40 HARI MENGASIHI BANGSA DALAM DOA -- MINGGU, 15 FEBRUARI 2026
BENTUK PENJANGKAUAN SUKU DIGITAL: DIGITAL QUOTIENT/AI QUOTIENT
Perkembangan teknologi digital dan kecerdasan buatan (AI) telah mengubah cara manusia hidup, bekerja, belajar, dan berelasi. Dunia modern menuntut lebih dari sekadar kemampuan menggunakan perangkat teknologi. Masyarakat kini membutuhkan Kecerdasan Digital/Digital Quotient (DQ) dan Kecerdasan AI/AI Quotient (AIQ) untuk dapat menavigasi kehidupan yang semakin kompleks dan terdigitalisasi. Hal ini sangat dibutuhkan oleh Suku Digital agar mereka punya literasi digital/AI dan tidak mudah disesatkan oleh bahayanya.
DQ merujuk pada tingkat kecakapan seseorang dalam memahami, menggunakan, dan berperilaku di dunia digital secara efektif dan aman. DQ mencakup literasi digital, kemampuan menyaring informasi, kesadaran terhadap keamanan dan privasi data, serta etika berinteraksi di ruang digital. Tanpa DQ yang memadai, Suku Digital akan mudah terjebak dalam misinformasi, manipulasi digital, kecanduan teknologi, atau penggunaan media digital yang merugikan diri sendiri dan orang lain.
Seiring dengan itu, muncul kebutuhan akan AI Quotient, yaitu kemampuan memahami dan beradaptasi dengan teknologi berbasis kecerdasan buatan. AI semakin terintegrasi dalam berbagai aspek kehidupan -- mulai dari pendidikan, pekerjaan, layanan publik, hingga pengambilan keputusan. AIQ menolong individu untuk menggunakan AI secara kritis, memahami batasan dan risikonya, serta memanfaatkannya secara produktif dan bertanggung jawab.
Bagi Suku Digital, DQ dan AIQ menjadi keterampilan hidup yang esensial. Kemampuan ini membantu mereka bukan hanya bertahan, tetapi juga membuat pilihan yang sadar, bertanggung jawab, dan adaptif di tengah perubahan teknologi yang cepat. Tanpa DQ dan AIQ, teknologi berpotensi mengendalikan manusia; dengan keduanya, manusia memiliki peluang lebih besar untuk menavigasi hidup di dunia digital.
Pokok Doa:
1. Kiranya Tuhan memberi hikmat kepada Suku Digital agar mereka mampu menggunakan teknologi dan AI dengan bijak, kritis, dan bertanggung jawab sehingga mereka tidak tersesat dalam dunia digital.
2. Mohon kepada Tuhan agar Tuhan melindungi Suku Digital dari hoaks, manipulasi, kecanduan, dan pengaruh dunia digital yang gelap, serta menjaga hati dan pikiran mereka agar tidak dikuasai oleh teknologi.
3. Berdoalah agar gereja dan para pelayan Tuhan diperlengkapi untuk memahami dunia digital dan AI, sehingga Injil dapat disampaikan secara relevan, kreatif, dan membawa Suku Digital mengenal Kristus.
Silakan mengakses referensi-referensi berikut untuk lebih memahami topik doa ini:
Media:
- Alkitab Pintar -> Gereja Pintar: https://live.sabda.org/vision-talks.php?id=alkitab_pintar_gereja_pintar
- Digital Quotient dan Literasi, Now!: https://live.sabda.org/vision-talks.php?id=digital_quotient_dan_literasi_now
- Digital Ministry; Who and Why?: https://live.sabda.org/events.php?id=vision-talks&title=digital_ministry_who_and_why
- Digital Word for a Digital World: https://live.sabda.org/events.php?id=vision-talks&title=digital_word_for_a_digital_world
- Bahaya Gereja Digital (SWOT): https://live.sabda.org/vision-talks.php?id=bahaya_gereja_digital_swot
- Digital Quotient: https://corona.sabda.org/digital-quotient.php
- Learning - Belajar tentang AI Quotient: https://www.youtube.com/watch?v=B0vor0yXTAE
Artikel terkait:
- Penginjilan kepada Suku Digital (Bab 4): https://download.sabda.org/buku/Suku_Digital/Penginjilan_kepada_Suku_Digital.pdf
- Christian/Biblical Digital Quotient: https://live.sabda.org/article.php?title=christian_biblical_digital_quotient
- Quo Vadis --> Generasi Digital: https://live.sabda.org/article.php?title=quo_vadis_generasi_digital
- Mission: From Cover to Cover: https://live.sabda.org/article.php?title=mission_from_cover_to_cover
- Iman Kristen dan Teknologi: https://ai.sabda.org/artikel?id=iman_kristen_dan_teknologi
Kontak: doa@sabda.org
Berlangganan: subscribe-i-kan-buah-doa@hub.xc.org
Berhenti: unsubscribe-i-kan-buah-doa@hub.xc.org
Arsip: https://sabda.org/publikasi/40hari
(c) 2026 oleh e-DOA dan "MENGASIHI BANGSA DALAM DOA"
