e-SH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Santapan Harian
Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Selasa, 31 Maret 2026
Ayat SH: Yohanes 18:28-38
Judul: Konflik
Konflik adalah pertentangan antara dua kekuatan yang bisa terjadi dalam ranah fisik maupun non-fisik (batin, politik, sosial, ataupun agama). Peristiwa pengadilan Tuhan Yesus adalah konflik, karena dalam peristiwa itu kita mendapati pertentangan.
Tuhan Yesus dibawa ke gedung pengadilan Romawi pada pagi hari dengan maksud agar pengadilan dapat tuntas pada hari itu (28). Para imam tidak mau menajiskan diri mereka menjelang Sabat Paskah (28, 31-32). Ini adalah konflik antara agama lahiriah dengan iman yang benar. Agama lahiriah mencoba menjaga kesucian dari luar, tetapi siapa yang dapat menyucikan hati? Pontius Pilatus sebagai pengadil keluar menemui para pendakwa, mendengarkan tuduhan mereka terhadap Tuhan Yesus (29-31).
Pilatus kemudian berdialog dengan Tuhan Yesus, mencari tahu hakikat dakwaan para imam terhadap Tuhan Yesus (33-38a). Melalui pertanyaannya, Pilatus dengan jelas mencoba menjauhkan diri dari tuduhan terhadap Tuhan Yesus dengan menegaskan bahwa ia bukan bagian dari orang-orang Yahudi yang mendakwa Tuhan Yesus (35). Bagaimana tanggapan Tuhan Yesus? Ketika menghadapi semua tantangan itu, Tuhan Yesus menegaskan tentang hakikat Kerajaan Allah dan kebenaran (34, 36-37).
Tuhan Yesus menegaskan bahwa kebenaran tak bisa berkompromi dengan kebohongan (37). Dari Yesus kita tahu Allah peduli dan punya rencana keselamatan bagi siapa pun yang hidup dalam kebenaran, serta memanggil kita membangun kerajaan-Nya karena manusia diciptakan menurut gambar dan rupa Allah (lih. Kej. 1:26-27). Pertanyaan Pilatus (38a) menegaskan betapa setiap orang butuh mengenal kebenaran.
Konflik terjadi ketika ada perbedaan pandangan dan sikap terhadap satu prinsip kebenaran. Peristiwa pengadilan Tuhan Yesus dalam rencana keselamatan Allah adalah bukti bagaimana kebenaran Kerajaan Allah diberikan untuk mengubah hidup orang-orang yang percaya kepada Tuhan Yesus. Adakah kita mengakui dan mengimani bahwa Tuhan Yesus sungguh hidup, berkuasa, dan mampu memberikan kebenaran-Nya kepada kita? [IBS]
e-SH versi web: https://www.sabda.org/publikasi/sh/2026/03/31/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?Yohanes+18:28-38
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/Yohanes+18:28-38
Yohanes 18:28-38
28 Maka mereka membawa Yesus dari Kayafas ke gedung pengadilan. Ketika itu hari masih pagi. Mereka sendiri tidak masuk ke gedung pengadilan itu, supaya jangan menajiskan diri, sebab mereka hendak makan Paskah.
29 Sebab itu Pilatus keluar mendapatkan mereka dan berkata: "Apakah tuduhan kamu terhadap orang ini?"
30 Jawab mereka kepadanya: "Jikalau Ia bukan seorang penjahat, kami tidak menyerahkan-Nya kepadamu!"
31 Kata Pilatus kepada mereka: "Ambillah Dia dan hakimilah Dia menurut hukum Tauratmu." Kata orang-orang Yahudi itu: "Kami tidak diperbolehkan membunuh seseorang."
32 Demikian hendaknya supaya genaplah firman Yesus, yang dikatakan-Nya untuk menyatakan bagaimana caranya Ia akan mati.
33 Maka kembalilah Pilatus ke dalam gedung pengadilan, lalu memanggil Yesus dan bertanya kepada-Nya: "Engkau inikah raja orang Yahudi?"
34 Jawab Yesus: "Apakah engkau katakan hal itu dari hatimu sendiri, atau adakah orang lain yang mengatakannya kepadamu tentang Aku?"
35 Kata Pilatus: "Apakah aku seorang Yahudi? Bangsa-Mu sendiri dan imam-imam kepala yang telah menyerahkan Engkau kepadaku; apakah yang telah Engkau perbuat?"
36 Jawab Yesus: "Kerajaan-Ku bukan dari dunia ini; jika Kerajaan-Ku dari dunia ini, pasti hamba-hamba-Ku telah melawan, supaya Aku jangan diserahkan kepada orang Yahudi, akan tetapi Kerajaan-Ku bukan dari sini."
37 Maka kata Pilatus kepada-Nya: "Jadi Engkau adalah raja?" Jawab Yesus: "Engkau mengatakan, bahwa Aku adalah raja. Untuk itulah Aku lahir dan untuk itulah Aku datang ke dalam dunia ini, supaya Aku memberi kesaksian tentang kebenaran; setiap orang yang berasal dari kebenaran mendengarkan suara-Ku."
38 Kata Pilatus kepada-Nya: "Apakah kebenaran itu?"(18-38b) Sesudah mengatakan demikian, keluarlah Pilatus lagi mendapatkan orang-orang Yahudi dan berkata kepada mereka: "Aku tidak mendapati kesalahan apapun pada-Nya.
e-SH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Scripture Union Indonesia
e-SH Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
(e-SH) owner-i-kan-akar-Santapan-Harian@hub.xc.org
- - -
Anda diberkati melalui Santapan Harian?
Mari mendukung pelayanan Yayasan Pancar Pijar Alkitab (PPA)
Rekening BCA cab Pintu Air no. 106.30066.22 an. Yay Pancar Pijar Alkitab
e-Santapan Harian
Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Selasa, 31 Maret 2026
Ayat SH: Yohanes 18:28-38
Judul: Konflik
Konflik adalah pertentangan antara dua kekuatan yang bisa terjadi dalam ranah fisik maupun non-fisik (batin, politik, sosial, ataupun agama). Peristiwa pengadilan Tuhan Yesus adalah konflik, karena dalam peristiwa itu kita mendapati pertentangan.
Tuhan Yesus dibawa ke gedung pengadilan Romawi pada pagi hari dengan maksud agar pengadilan dapat tuntas pada hari itu (28). Para imam tidak mau menajiskan diri mereka menjelang Sabat Paskah (28, 31-32). Ini adalah konflik antara agama lahiriah dengan iman yang benar. Agama lahiriah mencoba menjaga kesucian dari luar, tetapi siapa yang dapat menyucikan hati? Pontius Pilatus sebagai pengadil keluar menemui para pendakwa, mendengarkan tuduhan mereka terhadap Tuhan Yesus (29-31).
Pilatus kemudian berdialog dengan Tuhan Yesus, mencari tahu hakikat dakwaan para imam terhadap Tuhan Yesus (33-38a). Melalui pertanyaannya, Pilatus dengan jelas mencoba menjauhkan diri dari tuduhan terhadap Tuhan Yesus dengan menegaskan bahwa ia bukan bagian dari orang-orang Yahudi yang mendakwa Tuhan Yesus (35). Bagaimana tanggapan Tuhan Yesus? Ketika menghadapi semua tantangan itu, Tuhan Yesus menegaskan tentang hakikat Kerajaan Allah dan kebenaran (34, 36-37).
Tuhan Yesus menegaskan bahwa kebenaran tak bisa berkompromi dengan kebohongan (37). Dari Yesus kita tahu Allah peduli dan punya rencana keselamatan bagi siapa pun yang hidup dalam kebenaran, serta memanggil kita membangun kerajaan-Nya karena manusia diciptakan menurut gambar dan rupa Allah (lih. Kej. 1:26-27). Pertanyaan Pilatus (38a) menegaskan betapa setiap orang butuh mengenal kebenaran.
Konflik terjadi ketika ada perbedaan pandangan dan sikap terhadap satu prinsip kebenaran. Peristiwa pengadilan Tuhan Yesus dalam rencana keselamatan Allah adalah bukti bagaimana kebenaran Kerajaan Allah diberikan untuk mengubah hidup orang-orang yang percaya kepada Tuhan Yesus. Adakah kita mengakui dan mengimani bahwa Tuhan Yesus sungguh hidup, berkuasa, dan mampu memberikan kebenaran-Nya kepada kita? [IBS]
e-SH versi web: https://www.sabda.org/publikasi/sh/2026/03/31/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?Yohanes+18:28-38
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/Yohanes+18:28-38
Yohanes 18:28-38
28 Maka mereka membawa Yesus dari Kayafas ke gedung pengadilan. Ketika itu hari masih pagi. Mereka sendiri tidak masuk ke gedung pengadilan itu, supaya jangan menajiskan diri, sebab mereka hendak makan Paskah.
29 Sebab itu Pilatus keluar mendapatkan mereka dan berkata: "Apakah tuduhan kamu terhadap orang ini?"
30 Jawab mereka kepadanya: "Jikalau Ia bukan seorang penjahat, kami tidak menyerahkan-Nya kepadamu!"
31 Kata Pilatus kepada mereka: "Ambillah Dia dan hakimilah Dia menurut hukum Tauratmu." Kata orang-orang Yahudi itu: "Kami tidak diperbolehkan membunuh seseorang."
32 Demikian hendaknya supaya genaplah firman Yesus, yang dikatakan-Nya untuk menyatakan bagaimana caranya Ia akan mati.
33 Maka kembalilah Pilatus ke dalam gedung pengadilan, lalu memanggil Yesus dan bertanya kepada-Nya: "Engkau inikah raja orang Yahudi?"
34 Jawab Yesus: "Apakah engkau katakan hal itu dari hatimu sendiri, atau adakah orang lain yang mengatakannya kepadamu tentang Aku?"
35 Kata Pilatus: "Apakah aku seorang Yahudi? Bangsa-Mu sendiri dan imam-imam kepala yang telah menyerahkan Engkau kepadaku; apakah yang telah Engkau perbuat?"
36 Jawab Yesus: "Kerajaan-Ku bukan dari dunia ini; jika Kerajaan-Ku dari dunia ini, pasti hamba-hamba-Ku telah melawan, supaya Aku jangan diserahkan kepada orang Yahudi, akan tetapi Kerajaan-Ku bukan dari sini."
37 Maka kata Pilatus kepada-Nya: "Jadi Engkau adalah raja?" Jawab Yesus: "Engkau mengatakan, bahwa Aku adalah raja. Untuk itulah Aku lahir dan untuk itulah Aku datang ke dalam dunia ini, supaya Aku memberi kesaksian tentang kebenaran; setiap orang yang berasal dari kebenaran mendengarkan suara-Ku."
38 Kata Pilatus kepada-Nya: "Apakah kebenaran itu?"(18-38b) Sesudah mengatakan demikian, keluarlah Pilatus lagi mendapatkan orang-orang Yahudi dan berkata kepada mereka: "Aku tidak mendapati kesalahan apapun pada-Nya.
e-SH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Scripture Union Indonesia
e-SH Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
(e-SH) owner-i-kan-akar-Santapan-Harian@hub.xc.org
- - -
Anda diberkati melalui Santapan Harian?
Mari mendukung pelayanan Yayasan Pancar Pijar Alkitab (PPA)
Rekening BCA cab Pintu Air no. 106.30066.22 an. Yay Pancar Pijar Alkitab
