e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Selasa, 17 Maret 2026
Bacaan : HOSEA 14:1-4
Setahun: Yosua 22-24
Nats: Kembalilah, hai Israel, kepada Tuhan, Allahmu, sebab engkau telah tersandung karena kesalahanmu. (Hosea 14:2)
Renungan:
TERSEDIA JALAN PULANG
Pada zaman Hosea, bangsa Israel hidup dalam suasana keseharian yang kian jauh meninggalkan Allah. Mereka mengumbar kesenangan, mencari kekuatan pada bangsa asing, dan menyembah berhala. Kota-kota mereka dihiasi dengan kuil-kuil kafir yang serba megah. Mereka benar-benar mengabaikan keberadaan Allah, yang telah membawa mereka keluar dari perbudakan. Namun, di tengah pengkhianatan itu, suara nabi terdengar jelas: masih ada jalan untuk kembali kepada Allah.
Firman Tuhan melalui Hosea mengungkapkan sebuah harapan dan kesempatan. Allah tidak menutup pintu bagi umat yang berdosa. Sebaliknya, Ia mengundang, "Kembalilah, hai Israel" (ay. 2). Ini bukan sekadar ajakan, melainkan juga janji bahwa Allah hendak menyembuhkan, mengampuni, dan memulihkan mereka. Jalan pulang tersedia. Bukan lewat ritual dan daya upaya lahiriah, melainkan melalui pengakuan hati.
Bacaan Alkitab hari ini menegaskan bahwa yang Allah kehendaki bukanlah korban bakaran, melainkan pengakuan bibir yang jujur (ay. 3). Kata-kata penyesalan yang tulus di hadapan Tuhan, lebih berharga daripada persembahan terbesar sekalipun. Inilah inti pertobatan, kembali dengan hati yang hancur dan mulut yang bersedia mengakui dosa di hadapan Tuhan.
Bagi kita, pesan Hosea sedemikian relevan. Seberapa jauh pun kita telah meninggalkan Tuhan, jalan pulang tetap terbuka. Allah selalu setia menunggu. Ia menanti kesediaan kita untuk datang kepada-Nya dengan membawa kejujuran dan pengakuan. Saat kita bersedia bergegas melangkah untuk pulang, Ia telah siap menyambut dengan senyuman dan pelukan kasih-Nya. --SAP/www.renunganharian.net
KASIH ALLAH SELALU BEKERJA UNTUK MEMBANTU JIWA MENEMUKAN JALAN PULANG KEMBALI KE RUMAH.-HAROLD KLEMP
e-RH situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: https://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2026/03/17/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?HOSEA+14:1-4
HOSEA 14:1-4
1 (14-2) Bertobatlah, hai Israel, kepada TUHAN, Allahmu, sebab engkau telah tergelincir karena kesalahanmu.
2 (14-3) Bawalah sertamu kata-kata penyesalan, dan bertobatlah kepada TUHAN! katakanlah kepada-Nya: "Ampunilah segala kesalahan, sehingga kami mendapat yang baik, maka kami akan mempersembahkan pengakuan kami.
3 (14-4) Asyur tidak dapat menyelamatkan kami; kami tidak mau mengendarai kuda, dan kami tidak akan berkata lagi: Ya, Allah kami! kepada buatan tangan kami. Karena Engkau menyayangi anak yatim."
4 (14-5) Aku akan memulihkan mereka dari penyelewengan, Aku akan mengasihi mereka dengan sukarela, sebab murka-Ku telah surut dari pada mereka.
Bacaan Alkitab Setahun: https://alkitab.sabda.org/?Yosua+22-24
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/Yosua+22-24
e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Dilarang memperbanyak isi Renungan Harian® tanpa izin tertulis dari penerbit.
Renungan Harian® milik Yayasan Pelayanan Gloria -- Copyright © 2026 Yayasan Pelayanan Gloria.
- - -
Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Pelayanan Gloria.
BCA Rekening No. 456 500 8880 a.n. YAYASAN PELAYANAN GLORIA
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Selasa, 17 Maret 2026
Bacaan : HOSEA 14:1-4
Setahun: Yosua 22-24
Nats: Kembalilah, hai Israel, kepada Tuhan, Allahmu, sebab engkau telah tersandung karena kesalahanmu. (Hosea 14:2)
Renungan:
TERSEDIA JALAN PULANG
Pada zaman Hosea, bangsa Israel hidup dalam suasana keseharian yang kian jauh meninggalkan Allah. Mereka mengumbar kesenangan, mencari kekuatan pada bangsa asing, dan menyembah berhala. Kota-kota mereka dihiasi dengan kuil-kuil kafir yang serba megah. Mereka benar-benar mengabaikan keberadaan Allah, yang telah membawa mereka keluar dari perbudakan. Namun, di tengah pengkhianatan itu, suara nabi terdengar jelas: masih ada jalan untuk kembali kepada Allah.
Firman Tuhan melalui Hosea mengungkapkan sebuah harapan dan kesempatan. Allah tidak menutup pintu bagi umat yang berdosa. Sebaliknya, Ia mengundang, "Kembalilah, hai Israel" (ay. 2). Ini bukan sekadar ajakan, melainkan juga janji bahwa Allah hendak menyembuhkan, mengampuni, dan memulihkan mereka. Jalan pulang tersedia. Bukan lewat ritual dan daya upaya lahiriah, melainkan melalui pengakuan hati.
Bacaan Alkitab hari ini menegaskan bahwa yang Allah kehendaki bukanlah korban bakaran, melainkan pengakuan bibir yang jujur (ay. 3). Kata-kata penyesalan yang tulus di hadapan Tuhan, lebih berharga daripada persembahan terbesar sekalipun. Inilah inti pertobatan, kembali dengan hati yang hancur dan mulut yang bersedia mengakui dosa di hadapan Tuhan.
Bagi kita, pesan Hosea sedemikian relevan. Seberapa jauh pun kita telah meninggalkan Tuhan, jalan pulang tetap terbuka. Allah selalu setia menunggu. Ia menanti kesediaan kita untuk datang kepada-Nya dengan membawa kejujuran dan pengakuan. Saat kita bersedia bergegas melangkah untuk pulang, Ia telah siap menyambut dengan senyuman dan pelukan kasih-Nya. --SAP/www.renunganharian.net
KASIH ALLAH SELALU BEKERJA UNTUK MEMBANTU JIWA MENEMUKAN JALAN PULANG KEMBALI KE RUMAH.-HAROLD KLEMP
e-RH situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: https://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2026/03/17/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?HOSEA+14:1-4
HOSEA 14:1-4
1 (14-2) Bertobatlah, hai Israel, kepada TUHAN, Allahmu, sebab engkau telah tergelincir karena kesalahanmu.
2 (14-3) Bawalah sertamu kata-kata penyesalan, dan bertobatlah kepada TUHAN! katakanlah kepada-Nya: "Ampunilah segala kesalahan, sehingga kami mendapat yang baik, maka kami akan mempersembahkan pengakuan kami.
3 (14-4) Asyur tidak dapat menyelamatkan kami; kami tidak mau mengendarai kuda, dan kami tidak akan berkata lagi: Ya, Allah kami! kepada buatan tangan kami. Karena Engkau menyayangi anak yatim."
4 (14-5) Aku akan memulihkan mereka dari penyelewengan, Aku akan mengasihi mereka dengan sukarela, sebab murka-Ku telah surut dari pada mereka.
Bacaan Alkitab Setahun: https://alkitab.sabda.org/?Yosua+22-24
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/Yosua+22-24
e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Dilarang memperbanyak isi Renungan Harian® tanpa izin tertulis dari penerbit.
Renungan Harian® milik Yayasan Pelayanan Gloria -- Copyright © 2026 Yayasan Pelayanan Gloria.
- - -
Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Pelayanan Gloria.
BCA Rekening No. 456 500 8880 a.n. YAYASAN PELAYANAN GLORIA
