e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Sabtu, 7 Maret 2026
Bacaan : MARKUS 4:35-41
Setahun: Ulangan 24-27
Nats: Pada hari itu, menjelang malam, Yesus berkata kepada mereka, "Marilah kita bertolak ke seberang." (Markus 4:35)
Renungan:
BERTOLAK KE SEBERANG
Apakah yang Anda harapkan dari menjadi pengikut Yesus? Apakah untuk mendapat hidup yang damai, tenang, mudah? Jika demikian, mungkin kita telah salah dalam menempatkan harapan. Sebab, sesungguhnya Yesus mengajak kita untuk bertolak ke seberang.
Yesus mengajak para murid untuk bertolak ke seberang danau. Namun, perjalanan mengikut Yesus itu justru membawa mereka pada situasi hidup dan mati karena terpaan badai. Kondisi tersebut membuat mereka panik dan kembali mengandalkan diri mereka sendiri. Sekalipun sebagian dari mereka dahulunya adalah nelayan yang semestinya telah banyak mengalami badai serupa, tetapi semakin mereka mengandalkan kekuatan mereka, justru mereka semakin tidak berdaya. Dalam kekalutan, akhirnya mereka menggugat Yesus.
Setelah Yesus meneduhkan badai tersebut, Ia berkata kepada mereka, "Mengapa kamu begitu takut? Mengapa kamu tidak percaya?" Ya, inilah arti sesungguhnya dari ajakannya untuk bertolak ke seberang. Ia mengajak mereka untuk menyeberangi lautan kemanusiawian mereka yang terbatas, untuk menyandarkan hidup pada iman kepada-Nya. Iman menjawab dan meneduhkan segala perkara, sebab Yesus selalu berdiri untuk meredakan badai bagi mereka.
Hidup manusia tidak bisa lepas dari pergumulan. Dalam segala pergumulan itu, janganlah kita tenggelam dalam kemanusiawian kita. Bersandarlah kepada Yesus, sebab Dia selalu berdiri di depan kita untuk meredakan setiap badai dan memberi keteduhan dalam hidup. --ZDP/www.renunganharian.net
BERSANDARLAH PADA IMAN KEPADA YESUS. IA SELALU BERDIRI DI DEPAN KITA.
e-RH situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: https://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2026/03/07/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?MARKUS+4:35-41
MARKUS 4:35-41
35 Pada hari itu, waktu hari sudah petang, Yesus berkata kepada mereka: "Marilah kita bertolak ke seberang."
36 Mereka meninggalkan orang banyak itu lalu bertolak dan membawa Yesus beserta dengan mereka dalam perahu di mana Yesus telah duduk dan perahu-perahu lain juga menyertai Dia.
37 Lalu mengamuklah taufan yang sangat dahsyat dan ombak menyembur masuk ke dalam perahu, sehingga perahu itu mulai penuh dengan air.
38 Pada waktu itu Yesus sedang tidur di buritan di sebuah tilam. Maka murid-murid-Nya membangunkan Dia dan berkata kepada-Nya: "Guru, Engkau tidak perduli kalau kita binasa?"
39 Iapun bangun, menghardik angin itu dan berkata kepada danau itu: "Diam! Tenanglah!" Lalu angin itu reda dan danau itu menjadi teduh sekali.
40 Lalu Ia berkata kepada mereka: "Mengapa kamu begitu takut? Mengapa kamu tidak percaya?"
41 Mereka menjadi sangat takut dan berkata seorang kepada yang lain: "Siapa gerangan orang ini, sehingga angin dan danaupun taat kepada-Nya?"
Bacaan Alkitab Setahun: https://alkitab.sabda.org/?Ulangan+24-27
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/Ulangan+24-27
e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Dilarang memperbanyak isi Renungan Harian® tanpa izin tertulis dari penerbit.
Renungan Harian® milik Yayasan Pelayanan Gloria -- Copyright © 2026 Yayasan Pelayanan Gloria.
- - -
Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Pelayanan Gloria.
BCA Rekening No. 456 500 8880 a.n. YAYASAN PELAYANAN GLORIA
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Sabtu, 7 Maret 2026
Bacaan : MARKUS 4:35-41
Setahun: Ulangan 24-27
Nats: Pada hari itu, menjelang malam, Yesus berkata kepada mereka, "Marilah kita bertolak ke seberang." (Markus 4:35)
Renungan:
BERTOLAK KE SEBERANG
Apakah yang Anda harapkan dari menjadi pengikut Yesus? Apakah untuk mendapat hidup yang damai, tenang, mudah? Jika demikian, mungkin kita telah salah dalam menempatkan harapan. Sebab, sesungguhnya Yesus mengajak kita untuk bertolak ke seberang.
Yesus mengajak para murid untuk bertolak ke seberang danau. Namun, perjalanan mengikut Yesus itu justru membawa mereka pada situasi hidup dan mati karena terpaan badai. Kondisi tersebut membuat mereka panik dan kembali mengandalkan diri mereka sendiri. Sekalipun sebagian dari mereka dahulunya adalah nelayan yang semestinya telah banyak mengalami badai serupa, tetapi semakin mereka mengandalkan kekuatan mereka, justru mereka semakin tidak berdaya. Dalam kekalutan, akhirnya mereka menggugat Yesus.
Setelah Yesus meneduhkan badai tersebut, Ia berkata kepada mereka, "Mengapa kamu begitu takut? Mengapa kamu tidak percaya?" Ya, inilah arti sesungguhnya dari ajakannya untuk bertolak ke seberang. Ia mengajak mereka untuk menyeberangi lautan kemanusiawian mereka yang terbatas, untuk menyandarkan hidup pada iman kepada-Nya. Iman menjawab dan meneduhkan segala perkara, sebab Yesus selalu berdiri untuk meredakan badai bagi mereka.
Hidup manusia tidak bisa lepas dari pergumulan. Dalam segala pergumulan itu, janganlah kita tenggelam dalam kemanusiawian kita. Bersandarlah kepada Yesus, sebab Dia selalu berdiri di depan kita untuk meredakan setiap badai dan memberi keteduhan dalam hidup. --ZDP/www.renunganharian.net
BERSANDARLAH PADA IMAN KEPADA YESUS. IA SELALU BERDIRI DI DEPAN KITA.
e-RH situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: https://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2026/03/07/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?MARKUS+4:35-41
MARKUS 4:35-41
35 Pada hari itu, waktu hari sudah petang, Yesus berkata kepada mereka: "Marilah kita bertolak ke seberang."
36 Mereka meninggalkan orang banyak itu lalu bertolak dan membawa Yesus beserta dengan mereka dalam perahu di mana Yesus telah duduk dan perahu-perahu lain juga menyertai Dia.
37 Lalu mengamuklah taufan yang sangat dahsyat dan ombak menyembur masuk ke dalam perahu, sehingga perahu itu mulai penuh dengan air.
38 Pada waktu itu Yesus sedang tidur di buritan di sebuah tilam. Maka murid-murid-Nya membangunkan Dia dan berkata kepada-Nya: "Guru, Engkau tidak perduli kalau kita binasa?"
39 Iapun bangun, menghardik angin itu dan berkata kepada danau itu: "Diam! Tenanglah!" Lalu angin itu reda dan danau itu menjadi teduh sekali.
40 Lalu Ia berkata kepada mereka: "Mengapa kamu begitu takut? Mengapa kamu tidak percaya?"
41 Mereka menjadi sangat takut dan berkata seorang kepada yang lain: "Siapa gerangan orang ini, sehingga angin dan danaupun taat kepada-Nya?"
Bacaan Alkitab Setahun: https://alkitab.sabda.org/?Ulangan+24-27
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/Ulangan+24-27
e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Dilarang memperbanyak isi Renungan Harian® tanpa izin tertulis dari penerbit.
Renungan Harian® milik Yayasan Pelayanan Gloria -- Copyright © 2026 Yayasan Pelayanan Gloria.
- - -
Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Pelayanan Gloria.
BCA Rekening No. 456 500 8880 a.n. YAYASAN PELAYANAN GLORIA
