e-SH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Santapan Harian
Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Jumat, 10 April 2026
Ayat SH: Yohanes 21:1-14
Judul: Dengarkanlah Suara-Nya Memanggil!
Setelah peristiwa kematian dan kebangkitan Yesus, Yohanes mencatat sebuah peristiwa yang mungkin sederhana, namun sarat makna.
Petrus dan beberapa murid memutuskan untuk pergi menangkap ikan (2-3a). Mungkin mereka hanya mau menangkap ikan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari mereka. Namun, mungkin juga mereka kembali ke aktivitas lama yang mereka kenal karena mereka sedang dalam kebingungan dan ketidakpastian masa depan.
Malam itu mereka tidak menangkap apa-apa (3b). Ini bukan kebetulan. Tuhan Yesus sedang mengatur sesuatu yang lebih besar. Ia menampakkan diri-Nya di tepi danau, tetapi mereka belum sadar (4). Ia pun menyuruh mereka melemparkan jala ke sebelah kanan perahu, dan secara ajaib mereka mendapatkan banyak sekali ikan, sampai 153 ekor (6, 11).
Bagai dejavu (sudah pernah melihat), Yohanes langsung mengenali Dia, "Itu Tuhan!", bahkan Petrus segera melilitkan jubahnya dan terjun ke dalam danau (7). Di tengah kekosongan dan ketidakpastian, Yesus hadir bukan untuk menegur, melainkan untuk memulihkan dan mengingatkan mereka siapa yang menjadi sumber hidup mereka.
Hal berikutnya yang sama luar biasanya, Yesus menyediakan sarapan bagi mereka: ikan dan roti di atas api arang (9). Ini bukan sekadar pelayanan fisik, tetapi simbol kasih, penerimaan, dan penyertaan Tuhan dalam hal-hal yang kecil sekalipun.
Dalam kehidupan kita, ada masa-masa ketika kita merasa gagal, tidak tahu arah, atau kembali ke kehidupan lama. Namun, Tuhan Yesus tetap setia. Seperti berdiri di "tepi pantai kehidupan" kita, Ia memanggil kita dengan lembut dan menyediakan apa yang kita butuhkan, baik secara jasmani maupun rohani.
Adakah saat-saat di mana Anda merasa kosong, bingung, frustrasi, dan kehilangan arah masa depan? Dengarkanlah suara-Nya yang lembut yang memanggil Anda dalam masa-masa gelap. Ia bukan hanya Allah yang bangkit, tetapi juga Allah yang menyertai dan menyediakan segala yang kita butuhkan. Dialah sumber hidup kita yang selalu hadir. [PMS]
e-SH versi web: https://www.sabda.org/publikasi/sh/2026/04/10/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?Yohanes+21:1-14
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/Yohanes+21:1-14
Yohanes 21:1-14
1 Kemudian Yesus menampakkan diri lagi kepada murid-murid-Nya di pantai danau Tiberias dan Ia menampakkan diri sebagai berikut.
2 Di pantai itu berkumpul Simon Petrus, Tomas yang disebut Didimus, Natanael dari Kana yang di Galilea, anak-anak Zebedeus dan dua orang murid-Nya yang lain.
3 Kata Simon Petrus kepada mereka: "Aku pergi menangkap ikan." Kata mereka kepadanya: "Kami pergi juga dengan engkau." Mereka berangkat lalu naik ke perahu, tetapi malam itu mereka tidak menangkap apa-apa.
4 Ketika hari mulai siang, Yesus berdiri di pantai; akan tetapi murid-murid itu tidak tahu, bahwa itu adalah Yesus.
5 Kata Yesus kepada mereka: "Hai anak-anak, adakah kamu mempunyai lauk-pauk?" Jawab mereka: "Tidak ada."
6 Maka kata Yesus kepada mereka: "Tebarkanlah jalamu di sebelah kanan perahu, maka akan kamu peroleh." Lalu mereka menebarkannya dan mereka tidak dapat menariknya lagi karena banyaknya ikan.
7 Maka murid yang dikasihi Yesus itu berkata kepada Petrus: "Itu Tuhan." Ketika Petrus mendengar, bahwa itu adalah Tuhan, maka ia mengenakan pakaiannya, sebab ia tidak berpakaian, lalu terjun ke dalam danau.
8 Murid-murid yang lain datang dengan perahu karena mereka tidak jauh dari darat, hanya kira-kira dua ratus hasta saja dan mereka menghela jala yang penuh ikan itu.
9 Ketika mereka tiba di darat, mereka melihat api arang dan di atasnya ikan dan roti.
10 Kata Yesus kepada mereka: "Bawalah beberapa ikan, yang baru kamu tangkap itu."
11 Simon Petrus naik ke perahu lalu menghela jala itu ke darat, penuh ikan-ikan besar: seratus lima puluh tiga ekor banyaknya, dan sungguhpun sebanyak itu, jala itu tidak koyak.
12 Kata Yesus kepada mereka: "Marilah dan sarapanlah." Tidak ada di antara murid-murid itu yang berani bertanya kepada-Nya: "Siapakah Engkau?" Sebab mereka tahu, bahwa Ia adalah Tuhan.
13 Yesus maju ke depan, mengambil roti dan memberikannya kepada mereka, demikian juga ikan itu.
14 Itulah ketiga kalinya Yesus menampakkan diri kepada murid-murid-Nya sesudah Ia bangkit dari antara orang mati.
e-SH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Scripture Union Indonesia
e-SH Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
(e-SH) owner-i-kan-akar-Santapan-Harian@hub.xc.org
- - -
Anda diberkati melalui Santapan Harian?
Mari mendukung pelayanan Yayasan Pancar Pijar Alkitab (PPA)
Rekening BCA cab Pintu Air no. 106.30066.22 an. Yay Pancar Pijar Alkitab
e-Santapan Harian
Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Jumat, 10 April 2026
Ayat SH: Yohanes 21:1-14
Judul: Dengarkanlah Suara-Nya Memanggil!
Setelah peristiwa kematian dan kebangkitan Yesus, Yohanes mencatat sebuah peristiwa yang mungkin sederhana, namun sarat makna.
Petrus dan beberapa murid memutuskan untuk pergi menangkap ikan (2-3a). Mungkin mereka hanya mau menangkap ikan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari mereka. Namun, mungkin juga mereka kembali ke aktivitas lama yang mereka kenal karena mereka sedang dalam kebingungan dan ketidakpastian masa depan.
Malam itu mereka tidak menangkap apa-apa (3b). Ini bukan kebetulan. Tuhan Yesus sedang mengatur sesuatu yang lebih besar. Ia menampakkan diri-Nya di tepi danau, tetapi mereka belum sadar (4). Ia pun menyuruh mereka melemparkan jala ke sebelah kanan perahu, dan secara ajaib mereka mendapatkan banyak sekali ikan, sampai 153 ekor (6, 11).
Bagai dejavu (sudah pernah melihat), Yohanes langsung mengenali Dia, "Itu Tuhan!", bahkan Petrus segera melilitkan jubahnya dan terjun ke dalam danau (7). Di tengah kekosongan dan ketidakpastian, Yesus hadir bukan untuk menegur, melainkan untuk memulihkan dan mengingatkan mereka siapa yang menjadi sumber hidup mereka.
Hal berikutnya yang sama luar biasanya, Yesus menyediakan sarapan bagi mereka: ikan dan roti di atas api arang (9). Ini bukan sekadar pelayanan fisik, tetapi simbol kasih, penerimaan, dan penyertaan Tuhan dalam hal-hal yang kecil sekalipun.
Dalam kehidupan kita, ada masa-masa ketika kita merasa gagal, tidak tahu arah, atau kembali ke kehidupan lama. Namun, Tuhan Yesus tetap setia. Seperti berdiri di "tepi pantai kehidupan" kita, Ia memanggil kita dengan lembut dan menyediakan apa yang kita butuhkan, baik secara jasmani maupun rohani.
Adakah saat-saat di mana Anda merasa kosong, bingung, frustrasi, dan kehilangan arah masa depan? Dengarkanlah suara-Nya yang lembut yang memanggil Anda dalam masa-masa gelap. Ia bukan hanya Allah yang bangkit, tetapi juga Allah yang menyertai dan menyediakan segala yang kita butuhkan. Dialah sumber hidup kita yang selalu hadir. [PMS]
e-SH versi web: https://www.sabda.org/publikasi/sh/2026/04/10/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?Yohanes+21:1-14
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/Yohanes+21:1-14
Yohanes 21:1-14
1 Kemudian Yesus menampakkan diri lagi kepada murid-murid-Nya di pantai danau Tiberias dan Ia menampakkan diri sebagai berikut.
2 Di pantai itu berkumpul Simon Petrus, Tomas yang disebut Didimus, Natanael dari Kana yang di Galilea, anak-anak Zebedeus dan dua orang murid-Nya yang lain.
3 Kata Simon Petrus kepada mereka: "Aku pergi menangkap ikan." Kata mereka kepadanya: "Kami pergi juga dengan engkau." Mereka berangkat lalu naik ke perahu, tetapi malam itu mereka tidak menangkap apa-apa.
4 Ketika hari mulai siang, Yesus berdiri di pantai; akan tetapi murid-murid itu tidak tahu, bahwa itu adalah Yesus.
5 Kata Yesus kepada mereka: "Hai anak-anak, adakah kamu mempunyai lauk-pauk?" Jawab mereka: "Tidak ada."
6 Maka kata Yesus kepada mereka: "Tebarkanlah jalamu di sebelah kanan perahu, maka akan kamu peroleh." Lalu mereka menebarkannya dan mereka tidak dapat menariknya lagi karena banyaknya ikan.
7 Maka murid yang dikasihi Yesus itu berkata kepada Petrus: "Itu Tuhan." Ketika Petrus mendengar, bahwa itu adalah Tuhan, maka ia mengenakan pakaiannya, sebab ia tidak berpakaian, lalu terjun ke dalam danau.
8 Murid-murid yang lain datang dengan perahu karena mereka tidak jauh dari darat, hanya kira-kira dua ratus hasta saja dan mereka menghela jala yang penuh ikan itu.
9 Ketika mereka tiba di darat, mereka melihat api arang dan di atasnya ikan dan roti.
10 Kata Yesus kepada mereka: "Bawalah beberapa ikan, yang baru kamu tangkap itu."
11 Simon Petrus naik ke perahu lalu menghela jala itu ke darat, penuh ikan-ikan besar: seratus lima puluh tiga ekor banyaknya, dan sungguhpun sebanyak itu, jala itu tidak koyak.
12 Kata Yesus kepada mereka: "Marilah dan sarapanlah." Tidak ada di antara murid-murid itu yang berani bertanya kepada-Nya: "Siapakah Engkau?" Sebab mereka tahu, bahwa Ia adalah Tuhan.
13 Yesus maju ke depan, mengambil roti dan memberikannya kepada mereka, demikian juga ikan itu.
14 Itulah ketiga kalinya Yesus menampakkan diri kepada murid-murid-Nya sesudah Ia bangkit dari antara orang mati.
e-SH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Scripture Union Indonesia
e-SH Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
(e-SH) owner-i-kan-akar-Santapan-Harian@hub.xc.org
- - -
Anda diberkati melalui Santapan Harian?
Mari mendukung pelayanan Yayasan Pancar Pijar Alkitab (PPA)
Rekening BCA cab Pintu Air no. 106.30066.22 an. Yay Pancar Pijar Alkitab
