40 HARI MENGASIHI BANGSA DALAM DOA -- Kamis, 12 Maret 2026
SUKU MAMPRUSI DI GHANA
Lebih dari 450.000 orang Mamprusi di Ghana utara mempraktikkan perpaduan antara Islam dan agama tradisional Afrika. Ketakutan akan kutukan, musuh, pembalasan, dan kematian membayangi kehidupan banyak orang.
Salisu belajar bahwa Islam berarti damai dan penyerahan diri kepada Allah. Namun, dia tidak pernah mengalami damai itu. Jawaban yang dia terima atas pertanyaan-pertanyaannya tidak memuaskan hatinya.
Suatu hari, Salisu menemukan Alkitab dan mulai membacanya. Ketika dia sampai pada Yohanes 14, dia menemukan jawaban yang selama ini dia cari. Kematian dan kebangkitan Yesus memberi para pengikut-Nya pengharapan yang hidup. Dia membandingkannya dengan ajaran yang selama ini dia kenal dan menyadari bahwa dalam Yesus ada kepastian tentang hidup kekal.
Keluarga dan teman-temannya terkejut ketika dia memutuskan meninggalkan Islam. Mereka berusaha mengubah keputusannya, tetapi tidak dapat menjawab pertanyaan-pertanyaannya. Salisu tetap teguh. Dia secara rutin berbicara kepada umat muslim tentang Yesus dan telah melihat buah dari kesaksiannya. Dia berkata, "Kristus telah mengubah hidupku sepenuhnya. Hatiku dipenuhi damai sejahtera yang melampaui pengertianku."
Bagaimana Kita Bisa Berdoa?
1. Bagi orang-orang Mamprusi yang telah mengikut Yesus dan menghadapi ancaman, kehilangan pekerjaan, serta tekanan dari lingkungan mereka.
2. Agar orang-orang percaya Mamprusi saling menguatkan dan berdiri teguh dalam iman.
3. Agar Tuhan membuka hati umat muslim Mamprusi sehingga mereka memahami dan menerima Injil.
"Damai sejahtera Kutinggalkan bersamamu; damai sejahtera-Ku Kuberikan kepadamu, bukan seperti yang dunia berikan yang Aku berikan kepadamu. Jangan biarkan hatimu gelisah ataupun gentar." (Yohanes 14:27, AYT)
Kontak: doa@sabda.org
Berlangganan: subscribe-i-kan-buah-doa@hub.xc.org
Berhenti: unsubscribe-i-kan-buah-doa@hub.xc.org
Arsip: https://sabda.org/publikasi/40hari
(c) 2026 oleh e-DOA dan "MENGASIHI BANGSA DALAM DOA"
