e-SH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Santapan Harian
Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Senin, 15 Juni 2026
Ayat SH: 1 Korintus 16:19-24
Judul: Sampaikan Salamku untuk Mereka
Ketika tamu kami pamit pulang, adegan menggemaskan nan mengharukan terjadi. Anak mereka yang masih balita memberikan kiss bye ke arah kami. Kami segera merindukannya setelah mobil mereka tak lagi terlihat.
Rasul Paulus menyampaikan salam kepada jemaat Korintus, mewakili seluruh jemaat Asia Kecil serta Akwila dan Priskila yang berasal dari sana (19; bdk. Kis. 18:2). Dalam budaya Timur Dekat Kuno, ucapan "salam" biasanya disertai dengan gestur ciuman sebagai tanda hormat. Dalam surat Paulus, ciuman itu disebut ciuman kudus karena bebas dari tipu muslihat dan kemunafikan (20). Meski gestur fisik mereka tidak terlihat, kerinduan dan kasih mereka dapat kita rasakan.
Lebih dari kasih manusia, salam orang-orang percaya memperlihatkan kasih Allah. Jika kasih manusia terbatas, bahkan membawa kematian seperti ciuman Yudas Iskariot kepada Yesus (lih. Mat. 26:49), kasih Allah tidak terbatas dan membawa hidup. Maka, orang yang tidak menerima dan merespons kasih-Nya akan kehilangan hidup yang kekal itu (22). Kasih Allah inilah yang menyertai gereja Tuhan untuk selama-lamanya (23-24).
Kasihilah Tuhan dan sesama manusia! Itulah hukum yang terutama yang Yesus ajarkan kepada kita (Mat. 22:37-40). Itulah yang harus terpancar dari salam kita.
Mungkin kita bertanya, "Bagaimana aku tahu aku benar-benar mengasihi Tuhan?" Buktinya adalah kerinduan kita. Orang yang mengasihi Tuhan akan selalu merindukan Dia. Ia ingin bertemu dengan-Nya setiap hari melalui doa dan perenungan firman Tuhan.
Marilah kita menumbuhkan kerinduan kita. Bila merindukan Tuhan ibarat kiss bye yang kita layangkan kepada-Nya, mengkhayati firman-Nya adalah ciuman kudus kita bagi Tuhan.
Apakah komitmen kita untuk mengasihi Tuhan sedang kendur akhir-akhir ini? Bangkitlah dan sampaikan salam kepada-Nya! Dia tidak berhenti merindukan dan mengasihi kita. Dia tidak pernah pergi meninggalkan hidup kita. Di kemudian hari kita akan menemukan bahwa sesungguhnya Ia terus menyertai kita kapan pun juga. [PHM]
e-SH versi web: https://www.sabda.org/publikasi/sh/2026/06/15/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?1+Korintus+16:19-24
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/1+Korintus+16:19-24
1 Korintus 16:19-24
19 Salam kepadamu dari Jemaat-jemaat di Asia Kecil. Akwila, Priskila dan Jemaat di rumah mereka menyampaikan berlimpah-limpah salam kepadamu.
20 Salam kepadamu dari saudara-saudara semuanya. Sampaikanlah salam seorang kepada yang lain dengan cium kudus.
21 Dengan tanganku sendiri aku menulis ini: Salam dari Paulus.
22 Siapa yang tidak mengasihi Tuhan, terkutuklah ia. Maranata!
23 Kasih karunia Tuhan Yesus menyertai kamu.
24 Kasihku menyertai kamu sekalian dalam Kristus Yesus.
e-SH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Scripture Union Indonesia
e-SH Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
(e-SH) owner-i-kan-akar-Santapan-Harian@hub.xc.org
- - -
Anda diberkati melalui Santapan Harian?
Mari mendukung pelayanan Yayasan Pancar Pijar Alkitab (PPA)
Rekening BCA cab Pintu Air no. 106.30066.22 an. Yay Pancar Pijar Alkitab
e-Santapan Harian
Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Senin, 15 Juni 2026
Ayat SH: 1 Korintus 16:19-24
Judul: Sampaikan Salamku untuk Mereka
Ketika tamu kami pamit pulang, adegan menggemaskan nan mengharukan terjadi. Anak mereka yang masih balita memberikan kiss bye ke arah kami. Kami segera merindukannya setelah mobil mereka tak lagi terlihat.
Rasul Paulus menyampaikan salam kepada jemaat Korintus, mewakili seluruh jemaat Asia Kecil serta Akwila dan Priskila yang berasal dari sana (19; bdk. Kis. 18:2). Dalam budaya Timur Dekat Kuno, ucapan "salam" biasanya disertai dengan gestur ciuman sebagai tanda hormat. Dalam surat Paulus, ciuman itu disebut ciuman kudus karena bebas dari tipu muslihat dan kemunafikan (20). Meski gestur fisik mereka tidak terlihat, kerinduan dan kasih mereka dapat kita rasakan.
Lebih dari kasih manusia, salam orang-orang percaya memperlihatkan kasih Allah. Jika kasih manusia terbatas, bahkan membawa kematian seperti ciuman Yudas Iskariot kepada Yesus (lih. Mat. 26:49), kasih Allah tidak terbatas dan membawa hidup. Maka, orang yang tidak menerima dan merespons kasih-Nya akan kehilangan hidup yang kekal itu (22). Kasih Allah inilah yang menyertai gereja Tuhan untuk selama-lamanya (23-24).
Kasihilah Tuhan dan sesama manusia! Itulah hukum yang terutama yang Yesus ajarkan kepada kita (Mat. 22:37-40). Itulah yang harus terpancar dari salam kita.
Mungkin kita bertanya, "Bagaimana aku tahu aku benar-benar mengasihi Tuhan?" Buktinya adalah kerinduan kita. Orang yang mengasihi Tuhan akan selalu merindukan Dia. Ia ingin bertemu dengan-Nya setiap hari melalui doa dan perenungan firman Tuhan.
Marilah kita menumbuhkan kerinduan kita. Bila merindukan Tuhan ibarat kiss bye yang kita layangkan kepada-Nya, mengkhayati firman-Nya adalah ciuman kudus kita bagi Tuhan.
Apakah komitmen kita untuk mengasihi Tuhan sedang kendur akhir-akhir ini? Bangkitlah dan sampaikan salam kepada-Nya! Dia tidak berhenti merindukan dan mengasihi kita. Dia tidak pernah pergi meninggalkan hidup kita. Di kemudian hari kita akan menemukan bahwa sesungguhnya Ia terus menyertai kita kapan pun juga. [PHM]
e-SH versi web: https://www.sabda.org/publikasi/sh/2026/06/15/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?1+Korintus+16:19-24
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/1+Korintus+16:19-24
1 Korintus 16:19-24
19 Salam kepadamu dari Jemaat-jemaat di Asia Kecil. Akwila, Priskila dan Jemaat di rumah mereka menyampaikan berlimpah-limpah salam kepadamu.
20 Salam kepadamu dari saudara-saudara semuanya. Sampaikanlah salam seorang kepada yang lain dengan cium kudus.
21 Dengan tanganku sendiri aku menulis ini: Salam dari Paulus.
22 Siapa yang tidak mengasihi Tuhan, terkutuklah ia. Maranata!
23 Kasih karunia Tuhan Yesus menyertai kamu.
24 Kasihku menyertai kamu sekalian dalam Kristus Yesus.
e-SH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Scripture Union Indonesia
e-SH Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
(e-SH) owner-i-kan-akar-Santapan-Harian@hub.xc.org
- - -
Anda diberkati melalui Santapan Harian?
Mari mendukung pelayanan Yayasan Pancar Pijar Alkitab (PPA)
Rekening BCA cab Pintu Air no. 106.30066.22 an. Yay Pancar Pijar Alkitab
