kita terhadap ajakan pertobatan dari Tuhan. Dengan demikian, bukan Allah yang menentukan murka ini, melainkan diri kita sendiri. Jika kita memanfaatkan kesempatan (kasih) dari Allah dengan memberi diri hidup dalam pertobatan, keselamatan dari Allah kita terima. Sebaliknya, ketika kita merasa diri aman dan berlaku sesuka hati maka keadilan Allah akan menuntut kita melalui murka-Nya. Sebab kasih dan keadilan Allah senantiasa berjalan bersama. Memilih kasih berarti beroleh kesempatan untuk terhindar dari kebinasaan. Namun, mengeraskan hati membuat keadilan Allah nyata melalui murka-Nya. --EBL/www.renunganharian.net
ALLAH TIDAK KEHILANGAN KASIH-NYA, TETAPI KASIH-NYA TIDAK DAPAT MEMBATALKAN KEADILAN-NYA.
e-RH situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: https://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2026/07/20/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?ROMA+2:1-16
ROMA 2:1-16
1 Karena itu, hai manusia, siapapun juga engkau, yang menghakimi orang lain, engkau sendiri tidak bebas dari salah. Sebab, dalam menghakimi orang lain, engkau menghakimi dirimu sendiri, karena engkau yang menghakimi orang lain, melakukan hal-hal yang sama.
2 Tetapi kita tahu, bahwa hukuman Allah berlangsung secara jujur atas mereka yang berbuat demikian.
3 Dan engkau, hai manusia, engkau yang menghakimi mereka yang berbuat demikian, sedangkan engkau sendiri melakukannya juga, adakah engkau sangka, bahwa engkau akan luput dari hukuman Allah?
4 Maukah engkau menganggap sepi kekayaan kemurahan-Nya, kesabaran-Nya dan kelapangan hati-Nya? Tidakkah engkau tahu, bahwa maksud kemurahan Allah ialah menuntun engkau kepada pertobatan?
5 Tetapi oleh kekerasan hatimu yang tidak mau bertobat, engkau menimbun murka atas dirimu sendiri pada hari waktu mana murka dan hukuman Allah yang adil akan dinyatakan.
6 Ia akan membalas setiap orang menurut perbuatannya,
7 yaitu hidup kekal kepada mereka yang dengan tekun berbuat baik, mencari kemuliaan, kehormatan dan ketidakbinasaan,
8 tetapi murka dan geram kepada mereka yang mencari kepentingan sendiri, yang tidak taat kepada kebenaran, melainkan taat kepada kelaliman.
9 Penderitaan dan kesesakan akan menimpa setiap orang yang hidup yang berbuat jahat, pertama-tama orang Yahudi dan juga orang Yunani,
10 tetapi kemuliaan, kehormatan dan damai sejahtera akan diperoleh semua orang yang berbuat baik, pertama-tama orang Yahudi, dan juga orang Yunani.
11 Sebab Allah tidak memandang bulu.
12 Sebab semua orang yang berdosa tanpa hukum Taurat akan binasa tanpa hukum Taurat; dan semua orang yang berdosa di bawah hukum Taurat akan dihakimi oleh hukum Taurat.
13 Karena bukanlah orang yang mendengar hukum Taurat yang benar di hadapan Allah, tetapi orang yang melakukan hukum Tauratlah yang akan dibenarkan.
14 Apabila bangsa-bangsa lain yang tidak memiliki hukum Taurat oleh dorongan diri sendiri melakukan apa yang dituntut hukum Taurat, maka, walaupun mereka tidak memiliki hukum Taurat, mereka menjadi hukum Taurat bagi diri mereka sendiri.
15 Sebab dengan itu mereka menunjukkan, bahwa isi hukum Taurat ada tertulis di dalam hati mereka dan suara hati mereka turut bersaksi dan pikiran mereka saling menuduh atau saling membela.
16 Hal itu akan nampak pada hari, bilamana Allah, sesuai dengan Injil yang kuberitakan, akan menghakimi segala sesuatu yang tersembunyi dalam hati manusia, oleh Kristus Yesus.
Bacaan Alkitab Setahun: https://alkitab.sabda.org/?Amsal+22-23
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/Amsal+22-23
e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Dilarang memperbanyak isi Renungan Harian® tanpa izin tertulis dari penerbit.
Renungan Harian® milik Yayasan Pelayanan Gloria -- Copyright © 2026 Yayasan Pelayanan Gloria.
- - -
Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Pelayanan Gloria.
BCA Rekening No. 456 500 8880 a.n. YAYASAN PELAYANAN GLORIA
