e-SH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Santapan Harian
Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Rabu, 10 Juni 2026
Ayat SH: 1 Korintus 15:12-34
Judul: Kebangkitan Kristus Tidak Sia-Sia
Bayangkan, apa jadinya bila seseorang berjuang hingga mengorbankan segalanya demi sesuatu yang ternyata tidak pernah ada. Pasti itu terasa sia-sia dan menyakitkan. Itulah yang Paulus sampaikan kepada jemaat di Korintus.
Tanpa kebangkitan Kristus, seluruh fondasi iman Kristen akan runtuh (14-15). Kita tetap terikat dalam dosa dan tidak ada pengharapan setelah kematian. Kita hanyalah sekumpulan orang yang tertipu oleh harapan kosong (16-19). Karena itu, Paulus dengan tegas menanggapi ajaran sesat yang menyebar di tengah jemaat (12).
Kebangkitan Kristus membuktikan bahwa maut telah dikalahkan dan hidup kekal bukan sekadar ilusi, melainkan janji yang pasti bagi semua orang percaya (20-23). Inilah jaminan bahwa mereka yang percaya kepada Kristus tidak akan binasa, melainkan dibangkitkan (29) untuk hidup dalam kemuliaan bersama-Nya.
Kebenaran ini bukan hanya untuk diketahui, tetapi untuk dihidupi. Kebangkitan Kristus harus berdampak pada cara kita menjalani hidup. Bagaimana caranya? Paulus menasihati kita agar kita tidak lagi hidup dalam dosa (33-34). Hal itu karena kita telah dibangkitkan ke dalam kehidupan yang baru, melalui kebangkitan Kristus, yang menuntun kita kepada pertobatan, hati yang kudus, dan semangat untuk melayani. Itulah iman yang sejati.
Iman kepada Kristus yang telah bangkit juga memberi kita harapan yang teguh di tengah kesulitan, kedukaan, atau ketidakpastian hidup. Kita tahu bahwa akhir dari segala sesuatu bukanlah kesia-siaan ataupun kematian, melainkan hidup kekal bersama Allah.
Hidup kita di dunia ini memang tidak selalu mudah. Namun, berpeganglah pada kebenaran bahwa iman kita kepada Kristus yang bangkit bukanlah keyakinan yang sia-sia. Kebangkitan Kristus memberi kita penghiburan atas masa lalu, kekuatan untuk bertahan hari ini, dan keberanian untuk menghadapi hari esok. Tetaplah percaya dan setia. Jangan biarkan iman dan kesetiaan kita kepada Kristus goyah. Tetaplah kuat dan giat dalam pekerjaan Tuhan sebab jerih payah kita tak akan sia-sia. [SLM]
e-SH versi web: https://www.sabda.org/publikasi/sh/2026/06/10/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?1+Korintus+15:12-34
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/1+Korintus+15:12-34
1 Korintus 15:12-34
12 Jadi, bilamana kami beritakan, bahwa Kristus dibangkitkan dari antara orang mati, bagaimana mungkin ada di antara kamu yang mengatakan, bahwa tidak ada kebangkitan orang mati?
13 Kalau tidak ada kebangkitan orang mati, maka Kristus juga tidak dibangkitkan.
14 Tetapi andaikata Kristus tidak dibangkitkan, maka sia-sialah pemberitaan kami dan sia-sialah juga kepercayaan kamu.
15 Lebih dari pada itu kami ternyata berdusta terhadap Allah, karena tentang Dia kami katakan, bahwa Ia telah membangkitkan Kristus--padahal Ia tidak membangkitkan-Nya, kalau andaikata benar, bahwa orang mati tidak dibangkitkan.
16 Sebab jika benar orang mati tidak dibangkitkan, maka Kristus juga tidak dibangkitkan.
17 Dan jika Kristus tidak dibangkitkan, maka sia-sialah kepercayaan kamu dan kamu masih hidup dalam dosamu.
18 Demikianlah binasa juga orang-orang yang mati dalam Kristus.
19 Jikalau kita hanya dalam hidup ini saja menaruh pengharapan pada Kristus, maka kita adalah orang-orang yang paling malang dari segala manusia.
20 Tetapi yang benar ialah, bahwa Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati, sebagai yang sulung dari orang-orang yang telah meninggal.
21 Sebab sama seperti maut datang karena satu orang manusia, demikian juga kebangkitan orang mati datang karena satu orang manusia.
22 Karena sama seperti semua orang mati dalam persekutuan dengan Adam, demikian pula semua orang akan dihidupkan kembali dalam persekutuan dengan Kristus.
23 Tetapi tiap-tiap orang menurut urutannya: Kristus sebagai buah sulung; sesudah itu mereka yang menjadi milik-Nya pada waktu kedatangan-Nya.
24 Kemudian tiba kesudahannya, yaitu bilamana Ia menyerahkan Kerajaan kepada Allah Bapa, sesudah Ia membinasakan segala pemerintahan, kekuasaan dan kekuatan.
25 Karena Ia harus memegang pemerintahan sebagai Raja sampai Allah meletakkan semua musuh-Nya di bawah kaki-Nya.
26 Musuh yang terakhir, yang dibinasakan ialah maut.
27 Sebab segala sesuatu telah ditaklukkan-Nya di bawah kaki-Nya. Tetapi kalau dikatakan, bahwa "segala sesuatu telah ditaklukkan", maka teranglah, bahwa Ia sendiri yang telah menaklukkan segala sesuatu di bawah kaki Kristus itu tidak termasuk di dalamnya.
28 Tetapi kalau segala sesuatu telah ditaklukkan di bawah Kristus, maka Ia sendiri sebagai Anak akan menaklukkan diri-Nya di bawah Dia, yang telah menaklukkan segala sesuatu di bawah-Nya, supaya Allah menjadi semua di dalam semua.
29 Jika tidak demikian, apakah faedahnya perbuatan orang-orang yang dibaptis bagi orang mati? Kalau orang mati sama sekali tidak dibangkitkan, mengapa mereka mau dibaptis bagi orang-orang yang telah meninggal?
30 Dan kami juga--mengapakah kami setiap saat membawa diri kami ke dalam bahaya?
31 Saudara-saudara, tiap-tiap hari aku berhadapan dengan maut. Demi kebanggaanku akan kamu dalam Kristus Yesus, Tuhan kita, aku katakan, bahwa hal ini benar.
32 Kalau hanya berdasarkan pertimbangan-pertimbangan manusia saja aku telah berjuang melawan binatang buas di Efesus, apakah gunanya hal itu bagiku? Jika orang mati tidak dibangkitkan, maka "marilah kita makan dan minum, sebab besok kita mati".
33 Janganlah kamu sesat: Pergaulan yang buruk merusakkan kebiasaan yang baik.
34 Sadarlah kembali sebaik-baiknya dan jangan berbuat dosa lagi! Ada di antara kamu yang tidak mengenal Allah. Hal ini kukatakan, supaya kamu merasa malu.
e-SH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Scripture Union Indonesia
e-SH Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
(e-SH) owner-i-kan-akar-Santapan-Harian@hub.xc.org
- - -
Anda diberkati melalui Santapan Harian?
Mari mendukung pelayanan Yayasan Pancar Pijar Alkitab (PPA)
Rekening BCA cab Pintu Air no. 106.30066.22 an. Yay Pancar Pijar Alkitab
e-Santapan Harian
Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Rabu, 10 Juni 2026
Ayat SH: 1 Korintus 15:12-34
Judul: Kebangkitan Kristus Tidak Sia-Sia
Bayangkan, apa jadinya bila seseorang berjuang hingga mengorbankan segalanya demi sesuatu yang ternyata tidak pernah ada. Pasti itu terasa sia-sia dan menyakitkan. Itulah yang Paulus sampaikan kepada jemaat di Korintus.
Tanpa kebangkitan Kristus, seluruh fondasi iman Kristen akan runtuh (14-15). Kita tetap terikat dalam dosa dan tidak ada pengharapan setelah kematian. Kita hanyalah sekumpulan orang yang tertipu oleh harapan kosong (16-19). Karena itu, Paulus dengan tegas menanggapi ajaran sesat yang menyebar di tengah jemaat (12).
Kebangkitan Kristus membuktikan bahwa maut telah dikalahkan dan hidup kekal bukan sekadar ilusi, melainkan janji yang pasti bagi semua orang percaya (20-23). Inilah jaminan bahwa mereka yang percaya kepada Kristus tidak akan binasa, melainkan dibangkitkan (29) untuk hidup dalam kemuliaan bersama-Nya.
Kebenaran ini bukan hanya untuk diketahui, tetapi untuk dihidupi. Kebangkitan Kristus harus berdampak pada cara kita menjalani hidup. Bagaimana caranya? Paulus menasihati kita agar kita tidak lagi hidup dalam dosa (33-34). Hal itu karena kita telah dibangkitkan ke dalam kehidupan yang baru, melalui kebangkitan Kristus, yang menuntun kita kepada pertobatan, hati yang kudus, dan semangat untuk melayani. Itulah iman yang sejati.
Iman kepada Kristus yang telah bangkit juga memberi kita harapan yang teguh di tengah kesulitan, kedukaan, atau ketidakpastian hidup. Kita tahu bahwa akhir dari segala sesuatu bukanlah kesia-siaan ataupun kematian, melainkan hidup kekal bersama Allah.
Hidup kita di dunia ini memang tidak selalu mudah. Namun, berpeganglah pada kebenaran bahwa iman kita kepada Kristus yang bangkit bukanlah keyakinan yang sia-sia. Kebangkitan Kristus memberi kita penghiburan atas masa lalu, kekuatan untuk bertahan hari ini, dan keberanian untuk menghadapi hari esok. Tetaplah percaya dan setia. Jangan biarkan iman dan kesetiaan kita kepada Kristus goyah. Tetaplah kuat dan giat dalam pekerjaan Tuhan sebab jerih payah kita tak akan sia-sia. [SLM]
e-SH versi web: https://www.sabda.org/publikasi/sh/2026/06/10/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?1+Korintus+15:12-34
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/1+Korintus+15:12-34
1 Korintus 15:12-34
12 Jadi, bilamana kami beritakan, bahwa Kristus dibangkitkan dari antara orang mati, bagaimana mungkin ada di antara kamu yang mengatakan, bahwa tidak ada kebangkitan orang mati?
13 Kalau tidak ada kebangkitan orang mati, maka Kristus juga tidak dibangkitkan.
14 Tetapi andaikata Kristus tidak dibangkitkan, maka sia-sialah pemberitaan kami dan sia-sialah juga kepercayaan kamu.
15 Lebih dari pada itu kami ternyata berdusta terhadap Allah, karena tentang Dia kami katakan, bahwa Ia telah membangkitkan Kristus--padahal Ia tidak membangkitkan-Nya, kalau andaikata benar, bahwa orang mati tidak dibangkitkan.
16 Sebab jika benar orang mati tidak dibangkitkan, maka Kristus juga tidak dibangkitkan.
17 Dan jika Kristus tidak dibangkitkan, maka sia-sialah kepercayaan kamu dan kamu masih hidup dalam dosamu.
18 Demikianlah binasa juga orang-orang yang mati dalam Kristus.
19 Jikalau kita hanya dalam hidup ini saja menaruh pengharapan pada Kristus, maka kita adalah orang-orang yang paling malang dari segala manusia.
20 Tetapi yang benar ialah, bahwa Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati, sebagai yang sulung dari orang-orang yang telah meninggal.
21 Sebab sama seperti maut datang karena satu orang manusia, demikian juga kebangkitan orang mati datang karena satu orang manusia.
22 Karena sama seperti semua orang mati dalam persekutuan dengan Adam, demikian pula semua orang akan dihidupkan kembali dalam persekutuan dengan Kristus.
23 Tetapi tiap-tiap orang menurut urutannya: Kristus sebagai buah sulung; sesudah itu mereka yang menjadi milik-Nya pada waktu kedatangan-Nya.
24 Kemudian tiba kesudahannya, yaitu bilamana Ia menyerahkan Kerajaan kepada Allah Bapa, sesudah Ia membinasakan segala pemerintahan, kekuasaan dan kekuatan.
25 Karena Ia harus memegang pemerintahan sebagai Raja sampai Allah meletakkan semua musuh-Nya di bawah kaki-Nya.
26 Musuh yang terakhir, yang dibinasakan ialah maut.
27 Sebab segala sesuatu telah ditaklukkan-Nya di bawah kaki-Nya. Tetapi kalau dikatakan, bahwa "segala sesuatu telah ditaklukkan", maka teranglah, bahwa Ia sendiri yang telah menaklukkan segala sesuatu di bawah kaki Kristus itu tidak termasuk di dalamnya.
28 Tetapi kalau segala sesuatu telah ditaklukkan di bawah Kristus, maka Ia sendiri sebagai Anak akan menaklukkan diri-Nya di bawah Dia, yang telah menaklukkan segala sesuatu di bawah-Nya, supaya Allah menjadi semua di dalam semua.
29 Jika tidak demikian, apakah faedahnya perbuatan orang-orang yang dibaptis bagi orang mati? Kalau orang mati sama sekali tidak dibangkitkan, mengapa mereka mau dibaptis bagi orang-orang yang telah meninggal?
30 Dan kami juga--mengapakah kami setiap saat membawa diri kami ke dalam bahaya?
31 Saudara-saudara, tiap-tiap hari aku berhadapan dengan maut. Demi kebanggaanku akan kamu dalam Kristus Yesus, Tuhan kita, aku katakan, bahwa hal ini benar.
32 Kalau hanya berdasarkan pertimbangan-pertimbangan manusia saja aku telah berjuang melawan binatang buas di Efesus, apakah gunanya hal itu bagiku? Jika orang mati tidak dibangkitkan, maka "marilah kita makan dan minum, sebab besok kita mati".
33 Janganlah kamu sesat: Pergaulan yang buruk merusakkan kebiasaan yang baik.
34 Sadarlah kembali sebaik-baiknya dan jangan berbuat dosa lagi! Ada di antara kamu yang tidak mengenal Allah. Hal ini kukatakan, supaya kamu merasa malu.
e-SH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Scripture Union Indonesia
e-SH Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
(e-SH) owner-i-kan-akar-Santapan-Harian@hub.xc.org
- - -
Anda diberkati melalui Santapan Harian?
Mari mendukung pelayanan Yayasan Pancar Pijar Alkitab (PPA)
Rekening BCA cab Pintu Air no. 106.30066.22 an. Yay Pancar Pijar Alkitab
