e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Selasa, 24 Maret 2026
Bacaan : YOHANES 13:1-20
Setahun: Hakim-hakim 16-18
Nats: Kemudian Ia menuangkan air ke dalam sebuah baskom dan mulai membasuh kaki murid-murid-Nya lalu menyekanya dengan kain yang terikat pada pinggang-Nya itu. (Yohanes 13:5)
Renungan:
JUGA KAKI YUDAS
Pengkhianatan ialah tindakan yang amat kejam. Yesus mengerti seorang dari murid-Nya yang bernama Yudas Iskariot akan mengkhianati dan menjual-Nya kepada imam-imam kepala seharga tiga puluh uang perak (lih. Mat. 26:14-16). Dengan jalan itu Dia kemudian disalibkan.
Pada malam sebelum diri-Nya diserahkan, Yesus makan bersama murid-murid-Nya. Tiba-tiba Dia bangun dan menanggalkan jubah-Nya. Ia mengambil sehelai kain linen dan mengikatkannya pada pinggang-Nya. Dia menuangkan air ke dalam sebuah baskom dan mulai membasuh kaki murid-murid-Nya, satu per satu (ay. 4-5). Kaki-kaki yang basah itu diseka-Nya dengan kain linen yang tadi terikat di pinggang-Nya. Sesudah itu Dia mengenakan pakaian-Nya dan kembali ke tempat-Nya (ay. 12). Kini terlihat kaki Simon Petrus, kaki Yohanes, kaki Yakobus, dan kaki kesembilan murid lainnya sudah bersih. Yesus membasuh kaki mereka semua, juga kaki Yudas. Lewat tindakan tersebut terungkap jelas bahwa Yesus mengasihi semua murid-Nya, termasuk Yudas. Dia menunjukkan kebaikan, juga terhadap si pengkhianat.
Kaki Yudas yang juga bersih memunculkan keharuan dan kelegaan dalam hati kita. Faktanya, kita pun kerap berkhianat kepada-Nya! Kita kerap lebih memilih menuruti keinginan dunia daripada kehendak Tuhan. Namun, masih saja Yesus mengasihi kita. Masih saja Dia menunjukkan kebaikan dengan senantiasa menyertai, melindungi, serta memberkati kehidupan kita. Kaki Yudas yang juga bersih menyadarkan kita akan tindakan yang sepatutnya kita lakukan. Tidak boleh kita memendam kebencian terhadap orang-orang yang telah berkhianat, dalam arti melakukan kesalahan terhadap kita. Maulah kita mengampuni mereka. Maulah kita mengasihi dengan tetap berbuat kebaikan kepada mereka. --LIN/www.renunganharian.net
YESUS MENGASIHI SEMUA ORANG TANPA MEMBEDA-BEDAKAN MAKA SEPATUTNYA KITA PUN BERTINDAK DEMIKIAN.
e-RH situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: https://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2026/03/24/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?YOHANES+13:1-20
YOHANES 13:1-20
1 Sementara itu sebelum hari raya Paskah mulai, Yesus telah tahu, bahwa saat-Nya sudah tiba untuk beralih dari dunia ini kepada Bapa. Sama seperti Ia senantiasa mengasihi murid-murid-Nya demikianlah sekarang Ia mengasihi mereka sampai kepada kesudahannya.
2 Mereka sedang makan bersama, dan Iblis telah membisikkan rencana dalam hati Yudas Iskariot, anak Simon, untuk mengkhianati Dia.
3 Yesus tahu, bahwa Bapa-Nya telah menyerahkan segala sesuatu kepada-Nya dan bahwa Ia datang dari Allah dan kembali kepada Allah.
4 Lalu bangunlah Yesus dan menanggalkan jubah-Nya. Ia mengambil sehelai kain lenan dan mengikatkannya pada pinggang-Nya,
5 kemudian Ia menuangkan air ke dalam sebuah basi, dan mulai membasuh kaki murid-murid-Nya lalu menyekanya dengan kain yang terikat pada pinggang-Nya itu.
6 Maka sampailah Ia kepada Simon Petrus. Kata Petrus kepada-Nya: "Tuhan, Engkau hendak membasuh kakiku?"
7 Jawab Yesus kepadanya: "Apa yang Kuperbuat, engkau tidak tahu sekarang, tetapi engkau akan mengertinya kelak."
8 Kata Petrus kepada-Nya: "Engkau tidak akan membasuh kakiku sampai selama-lamanya." Jawab Yesus: "Jikalau Aku tidak membasuh engkau, engkau tidak mendapat bagian dalam Aku."
9 Kata Simon Petrus kepada-Nya: "Tuhan, jangan hanya kakiku saja, tetapi juga tangan dan kepalaku!"
10 Kata Yesus kepadanya: "Barangsiapa telah mandi, ia tidak usah membasuh diri lagi selain membasuh kakinya, karena ia sudah bersih seluruhnya. Juga kamu sudah bersih, hanya tidak semua."
11 Sebab Ia tahu, siapa yang akan menyerahkan Dia. Karena itu Ia berkata: "Tidak semua kamu bersih."
12 Sesudah Ia membasuh kaki mereka, Ia mengenakan pakaian-Nya dan kembali ke tempat-Nya. Lalu Ia berkata kepada mereka: "Mengertikah kamu apa yang telah Kuperbuat kepadamu?
13 Kamu menyebut Aku Guru dan Tuhan, dan katamu itu tepat, sebab memang Akulah Guru dan Tuhan.
14 Jadi jikalau Aku membasuh kakimu, Aku yang adalah Tuhan dan Gurumu, maka kamupun wajib saling membasuh kakimu;
15 sebab Aku telah memberikan suatu teladan kepada kamu, supaya kamu juga berbuat sama seperti yang telah Kuperbuat kepadamu.
16 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya seorang hamba tidaklah lebih tinggi dari pada tuannya, ataupun seorang utusan dari pada dia yang mengutusnya.
17 Jikalau kamu tahu semua ini, maka berbahagialah kamu, jika kamu melakukannya.
18 Bukan tentang kamu semua Aku berkata. Aku tahu, siapa yang telah Kupilih. Tetapi haruslah genap nas ini: Orang yang makan roti-Ku, telah mengangkat tumitnya terhadap Aku.
19 Aku mengatakannya kepadamu sekarang juga sebelum hal itu terjadi, supaya jika hal itu terjadi, kamu percaya, bahwa Akulah Dia.
20 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa menerima orang yang Kuutus, ia menerima Aku, dan barangsiapa menerima Aku, ia menerima Dia yang mengutus Aku."
Bacaan Alkitab Setahun: https://alkitab.sabda.org/?Hakim-hakim+16-18
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/Hakim-hakim+16-18
e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Dilarang memperbanyak isi Renungan Harian® tanpa izin tertulis dari penerbit.
Renungan Harian® milik Yayasan Pelayanan Gloria -- Copyright © 2026 Yayasan Pelayanan Gloria.
- - -
Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Pelayanan Gloria.
BCA Rekening No. 456 500 8880 a.n. YAYASAN PELAYANAN GLORIA
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Selasa, 24 Maret 2026
Bacaan : YOHANES 13:1-20
Setahun: Hakim-hakim 16-18
Nats: Kemudian Ia menuangkan air ke dalam sebuah baskom dan mulai membasuh kaki murid-murid-Nya lalu menyekanya dengan kain yang terikat pada pinggang-Nya itu. (Yohanes 13:5)
Renungan:
JUGA KAKI YUDAS
Pengkhianatan ialah tindakan yang amat kejam. Yesus mengerti seorang dari murid-Nya yang bernama Yudas Iskariot akan mengkhianati dan menjual-Nya kepada imam-imam kepala seharga tiga puluh uang perak (lih. Mat. 26:14-16). Dengan jalan itu Dia kemudian disalibkan.
Pada malam sebelum diri-Nya diserahkan, Yesus makan bersama murid-murid-Nya. Tiba-tiba Dia bangun dan menanggalkan jubah-Nya. Ia mengambil sehelai kain linen dan mengikatkannya pada pinggang-Nya. Dia menuangkan air ke dalam sebuah baskom dan mulai membasuh kaki murid-murid-Nya, satu per satu (ay. 4-5). Kaki-kaki yang basah itu diseka-Nya dengan kain linen yang tadi terikat di pinggang-Nya. Sesudah itu Dia mengenakan pakaian-Nya dan kembali ke tempat-Nya (ay. 12). Kini terlihat kaki Simon Petrus, kaki Yohanes, kaki Yakobus, dan kaki kesembilan murid lainnya sudah bersih. Yesus membasuh kaki mereka semua, juga kaki Yudas. Lewat tindakan tersebut terungkap jelas bahwa Yesus mengasihi semua murid-Nya, termasuk Yudas. Dia menunjukkan kebaikan, juga terhadap si pengkhianat.
Kaki Yudas yang juga bersih memunculkan keharuan dan kelegaan dalam hati kita. Faktanya, kita pun kerap berkhianat kepada-Nya! Kita kerap lebih memilih menuruti keinginan dunia daripada kehendak Tuhan. Namun, masih saja Yesus mengasihi kita. Masih saja Dia menunjukkan kebaikan dengan senantiasa menyertai, melindungi, serta memberkati kehidupan kita. Kaki Yudas yang juga bersih menyadarkan kita akan tindakan yang sepatutnya kita lakukan. Tidak boleh kita memendam kebencian terhadap orang-orang yang telah berkhianat, dalam arti melakukan kesalahan terhadap kita. Maulah kita mengampuni mereka. Maulah kita mengasihi dengan tetap berbuat kebaikan kepada mereka. --LIN/www.renunganharian.net
YESUS MENGASIHI SEMUA ORANG TANPA MEMBEDA-BEDAKAN MAKA SEPATUTNYA KITA PUN BERTINDAK DEMIKIAN.
e-RH situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: https://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2026/03/24/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?YOHANES+13:1-20
YOHANES 13:1-20
1 Sementara itu sebelum hari raya Paskah mulai, Yesus telah tahu, bahwa saat-Nya sudah tiba untuk beralih dari dunia ini kepada Bapa. Sama seperti Ia senantiasa mengasihi murid-murid-Nya demikianlah sekarang Ia mengasihi mereka sampai kepada kesudahannya.
2 Mereka sedang makan bersama, dan Iblis telah membisikkan rencana dalam hati Yudas Iskariot, anak Simon, untuk mengkhianati Dia.
3 Yesus tahu, bahwa Bapa-Nya telah menyerahkan segala sesuatu kepada-Nya dan bahwa Ia datang dari Allah dan kembali kepada Allah.
4 Lalu bangunlah Yesus dan menanggalkan jubah-Nya. Ia mengambil sehelai kain lenan dan mengikatkannya pada pinggang-Nya,
5 kemudian Ia menuangkan air ke dalam sebuah basi, dan mulai membasuh kaki murid-murid-Nya lalu menyekanya dengan kain yang terikat pada pinggang-Nya itu.
6 Maka sampailah Ia kepada Simon Petrus. Kata Petrus kepada-Nya: "Tuhan, Engkau hendak membasuh kakiku?"
7 Jawab Yesus kepadanya: "Apa yang Kuperbuat, engkau tidak tahu sekarang, tetapi engkau akan mengertinya kelak."
8 Kata Petrus kepada-Nya: "Engkau tidak akan membasuh kakiku sampai selama-lamanya." Jawab Yesus: "Jikalau Aku tidak membasuh engkau, engkau tidak mendapat bagian dalam Aku."
9 Kata Simon Petrus kepada-Nya: "Tuhan, jangan hanya kakiku saja, tetapi juga tangan dan kepalaku!"
10 Kata Yesus kepadanya: "Barangsiapa telah mandi, ia tidak usah membasuh diri lagi selain membasuh kakinya, karena ia sudah bersih seluruhnya. Juga kamu sudah bersih, hanya tidak semua."
11 Sebab Ia tahu, siapa yang akan menyerahkan Dia. Karena itu Ia berkata: "Tidak semua kamu bersih."
12 Sesudah Ia membasuh kaki mereka, Ia mengenakan pakaian-Nya dan kembali ke tempat-Nya. Lalu Ia berkata kepada mereka: "Mengertikah kamu apa yang telah Kuperbuat kepadamu?
13 Kamu menyebut Aku Guru dan Tuhan, dan katamu itu tepat, sebab memang Akulah Guru dan Tuhan.
14 Jadi jikalau Aku membasuh kakimu, Aku yang adalah Tuhan dan Gurumu, maka kamupun wajib saling membasuh kakimu;
15 sebab Aku telah memberikan suatu teladan kepada kamu, supaya kamu juga berbuat sama seperti yang telah Kuperbuat kepadamu.
16 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya seorang hamba tidaklah lebih tinggi dari pada tuannya, ataupun seorang utusan dari pada dia yang mengutusnya.
17 Jikalau kamu tahu semua ini, maka berbahagialah kamu, jika kamu melakukannya.
18 Bukan tentang kamu semua Aku berkata. Aku tahu, siapa yang telah Kupilih. Tetapi haruslah genap nas ini: Orang yang makan roti-Ku, telah mengangkat tumitnya terhadap Aku.
19 Aku mengatakannya kepadamu sekarang juga sebelum hal itu terjadi, supaya jika hal itu terjadi, kamu percaya, bahwa Akulah Dia.
20 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa menerima orang yang Kuutus, ia menerima Aku, dan barangsiapa menerima Aku, ia menerima Dia yang mengutus Aku."
Bacaan Alkitab Setahun: https://alkitab.sabda.org/?Hakim-hakim+16-18
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/Hakim-hakim+16-18
e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Dilarang memperbanyak isi Renungan Harian® tanpa izin tertulis dari penerbit.
Renungan Harian® milik Yayasan Pelayanan Gloria -- Copyright © 2026 Yayasan Pelayanan Gloria.
- - -
Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Pelayanan Gloria.
BCA Rekening No. 456 500 8880 a.n. YAYASAN PELAYANAN GLORIA
