e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Kamis, 7 Mei 2026
Bacaan : LUKAS 5:27-32
Setahun: 1 Tawarikh 18-21
Nats: Kemudian Lewi mengadakan suatu perjamuan besar untuk Dia di rumahnya. Sejumlah besar pemungut cukai dan orang-orang lain turut makan bersama mereka. (Lukas 5:29)
Renungan:
MENJADI "JEMBATAN"
Ketika akan berpindah ke tempat baru, terkadang kita akan mencari orang yang berasal dari tempat baru itu. Dari orang itu, kita mendapat banyak informasi mengenai tempat itu seperti: keadaan, kebiasaan, budaya, dan lainnya. Kita pun dapat dikenalkan dengan orang-orang di sana sehingga tidak kesulitan dalam berinteraksi. Orang ini telah menjadi "jembatan" bagi kita.
Setelah Lewi, seorang pemungut cukai, mengikut Yesus, ia mengadakan perjamuan besar untuk Yesus. Lewi tentunya bersyukur bahwa Yesus berkenan memanggilnya, orang yang terpinggirkan, sehingga karena sukacitanya, ia mengadakan perjamuan. Hal yang menarik adalah ia tidak hanya mengundang Yesus saja, tetapi di situ ada teman-teman lamanya, sesama pemungut cukai dan orang-orang berdosa, yang ikut makan.
Lewi telah memberikan dirinya menjadi "jembatan" bagi banyak pemungut cukai dan orang-orang berdosa untuk dapat berjumpa dengan Yesus melalui perjamuan makan itu. Tentunya bukan hal yang mudah bagi orang-orang yang terpinggirkan karena statusnya, untuk dapat berelasi dengan Yesus. Dan ternyata hal ini menjadi cemoohan orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat yang beranggapan bahwa Yesus tidak pantas makan bersama dengan mereka.
Di sekitar kita ada banyak orang yang belum mengenal Yesus, malu, takut, atau tidak tahu bagaimana cara mengenal Yesus. Mereka sedang menanti-nantikan siapa yang akan menolong mereka. Marilah kita yang telah mengenal Dia, menyediakan diri menjadi "jembatan" bagi mereka untuk berjumpa dan mengenal Yesus, dengan menceritakan kasih Kristus kepada mereka. --ANT/www.renunganharian.net
JADILAH "JEMBATAN" UNTUK BANYAK ORANG KEPADA YESUS.
e-RH situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: https://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2026/05/07/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?LUKAS+5:27-32
LUKAS 5:27-32
27 Kemudian, ketika Yesus pergi ke luar, Ia melihat seorang pemungut cukai, yang bernama Lewi, sedang duduk di rumah cukai. Yesus berkata kepadanya: "Ikutlah Aku!"
28 Maka berdirilah Lewi dan meninggalkan segala sesuatu, lalu mengikut Dia.
29 Dan Lewi mengadakan suatu perjamuan besar untuk Dia di rumahnya dan sejumlah besar pemungut cukai dan orang-orang lain turut makan bersama-sama dengan Dia.
30 Orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat bersungut-sungut kepada murid-murid Yesus, katanya: "Mengapa kamu makan dan minum bersama-sama dengan pemungut cukai dan orang berdosa?"
31 Lalu jawab Yesus kepada mereka, kata-Nya: "Bukan orang sehat yang memerlukan tabib, tetapi orang sakit;
32 Aku datang bukan untuk memanggil orang benar, tetapi orang berdosa, supaya mereka bertobat."
Bacaan Alkitab Setahun: https://alkitab.sabda.org/?1+Tawarikh+18-21
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/1+Tawarikh+18-21
e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Dilarang memperbanyak isi Renungan Harian® tanpa izin tertulis dari penerbit.
Renungan Harian® milik Yayasan Pelayanan Gloria -- Copyright © 2026 Yayasan Pelayanan Gloria.
- - -
Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Pelayanan Gloria.
BCA Rekening No. 456 500 8880 a.n. YAYASAN PELAYANAN GLORIA
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Kamis, 7 Mei 2026
Bacaan : LUKAS 5:27-32
Setahun: 1 Tawarikh 18-21
Nats: Kemudian Lewi mengadakan suatu perjamuan besar untuk Dia di rumahnya. Sejumlah besar pemungut cukai dan orang-orang lain turut makan bersama mereka. (Lukas 5:29)
Renungan:
MENJADI "JEMBATAN"
Ketika akan berpindah ke tempat baru, terkadang kita akan mencari orang yang berasal dari tempat baru itu. Dari orang itu, kita mendapat banyak informasi mengenai tempat itu seperti: keadaan, kebiasaan, budaya, dan lainnya. Kita pun dapat dikenalkan dengan orang-orang di sana sehingga tidak kesulitan dalam berinteraksi. Orang ini telah menjadi "jembatan" bagi kita.
Setelah Lewi, seorang pemungut cukai, mengikut Yesus, ia mengadakan perjamuan besar untuk Yesus. Lewi tentunya bersyukur bahwa Yesus berkenan memanggilnya, orang yang terpinggirkan, sehingga karena sukacitanya, ia mengadakan perjamuan. Hal yang menarik adalah ia tidak hanya mengundang Yesus saja, tetapi di situ ada teman-teman lamanya, sesama pemungut cukai dan orang-orang berdosa, yang ikut makan.
Lewi telah memberikan dirinya menjadi "jembatan" bagi banyak pemungut cukai dan orang-orang berdosa untuk dapat berjumpa dengan Yesus melalui perjamuan makan itu. Tentunya bukan hal yang mudah bagi orang-orang yang terpinggirkan karena statusnya, untuk dapat berelasi dengan Yesus. Dan ternyata hal ini menjadi cemoohan orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat yang beranggapan bahwa Yesus tidak pantas makan bersama dengan mereka.
Di sekitar kita ada banyak orang yang belum mengenal Yesus, malu, takut, atau tidak tahu bagaimana cara mengenal Yesus. Mereka sedang menanti-nantikan siapa yang akan menolong mereka. Marilah kita yang telah mengenal Dia, menyediakan diri menjadi "jembatan" bagi mereka untuk berjumpa dan mengenal Yesus, dengan menceritakan kasih Kristus kepada mereka. --ANT/www.renunganharian.net
JADILAH "JEMBATAN" UNTUK BANYAK ORANG KEPADA YESUS.
e-RH situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: https://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2026/05/07/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?LUKAS+5:27-32
LUKAS 5:27-32
27 Kemudian, ketika Yesus pergi ke luar, Ia melihat seorang pemungut cukai, yang bernama Lewi, sedang duduk di rumah cukai. Yesus berkata kepadanya: "Ikutlah Aku!"
28 Maka berdirilah Lewi dan meninggalkan segala sesuatu, lalu mengikut Dia.
29 Dan Lewi mengadakan suatu perjamuan besar untuk Dia di rumahnya dan sejumlah besar pemungut cukai dan orang-orang lain turut makan bersama-sama dengan Dia.
30 Orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat bersungut-sungut kepada murid-murid Yesus, katanya: "Mengapa kamu makan dan minum bersama-sama dengan pemungut cukai dan orang berdosa?"
31 Lalu jawab Yesus kepada mereka, kata-Nya: "Bukan orang sehat yang memerlukan tabib, tetapi orang sakit;
32 Aku datang bukan untuk memanggil orang benar, tetapi orang berdosa, supaya mereka bertobat."
Bacaan Alkitab Setahun: https://alkitab.sabda.org/?1+Tawarikh+18-21
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/1+Tawarikh+18-21
e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Dilarang memperbanyak isi Renungan Harian® tanpa izin tertulis dari penerbit.
Renungan Harian® milik Yayasan Pelayanan Gloria -- Copyright © 2026 Yayasan Pelayanan Gloria.
- - -
Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Pelayanan Gloria.
BCA Rekening No. 456 500 8880 a.n. YAYASAN PELAYANAN GLORIA
