e-SH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Santapan Harian
Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Jumat, 9 Oktober 2026
Ayat SH: 1 Raja-raja 3:1-15
Judul: Meminta dalam Ketaatan
Berbeda dengan kita yang mengajukan permintaan kita kepada Allah melalui doa. Salomo justru mendapat kesempatan untuk meminta apa pun dari Allah.
Meski sudah menjadi raja, Salomo menyadari bahwa ia membutuhkan pertolongan Allah untuk menghadapi bangsa Mesir dan memimpin bangsanya sendiri (1-3).
Ketika Allah menampakkan diri dan memberi Salomo kesempatan untuk meminta apa pun, Salomo menjawab bukan sebagai raja yang menaklukan rakyatnya dengan kekuasaan, melainkan hamba Allah yang mengalami kasih setia-Nya dan diangkat oleh-Nya untuk berada di tengah umat-Nya yang besar (4-8). Salomo tidak meminta kekayaan, melainkan hati yang penuh pengertian agar ia dapat menjadi hakim yang adil bagi umat Allah (9).
Berdasarkan permintaannya ini, Allah mengaruniakan kepadanya hati yang bijaksana (10-12). Bahkan, tidak hanya itu, Allah juga memberikan apa yang ia tidak minta, yakni kekayaan dan kejayaan yang tidak tertandingi di sepanjang zaman (13). Meski demikian,
Allah mengingatkan Salomo untuk hidup dalam ketaatan kepada Allah, sesuai kehendak dan ketetapan-Nya (14).
Saat Allah memilih dan mengutus kita untuk melakukan panggilan-Nya, Ia akan memberikan apa pun yang kita butuhkan menurut kehendak-Nya. Bahkan, Ia akan memberikan lebih dari apa yang kita harapkan. Di balik itu semua, Allah ingin kita taat kepada-Nya: menggunakan kebijaksanaan yang Ia berikan kepada kita untuk menaati perintah dan ketetapan-Nya.
Sebagai umat-Nya, kita diberi hak istimewa untuk dapat meminta apa pun yang kita butuhkan kepada Allah. Hendaklah kita memakai hak ini bukan untuk memenuhi kepentingan pribadi, apalagi membuat kita hidup dalam dosa. Ia ingin kita meminta sesuatu yang dapat membekali dan memperlengkapi kita dalam memenuhi panggilan-Nya, baik melalui pekerjaan, pelayanan, ataupun relasi kita dengan sesama.
Jadikan doa kita bukan permohonan untuk memenuhi kehendak kita, tetapi kehendak Allah! [MAR]
e-SH versi web: https://www.sabda.org/publikasi/sh/2026/10/09/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?1+Raja-raja+3:1-15
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/1+Raja-raja+3:1-15
1 Raja-raja 3:1-15
1 Lalu Salomo menjadi menantu Firaun, raja Mesir; ia mengambil anak Firaun, dan membawanya ke kota Daud, sampai ia selesai mendirikan istananya dan rumah TUHAN dan tembok sekeliling Yerusalem.
2 Hanya, bangsa itu masih mempersembahkan korban di bukit-bukit pengorbanan, sebab belum ada didirikan rumah untuk nama TUHAN sampai pada waktu itu.
3 Dan Salomo menunjukkan kasihnya kepada TUHAN dengan hidup menurut ketetapan-ketetapan Daud, ayahnya; hanya, ia masih mempersembahkan korban sembelihan dan ukupan di bukit-bukit pengorbanan.
4 Pada suatu hari raja pergi ke Gibeon untuk mempersembahkan korban, sebab di situlah bukit pengorbanan yang paling besar; seribu korban bakaran dipersembahkan Salomo di atas mezbah itu.
5 Di Gibeon itu TUHAN menampakkan diri kepada Salomo dalam mimpi pada waktu malam. Berfirmanlah Allah: "Mintalah apa yang hendak Kuberikan kepadamu."
6 Lalu Salomo berkata: "Engkaulah yang telah menunjukkan kasih setia-Mu yang besar kepada hamba-Mu Daud, ayahku, sebab ia hidup di hadapan-Mu dengan setia, benar dan jujur terhadap Engkau; dan Engkau telah menjamin kepadanya kasih setia yang besar itu dengan memberikan kepadanya seorang anak yang duduk di takhtanya seperti pada hari ini.
7 Maka sekarang, ya TUHAN, Allahku, Engkaulah yang mengangkat hamba-Mu ini menjadi raja menggantikan Daud, ayahku, sekalipun aku masih sangat muda dan belum berpengalaman.
8 Demikianlah hamba-Mu ini berada di tengah-tengah umat-Mu yang Kaupilih, suatu umat yang besar, yang tidak terhitung dan tidak terkira banyaknya.
9 Maka berikanlah kepada hamba-Mu ini hati yang faham menimbang perkara untuk menghakimi umat-Mu dengan dapat membedakan antara yang baik dan yang jahat, sebab siapakah yang sanggup menghakimi umat-Mu yang sangat besar ini?"
10 Lalu adalah baik di mata Tuhan bahwa Salomo meminta hal yang demikian.
11 Jadi berfirmanlah Allah kepadanya: "Oleh karena engkau telah meminta hal yang demikian dan tidak meminta umur panjang atau kekayaan atau nyawa musuhmu, melainkan pengertian untuk memutuskan hukum,
12 maka sesungguhnya Aku melakukan sesuai dengan permintaanmu itu, sesungguhnya Aku memberikan kepadamu hati yang penuh hikmat dan pengertian, sehingga sebelum engkau tidak ada seorangpun seperti engkau, dan sesudah engkau takkan bangkit seorangpun seperti engkau.
13 Dan juga apa yang tidak kauminta Aku berikan kepadamu, baik kekayaan maupun kemuliaan, sehingga sepanjang umurmu takkan ada seorangpun seperti engkau di antara raja-raja.
14 Dan jika engkau hidup menurut jalan yang Kutunjukkan dan tetap mengikuti segala ketetapan dan perintah-Ku, sama seperti ayahmu Daud, maka Aku akan memperpanjang umurmu."
15 Lalu terjagalah Salomo; ternyata ia bermimpi. Sekembalinya ke Yerusalem, berdirilah ia di hadapan tabut perjanjian Tuhan, dipersembahkannya korban-korban bakaran dan korban-korban keselamatan, kemudian ia mengadakan perjamuan bagi semua pegawainya.
e-SH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Scripture Union Indonesia
e-SH Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
(e-SH) owner-i-kan-akar-Santapan-Harian@hub.xc.org
- - -
Anda diberkati melalui Santapan Harian?
Mari mendukung pelayanan Yayasan Pancar Pijar Alkitab (PPA)
Rekening BCA cab Pintu Air no. 106.30066.22 an. Yay Pancar Pijar Alkitab
e-Santapan Harian
Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Jumat, 9 Oktober 2026
Ayat SH: 1 Raja-raja 3:1-15
Judul: Meminta dalam Ketaatan
Berbeda dengan kita yang mengajukan permintaan kita kepada Allah melalui doa. Salomo justru mendapat kesempatan untuk meminta apa pun dari Allah.
Meski sudah menjadi raja, Salomo menyadari bahwa ia membutuhkan pertolongan Allah untuk menghadapi bangsa Mesir dan memimpin bangsanya sendiri (1-3).
Ketika Allah menampakkan diri dan memberi Salomo kesempatan untuk meminta apa pun, Salomo menjawab bukan sebagai raja yang menaklukan rakyatnya dengan kekuasaan, melainkan hamba Allah yang mengalami kasih setia-Nya dan diangkat oleh-Nya untuk berada di tengah umat-Nya yang besar (4-8). Salomo tidak meminta kekayaan, melainkan hati yang penuh pengertian agar ia dapat menjadi hakim yang adil bagi umat Allah (9).
Berdasarkan permintaannya ini, Allah mengaruniakan kepadanya hati yang bijaksana (10-12). Bahkan, tidak hanya itu, Allah juga memberikan apa yang ia tidak minta, yakni kekayaan dan kejayaan yang tidak tertandingi di sepanjang zaman (13). Meski demikian,
Allah mengingatkan Salomo untuk hidup dalam ketaatan kepada Allah, sesuai kehendak dan ketetapan-Nya (14).
Saat Allah memilih dan mengutus kita untuk melakukan panggilan-Nya, Ia akan memberikan apa pun yang kita butuhkan menurut kehendak-Nya. Bahkan, Ia akan memberikan lebih dari apa yang kita harapkan. Di balik itu semua, Allah ingin kita taat kepada-Nya: menggunakan kebijaksanaan yang Ia berikan kepada kita untuk menaati perintah dan ketetapan-Nya.
Sebagai umat-Nya, kita diberi hak istimewa untuk dapat meminta apa pun yang kita butuhkan kepada Allah. Hendaklah kita memakai hak ini bukan untuk memenuhi kepentingan pribadi, apalagi membuat kita hidup dalam dosa. Ia ingin kita meminta sesuatu yang dapat membekali dan memperlengkapi kita dalam memenuhi panggilan-Nya, baik melalui pekerjaan, pelayanan, ataupun relasi kita dengan sesama.
Jadikan doa kita bukan permohonan untuk memenuhi kehendak kita, tetapi kehendak Allah! [MAR]
e-SH versi web: https://www.sabda.org/publikasi/sh/2026/10/09/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?1+Raja-raja+3:1-15
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/1+Raja-raja+3:1-15
1 Raja-raja 3:1-15
1 Lalu Salomo menjadi menantu Firaun, raja Mesir; ia mengambil anak Firaun, dan membawanya ke kota Daud, sampai ia selesai mendirikan istananya dan rumah TUHAN dan tembok sekeliling Yerusalem.
2 Hanya, bangsa itu masih mempersembahkan korban di bukit-bukit pengorbanan, sebab belum ada didirikan rumah untuk nama TUHAN sampai pada waktu itu.
3 Dan Salomo menunjukkan kasihnya kepada TUHAN dengan hidup menurut ketetapan-ketetapan Daud, ayahnya; hanya, ia masih mempersembahkan korban sembelihan dan ukupan di bukit-bukit pengorbanan.
4 Pada suatu hari raja pergi ke Gibeon untuk mempersembahkan korban, sebab di situlah bukit pengorbanan yang paling besar; seribu korban bakaran dipersembahkan Salomo di atas mezbah itu.
5 Di Gibeon itu TUHAN menampakkan diri kepada Salomo dalam mimpi pada waktu malam. Berfirmanlah Allah: "Mintalah apa yang hendak Kuberikan kepadamu."
6 Lalu Salomo berkata: "Engkaulah yang telah menunjukkan kasih setia-Mu yang besar kepada hamba-Mu Daud, ayahku, sebab ia hidup di hadapan-Mu dengan setia, benar dan jujur terhadap Engkau; dan Engkau telah menjamin kepadanya kasih setia yang besar itu dengan memberikan kepadanya seorang anak yang duduk di takhtanya seperti pada hari ini.
7 Maka sekarang, ya TUHAN, Allahku, Engkaulah yang mengangkat hamba-Mu ini menjadi raja menggantikan Daud, ayahku, sekalipun aku masih sangat muda dan belum berpengalaman.
8 Demikianlah hamba-Mu ini berada di tengah-tengah umat-Mu yang Kaupilih, suatu umat yang besar, yang tidak terhitung dan tidak terkira banyaknya.
9 Maka berikanlah kepada hamba-Mu ini hati yang faham menimbang perkara untuk menghakimi umat-Mu dengan dapat membedakan antara yang baik dan yang jahat, sebab siapakah yang sanggup menghakimi umat-Mu yang sangat besar ini?"
10 Lalu adalah baik di mata Tuhan bahwa Salomo meminta hal yang demikian.
11 Jadi berfirmanlah Allah kepadanya: "Oleh karena engkau telah meminta hal yang demikian dan tidak meminta umur panjang atau kekayaan atau nyawa musuhmu, melainkan pengertian untuk memutuskan hukum,
12 maka sesungguhnya Aku melakukan sesuai dengan permintaanmu itu, sesungguhnya Aku memberikan kepadamu hati yang penuh hikmat dan pengertian, sehingga sebelum engkau tidak ada seorangpun seperti engkau, dan sesudah engkau takkan bangkit seorangpun seperti engkau.
13 Dan juga apa yang tidak kauminta Aku berikan kepadamu, baik kekayaan maupun kemuliaan, sehingga sepanjang umurmu takkan ada seorangpun seperti engkau di antara raja-raja.
14 Dan jika engkau hidup menurut jalan yang Kutunjukkan dan tetap mengikuti segala ketetapan dan perintah-Ku, sama seperti ayahmu Daud, maka Aku akan memperpanjang umurmu."
15 Lalu terjagalah Salomo; ternyata ia bermimpi. Sekembalinya ke Yerusalem, berdirilah ia di hadapan tabut perjanjian Tuhan, dipersembahkannya korban-korban bakaran dan korban-korban keselamatan, kemudian ia mengadakan perjamuan bagi semua pegawainya.
e-SH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Scripture Union Indonesia
e-SH Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
(e-SH) owner-i-kan-akar-Santapan-Harian@hub.xc.org
- - -
Anda diberkati melalui Santapan Harian?
Mari mendukung pelayanan Yayasan Pancar Pijar Alkitab (PPA)
Rekening BCA cab Pintu Air no. 106.30066.22 an. Yay Pancar Pijar Alkitab
