e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Sabtu, 14 Maret 2026
Bacaan : MAZMUR 69
Setahun: Yosua 12-15
Nats: Sebab Tuhan mendengarkan orang miskin, dan tidak memandang hina orang-Nya yang tertawan. (Mazmur 69:34)
Renungan:
KESALEHAN DAN PENDERITAAN
Sekalipun hidup saleh, Daud mengalami tekanan dan kesulitan yang nyaris membuatnya putus asa. Penderitaannya bukan hanya secara fisik atau batin, melainkan juga secara sosial. Daud menghadapi banyak tantangan dari manusia. Banyak orang memusuhinya tanpa sebab yang jelas. Mungkin ada yang cemburu, menganggapnya sebagai ancaman, atau ada intrik politik.
Kesalehan tidak memberi jaminan bebas dari penderitaan, malah sering mengundang perlawanan. Ya, hidup benar bukan berarti hidup mudah. Kesalehan sejati justru sering diuji melalui tekanan dan penderitaan. Bahkan tantangan yang dihadapi Daud datangnya dari orang-orang terdekatnya. Ia ditolak oleh saudaranya sendiri, dihina oleh sesama bangsanya.
Daud sangat terluka, tetapi tidak menemukan penghiburan dari manusia. Karena itu, Daud berseru kepada Tuhan, memohon belas kasih-Nya. Daud menyerahkan pembalasan terhadap musuh-musuhnya kepada Tuhan. Daud juga berkomitmen tetap memuliakan Tuhan di tengah penderitaannya. Sebab, ia yakin bahwa Tuhan mendengar orang miskin dan tidak menolak orang yang mencari Dia. Buahnya, penderitaan Daud justru menjadi berkat yang menguatkan jutaan orang hingga kini (termasuk kita) melalui Mazmurnya.
Jika Tuhan mengizinkan penderitaan terjadi, tak perlu bertanya "mengapa". Bukankah Alkitab berulang kali menegaskan bahwa orang benar akan menghadapi kesulitan? Hal yang terpenting adalah senantiasa berpegang teguh kepada Tuhan dalam segala keadaan. Karena bagi orang percaya, penderitaan hanyalah jalan menuju kemuliaan. --EBL/www.renunganharian.net
KETIKA KITA BERPEGANG TEGUH KEPADA TUHAN PENDERITAAN KITA DIPAKAI-NYA MENJADI KESAKSIAN YANG MENGUATKAN.
e-RH situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: https://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2026/03/14/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?MAZMUR+69
MAZMUR 69
1 Untuk pemimpin biduan. Menurut lagu: Bunga bakung. Dari Daud. (69-2) Selamatkanlah aku, ya Allah, sebab air telah naik sampai ke leherku!
2 (69-3) Aku tenggelam ke dalam rawa yang dalam, tidak ada tempat bertumpu; aku telah terperosok ke air yang dalam, gelombang pasang menghanyutkan aku.
3 (69-4) Lesu aku karena berseru-seru, kerongkonganku kering; mataku nyeri karena mengharapkan Allahku.
4 (69-5) Orang-orang yang membenci aku tanpa alasan lebih banyak dari pada rambut di kepalaku; terlalu besar jumlah orang-orang yang hendak membinasakan aku, yang memusuhi aku tanpa sebab; aku dipaksa untuk mengembalikan apa yang tidak kurampas.
5 (69-6) Ya Allah, Engkau mengetahui kebodohanku, kesalahan-kesalahanku tidak tersembunyi bagi-Mu.
6 (69-7) Janganlah mendapat malu oleh karena aku orang-orang yang menantikan Engkau, ya Tuhan, ALLAH semesta alam! Janganlah kena noda oleh karena aku orang-orang yang mencari Engkau, ya Allah Israel!
7 (69-8) Sebab oleh karena Engkaulah aku menanggung cela, noda meliputi mukaku.
8 (69-9) Aku telah menjadi orang luar bagi saudara-saudaraku, orang asing bagi anak-anak ibuku;
9 (69-10) sebab cinta untuk rumah-Mu menghanguskan aku, dan kata-kata yang mencela Engkau telah menimpa aku.
10 (69-11) Aku meremukkan diriku dengan berpuasa, tetapi itupun menjadi cela bagiku;
11 (69-12) aku membuat kain kabung menjadi pakaianku, aku menjadi sindiran bagi mereka.
12 (69-13) Aku menjadi buah bibir orang-orang yang duduk di pintu gerbang, dengan kecapi peminum-peminum menyanyi tentang aku.
13 (69-14) Tetapi aku, aku berdoa kepada-Mu, ya TUHAN, pada waktu Engkau berkenan, ya Allah; demi kasih setia-Mu yang besar jawablah aku dengan pertolongan-Mu yang setia!
14 (69-15) Lepaskanlah aku dari dalam lumpur, supaya jangan aku tenggelam, biarlah aku dilepaskan dari orang-orang yang membenci aku, dan dari air yang dalam!
15 (69-16) Janganlah gelombang air menghanyutkan aku, atau tubir menelan aku, atau sumur menutup mulutnya di atasku.
16 (69-17) Jawablah aku, ya TUHAN, sebab kasih setia-Mu baik, berpalinglah kepadaku menurut rahmat-Mu yang besar!
17 (69-18) Janganlah sembunyikan wajah-Mu kepada hamba-Mu, sebab aku tersesak; segeralah menjawab aku!
18 (69-19) Datanglah kepadaku, tebuslah aku, bebaskanlah aku oleh karena musuh-musuhku.
19 (69-20) Engkau mengenal celaku, maluku dan nodaku; semua lawanku ada di hadapan-Mu.
20 (69-21) Cela itu telah mematahkan hatiku, dan aku putus asa; aku menantikan belas kasihan, tetapi sia-sia, menantikan penghibur-penghibur, tetapi tidak kudapati.
21 (69-22) Bahkan, mereka memberi aku makan racun, dan pada waktu aku haus, mereka memberi aku minum anggur asam.
22 (69-23) Biarlah jamuan yang di depan mereka menjadi jerat, dan selamatan mereka menjadi perangkap.
23 (69-24) Biarlah mata mereka menjadi gelap, sehingga mereka tidak melihat; buatlah pinggang mereka goyah senantiasa!
24 (69-25) Tumpahkanlah amarah-Mu ke atas mereka, dan biarlah murka-Mu yang menyala-nyala menimpa mereka.
25 (69-26) Biarlah perkemahan mereka menjadi sunyi, dan biarlah kemah-kemah mereka tidak ada penghuninya.
26 (69-27) Sebab mereka mengejar orang yang Kaupukul, mereka menambah kesakitan orang-orang yang Kautikam.
27 (69-28) Tambahkanlah salah kepada salah mereka, dan janganlah sampai Engkau membenarkan mereka!
28 (69-29) Biarlah mereka dihapuskan dari kitab kehidupan, janganlah mereka tercatat bersama-sama dengan orang-orang yang benar!
29 (69-30) Tetapi aku ini tertindas dan kesakitan, keselamatan dari pada-Mu, ya Allah, kiranya melindungi aku!
30 (69-31) Aku akan memuji-muji nama Allah dengan nyanyian, mengagungkan Dia dengan nyanyian syukur;
31 (69-32) pada pemandangan Allah itu lebih baik dari pada sapi jantan, dari pada lembu jantan yang bertanduk dan berkuku belah.
32 (69-33) Lihatlah, hai orang-orang yang rendah hati, dan bersukacitalah; kamu yang mencari Allah, biarlah hatimu hidup kembali!
33 (69-34) Sebab TUHAN mendengarkan orang-orang miskin, dan tidak memandang hina orang-orang-Nya dalam tahanan.
34 (69-35) Biarlah langit dan bumi memuji-muji Dia, lautan dan segala yang bergerak di dalamnya.
35 (69-36) Sebab Allah akan menyelamatkan Sion dan membangun kota-kota Yehuda, supaya orang-orang diam di sana dan memilikinya;
36 (69-37) anak cucu hamba-hamba-Nya akan mewarisinya, dan orang-orang yang mencintai nama-Nya akan diam di situ.
Bacaan Alkitab Setahun: https://alkitab.sabda.org/?Yosua+12-15
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/Yosua+12-15
e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Dilarang memperbanyak isi Renungan Harian® tanpa izin tertulis dari penerbit.
Renungan Harian® milik Yayasan Pelayanan Gloria -- Copyright © 2026 Yayasan Pelayanan Gloria.
- - -
Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Pelayanan Gloria.
BCA Rekening No. 456 500 8880 a.n. YAYASAN PELAYANAN GLORIA
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Sabtu, 14 Maret 2026
Bacaan : MAZMUR 69
Setahun: Yosua 12-15
Nats: Sebab Tuhan mendengarkan orang miskin, dan tidak memandang hina orang-Nya yang tertawan. (Mazmur 69:34)
Renungan:
KESALEHAN DAN PENDERITAAN
Sekalipun hidup saleh, Daud mengalami tekanan dan kesulitan yang nyaris membuatnya putus asa. Penderitaannya bukan hanya secara fisik atau batin, melainkan juga secara sosial. Daud menghadapi banyak tantangan dari manusia. Banyak orang memusuhinya tanpa sebab yang jelas. Mungkin ada yang cemburu, menganggapnya sebagai ancaman, atau ada intrik politik.
Kesalehan tidak memberi jaminan bebas dari penderitaan, malah sering mengundang perlawanan. Ya, hidup benar bukan berarti hidup mudah. Kesalehan sejati justru sering diuji melalui tekanan dan penderitaan. Bahkan tantangan yang dihadapi Daud datangnya dari orang-orang terdekatnya. Ia ditolak oleh saudaranya sendiri, dihina oleh sesama bangsanya.
Daud sangat terluka, tetapi tidak menemukan penghiburan dari manusia. Karena itu, Daud berseru kepada Tuhan, memohon belas kasih-Nya. Daud menyerahkan pembalasan terhadap musuh-musuhnya kepada Tuhan. Daud juga berkomitmen tetap memuliakan Tuhan di tengah penderitaannya. Sebab, ia yakin bahwa Tuhan mendengar orang miskin dan tidak menolak orang yang mencari Dia. Buahnya, penderitaan Daud justru menjadi berkat yang menguatkan jutaan orang hingga kini (termasuk kita) melalui Mazmurnya.
Jika Tuhan mengizinkan penderitaan terjadi, tak perlu bertanya "mengapa". Bukankah Alkitab berulang kali menegaskan bahwa orang benar akan menghadapi kesulitan? Hal yang terpenting adalah senantiasa berpegang teguh kepada Tuhan dalam segala keadaan. Karena bagi orang percaya, penderitaan hanyalah jalan menuju kemuliaan. --EBL/www.renunganharian.net
KETIKA KITA BERPEGANG TEGUH KEPADA TUHAN PENDERITAAN KITA DIPAKAI-NYA MENJADI KESAKSIAN YANG MENGUATKAN.
e-RH situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: https://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2026/03/14/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?MAZMUR+69
MAZMUR 69
1 Untuk pemimpin biduan. Menurut lagu: Bunga bakung. Dari Daud. (69-2) Selamatkanlah aku, ya Allah, sebab air telah naik sampai ke leherku!
2 (69-3) Aku tenggelam ke dalam rawa yang dalam, tidak ada tempat bertumpu; aku telah terperosok ke air yang dalam, gelombang pasang menghanyutkan aku.
3 (69-4) Lesu aku karena berseru-seru, kerongkonganku kering; mataku nyeri karena mengharapkan Allahku.
4 (69-5) Orang-orang yang membenci aku tanpa alasan lebih banyak dari pada rambut di kepalaku; terlalu besar jumlah orang-orang yang hendak membinasakan aku, yang memusuhi aku tanpa sebab; aku dipaksa untuk mengembalikan apa yang tidak kurampas.
5 (69-6) Ya Allah, Engkau mengetahui kebodohanku, kesalahan-kesalahanku tidak tersembunyi bagi-Mu.
6 (69-7) Janganlah mendapat malu oleh karena aku orang-orang yang menantikan Engkau, ya Tuhan, ALLAH semesta alam! Janganlah kena noda oleh karena aku orang-orang yang mencari Engkau, ya Allah Israel!
7 (69-8) Sebab oleh karena Engkaulah aku menanggung cela, noda meliputi mukaku.
8 (69-9) Aku telah menjadi orang luar bagi saudara-saudaraku, orang asing bagi anak-anak ibuku;
9 (69-10) sebab cinta untuk rumah-Mu menghanguskan aku, dan kata-kata yang mencela Engkau telah menimpa aku.
10 (69-11) Aku meremukkan diriku dengan berpuasa, tetapi itupun menjadi cela bagiku;
11 (69-12) aku membuat kain kabung menjadi pakaianku, aku menjadi sindiran bagi mereka.
12 (69-13) Aku menjadi buah bibir orang-orang yang duduk di pintu gerbang, dengan kecapi peminum-peminum menyanyi tentang aku.
13 (69-14) Tetapi aku, aku berdoa kepada-Mu, ya TUHAN, pada waktu Engkau berkenan, ya Allah; demi kasih setia-Mu yang besar jawablah aku dengan pertolongan-Mu yang setia!
14 (69-15) Lepaskanlah aku dari dalam lumpur, supaya jangan aku tenggelam, biarlah aku dilepaskan dari orang-orang yang membenci aku, dan dari air yang dalam!
15 (69-16) Janganlah gelombang air menghanyutkan aku, atau tubir menelan aku, atau sumur menutup mulutnya di atasku.
16 (69-17) Jawablah aku, ya TUHAN, sebab kasih setia-Mu baik, berpalinglah kepadaku menurut rahmat-Mu yang besar!
17 (69-18) Janganlah sembunyikan wajah-Mu kepada hamba-Mu, sebab aku tersesak; segeralah menjawab aku!
18 (69-19) Datanglah kepadaku, tebuslah aku, bebaskanlah aku oleh karena musuh-musuhku.
19 (69-20) Engkau mengenal celaku, maluku dan nodaku; semua lawanku ada di hadapan-Mu.
20 (69-21) Cela itu telah mematahkan hatiku, dan aku putus asa; aku menantikan belas kasihan, tetapi sia-sia, menantikan penghibur-penghibur, tetapi tidak kudapati.
21 (69-22) Bahkan, mereka memberi aku makan racun, dan pada waktu aku haus, mereka memberi aku minum anggur asam.
22 (69-23) Biarlah jamuan yang di depan mereka menjadi jerat, dan selamatan mereka menjadi perangkap.
23 (69-24) Biarlah mata mereka menjadi gelap, sehingga mereka tidak melihat; buatlah pinggang mereka goyah senantiasa!
24 (69-25) Tumpahkanlah amarah-Mu ke atas mereka, dan biarlah murka-Mu yang menyala-nyala menimpa mereka.
25 (69-26) Biarlah perkemahan mereka menjadi sunyi, dan biarlah kemah-kemah mereka tidak ada penghuninya.
26 (69-27) Sebab mereka mengejar orang yang Kaupukul, mereka menambah kesakitan orang-orang yang Kautikam.
27 (69-28) Tambahkanlah salah kepada salah mereka, dan janganlah sampai Engkau membenarkan mereka!
28 (69-29) Biarlah mereka dihapuskan dari kitab kehidupan, janganlah mereka tercatat bersama-sama dengan orang-orang yang benar!
29 (69-30) Tetapi aku ini tertindas dan kesakitan, keselamatan dari pada-Mu, ya Allah, kiranya melindungi aku!
30 (69-31) Aku akan memuji-muji nama Allah dengan nyanyian, mengagungkan Dia dengan nyanyian syukur;
31 (69-32) pada pemandangan Allah itu lebih baik dari pada sapi jantan, dari pada lembu jantan yang bertanduk dan berkuku belah.
32 (69-33) Lihatlah, hai orang-orang yang rendah hati, dan bersukacitalah; kamu yang mencari Allah, biarlah hatimu hidup kembali!
33 (69-34) Sebab TUHAN mendengarkan orang-orang miskin, dan tidak memandang hina orang-orang-Nya dalam tahanan.
34 (69-35) Biarlah langit dan bumi memuji-muji Dia, lautan dan segala yang bergerak di dalamnya.
35 (69-36) Sebab Allah akan menyelamatkan Sion dan membangun kota-kota Yehuda, supaya orang-orang diam di sana dan memilikinya;
36 (69-37) anak cucu hamba-hamba-Nya akan mewarisinya, dan orang-orang yang mencintai nama-Nya akan diam di situ.
Bacaan Alkitab Setahun: https://alkitab.sabda.org/?Yosua+12-15
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/Yosua+12-15
e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Dilarang memperbanyak isi Renungan Harian® tanpa izin tertulis dari penerbit.
Renungan Harian® milik Yayasan Pelayanan Gloria -- Copyright © 2026 Yayasan Pelayanan Gloria.
- - -
Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Pelayanan Gloria.
BCA Rekening No. 456 500 8880 a.n. YAYASAN PELAYANAN GLORIA
