| PA Online: Alki-TOP | Hati yang Berbalik kepada Tuhan (Yoel 2:12-17)  IG Live PA Bareng Online Alki-TOP dengan topik Hati yang Berbalik kepada Tuhan mengajak kita untuk menggali kebenaran Alkitab dari Yoel 2:12-17. Dalam pembahasan itu, peserta melihat bahwa pertobatan yang sejati bukanlah sekadar ekspresi lahiriah, melainkan respons hati yang sungguh-sungguh kepada panggilan Allah. Seruan Allah, "berbaliklah kepada-Ku dengan segenap hatimu" dipertegas dengan perintah untuk mengoyakkan "hatimu dan jangan pakaianmu", yang menekankan bahwa Tuhan tidak mencari ritualitas yang tampak dari luar, tetapi kerendahan hati dan perubahan di pusat kehidupan manusia. Karena itu, tindakan pertobatan yang ditunjukkan melalui sikap berpuasa, menangis, dan mengaduh, haruslah lahir dari hati yang hancur dan rindu untuk kembali kepada Tuhan. Lebih jauh lagi, pengharapan dalam pertobatan berakar pada karakter Allah yang "pengasih dan penyayang, panjang sabar dan berlimpah kasih setia". Karena kasih setia-Nya itulah umat Tuhan dipanggil, bukan hanya secara pribadi, tetapi juga sebagai komunitas -- dari yang tua hingga anak-anak -- untuk berkumpul, berdoa, dan memohon belas kasihan Tuhan. Pada masa Prapaskah ini, pelajaran dari kitab Yoel ini menolong kita memeriksa motivasi hati: apakah kita bertobat karena takut akan hukuman, atau karena sadar bahwa kasih-Nya lebih dahulu menanti kita untuk kembali dan dipulihkan. | Berikut ini adalah contoh pertanyaan yang didiskusikan dalam PA Online Alki-TOP Hati yang Berbalik kepada Tuhan dalam Filipi 2:1-5. - Simak: Sebutkan empat tindakan fisik/sikap yang Tuhan ingin umat-Nya lakukan untuk kembali kepada-Nya? (ayat 12)
- Analisa: Mengapa nabi Yoel menggunakan metafora "mengoyakkan hati" sebagai lawan dari "mengoyakkan pakaian"? Apa maksudnya?
- Belajar: Dari seruan pertobatan ini, pelajaran apa yang dapat kita simpulkan tentang hati yang benar-benar berbalik kepada Tuhan?
- Doa/Diskusi: Jika Yoel dengan keras mengatakan "koyakkanlah hatimu dan jangan pakaianmu", apakah ini berarti segala bentuk ritual Prapaskah (seperti berpantang, puasa, atau ibadah rutin) sebenarnya tidak berguna?
- Aplikasi: Langkah nyata apa yang akan kamu ambil minggu ini untuk "mengoyakkan hati" sebagai bentuk persiapan rohani agar sukacita Paskah nanti bukan sekadar perayaan rutin, melainkan pemulihan sejati karena kasih setia-Nya?
| | | | | | Media PA21 | | Pengantar Scripture Engagement | Apakah membaca atau mendengar Alkitab saja sudah cukup? Video Pengantar Scripture Engagement (PSE) menunjukkan bahwa keterlibatan dengan firman Tuhan seharusnya jauh lebih dalam daripada sekadar memperoleh informasi. Scripture Engagement menekankan respons relasional terhadap firman Tuhan dengan melibatkan akal budi, emosi, dan ketaatan sehingga firman-Nya benar-benar membentuk kehidupan orang percaya. Video ini juga menelusuri bagaimana sejak awal Allah berinisiatif berbicara dan berelasi dengan manusia, yang mencapai puncaknya dalam Yesus Kristus sebagai Firman yang menjadi manusia. Melalui berbagai kisah Alkitab, termasuk perjalanan ke Emaus, kita melihat bagaimana firman yang dipahami dan direspons dapat mengubah hati serta arah hidup. Di tengah era digital yang membuat akses terhadap Alkitab semakin mudah, video ini mengingatkan bahwa Alkitab tidak boleh direduksi menjadi sekadar sumber informasi. Sebab, di tengah banjir informasi, banyak orang percaya justru kehilangan kedalaman relasi dengan firman Tuhan dan dengan kisah besar Allah. Karena itu, video ini menjelaskan bagaimana firman Tuhan dan karya Roh Kudus bekerja bersama menuntun orang percaya masuk ke dalam Missio Dei (Misi Allah), yakni dari sekadar menerjemahkan dan menyebarkan Alkitab menuju keterlibatan yang menghasilkan transformasi pribadi, komunitas, bahkan masyarakat. Pada bagian akhir, video ini juga memperkenalkan berbagai bentuk Scripture Engagement serta pentingnya membangun etika dan spiritualitas digital agar teknologi tetap menjadi alat yang menolong, bukan menggantikan relasi dengan firman Tuhan. Puncaknya adalah konsep Teleos, ketika firman benar-benar terlihat dalam buah kehidupan: perubahan karakter, gaya hidup yang selaras dengan Injil, pemuridan, dan multiplikasi. Setelah menonton video ini, luangkan waktu untuk merefleksikan kembali bagaimana Anda berinteraksi dengan firman Tuhan, lalu ambillah langkah nyata untuk mulai menerapkan Scripture Engagement dengan membaca, merenungkan, membagikan, hingga melakukannya dalam kehidupan sehari-hari. | | | | | Sumber | : | live.sabda.org | | | Judul | : | Pengantar Scripture Engagement | | | |