e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Rabu, 25 Maret 2026
Bacaan : MARKUS 14:12-21
Setahun: Hakim-hakim 19-21
Nats: Mereka pun menjadi sedih dan seorang demi seorang berkata kepada-Nya, "Bukan aku, ya?" (Markus 14:19)
Renungan:
POTENSI BERKHIANAT
Jika Anda ditanya, "Mungkinkah Anda bakal menyangkal Tuhan ketika Anda dipaksa menyangkali-Nya?" Apakah Anda dapat menjawab dengan yakin bahwa Anda tidak mungkin berkhianat dan menyangkali iman Anda? Kalau saya ditanya pertanyaan serupa, saya akan ragu menjawab bahwa saya tidak bakal menyangkal Tuhan Yesus Kristus. Paling banyak saya akan menjawab, "Semoga saya tidak menyangkali-Nya."
Sangat menarik, bahwa Yesus pada perjamuan terakhir menyatakan ada di antara para murid yang saat itu sedang makan akan menyerahkan Yesus. Para murid Yesus seketika itu menjadi sedih. Lalu mereka bertanya berkata kepada Yesus, "Bukan aku, ya?" Pertanyaan ini menunjukkan ketidakyakinan para murid akan dirinya sendiri. Benarkah mereka tidak akan menyerahkan Yesus? Yang lebih menarik lagi adalah beberapa saat setelahnya, Petrus dengan yakin memberi pernyataan. Dia mengatakan bahwa dia merupakan satu-satunya orang yang tidak terguncang imannya meskipun semua orang terguncang. Pada waktu itulah Yesus menegurnya bahwa Petrus pada malam itu juga akan menyangkal Yesus tiga kali sebelum ayam berkokok dua kali (ay. 29-31). Dan itulah yang terjadi.
Rasul Paulus juga memberi peringatan. Siapa yang menyangka bahwa ia teguh berdiri, hati-hatilah supaya ia jangan jatuh! (1Kor. 10:12). Kita semua rapuh, seberapa pun kita yakin bahwa kita memiliki iman yang matang dan kuat. Wajiblah kita memohon kepada Tuhan agar setiap hari kita dikuatkan oleh-Nya dan terhindar dari dosa dan pengkhianatan. --HEM/www.renunganharian.net
KITA WAJIB MEMOHON AGAR TUHAN MENGUATKAN IMAN KITA AGAR TUHAN MENOLONG KITA MELEPASKAN DIRI DARI DOSA DAN PENGKHIANATAN.
e-RH situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: https://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2026/03/25/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?MARKUS+14:12-21
MARKUS 14:12-21
12 Pada hari pertama dari hari raya Roti Tidak Beragi, pada waktu orang menyembelih domba Paskah, murid-murid Yesus berkata kepada-Nya: "Ke tempat mana Engkau kehendaki kami pergi untuk mempersiapkan perjamuan Paskah bagi-Mu?"
13 Lalu Ia menyuruh dua orang murid-Nya dengan pesan: "Pergilah ke kota; di sana kamu akan bertemu dengan seorang yang membawa kendi berisi air. Ikutilah dia
14 dan katakanlah kepada pemilik rumah yang dimasukinya: Pesan Guru: di manakah ruangan yang disediakan bagi-Ku untuk makan Paskah bersama-sama dengan murid-murid-Ku?
15 Lalu orang itu akan menunjukkan kamu sebuah ruangan atas yang besar, yang sudah lengkap dan tersedia. Di situlah kamu harus mempersiapkan perjamuan Paskah untuk kita!"
16 Maka berangkatlah kedua murid itu dan setibanya di kota, didapati mereka semua seperti yang dikatakan Yesus kepada mereka. Lalu mereka mempersiapkan Paskah.
17 Setelah hari malam, datanglah Yesus bersama-sama dengan kedua belas murid itu.
18 Ketika mereka duduk di situ dan sedang makan, Yesus berkata: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya seorang di antara kamu akan menyerahkan Aku, yaitu dia yang makan dengan Aku."
19 Maka sedihlah hati mereka dan seorang demi seorang berkata kepada-Nya: "Bukan aku, ya Tuhan?"
20 Ia menjawab: "Orang itu ialah salah seorang dari kamu yang dua belas ini, dia yang mencelupkan roti ke dalam satu pinggan dengan Aku.
21 Anak Manusia memang akan pergi sesuai dengan yang ada tertulis tentang Dia, akan tetapi celakalah orang yang olehnya Anak Manusia itu diserahkan. Adalah lebih baik bagi orang itu sekiranya ia tidak dilahirkan."
Bacaan Alkitab Setahun: https://alkitab.sabda.org/?Hakim-hakim+19-21
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/Hakim-hakim+19-21
e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Dilarang memperbanyak isi Renungan Harian® tanpa izin tertulis dari penerbit.
Renungan Harian® milik Yayasan Pelayanan Gloria -- Copyright © 2026 Yayasan Pelayanan Gloria.
- - -
Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Pelayanan Gloria.
BCA Rekening No. 456 500 8880 a.n. YAYASAN PELAYANAN GLORIA
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Rabu, 25 Maret 2026
Bacaan : MARKUS 14:12-21
Setahun: Hakim-hakim 19-21
Nats: Mereka pun menjadi sedih dan seorang demi seorang berkata kepada-Nya, "Bukan aku, ya?" (Markus 14:19)
Renungan:
POTENSI BERKHIANAT
Jika Anda ditanya, "Mungkinkah Anda bakal menyangkal Tuhan ketika Anda dipaksa menyangkali-Nya?" Apakah Anda dapat menjawab dengan yakin bahwa Anda tidak mungkin berkhianat dan menyangkali iman Anda? Kalau saya ditanya pertanyaan serupa, saya akan ragu menjawab bahwa saya tidak bakal menyangkal Tuhan Yesus Kristus. Paling banyak saya akan menjawab, "Semoga saya tidak menyangkali-Nya."
Sangat menarik, bahwa Yesus pada perjamuan terakhir menyatakan ada di antara para murid yang saat itu sedang makan akan menyerahkan Yesus. Para murid Yesus seketika itu menjadi sedih. Lalu mereka bertanya berkata kepada Yesus, "Bukan aku, ya?" Pertanyaan ini menunjukkan ketidakyakinan para murid akan dirinya sendiri. Benarkah mereka tidak akan menyerahkan Yesus? Yang lebih menarik lagi adalah beberapa saat setelahnya, Petrus dengan yakin memberi pernyataan. Dia mengatakan bahwa dia merupakan satu-satunya orang yang tidak terguncang imannya meskipun semua orang terguncang. Pada waktu itulah Yesus menegurnya bahwa Petrus pada malam itu juga akan menyangkal Yesus tiga kali sebelum ayam berkokok dua kali (ay. 29-31). Dan itulah yang terjadi.
Rasul Paulus juga memberi peringatan. Siapa yang menyangka bahwa ia teguh berdiri, hati-hatilah supaya ia jangan jatuh! (1Kor. 10:12). Kita semua rapuh, seberapa pun kita yakin bahwa kita memiliki iman yang matang dan kuat. Wajiblah kita memohon kepada Tuhan agar setiap hari kita dikuatkan oleh-Nya dan terhindar dari dosa dan pengkhianatan. --HEM/www.renunganharian.net
KITA WAJIB MEMOHON AGAR TUHAN MENGUATKAN IMAN KITA AGAR TUHAN MENOLONG KITA MELEPASKAN DIRI DARI DOSA DAN PENGKHIANATAN.
e-RH situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: https://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2026/03/25/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?MARKUS+14:12-21
MARKUS 14:12-21
12 Pada hari pertama dari hari raya Roti Tidak Beragi, pada waktu orang menyembelih domba Paskah, murid-murid Yesus berkata kepada-Nya: "Ke tempat mana Engkau kehendaki kami pergi untuk mempersiapkan perjamuan Paskah bagi-Mu?"
13 Lalu Ia menyuruh dua orang murid-Nya dengan pesan: "Pergilah ke kota; di sana kamu akan bertemu dengan seorang yang membawa kendi berisi air. Ikutilah dia
14 dan katakanlah kepada pemilik rumah yang dimasukinya: Pesan Guru: di manakah ruangan yang disediakan bagi-Ku untuk makan Paskah bersama-sama dengan murid-murid-Ku?
15 Lalu orang itu akan menunjukkan kamu sebuah ruangan atas yang besar, yang sudah lengkap dan tersedia. Di situlah kamu harus mempersiapkan perjamuan Paskah untuk kita!"
16 Maka berangkatlah kedua murid itu dan setibanya di kota, didapati mereka semua seperti yang dikatakan Yesus kepada mereka. Lalu mereka mempersiapkan Paskah.
17 Setelah hari malam, datanglah Yesus bersama-sama dengan kedua belas murid itu.
18 Ketika mereka duduk di situ dan sedang makan, Yesus berkata: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya seorang di antara kamu akan menyerahkan Aku, yaitu dia yang makan dengan Aku."
19 Maka sedihlah hati mereka dan seorang demi seorang berkata kepada-Nya: "Bukan aku, ya Tuhan?"
20 Ia menjawab: "Orang itu ialah salah seorang dari kamu yang dua belas ini, dia yang mencelupkan roti ke dalam satu pinggan dengan Aku.
21 Anak Manusia memang akan pergi sesuai dengan yang ada tertulis tentang Dia, akan tetapi celakalah orang yang olehnya Anak Manusia itu diserahkan. Adalah lebih baik bagi orang itu sekiranya ia tidak dilahirkan."
Bacaan Alkitab Setahun: https://alkitab.sabda.org/?Hakim-hakim+19-21
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/Hakim-hakim+19-21
e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Dilarang memperbanyak isi Renungan Harian® tanpa izin tertulis dari penerbit.
Renungan Harian® milik Yayasan Pelayanan Gloria -- Copyright © 2026 Yayasan Pelayanan Gloria.
- - -
Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Pelayanan Gloria.
BCA Rekening No. 456 500 8880 a.n. YAYASAN PELAYANAN GLORIA
