e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Senin, 25 Mei 2026
Bacaan : KISAH PARA RASUL 11:19-30
Setahun: Nehemia 4-6
Nats: Karena Barnabas adalah orang baik, penuh dengan Roh Kudus dan iman. Lalu banyak orang dibawa kepada Tuhan. (Kisah Para Rasul 11:24)
Renungan:
MENGUATKAN YANG LEMAH
Dalam sejarah gereja mula-mula, Barnabas dikenal bukan karena melakukan mukjizat besar, tetapi karena hatinya yang baik, penuh dengan Roh Kudus, dan iman. Saat banyak orang Yahudi di Yerusalem ragu terhadap pertobatan Saulus, Barnabaslah yang pasang badan dan berupaya meyakinkannya di hadapan para rasul. Ketika kabar Injil menyebar ke Antiokhia, Barnabas diutus untuk meneguhkan iman orang-orang yang baru percaya. Ia tidak mencari perhatian, melainkan membangun orang lain agar kuat di dalam Tuhan.
Firman Tuhan hari ini berbicara kepada kita bahwa iman sejati tidak berfokus pada diri sendiri. Iman yang sejati selalu menular, membawa semangat, dan membangun orang lain dalam kasih Tuhan. Ketika Barnabas melihat karya Tuhan di antara orang-orang bukan Yahudi, alih-alih curiga, ia malah bersukacita dan mendorong supaya mereka semua tetap setia kepada Tuhan (ay. 23). Ia juga melibatkan Saulus untuk melayani bersama, tindakan yang kelak menghasilkan dampak besar bagi penyebaran Injil ke seluruh bangsa.
Barnabas, dengan segala tindakannya yang baik, mengingatkan kita bahwa Tuhan memanggil kita untuk menjadi penguat, bukan pengkritik; menjadi pendorong, bukan penghalang. Tak dipungkiri, kita hidup dalam dunia penuh dengan suara yang melemahkan, tetapi orang yang penuh Roh Kudus akan selalu mengobarkan semangat iman di mana pun ia berada. Ketika kita mendorong dan menolong seseorang untuk tetap teguh dalam Tuhan, kita sedang mengerjakan kehendak-Nya. --SYS/www.renunganharian.net
IMAN YANG SEJATI TIDAK HANYA MENEGAKKAN DIRI, TETAPI JUGA MENEGUHKAN SESAMA UNTUK TETAP BERDIRI DI DALAM TUHAN.
e-RH situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: https://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2026/05/25/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?KISAH+PARA+RASUL+11:19-30
KISAH PARA RASUL 11:19-30
19 Sementara itu banyak saudara-saudara telah tersebar karena penganiayaan yang timbul sesudah Stefanus dihukum mati. Mereka tersebar sampai ke Fenisia, Siprus dan Antiokhia; namun mereka memberitakan Injil kepada orang Yahudi saja.
20 Akan tetapi di antara mereka ada beberapa orang Siprus dan orang Kirene yang tiba di Antiokhia dan berkata-kata juga kepada orang-orang Yunani dan memberitakan Injil, bahwa Yesus adalah Tuhan.
21 Dan tangan Tuhan menyertai mereka dan sejumlah besar orang menjadi percaya dan berbalik kepada Tuhan.
22 Maka sampailah kabar tentang mereka itu kepada jemaat di Yerusalem, lalu jemaat itu mengutus Barnabas ke Antiokhia.
23 Setelah Barnabas datang dan melihat kasih karunia Allah, bersukacitalah ia. Ia menasihati mereka, supaya mereka semua tetap setia kepada Tuhan,
24 karena Barnabas adalah orang baik, penuh dengan Roh Kudus dan iman. Sejumlah orang dibawa kepada Tuhan.
25 Lalu pergilah Barnabas ke Tarsus untuk mencari Saulus; dan setelah bertemu dengan dia, ia membawanya ke Antiokhia.
26 Mereka tinggal bersama-sama dengan jemaat itu satu tahun lamanya, sambil mengajar banyak orang. Di Antiokhialah murid-murid itu untuk pertama kalinya disebut Kristen.
27 Pada waktu itu datanglah beberapa nabi dari Yerusalem ke Antiokhia.
28 Seorang dari mereka yang bernama Agabus bangkit dan oleh kuasa Roh ia mengatakan, bahwa seluruh dunia akan ditimpa bahaya kelaparan yang besar. Hal itu terjadi juga pada zaman Klaudius.
29 Lalu murid-murid memutuskan untuk mengumpulkan suatu sumbangan, sesuai dengan kemampuan mereka masing-masing dan mengirimkannya kepada saudara-saudara yang diam di Yudea.
30 Hal itu mereka lakukan juga dan mereka mengirimkannya kepada penatua-penatua dengan perantaraan Barnabas dan Saulus.
Bacaan Alkitab Setahun: https://alkitab.sabda.org/?Nehemia+4-6
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/Nehemia+4-6
e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Dilarang memperbanyak isi Renungan Harian® tanpa izin tertulis dari penerbit.
Renungan Harian® milik Yayasan Pelayanan Gloria -- Copyright © 2026 Yayasan Pelayanan Gloria.
- - -
Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Pelayanan Gloria.
BCA Rekening No. 456 500 8880 a.n. YAYASAN PELAYANAN GLORIA
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Senin, 25 Mei 2026
Bacaan : KISAH PARA RASUL 11:19-30
Setahun: Nehemia 4-6
Nats: Karena Barnabas adalah orang baik, penuh dengan Roh Kudus dan iman. Lalu banyak orang dibawa kepada Tuhan. (Kisah Para Rasul 11:24)
Renungan:
MENGUATKAN YANG LEMAH
Dalam sejarah gereja mula-mula, Barnabas dikenal bukan karena melakukan mukjizat besar, tetapi karena hatinya yang baik, penuh dengan Roh Kudus, dan iman. Saat banyak orang Yahudi di Yerusalem ragu terhadap pertobatan Saulus, Barnabaslah yang pasang badan dan berupaya meyakinkannya di hadapan para rasul. Ketika kabar Injil menyebar ke Antiokhia, Barnabas diutus untuk meneguhkan iman orang-orang yang baru percaya. Ia tidak mencari perhatian, melainkan membangun orang lain agar kuat di dalam Tuhan.
Firman Tuhan hari ini berbicara kepada kita bahwa iman sejati tidak berfokus pada diri sendiri. Iman yang sejati selalu menular, membawa semangat, dan membangun orang lain dalam kasih Tuhan. Ketika Barnabas melihat karya Tuhan di antara orang-orang bukan Yahudi, alih-alih curiga, ia malah bersukacita dan mendorong supaya mereka semua tetap setia kepada Tuhan (ay. 23). Ia juga melibatkan Saulus untuk melayani bersama, tindakan yang kelak menghasilkan dampak besar bagi penyebaran Injil ke seluruh bangsa.
Barnabas, dengan segala tindakannya yang baik, mengingatkan kita bahwa Tuhan memanggil kita untuk menjadi penguat, bukan pengkritik; menjadi pendorong, bukan penghalang. Tak dipungkiri, kita hidup dalam dunia penuh dengan suara yang melemahkan, tetapi orang yang penuh Roh Kudus akan selalu mengobarkan semangat iman di mana pun ia berada. Ketika kita mendorong dan menolong seseorang untuk tetap teguh dalam Tuhan, kita sedang mengerjakan kehendak-Nya. --SYS/www.renunganharian.net
IMAN YANG SEJATI TIDAK HANYA MENEGAKKAN DIRI, TETAPI JUGA MENEGUHKAN SESAMA UNTUK TETAP BERDIRI DI DALAM TUHAN.
e-RH situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: https://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2026/05/25/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?KISAH+PARA+RASUL+11:19-30
KISAH PARA RASUL 11:19-30
19 Sementara itu banyak saudara-saudara telah tersebar karena penganiayaan yang timbul sesudah Stefanus dihukum mati. Mereka tersebar sampai ke Fenisia, Siprus dan Antiokhia; namun mereka memberitakan Injil kepada orang Yahudi saja.
20 Akan tetapi di antara mereka ada beberapa orang Siprus dan orang Kirene yang tiba di Antiokhia dan berkata-kata juga kepada orang-orang Yunani dan memberitakan Injil, bahwa Yesus adalah Tuhan.
21 Dan tangan Tuhan menyertai mereka dan sejumlah besar orang menjadi percaya dan berbalik kepada Tuhan.
22 Maka sampailah kabar tentang mereka itu kepada jemaat di Yerusalem, lalu jemaat itu mengutus Barnabas ke Antiokhia.
23 Setelah Barnabas datang dan melihat kasih karunia Allah, bersukacitalah ia. Ia menasihati mereka, supaya mereka semua tetap setia kepada Tuhan,
24 karena Barnabas adalah orang baik, penuh dengan Roh Kudus dan iman. Sejumlah orang dibawa kepada Tuhan.
25 Lalu pergilah Barnabas ke Tarsus untuk mencari Saulus; dan setelah bertemu dengan dia, ia membawanya ke Antiokhia.
26 Mereka tinggal bersama-sama dengan jemaat itu satu tahun lamanya, sambil mengajar banyak orang. Di Antiokhialah murid-murid itu untuk pertama kalinya disebut Kristen.
27 Pada waktu itu datanglah beberapa nabi dari Yerusalem ke Antiokhia.
28 Seorang dari mereka yang bernama Agabus bangkit dan oleh kuasa Roh ia mengatakan, bahwa seluruh dunia akan ditimpa bahaya kelaparan yang besar. Hal itu terjadi juga pada zaman Klaudius.
29 Lalu murid-murid memutuskan untuk mengumpulkan suatu sumbangan, sesuai dengan kemampuan mereka masing-masing dan mengirimkannya kepada saudara-saudara yang diam di Yudea.
30 Hal itu mereka lakukan juga dan mereka mengirimkannya kepada penatua-penatua dengan perantaraan Barnabas dan Saulus.
Bacaan Alkitab Setahun: https://alkitab.sabda.org/?Nehemia+4-6
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/Nehemia+4-6
e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Dilarang memperbanyak isi Renungan Harian® tanpa izin tertulis dari penerbit.
Renungan Harian® milik Yayasan Pelayanan Gloria -- Copyright © 2026 Yayasan Pelayanan Gloria.
- - -
Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Pelayanan Gloria.
BCA Rekening No. 456 500 8880 a.n. YAYASAN PELAYANAN GLORIA
