e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Sabtu, 30 Mei 2026
Bacaan : KEJADIAN 22:1-19
Setahun: Ester 1-5
Nats: Abraham berkata kepada kedua hambanya, "Tinggallah kamu di sini dengan keledai ini. Aku beserta anak ini akan pergi ke sana. Kami akan beribadah, lalu kami akan kembali kepadamu." (Kejadian 22:5)
Renungan:
BAIK-BAIK SAJA
Saat menanyakan kabar kepada seseorang, biasanya kita mendengar jawaban, "Aku baik-baik saja." Namun, adakalanya mereka mengatakan, "Aku tidak baik." Saat itu di benak kita dapat terlintas berbagai kemungkinan yang terjadi dalam kehidupan orang itu. Satu persamaannya, semuanya bersifat tidak menyenangkan. Mungkin orang itu menderita sakit, mengalami musibah, atau menghadapi masalah.
Tuhan menyuruh Abraham pergi ke tanah Moria, lalu mempersembahkan di situ Ishak sebagai kurban bakaran. Keesokan harinya, pagi-pagi Abraham bangun untuk melaksanakan perintah Tuhan. Tiada terucap perbantahan, padahal sebentar lagi ia kehilangan anaksatu-satunya. Alasannya ialah iman. Sesudah tiga hari berjalan, Abraham menyuruh kedua hamba yang menyertainya tinggal di tempat, sementara ia dan Ishak meneruskan perjalanan. Ia memberi pesan kepada mereka, yang mana di situ tergurat dua hal yang diyakininya. Pertama, Ishak tidak mati, sebab itu ia berkata, "Kami akan kembali kepadamu." Hal kedua yang ia yakini termuat dalam kitab Ibrani, yakni sekalipun Ishak mati, Tuhan sanggup membangkitkannya kembali (lih. Ibr. 11:19). Singkatnya, Abraham beranggapan bahwa segalanya akan baik-baik saja.
Keadaan tidak selalu baik adanya. Kesukaran dapat tiba-tiba muncul. Namun, iman selalu menyatakan bahwa segalanya akan baik-baik saja. Sebab iman senantiasa memandang kepada Tuhan yang penuh kuasa, yang sanggup melakukan apa pun. Jika kita mengharap hari-hari kehidupan yang penuh damai sejahtera dan sukacita maka imanlah yang terutama harus kita miliki. --LIN/www.renunganharian.net
TUHAN EMPUNYA KUASA UNTUK MELAKUKAN SEGALANYA MAKA ITU BERARTI SEGALANYA AKAN BAIK-BAIK SAJA.
e-RH situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: https://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2026/05/30/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?KEJADIAN+22:1-19
KEJADIAN 22:1-19
1 Setelah semuanya itu Allah mencoba Abraham. Ia berfirman kepadanya: "Abraham," lalu sahutnya: "Ya, Tuhan."
2 Firman-Nya: "Ambillah anakmu yang tunggal itu, yang engkau kasihi, yakni Ishak, pergilah ke tanah Moria dan persembahkanlah dia di sana sebagai korban bakaran pada salah satu gunung yang akan Kukatakan kepadamu."
3 Keesokan harinya pagi-pagi bangunlah Abraham, ia memasang pelana keledainya dan memanggil dua orang bujangnya beserta Ishak, anaknya; ia membelah juga kayu untuk korban bakaran itu, lalu berangkatlah ia dan pergi ke tempat yang dikatakan Allah kepadanya.
4 Ketika pada hari ketiga Abraham melayangkan pandangnya, kelihatanlah kepadanya tempat itu dari jauh.
5 Kata Abraham kepada kedua bujangnya itu: "Tinggallah kamu di sini dengan keledai ini; aku beserta anak ini akan pergi ke sana; kami akan sembahyang, sesudah itu kami kembali kepadamu."
6 Lalu Abraham mengambil kayu untuk korban bakaran itu dan memikulkannya ke atas bahu Ishak, anaknya, sedang di tangannya dibawanya api dan pisau. Demikianlah keduanya berjalan bersama-sama.
7 Lalu berkatalah Ishak kepada Abraham, ayahnya: "Bapa." Sahut Abraham: "Ya, anakku." Bertanyalah ia: "Di sini sudah ada api dan kayu, tetapi di manakah anak domba untuk korban bakaran itu?"
8 Sahut Abraham: "Allah yang akan menyediakan anak domba untuk korban bakaran bagi-Nya, anakku." Demikianlah keduanya berjalan bersama-sama.
9 Sampailah mereka ke tempat yang dikatakan Allah kepadanya. Lalu Abraham mendirikan mezbah di situ, disusunnyalah kayu, diikatnya Ishak, anaknya itu, dan diletakkannya di mezbah itu, di atas kayu api.
10 Sesudah itu Abraham mengulurkan tangannya, lalu mengambil pisau untuk menyembelih anaknya.
11 Tetapi berserulah Malaikat TUHAN dari langit kepadanya: "Abraham, Abraham." Sahutnya: "Ya, Tuhan."
12 Lalu Ia berfirman: "Jangan bunuh anak itu dan jangan kauapa-apakan dia, sebab telah Kuketahui sekarang, bahwa engkau takut akan Allah, dan engkau tidak segan-segan untuk menyerahkan anakmu yang tunggal kepada-Ku."
13 Lalu Abraham menoleh dan melihat seekor domba jantan di belakangnya, yang tanduknya tersangkut dalam belukar. Abraham mengambil domba itu, lalu mengorbankannya sebagai korban bakaran pengganti anaknya.
14 Dan Abraham menamai tempat itu: "TUHAN menyediakan"; sebab itu sampai sekarang dikatakan orang: "Di atas gunung TUHAN, akan disediakan."
15 Untuk kedua kalinya berserulah Malaikat TUHAN dari langit kepada Abraham,
16 kata-Nya: "Aku bersumpah demi diri-Ku sendiri--demikianlah firman TUHAN--:Karena engkau telah berbuat demikian, dan engkau tidak segan-segan untuk menyerahkan anakmu yang tunggal kepada-Ku,
17 maka Aku akan memberkati engkau berlimpah-limpah dan membuat keturunanmu sangat banyak seperti bintang di langit dan seperti pasir di tepi laut, dan keturunanmu itu akan menduduki kota-kota musuhnya.
18 Oleh keturunanmulah semua bangsa di bumi akan mendapat berkat, karena engkau mendengarkan firman-Ku."
19 Kemudian kembalilah Abraham kepada kedua bujangnya, dan mereka bersama-sama berangkat ke Bersyeba; dan Abraham tinggal di Bersyeba.
Bacaan Alkitab Setahun: https://alkitab.sabda.org/?Ester+1-5
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/Ester+1-5
e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Dilarang memperbanyak isi Renungan Harian® tanpa izin tertulis dari penerbit.
Renungan Harian® milik Yayasan Pelayanan Gloria -- Copyright © 2026 Yayasan Pelayanan Gloria.
- - -
Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Pelayanan Gloria.
BCA Rekening No. 456 500 8880 a.n. YAYASAN PELAYANAN GLORIA
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Sabtu, 30 Mei 2026
Bacaan : KEJADIAN 22:1-19
Setahun: Ester 1-5
Nats: Abraham berkata kepada kedua hambanya, "Tinggallah kamu di sini dengan keledai ini. Aku beserta anak ini akan pergi ke sana. Kami akan beribadah, lalu kami akan kembali kepadamu." (Kejadian 22:5)
Renungan:
BAIK-BAIK SAJA
Saat menanyakan kabar kepada seseorang, biasanya kita mendengar jawaban, "Aku baik-baik saja." Namun, adakalanya mereka mengatakan, "Aku tidak baik." Saat itu di benak kita dapat terlintas berbagai kemungkinan yang terjadi dalam kehidupan orang itu. Satu persamaannya, semuanya bersifat tidak menyenangkan. Mungkin orang itu menderita sakit, mengalami musibah, atau menghadapi masalah.
Tuhan menyuruh Abraham pergi ke tanah Moria, lalu mempersembahkan di situ Ishak sebagai kurban bakaran. Keesokan harinya, pagi-pagi Abraham bangun untuk melaksanakan perintah Tuhan. Tiada terucap perbantahan, padahal sebentar lagi ia kehilangan anaksatu-satunya. Alasannya ialah iman. Sesudah tiga hari berjalan, Abraham menyuruh kedua hamba yang menyertainya tinggal di tempat, sementara ia dan Ishak meneruskan perjalanan. Ia memberi pesan kepada mereka, yang mana di situ tergurat dua hal yang diyakininya. Pertama, Ishak tidak mati, sebab itu ia berkata, "Kami akan kembali kepadamu." Hal kedua yang ia yakini termuat dalam kitab Ibrani, yakni sekalipun Ishak mati, Tuhan sanggup membangkitkannya kembali (lih. Ibr. 11:19). Singkatnya, Abraham beranggapan bahwa segalanya akan baik-baik saja.
Keadaan tidak selalu baik adanya. Kesukaran dapat tiba-tiba muncul. Namun, iman selalu menyatakan bahwa segalanya akan baik-baik saja. Sebab iman senantiasa memandang kepada Tuhan yang penuh kuasa, yang sanggup melakukan apa pun. Jika kita mengharap hari-hari kehidupan yang penuh damai sejahtera dan sukacita maka imanlah yang terutama harus kita miliki. --LIN/www.renunganharian.net
TUHAN EMPUNYA KUASA UNTUK MELAKUKAN SEGALANYA MAKA ITU BERARTI SEGALANYA AKAN BAIK-BAIK SAJA.
e-RH situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: https://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2026/05/30/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?KEJADIAN+22:1-19
KEJADIAN 22:1-19
1 Setelah semuanya itu Allah mencoba Abraham. Ia berfirman kepadanya: "Abraham," lalu sahutnya: "Ya, Tuhan."
2 Firman-Nya: "Ambillah anakmu yang tunggal itu, yang engkau kasihi, yakni Ishak, pergilah ke tanah Moria dan persembahkanlah dia di sana sebagai korban bakaran pada salah satu gunung yang akan Kukatakan kepadamu."
3 Keesokan harinya pagi-pagi bangunlah Abraham, ia memasang pelana keledainya dan memanggil dua orang bujangnya beserta Ishak, anaknya; ia membelah juga kayu untuk korban bakaran itu, lalu berangkatlah ia dan pergi ke tempat yang dikatakan Allah kepadanya.
4 Ketika pada hari ketiga Abraham melayangkan pandangnya, kelihatanlah kepadanya tempat itu dari jauh.
5 Kata Abraham kepada kedua bujangnya itu: "Tinggallah kamu di sini dengan keledai ini; aku beserta anak ini akan pergi ke sana; kami akan sembahyang, sesudah itu kami kembali kepadamu."
6 Lalu Abraham mengambil kayu untuk korban bakaran itu dan memikulkannya ke atas bahu Ishak, anaknya, sedang di tangannya dibawanya api dan pisau. Demikianlah keduanya berjalan bersama-sama.
7 Lalu berkatalah Ishak kepada Abraham, ayahnya: "Bapa." Sahut Abraham: "Ya, anakku." Bertanyalah ia: "Di sini sudah ada api dan kayu, tetapi di manakah anak domba untuk korban bakaran itu?"
8 Sahut Abraham: "Allah yang akan menyediakan anak domba untuk korban bakaran bagi-Nya, anakku." Demikianlah keduanya berjalan bersama-sama.
9 Sampailah mereka ke tempat yang dikatakan Allah kepadanya. Lalu Abraham mendirikan mezbah di situ, disusunnyalah kayu, diikatnya Ishak, anaknya itu, dan diletakkannya di mezbah itu, di atas kayu api.
10 Sesudah itu Abraham mengulurkan tangannya, lalu mengambil pisau untuk menyembelih anaknya.
11 Tetapi berserulah Malaikat TUHAN dari langit kepadanya: "Abraham, Abraham." Sahutnya: "Ya, Tuhan."
12 Lalu Ia berfirman: "Jangan bunuh anak itu dan jangan kauapa-apakan dia, sebab telah Kuketahui sekarang, bahwa engkau takut akan Allah, dan engkau tidak segan-segan untuk menyerahkan anakmu yang tunggal kepada-Ku."
13 Lalu Abraham menoleh dan melihat seekor domba jantan di belakangnya, yang tanduknya tersangkut dalam belukar. Abraham mengambil domba itu, lalu mengorbankannya sebagai korban bakaran pengganti anaknya.
14 Dan Abraham menamai tempat itu: "TUHAN menyediakan"; sebab itu sampai sekarang dikatakan orang: "Di atas gunung TUHAN, akan disediakan."
15 Untuk kedua kalinya berserulah Malaikat TUHAN dari langit kepada Abraham,
16 kata-Nya: "Aku bersumpah demi diri-Ku sendiri--demikianlah firman TUHAN--:Karena engkau telah berbuat demikian, dan engkau tidak segan-segan untuk menyerahkan anakmu yang tunggal kepada-Ku,
17 maka Aku akan memberkati engkau berlimpah-limpah dan membuat keturunanmu sangat banyak seperti bintang di langit dan seperti pasir di tepi laut, dan keturunanmu itu akan menduduki kota-kota musuhnya.
18 Oleh keturunanmulah semua bangsa di bumi akan mendapat berkat, karena engkau mendengarkan firman-Ku."
19 Kemudian kembalilah Abraham kepada kedua bujangnya, dan mereka bersama-sama berangkat ke Bersyeba; dan Abraham tinggal di Bersyeba.
Bacaan Alkitab Setahun: https://alkitab.sabda.org/?Ester+1-5
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/Ester+1-5
e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Dilarang memperbanyak isi Renungan Harian® tanpa izin tertulis dari penerbit.
Renungan Harian® milik Yayasan Pelayanan Gloria -- Copyright © 2026 Yayasan Pelayanan Gloria.
- - -
Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Pelayanan Gloria.
BCA Rekening No. 456 500 8880 a.n. YAYASAN PELAYANAN GLORIA
