e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Selasa, 5 Mei 2026
Bacaan : AMSAL 25:16-28
Setahun: 1 Tawarikh 12-14
Nats: Bagaikan kota yang roboh temboknya, demikianlah orang yang tak dapat mengendalikan diri. (Amsal 25:28)
Renungan:
RETAKAN TEMBOK BATIN
Di zaman kuno, tembok kota bukan hanya lambang kekuatan, tapi perlindungan utama bagi warga di dalamnya. Tembok yang kokoh membuat musuh berpikir dua kali sebelum menyerang sebuah kota. Yerikho, misalnya, pernah menjadi kota yang disegani karena temboknya yang besar dan kuat-lalu Tuhan meruntuhkannya dengan cara yang ajaib. Namun, bayangkan jika tembok itu tak pernah dibangun. Kota itu akan menjadi sasaran empuk-dirampas, dijarah, diacak-acak.
Kitab Amsal 25:28 menegaskan, "Bagaikan kota yang roboh temboknya, demikianlah orang yang tak dapat mengendalikan diri." Ini gambaran yang tepat. Memang, kita bagaikan membuka pintu bagi kehancuran, bila tanpa pengendalian diri: amarah yang tak terkendali, nafsu yang mendominasi, kata-kata yang menyakiti, kebiasaan buruk yang terus terjadi. Semua itu seperti retakan di tembok batin, yang pelan tapi pasti akan meruntuhkan hidup kita.
Di tengah dunia yang penuh hiruk-pikuk oleh godaan digital, tekanan hidup, kelelahan emosional-pengendalian diri merupakan sebuah keharusan. Kita memerlukan disiplin rohani untuk membangun tembok batin guna melindungi hati, pikiran, dan kewarasan hidup.
Tembok batin itu dibangun lewat doa yang tekun, pembacaan firman, saat teduh bersama Tuhan, dan persekutuan yang saling menopang. Roh Kudus akan memberi kita kekuatan untuk mengendalikan diri, memilih yang benar, dan tetap teguh ketika musuh jiwa menyerang. Ingatlah, hidup kita berharga. Maka, jangan biarkan tembok pengendalian diri kita roboh. Jagalah dengan waspada. --SAP/www.renunganharian.net
JIKA KAMU KEHILANGAN PENGENDALIAN DIRI, SEGALANYA AKAN HANCUR.-JOHN WOODEN
e-RH situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: https://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2026/05/05/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?AMSAL+25:16-28
AMSAL 25:16-28
16 Kalau engkau mendapat madu, makanlah secukupnya, jangan sampai engkau terlalu kenyang dengan itu, lalu memuntahkannya.
17 Janganlah kerap kali datang ke rumah sesamamu, supaya jangan ia bosan, lalu membencimu.
18 Orang yang bersaksi dusta terhadap sesamanya adalah seperti gada, atau pedang, atau panah yang tajam.
19 Kepercayaan kepada pengkhianat di masa kesesakan adalah seperti gigi yang rapuh dan kaki yang goyah.
20 Orang yang menyanyikan nyanyian untuk hati yang sedih adalah seperti orang yang menanggalkan baju di musim dingin, dan seperti cuka pada luka.
21 Jikalau seterumu lapar, berilah dia makan roti, dan jikalau ia dahaga, berilah dia minum air.
22 Karena engkau akan menimbun bara api di atas kepalanya, dan TUHAN akan membalas itu kepadamu.
23 Angin utara membawa hujan, bicara secara rahasia muka marah.
24 Lebih baik tinggal pada sudut sotoh rumah dari pada diam serumah dengan perempuan yang suka bertengkar.
25 Seperti air sejuk bagi jiwa yang dahaga, demikianlah kabar baik dari negeri yang jauh.
26 Seperti mata air yang keruh dan sumber yang kotor, demikianlah orang benar yang kuatir di hadapan orang fasik.
27 Tidaklah baik makan banyak madu; sebab itu biarlah jarang kata-kata pujianmu.
28 Orang yang tak dapat mengendalikan diri adalah seperti kota yang roboh temboknya.
Bacaan Alkitab Setahun: https://alkitab.sabda.org/?1+Tawarikh+12-14
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/1+Tawarikh+12-14
e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Dilarang memperbanyak isi Renungan Harian® tanpa izin tertulis dari penerbit.
Renungan Harian® milik Yayasan Pelayanan Gloria -- Copyright © 2026 Yayasan Pelayanan Gloria.
- - -
Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Pelayanan Gloria.
BCA Rekening No. 456 500 8880 a.n. YAYASAN PELAYANAN GLORIA
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Selasa, 5 Mei 2026
Bacaan : AMSAL 25:16-28
Setahun: 1 Tawarikh 12-14
Nats: Bagaikan kota yang roboh temboknya, demikianlah orang yang tak dapat mengendalikan diri. (Amsal 25:28)
Renungan:
RETAKAN TEMBOK BATIN
Di zaman kuno, tembok kota bukan hanya lambang kekuatan, tapi perlindungan utama bagi warga di dalamnya. Tembok yang kokoh membuat musuh berpikir dua kali sebelum menyerang sebuah kota. Yerikho, misalnya, pernah menjadi kota yang disegani karena temboknya yang besar dan kuat-lalu Tuhan meruntuhkannya dengan cara yang ajaib. Namun, bayangkan jika tembok itu tak pernah dibangun. Kota itu akan menjadi sasaran empuk-dirampas, dijarah, diacak-acak.
Kitab Amsal 25:28 menegaskan, "Bagaikan kota yang roboh temboknya, demikianlah orang yang tak dapat mengendalikan diri." Ini gambaran yang tepat. Memang, kita bagaikan membuka pintu bagi kehancuran, bila tanpa pengendalian diri: amarah yang tak terkendali, nafsu yang mendominasi, kata-kata yang menyakiti, kebiasaan buruk yang terus terjadi. Semua itu seperti retakan di tembok batin, yang pelan tapi pasti akan meruntuhkan hidup kita.
Di tengah dunia yang penuh hiruk-pikuk oleh godaan digital, tekanan hidup, kelelahan emosional-pengendalian diri merupakan sebuah keharusan. Kita memerlukan disiplin rohani untuk membangun tembok batin guna melindungi hati, pikiran, dan kewarasan hidup.
Tembok batin itu dibangun lewat doa yang tekun, pembacaan firman, saat teduh bersama Tuhan, dan persekutuan yang saling menopang. Roh Kudus akan memberi kita kekuatan untuk mengendalikan diri, memilih yang benar, dan tetap teguh ketika musuh jiwa menyerang. Ingatlah, hidup kita berharga. Maka, jangan biarkan tembok pengendalian diri kita roboh. Jagalah dengan waspada. --SAP/www.renunganharian.net
JIKA KAMU KEHILANGAN PENGENDALIAN DIRI, SEGALANYA AKAN HANCUR.-JOHN WOODEN
e-RH situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: https://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2026/05/05/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?AMSAL+25:16-28
AMSAL 25:16-28
16 Kalau engkau mendapat madu, makanlah secukupnya, jangan sampai engkau terlalu kenyang dengan itu, lalu memuntahkannya.
17 Janganlah kerap kali datang ke rumah sesamamu, supaya jangan ia bosan, lalu membencimu.
18 Orang yang bersaksi dusta terhadap sesamanya adalah seperti gada, atau pedang, atau panah yang tajam.
19 Kepercayaan kepada pengkhianat di masa kesesakan adalah seperti gigi yang rapuh dan kaki yang goyah.
20 Orang yang menyanyikan nyanyian untuk hati yang sedih adalah seperti orang yang menanggalkan baju di musim dingin, dan seperti cuka pada luka.
21 Jikalau seterumu lapar, berilah dia makan roti, dan jikalau ia dahaga, berilah dia minum air.
22 Karena engkau akan menimbun bara api di atas kepalanya, dan TUHAN akan membalas itu kepadamu.
23 Angin utara membawa hujan, bicara secara rahasia muka marah.
24 Lebih baik tinggal pada sudut sotoh rumah dari pada diam serumah dengan perempuan yang suka bertengkar.
25 Seperti air sejuk bagi jiwa yang dahaga, demikianlah kabar baik dari negeri yang jauh.
26 Seperti mata air yang keruh dan sumber yang kotor, demikianlah orang benar yang kuatir di hadapan orang fasik.
27 Tidaklah baik makan banyak madu; sebab itu biarlah jarang kata-kata pujianmu.
28 Orang yang tak dapat mengendalikan diri adalah seperti kota yang roboh temboknya.
Bacaan Alkitab Setahun: https://alkitab.sabda.org/?1+Tawarikh+12-14
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/1+Tawarikh+12-14
e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Dilarang memperbanyak isi Renungan Harian® tanpa izin tertulis dari penerbit.
Renungan Harian® milik Yayasan Pelayanan Gloria -- Copyright © 2026 Yayasan Pelayanan Gloria.
- - -
Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Pelayanan Gloria.
BCA Rekening No. 456 500 8880 a.n. YAYASAN PELAYANAN GLORIA
