e-SH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Santapan Harian
Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Minggu, 24 Mei 2026
Ayat SH: 1 Korintus 4:6-21
Judul: Roh Kudus Memberi
Melalui suratnya, Rasul Paulus menyampaikan teguran keras kepada jemaat di Korintus supaya mereka tidak menyombongkan diri (6). Apa alasannya? Tak seorang pun bisa menganggap dirinya sendiri sedemikian penting dibandingkan orang lain sebab semua yang dipunyai adalah pemberian yang mereka terima (7). Artinya, apa pun yang menjadi milik mereka, termasuk keberadaan dan posisi mereka, adalah pemberian, bukan berasal dari diri mereka sendiri. Pemberian siapa? Tentunya, pemberian Tuhan sendiri.
Hal ini selaras dengan Pentakosta yang kita peringati hari ini. Pentakosta memperingati turunnya Roh Kudus kepada para rasul dan lahirnya gereja untuk pertama kali. Roh Kudus dicurahkan kepada umat manusia, menolong manusia menjadi percaya. Roh Kudus dianugerahkan untuk membimbing orang-orang percaya bersekutu sehingga lahirlah gereja. Di situlah Kerajaan Allah hadir memberi kekuatan, bukan perkataan (19). Dengan demikian, iman dan gereja bertumbuh sebagai pemberian Tuhan.
Selaras dengan teguran Rasul Paulus kepada jemaat di Korintus dalam perikop ini, kita diingatkan untuk selalu sadar akan pemberian atau anugerah Allah tersebut. Kalau saat ini kita adalah orang percaya, yakinlah bahwa dengan percaya kita telah selamat. Kita mesti sadar bahwa keselamatan adalah pemberian Tuhan dan Ia menuntun kita melalui Roh Kudus di dalam hati kita. Tak selayaknya kita menjadi sombong karena merasa diri sudah selamat. Tidak sepantasnya kita memandang buruk orang lain yang dianggap belum selamat.
Hendaklah kita tidak merasa diri sebagai orang yang paling penting di tengah lingkungan gereja kita, lalu memandang rendah peran saudara-saudara yang lain. Kiranya kita dimampukan untuk menghargai satu dengan yang lain, baik antar pribadi maupun antar gereja. Hendaknya kita selalu ingat bahwa bertumbuhnya iman dan gereja adalah pemberian Tuhan. Karya Roh Kudus kiranya menuntun kita menjadi penuh syukur menghidupi iman dan gereja. (KRS)
e-SH versi web: https://www.sabda.org/publikasi/sh/2026/05/24/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?1+Korintus+4:6-21
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/1+Korintus+4:6-21
1 Korintus 4:6-21
6 Saudara-saudara, kata-kata ini aku kenakan pada diriku sendiri dan pada Apolos, karena kamu, supaya dari teladan kami kamu belajar apakah artinya ungkapan: "Jangan melampaui yang ada tertulis", supaya jangan ada di antara kamu yang menyombongkan diri dengan jalan mengutamakan yang satu dari pada yang lain.
7 Sebab siapakah yang menganggap engkau begitu penting? Dan apakah yang engkau punyai, yang tidak engkau terima? Dan jika engkau memang menerimanya, mengapakah engkau memegahkan diri, seolah-olah engkau tidak menerimanya?
8 Kamu telah kenyang, kamu telah menjadi kaya, tanpa kami kamu telah menjadi raja. Ah, alangkah baiknya kalau benar demikian, bahwa kamu telah menjadi raja, sehingga kamipun turut menjadi raja dengan kamu.
9 Sebab, menurut pendapatku, Allah memberikan kepada kami, para rasul, tempat yang paling rendah, sama seperti orang-orang yang telah dijatuhi hukuman mati, sebab kami telah menjadi tontonan bagi dunia, bagi malaikat-malaikat dan bagi manusia.
10 Kami bodoh oleh karena Kristus, tetapi kamu arif dalam Kristus. Kami lemah, tetapi kamu kuat. Kamu mulia, tetapi kami hina.
11 Sampai pada saat ini kami lapar, haus, telanjang, dipukul dan hidup mengembara,
12 kami melakukan pekerjaan tangan yang berat. Kalau kami dimaki, kami memberkati; kalau kami dianiaya, kami sabar;
13 kalau kami difitnah, kami tetap menjawab dengan ramah; kami telah menjadi sama dengan sampah dunia, sama dengan kotoran dari segala sesuatu, sampai pada saat ini.
14 Hal ini kutuliskan bukan untuk memalukan kamu, tetapi untuk menegor kamu sebagai anak-anakku yang kukasihi.
15 Sebab sekalipun kamu mempunyai beribu-ribu pendidik dalam Kristus, kamu tidak mempunyai banyak bapa. Karena akulah yang dalam Kristus Yesus telah menjadi bapamu oleh Injil yang kuberitakan kepadamu.
16 Sebab itu aku menasihatkan kamu: turutilah teladanku!
17 Justru itulah sebabnya aku mengirimkan kepadamu Timotius, yang adalah anakku yang kekasih dan yang setia dalam Tuhan. Ia akan memperingatkan kamu akan hidup yang kuturuti dalam Kristus Yesus, seperti yang kuajarkan di mana-mana dalam setiap jemaat.
18 Tetapi ada beberapa orang yang menjadi sombong, karena mereka menyangka, bahwa aku tidak akan datang lagi kepadamu.
19 Tetapi aku akan segera datang kepadamu, kalau Tuhan menghendakinya. Maka aku akan tahu, bukan tentang perkataan orang-orang yang sombong itu, tetapi tentang kekuatan mereka.
20 Sebab Kerajaan Allah bukan terdiri dari perkataan, tetapi dari kuasa.
21 Apakah yang kamu kehendaki? Haruskah aku datang kepadamu dengan cambuk atau dengan kasih dan dengan hati yang lemah lembut?
e-SH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Scripture Union Indonesia
e-SH Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
(e-SH) owner-i-kan-akar-Santapan-Harian@hub.xc.org
- - -
Anda diberkati melalui Santapan Harian?
Mari mendukung pelayanan Yayasan Pancar Pijar Alkitab (PPA)
Rekening BCA cab Pintu Air no. 106.30066.22 an. Yay Pancar Pijar Alkitab
e-Santapan Harian
Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Minggu, 24 Mei 2026
Ayat SH: 1 Korintus 4:6-21
Judul: Roh Kudus Memberi
Melalui suratnya, Rasul Paulus menyampaikan teguran keras kepada jemaat di Korintus supaya mereka tidak menyombongkan diri (6). Apa alasannya? Tak seorang pun bisa menganggap dirinya sendiri sedemikian penting dibandingkan orang lain sebab semua yang dipunyai adalah pemberian yang mereka terima (7). Artinya, apa pun yang menjadi milik mereka, termasuk keberadaan dan posisi mereka, adalah pemberian, bukan berasal dari diri mereka sendiri. Pemberian siapa? Tentunya, pemberian Tuhan sendiri.
Hal ini selaras dengan Pentakosta yang kita peringati hari ini. Pentakosta memperingati turunnya Roh Kudus kepada para rasul dan lahirnya gereja untuk pertama kali. Roh Kudus dicurahkan kepada umat manusia, menolong manusia menjadi percaya. Roh Kudus dianugerahkan untuk membimbing orang-orang percaya bersekutu sehingga lahirlah gereja. Di situlah Kerajaan Allah hadir memberi kekuatan, bukan perkataan (19). Dengan demikian, iman dan gereja bertumbuh sebagai pemberian Tuhan.
Selaras dengan teguran Rasul Paulus kepada jemaat di Korintus dalam perikop ini, kita diingatkan untuk selalu sadar akan pemberian atau anugerah Allah tersebut. Kalau saat ini kita adalah orang percaya, yakinlah bahwa dengan percaya kita telah selamat. Kita mesti sadar bahwa keselamatan adalah pemberian Tuhan dan Ia menuntun kita melalui Roh Kudus di dalam hati kita. Tak selayaknya kita menjadi sombong karena merasa diri sudah selamat. Tidak sepantasnya kita memandang buruk orang lain yang dianggap belum selamat.
Hendaklah kita tidak merasa diri sebagai orang yang paling penting di tengah lingkungan gereja kita, lalu memandang rendah peran saudara-saudara yang lain. Kiranya kita dimampukan untuk menghargai satu dengan yang lain, baik antar pribadi maupun antar gereja. Hendaknya kita selalu ingat bahwa bertumbuhnya iman dan gereja adalah pemberian Tuhan. Karya Roh Kudus kiranya menuntun kita menjadi penuh syukur menghidupi iman dan gereja. (KRS)
e-SH versi web: https://www.sabda.org/publikasi/sh/2026/05/24/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?1+Korintus+4:6-21
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/1+Korintus+4:6-21
1 Korintus 4:6-21
6 Saudara-saudara, kata-kata ini aku kenakan pada diriku sendiri dan pada Apolos, karena kamu, supaya dari teladan kami kamu belajar apakah artinya ungkapan: "Jangan melampaui yang ada tertulis", supaya jangan ada di antara kamu yang menyombongkan diri dengan jalan mengutamakan yang satu dari pada yang lain.
7 Sebab siapakah yang menganggap engkau begitu penting? Dan apakah yang engkau punyai, yang tidak engkau terima? Dan jika engkau memang menerimanya, mengapakah engkau memegahkan diri, seolah-olah engkau tidak menerimanya?
8 Kamu telah kenyang, kamu telah menjadi kaya, tanpa kami kamu telah menjadi raja. Ah, alangkah baiknya kalau benar demikian, bahwa kamu telah menjadi raja, sehingga kamipun turut menjadi raja dengan kamu.
9 Sebab, menurut pendapatku, Allah memberikan kepada kami, para rasul, tempat yang paling rendah, sama seperti orang-orang yang telah dijatuhi hukuman mati, sebab kami telah menjadi tontonan bagi dunia, bagi malaikat-malaikat dan bagi manusia.
10 Kami bodoh oleh karena Kristus, tetapi kamu arif dalam Kristus. Kami lemah, tetapi kamu kuat. Kamu mulia, tetapi kami hina.
11 Sampai pada saat ini kami lapar, haus, telanjang, dipukul dan hidup mengembara,
12 kami melakukan pekerjaan tangan yang berat. Kalau kami dimaki, kami memberkati; kalau kami dianiaya, kami sabar;
13 kalau kami difitnah, kami tetap menjawab dengan ramah; kami telah menjadi sama dengan sampah dunia, sama dengan kotoran dari segala sesuatu, sampai pada saat ini.
14 Hal ini kutuliskan bukan untuk memalukan kamu, tetapi untuk menegor kamu sebagai anak-anakku yang kukasihi.
15 Sebab sekalipun kamu mempunyai beribu-ribu pendidik dalam Kristus, kamu tidak mempunyai banyak bapa. Karena akulah yang dalam Kristus Yesus telah menjadi bapamu oleh Injil yang kuberitakan kepadamu.
16 Sebab itu aku menasihatkan kamu: turutilah teladanku!
17 Justru itulah sebabnya aku mengirimkan kepadamu Timotius, yang adalah anakku yang kekasih dan yang setia dalam Tuhan. Ia akan memperingatkan kamu akan hidup yang kuturuti dalam Kristus Yesus, seperti yang kuajarkan di mana-mana dalam setiap jemaat.
18 Tetapi ada beberapa orang yang menjadi sombong, karena mereka menyangka, bahwa aku tidak akan datang lagi kepadamu.
19 Tetapi aku akan segera datang kepadamu, kalau Tuhan menghendakinya. Maka aku akan tahu, bukan tentang perkataan orang-orang yang sombong itu, tetapi tentang kekuatan mereka.
20 Sebab Kerajaan Allah bukan terdiri dari perkataan, tetapi dari kuasa.
21 Apakah yang kamu kehendaki? Haruskah aku datang kepadamu dengan cambuk atau dengan kasih dan dengan hati yang lemah lembut?
e-SH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Scripture Union Indonesia
e-SH Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
(e-SH) owner-i-kan-akar-Santapan-Harian@hub.xc.org
- - -
Anda diberkati melalui Santapan Harian?
Mari mendukung pelayanan Yayasan Pancar Pijar Alkitab (PPA)
Rekening BCA cab Pintu Air no. 106.30066.22 an. Yay Pancar Pijar Alkitab
