e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Rabu, 8 April 2026
Bacaan : LUKAS 10:25-37
Setahun: 2 Samuel 13-15
Nats: "Siapakah di antara ketiga orang ini, menurut pendapatmu, menjadi sesama manusia bagi orang yang jatuh ke tangan penyamun itu?" Jawab orang itu, "Orang yang telah menunjukkan belas kasihan kepadanya." Kata Yesus kepadanya, "Pergilah dan perbuatlah demikian!" (Lukas 10:36-37)
Renungan:
MENJADI SESAMA
Perumpamaan orang Samaria yang murah hati dipakai Yesus untuk menjawab pertanyaan ahli Taurat. Meski Yesus tahu bahwa ahli Taurat itu hanya mencobai-Nya, Ia tetap menjawab dengan hikmat. Kesempatan itu digunakan Yesus untuk mengungkap bahwa sesama tidak terbatas etnis, status, maupun agama. Yesus tidak hanya menjawab pertanyaan secara intelektual, melainkan juga menyingkap isi hati manusia. Termasuk di dalamnya, motivasi ahli Taurat yang ingin mencari pembenaran diri.
Melalui gambaran orang Samaria-yang biasanya dipandang rendah oleh orang Yahudi-Yesus menjadikannya teladan kasih sejati. Yesus menantang sikap eksklusif orang Yahudi dan pemimpin agama yang menguasai hukum Taurat, tetapi tidak menghidupi kasih. Imam dan Lewi (gambaran hukum dan agama) tidak mampu menyelamatkan. Justru orang asing yang tak dianggap (orang Samaria) yang memberi hidup.
Perumpamaan ini memang tidak menyatakan bahwa Yesus adalah orang Samaria (secara eksplisit). Namun, melalui karakter orang Samaria yang mengasihi secara tuntas tanpa pamrih, gambaran hati Yesus ditunjukkan. Yesus adalah pribadi yang datang menolong yang terluka dan terabaikan. Yesus adalah Sang Penyelamat yang tidak terikat oleh batas agama, budaya, atau status. Yesus datang membawa hidup dan kasih sejati, bukan sekadar hukum. Yesus tidak hanya mengajarkan kasih, melainkan Dia sendirilah kasih itu. Yesus hadir menjadi sesama demi memberi hidup bagi kita, manusia berdosa. Kini, kepada kita Yesus berkata, "Pergilah dan perbuatlah demikian!" --EBL/www.renunganharian.net
KARENA KASIH-NYA, DIA RELA MENJADI SAMA DENGAN MANUSIA AGAR MANUSIA MENGASIHI SESAMANYA.
e-RH situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: https://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2026/04/08/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?LUKAS+10:25-37
LUKAS 10:25-37
25 Pada suatu kali berdirilah seorang ahli Taurat untuk mencobai Yesus, katanya: "Guru, apa yang harus kuperbuat untuk memperoleh hidup yang kekal?"
26 Jawab Yesus kepadanya: "Apa yang tertulis dalam hukum Taurat? Apa yang kaubaca di sana?"
27 Jawab orang itu: "Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap kekuatanmu dan dengan segenap akal budimu, dan kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri."
28 Kata Yesus kepadanya: "Jawabmu itu benar; perbuatlah demikian, maka engkau akan hidup."
29 Tetapi untuk membenarkan dirinya orang itu berkata kepada Yesus: "Dan siapakah sesamaku manusia?"
30 Jawab Yesus: "Adalah seorang yang turun dari Yerusalem ke Yerikho; ia jatuh ke tangan penyamun-penyamun yang bukan saja merampoknya habis-habisan, tetapi yang juga memukulnya dan yang sesudah itu pergi meninggalkannya setengah mati.
31 Kebetulan ada seorang imam turun melalui jalan itu; ia melihat orang itu, tetapi ia melewatinya dari seberang jalan.
32 Demikian juga seorang Lewi datang ke tempat itu; ketika ia melihat orang itu, ia melewatinya dari seberang jalan.
33 Lalu datang seorang Samaria, yang sedang dalam perjalanan, ke tempat itu; dan ketika ia melihat orang itu, tergeraklah hatinya oleh belas kasihan.
34 Ia pergi kepadanya lalu membalut luka-lukanya, sesudah ia menyiraminya dengan minyak dan anggur. Kemudian ia menaikkan orang itu ke atas keledai tunggangannya sendiri lalu membawanya ke tempat penginapan dan merawatnya.
35 Keesokan harinya ia menyerahkan dua dinar kepada pemilik penginapan itu, katanya: Rawatlah dia dan jika kaubelanjakan lebih dari ini, aku akan menggantinya, waktu aku kembali.
36 Siapakah di antara ketiga orang ini, menurut pendapatmu, adalah sesama manusia dari orang yang jatuh ke tangan penyamun itu?"
37 Jawab orang itu: "Orang yang telah menunjukkan belas kasihan kepadanya." Kata Yesus kepadanya: "Pergilah, dan perbuatlah demikian!"
Bacaan Alkitab Setahun: https://alkitab.sabda.org/?2+Samuel+13-15
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/2+Samuel+13-15
e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Dilarang memperbanyak isi Renungan Harian® tanpa izin tertulis dari penerbit.
Renungan Harian® milik Yayasan Pelayanan Gloria -- Copyright © 2026 Yayasan Pelayanan Gloria.
- - -
Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Pelayanan Gloria.
BCA Rekening No. 456 500 8880 a.n. YAYASAN PELAYANAN GLORIA
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Rabu, 8 April 2026
Bacaan : LUKAS 10:25-37
Setahun: 2 Samuel 13-15
Nats: "Siapakah di antara ketiga orang ini, menurut pendapatmu, menjadi sesama manusia bagi orang yang jatuh ke tangan penyamun itu?" Jawab orang itu, "Orang yang telah menunjukkan belas kasihan kepadanya." Kata Yesus kepadanya, "Pergilah dan perbuatlah demikian!" (Lukas 10:36-37)
Renungan:
MENJADI SESAMA
Perumpamaan orang Samaria yang murah hati dipakai Yesus untuk menjawab pertanyaan ahli Taurat. Meski Yesus tahu bahwa ahli Taurat itu hanya mencobai-Nya, Ia tetap menjawab dengan hikmat. Kesempatan itu digunakan Yesus untuk mengungkap bahwa sesama tidak terbatas etnis, status, maupun agama. Yesus tidak hanya menjawab pertanyaan secara intelektual, melainkan juga menyingkap isi hati manusia. Termasuk di dalamnya, motivasi ahli Taurat yang ingin mencari pembenaran diri.
Melalui gambaran orang Samaria-yang biasanya dipandang rendah oleh orang Yahudi-Yesus menjadikannya teladan kasih sejati. Yesus menantang sikap eksklusif orang Yahudi dan pemimpin agama yang menguasai hukum Taurat, tetapi tidak menghidupi kasih. Imam dan Lewi (gambaran hukum dan agama) tidak mampu menyelamatkan. Justru orang asing yang tak dianggap (orang Samaria) yang memberi hidup.
Perumpamaan ini memang tidak menyatakan bahwa Yesus adalah orang Samaria (secara eksplisit). Namun, melalui karakter orang Samaria yang mengasihi secara tuntas tanpa pamrih, gambaran hati Yesus ditunjukkan. Yesus adalah pribadi yang datang menolong yang terluka dan terabaikan. Yesus adalah Sang Penyelamat yang tidak terikat oleh batas agama, budaya, atau status. Yesus datang membawa hidup dan kasih sejati, bukan sekadar hukum. Yesus tidak hanya mengajarkan kasih, melainkan Dia sendirilah kasih itu. Yesus hadir menjadi sesama demi memberi hidup bagi kita, manusia berdosa. Kini, kepada kita Yesus berkata, "Pergilah dan perbuatlah demikian!" --EBL/www.renunganharian.net
KARENA KASIH-NYA, DIA RELA MENJADI SAMA DENGAN MANUSIA AGAR MANUSIA MENGASIHI SESAMANYA.
e-RH situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: https://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2026/04/08/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?LUKAS+10:25-37
LUKAS 10:25-37
25 Pada suatu kali berdirilah seorang ahli Taurat untuk mencobai Yesus, katanya: "Guru, apa yang harus kuperbuat untuk memperoleh hidup yang kekal?"
26 Jawab Yesus kepadanya: "Apa yang tertulis dalam hukum Taurat? Apa yang kaubaca di sana?"
27 Jawab orang itu: "Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap kekuatanmu dan dengan segenap akal budimu, dan kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri."
28 Kata Yesus kepadanya: "Jawabmu itu benar; perbuatlah demikian, maka engkau akan hidup."
29 Tetapi untuk membenarkan dirinya orang itu berkata kepada Yesus: "Dan siapakah sesamaku manusia?"
30 Jawab Yesus: "Adalah seorang yang turun dari Yerusalem ke Yerikho; ia jatuh ke tangan penyamun-penyamun yang bukan saja merampoknya habis-habisan, tetapi yang juga memukulnya dan yang sesudah itu pergi meninggalkannya setengah mati.
31 Kebetulan ada seorang imam turun melalui jalan itu; ia melihat orang itu, tetapi ia melewatinya dari seberang jalan.
32 Demikian juga seorang Lewi datang ke tempat itu; ketika ia melihat orang itu, ia melewatinya dari seberang jalan.
33 Lalu datang seorang Samaria, yang sedang dalam perjalanan, ke tempat itu; dan ketika ia melihat orang itu, tergeraklah hatinya oleh belas kasihan.
34 Ia pergi kepadanya lalu membalut luka-lukanya, sesudah ia menyiraminya dengan minyak dan anggur. Kemudian ia menaikkan orang itu ke atas keledai tunggangannya sendiri lalu membawanya ke tempat penginapan dan merawatnya.
35 Keesokan harinya ia menyerahkan dua dinar kepada pemilik penginapan itu, katanya: Rawatlah dia dan jika kaubelanjakan lebih dari ini, aku akan menggantinya, waktu aku kembali.
36 Siapakah di antara ketiga orang ini, menurut pendapatmu, adalah sesama manusia dari orang yang jatuh ke tangan penyamun itu?"
37 Jawab orang itu: "Orang yang telah menunjukkan belas kasihan kepadanya." Kata Yesus kepadanya: "Pergilah, dan perbuatlah demikian!"
Bacaan Alkitab Setahun: https://alkitab.sabda.org/?2+Samuel+13-15
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/2+Samuel+13-15
e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Dilarang memperbanyak isi Renungan Harian® tanpa izin tertulis dari penerbit.
Renungan Harian® milik Yayasan Pelayanan Gloria -- Copyright © 2026 Yayasan Pelayanan Gloria.
- - -
Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Pelayanan Gloria.
BCA Rekening No. 456 500 8880 a.n. YAYASAN PELAYANAN GLORIA
