e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Kamis, 11 Juni 2026
Bacaan : YESAYA 42:1-9
Setahun: Ayub 35-37
Nats: Buluh yang patah terkulai tidak akan diputuskannya, sumbu yang pudar nyalanya tidak akan dipadamkannya; dengan setia ia akan menyatakan hukum. (Yesaya 42:3)
Renungan:
MERAGAKAN HAMBA TUHAN
Di zaman yang penuh tantangan ini, mudah sekali kita menemukan orang-orang yang tak bersemangat atau hampir putus asa. Mereka bagaikan buluh yang patah dan sumbu yang hampir padam. Setiap hari, kita bisa berjumpa dengan mereka. Entah itu di kampus, tempat kerja, masyarakat, bahkan di rumah. Alih-alih menolong, sering kali kita justru menambah beban mereka. Misalnya, kita melontarkan kata-kata bernada cemooh, menghakimi, merendahkan, atau berlagak tak peduli.
Tidak demikian halnya sosok hamba Tuhan, sebagaimana dilukiskan oleh Nabi Yesaya. Ia datang bukan untuk mematahkan buluh yang patah, bukan pula memadamkan sumbu yang pudar. Sebaliknya, Ia hadir membawa pengharapan, memulihkan, dan menegakkan hukum dengan setia. Gambaran ini menunjuk kepada Kristus, yang penuh kelembutan dan kasih.
Ia menguatkan yang lemah, menghibur yang berduka, dan mengangkat yang jatuh. Ini menegaskan bahwa Tuhan memperlakukan kita penuh belas kasih, tanpa kekerasan. Ketika kita lelah, putus asa, atau hampir menyerah, Ia mendekat untuk menolong. Ia menguatkan kita kembali. Kehadiran-Nya tidak menambah luka, melainkan mengobati, menyembuhkan, dan memulihkan.
Mari kita meneladan hamba Tuhan itu. Alih-alih memperburuk keadaan lewat sikap menghakimi, hendaknya kita peduli dan melayani sesama: menyemangati mereka yang lesu, menghibur mereka yang bersedih, memberi kelegaan bagi mereka yang letih lesu, dan menyembuhkan mereka yang sakit. Bukan menambah luka batin mereka. Demikianlah, kita me-raga-kan hamba Tuhan. Dunia membutuhkan orang-orang yang lebih suka memilih mengasihi, daripada menghakimi sesama. --SAP/www.renunganharian.net
KITA SEMUA ADALAH HAMBA. HANYA SAJA PERTANYAANNYA ADALAH SIAPA YANG AKAN KITA LAYANI?
e-RH situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: https://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2026/06/11/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?YESAYA+42:1-9
YESAYA 42:1-9
1 Lihat, itu hamba-Ku yang Kupegang, orang pilihan-Ku, yang kepadanya Aku berkenan. Aku telah menaruh Roh-Ku ke atasnya, supaya ia menyatakan hukum kepada bangsa-bangsa.
2 Ia tidak akan berteriak atau menyaringkan suara atau memperdengarkan suaranya di jalan.
3 Buluh yang patah terkulai tidak akan diputuskannya, dan sumbu yang pudar nyalanya tidak akan dipadamkannya, tetapi dengan setia ia akan menyatakan hukum.
4 Ia sendiri tidak akan menjadi pudar dan tidak akan patah terkulai, sampai ia menegakkan hukum di bumi; segala pulau mengharapkan pengajarannya.
5 Beginilah firman Allah, TUHAN, yang menciptakan langit dan membentangkannya, yang menghamparkan bumi dengan segala yang tumbuh di atasnya, yang memberikan nafas kepada umat manusia yang mendudukinya dan nyawa kepada mereka yang hidup di atasnya:
6 "Aku ini, TUHAN, telah memanggil engkau untuk maksud penyelamatan, telah memegang tanganmu; Aku telah membentuk engkau dan memberi engkau menjadi perjanjian bagi umat manusia, menjadi terang untuk bangsa-bangsa,
7 untuk membuka mata yang buta, untuk mengeluarkan orang hukuman dari tempat tahanan dan mengeluarkan orang-orang yang duduk dalam gelap dari rumah penjara.
8 Aku ini TUHAN, itulah nama-Ku; Aku tidak akan memberikan kemuliaan-Ku kepada yang lain atau kemasyhuran-Ku kepada patung.
9 Nubuat-nubuat yang dahulu sekarang sudah menjadi kenyataan, hal-hal yang baru hendak Kuberitahukan. Sebelum hal-hal itu muncul, Aku mengabarkannya kepadamu."
Bacaan Alkitab Setahun: https://alkitab.sabda.org/?Ayub+35-37
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/Ayub+35-37
e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Dilarang memperbanyak isi Renungan Harian® tanpa izin tertulis dari penerbit.
Renungan Harian® milik Yayasan Pelayanan Gloria -- Copyright © 2026 Yayasan Pelayanan Gloria.
- - -
Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Pelayanan Gloria.
BCA Rekening No. 456 500 8880 a.n. YAYASAN PELAYANAN GLORIA
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Kamis, 11 Juni 2026
Bacaan : YESAYA 42:1-9
Setahun: Ayub 35-37
Nats: Buluh yang patah terkulai tidak akan diputuskannya, sumbu yang pudar nyalanya tidak akan dipadamkannya; dengan setia ia akan menyatakan hukum. (Yesaya 42:3)
Renungan:
MERAGAKAN HAMBA TUHAN
Di zaman yang penuh tantangan ini, mudah sekali kita menemukan orang-orang yang tak bersemangat atau hampir putus asa. Mereka bagaikan buluh yang patah dan sumbu yang hampir padam. Setiap hari, kita bisa berjumpa dengan mereka. Entah itu di kampus, tempat kerja, masyarakat, bahkan di rumah. Alih-alih menolong, sering kali kita justru menambah beban mereka. Misalnya, kita melontarkan kata-kata bernada cemooh, menghakimi, merendahkan, atau berlagak tak peduli.
Tidak demikian halnya sosok hamba Tuhan, sebagaimana dilukiskan oleh Nabi Yesaya. Ia datang bukan untuk mematahkan buluh yang patah, bukan pula memadamkan sumbu yang pudar. Sebaliknya, Ia hadir membawa pengharapan, memulihkan, dan menegakkan hukum dengan setia. Gambaran ini menunjuk kepada Kristus, yang penuh kelembutan dan kasih.
Ia menguatkan yang lemah, menghibur yang berduka, dan mengangkat yang jatuh. Ini menegaskan bahwa Tuhan memperlakukan kita penuh belas kasih, tanpa kekerasan. Ketika kita lelah, putus asa, atau hampir menyerah, Ia mendekat untuk menolong. Ia menguatkan kita kembali. Kehadiran-Nya tidak menambah luka, melainkan mengobati, menyembuhkan, dan memulihkan.
Mari kita meneladan hamba Tuhan itu. Alih-alih memperburuk keadaan lewat sikap menghakimi, hendaknya kita peduli dan melayani sesama: menyemangati mereka yang lesu, menghibur mereka yang bersedih, memberi kelegaan bagi mereka yang letih lesu, dan menyembuhkan mereka yang sakit. Bukan menambah luka batin mereka. Demikianlah, kita me-raga-kan hamba Tuhan. Dunia membutuhkan orang-orang yang lebih suka memilih mengasihi, daripada menghakimi sesama. --SAP/www.renunganharian.net
KITA SEMUA ADALAH HAMBA. HANYA SAJA PERTANYAANNYA ADALAH SIAPA YANG AKAN KITA LAYANI?
e-RH situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: https://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2026/06/11/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?YESAYA+42:1-9
YESAYA 42:1-9
1 Lihat, itu hamba-Ku yang Kupegang, orang pilihan-Ku, yang kepadanya Aku berkenan. Aku telah menaruh Roh-Ku ke atasnya, supaya ia menyatakan hukum kepada bangsa-bangsa.
2 Ia tidak akan berteriak atau menyaringkan suara atau memperdengarkan suaranya di jalan.
3 Buluh yang patah terkulai tidak akan diputuskannya, dan sumbu yang pudar nyalanya tidak akan dipadamkannya, tetapi dengan setia ia akan menyatakan hukum.
4 Ia sendiri tidak akan menjadi pudar dan tidak akan patah terkulai, sampai ia menegakkan hukum di bumi; segala pulau mengharapkan pengajarannya.
5 Beginilah firman Allah, TUHAN, yang menciptakan langit dan membentangkannya, yang menghamparkan bumi dengan segala yang tumbuh di atasnya, yang memberikan nafas kepada umat manusia yang mendudukinya dan nyawa kepada mereka yang hidup di atasnya:
6 "Aku ini, TUHAN, telah memanggil engkau untuk maksud penyelamatan, telah memegang tanganmu; Aku telah membentuk engkau dan memberi engkau menjadi perjanjian bagi umat manusia, menjadi terang untuk bangsa-bangsa,
7 untuk membuka mata yang buta, untuk mengeluarkan orang hukuman dari tempat tahanan dan mengeluarkan orang-orang yang duduk dalam gelap dari rumah penjara.
8 Aku ini TUHAN, itulah nama-Ku; Aku tidak akan memberikan kemuliaan-Ku kepada yang lain atau kemasyhuran-Ku kepada patung.
9 Nubuat-nubuat yang dahulu sekarang sudah menjadi kenyataan, hal-hal yang baru hendak Kuberitahukan. Sebelum hal-hal itu muncul, Aku mengabarkannya kepadamu."
Bacaan Alkitab Setahun: https://alkitab.sabda.org/?Ayub+35-37
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/Ayub+35-37
e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Dilarang memperbanyak isi Renungan Harian® tanpa izin tertulis dari penerbit.
Renungan Harian® milik Yayasan Pelayanan Gloria -- Copyright © 2026 Yayasan Pelayanan Gloria.
- - -
Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Pelayanan Gloria.
BCA Rekening No. 456 500 8880 a.n. YAYASAN PELAYANAN GLORIA
