e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Sabtu, 23 Mei 2026
Bacaan : MATIUS 21:28-32
Setahun: Ezra 8-10
Nats: "Lalu orang itu pergi kepada anak yang lain dan mengatakan hal yang sama. Anak itu menjawab: Baik, Bapa. Namun, ia tidak pergi." (Matius 21:30)
Renungan:
TETAP DIBUATKAN TEH
Salah satu kebiasaan istri saya adalah dia tetap melakukan apa pun yang saya minta dalam kondisi selelah apa pun. Pernah saya lelah saat pulang malam karena perjalanan dari luar kota, istri juga lelah karena mengurusi anak, saya minta dibuatkan teh panas. Meski capai, saya tetap dibuatkan teh. Di malam berbeda, hujan deras turun. Istri saya minta tolong dibelikan wedang ronde di warung langganan. Karena warung itu tidak terdaftar di aplikasi daring, saya keluar naik sepeda motor menerjang hujan untuk membelikan. Kenapa kami berdua tetap mau melakukan hal-hal yang diminta pasangan? Karena mengasihi.
Dalam perumpamaan dua orang anak, salah satu pesan yang Yesus sampaikan adalah orang yang percaya melakukan kehendak Tuhan (ay. 31). Tidak semua perintah Tuhan secara daging mau kita kerjakan, karena itu tidak kita sukai atau membuat kita harus berkorban, atau hasilnya dinikmati orang lain. Kita tetap mau melakukannya karena percaya kepada Tuhan, kita mau menyenangkan hati Tuhan. Meski fisik lelah, banyak masalah, harus menunda kesenangan atau hobi tertentu, kita tetap mau mengasihi Tuhan melalui orang-orang sekitar yang butuh dikasihi, baik mereka minta secara langsung atau tidak meminta.
Saat kita mengasihi Tuhan, kita memikirkan dan melakukan apa yang menyenangkan Tuhan, sekalipun itu mungkin tidak menyenangkan kita. Kita mau mengasihi seseorang, selelah apa pun jasmani dan rohani kita. Kita tetap setia melakukan perintah-Nya, sekalipun kondisi sedang sulit dan penuh tekanan. --RTG/www.renunganharian.net
KITA MELAKUKAN HAL-HAL YANG MEMBERKATI SESAMA DALAM KONDISI SELELAH APA PUN KARENA MAU MENGASIHI TUHAN DAN SESAMA.
e-RH situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: https://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2026/05/23/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?MATIUS+21:28-32
MATIUS 21:28-32
28 "Tetapi apakah pendapatmu tentang ini: Seorang mempunyai dua anak laki-laki. Ia pergi kepada anak yang sulung dan berkata: Anakku, pergi dan bekerjalah hari ini dalam kebun anggur.
29 Jawab anak itu: Baik, bapa. Tetapi ia tidak pergi.
30 Lalu orang itu pergi kepada anak yang kedua dan berkata demikian juga. Dan anak itu menjawab: Aku tidak mau. Tetapi kemudian ia menyesal lalu pergi juga.
31 Siapakah di antara kedua orang itu yang melakukan kehendak ayahnya?" Jawab mereka: "Yang terakhir." Kata Yesus kepada mereka: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya pemungut-pemungut cukai dan perempuan-perempuan sundal akan mendahului kamu masuk ke dalam Kerajaan Allah.
32 Sebab Yohanes datang untuk menunjukkan jalan kebenaran kepadamu, dan kamu tidak percaya kepadanya. Tetapi pemungut-pemungut cukai dan perempuan-perempuan sundal percaya kepadanya. Dan meskipun kamu melihatnya, tetapi kemudian kamu tidak menyesal dan kamu tidak juga percaya kepadanya."
Bacaan Alkitab Setahun: https://alkitab.sabda.org/?Ezra+8-10
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/Ezra+8-10
e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Dilarang memperbanyak isi Renungan Harian® tanpa izin tertulis dari penerbit.
Renungan Harian® milik Yayasan Pelayanan Gloria -- Copyright © 2026 Yayasan Pelayanan Gloria.
- - -
Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Pelayanan Gloria.
BCA Rekening No. 456 500 8880 a.n. YAYASAN PELAYANAN GLORIA
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Sabtu, 23 Mei 2026
Bacaan : MATIUS 21:28-32
Setahun: Ezra 8-10
Nats: "Lalu orang itu pergi kepada anak yang lain dan mengatakan hal yang sama. Anak itu menjawab: Baik, Bapa. Namun, ia tidak pergi." (Matius 21:30)
Renungan:
TETAP DIBUATKAN TEH
Salah satu kebiasaan istri saya adalah dia tetap melakukan apa pun yang saya minta dalam kondisi selelah apa pun. Pernah saya lelah saat pulang malam karena perjalanan dari luar kota, istri juga lelah karena mengurusi anak, saya minta dibuatkan teh panas. Meski capai, saya tetap dibuatkan teh. Di malam berbeda, hujan deras turun. Istri saya minta tolong dibelikan wedang ronde di warung langganan. Karena warung itu tidak terdaftar di aplikasi daring, saya keluar naik sepeda motor menerjang hujan untuk membelikan. Kenapa kami berdua tetap mau melakukan hal-hal yang diminta pasangan? Karena mengasihi.
Dalam perumpamaan dua orang anak, salah satu pesan yang Yesus sampaikan adalah orang yang percaya melakukan kehendak Tuhan (ay. 31). Tidak semua perintah Tuhan secara daging mau kita kerjakan, karena itu tidak kita sukai atau membuat kita harus berkorban, atau hasilnya dinikmati orang lain. Kita tetap mau melakukannya karena percaya kepada Tuhan, kita mau menyenangkan hati Tuhan. Meski fisik lelah, banyak masalah, harus menunda kesenangan atau hobi tertentu, kita tetap mau mengasihi Tuhan melalui orang-orang sekitar yang butuh dikasihi, baik mereka minta secara langsung atau tidak meminta.
Saat kita mengasihi Tuhan, kita memikirkan dan melakukan apa yang menyenangkan Tuhan, sekalipun itu mungkin tidak menyenangkan kita. Kita mau mengasihi seseorang, selelah apa pun jasmani dan rohani kita. Kita tetap setia melakukan perintah-Nya, sekalipun kondisi sedang sulit dan penuh tekanan. --RTG/www.renunganharian.net
KITA MELAKUKAN HAL-HAL YANG MEMBERKATI SESAMA DALAM KONDISI SELELAH APA PUN KARENA MAU MENGASIHI TUHAN DAN SESAMA.
e-RH situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: https://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2026/05/23/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?MATIUS+21:28-32
MATIUS 21:28-32
28 "Tetapi apakah pendapatmu tentang ini: Seorang mempunyai dua anak laki-laki. Ia pergi kepada anak yang sulung dan berkata: Anakku, pergi dan bekerjalah hari ini dalam kebun anggur.
29 Jawab anak itu: Baik, bapa. Tetapi ia tidak pergi.
30 Lalu orang itu pergi kepada anak yang kedua dan berkata demikian juga. Dan anak itu menjawab: Aku tidak mau. Tetapi kemudian ia menyesal lalu pergi juga.
31 Siapakah di antara kedua orang itu yang melakukan kehendak ayahnya?" Jawab mereka: "Yang terakhir." Kata Yesus kepada mereka: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya pemungut-pemungut cukai dan perempuan-perempuan sundal akan mendahului kamu masuk ke dalam Kerajaan Allah.
32 Sebab Yohanes datang untuk menunjukkan jalan kebenaran kepadamu, dan kamu tidak percaya kepadanya. Tetapi pemungut-pemungut cukai dan perempuan-perempuan sundal percaya kepadanya. Dan meskipun kamu melihatnya, tetapi kemudian kamu tidak menyesal dan kamu tidak juga percaya kepadanya."
Bacaan Alkitab Setahun: https://alkitab.sabda.org/?Ezra+8-10
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/Ezra+8-10
e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Dilarang memperbanyak isi Renungan Harian® tanpa izin tertulis dari penerbit.
Renungan Harian® milik Yayasan Pelayanan Gloria -- Copyright © 2026 Yayasan Pelayanan Gloria.
- - -
Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Pelayanan Gloria.
BCA Rekening No. 456 500 8880 a.n. YAYASAN PELAYANAN GLORIA
